Breaking News
light_mode

Peduli Sampah, Karim Dipanggi Si Pemuda Sampah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 6 Jul 2018
  • visibility 293

Melihat Kisah Abdul Karim, Juara I Pemuda Pelopor
Kesadaran Lingkungan Kabupaten Pati 2018, Penggagas Komunitas Resik Apik di
Desa Kajen.


Karim memang pemuda yang tak
gampang menyerah. Untuk mengabdikan diri mengelola sampah di desanya sendiri,
dia harus tabah menerima cibiran dari tetangga. Dia dijuluki si pemuda sampah
karena kegigihannya mengajak warga supaya ikut program resik apik.

Karim masih ingat betul bagaimana
dia banyak dicibir tetangganya. Pemuda 23 tahun itu sempat dipanggil si pemuda
sampah oleh sebagian besar tetangganya waktu itu. Namun Karim tetap tabah. Dia
pantang menyerah, demi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat Kajen menjaga
lingkungan sekitar.
”Dulu Kajen terkenal kotor. Bahkan
boleh dibilang kumuh,” kata Karim. Hal tersebut lantaran, desa yang terkenal dengan puluhan
pondok pesantrennya ini sesak oleh bangunan beton beserta manusianya.
Selain itu desa ini juga menjadi
tempat ngalap berkah dari berbagai
daerah, yang menziarahi tokoh penyebar Islam Syeh Ahmad Mutamakkin. Kedatangan
banyaknya peziarah tentu memunculkan sampah. Seperti diketahui, manusia adalah
penghasil sampah.
”Keprihatinan tersebut, lantas
membuat saya dan teman-teman waktu itu berfikir. Bagaiamana caranya berbuat.
Supaya masalah lingkungan ini bisa diatasi,” papar Karim.
Lalu muncullah ide. Membuat
komunitas, namanya resik apik. Komunitas itu digawangi pemuda-pemuda.  ”Sekitar tahun 2016, komunitas ini
terbentuk,” imbuh pria yang tinggal di Desa Kajen RT 3 RW 2 ini. Saat itu
kegiatannya adalah pengangkutan sampah.
Anggota komunitas tersebut
menyediakan jasa membuang sampah kepada warga. Pertama kali terjun, tantangan
banyak sekali. Tak sedikit yang mencibir memang. ”Namun kami semua tak patah
semangat. Kegiatan terus kami lakukan, hingga akhirnya masyarakat bisa
menerima. Kini hampir 90 persen masyarakat Kajen menyerahkan sampahnya untuk
dikelola di kami,” imbuh Karim.
Jadikan Sampah Menjadi Berkah
Tak hanya itu, karim bersama
kawan-kawannya juga berusaha membuat masyarakat bisa untung dengan sampah.
”Kami mencoba menghadirkan sampah menjadi berkah. Bukan lagi sebagai sebuah
masalah,” kata mahasiswa Pemberdayaan Masyarakat Islam IPMAFA Pati ini.
Caranya, lanjut Karim, didirikan
bank sampah. Warga kami ajak menabung sampah. Dengan begitu, mereka tak hanya
membuang sampah begitu saja. Namun sampahnya bisa dirupiahkan. ”Dengan begitu
masyarakat menjadi senang,” kata pemuda yang aktif di Karang Taruna
Sumohadiwijayan Desa Kajen ini.
Bahkan, kedepan Karim beserta
rekan-rekannya menyiapkan program untuk pemberdayaan masyarakat lainnya. Karim
merencanakan akan mendorong warga Kajen untuk menanam.
”Meskipun di Kajen tak ada lahan
bercocok tanam, dan pekarangan, namun kami akan mendorong untuk memakai hidroponik.
Ya biar masyarakat bisa menanam sayur-sayuran begitu. Kami akan fasilitasi
pupuk. Kebetulan bank sampah kami juga ada pengolahan sampah organik. Kami bisa
menghasilkan pupuk cair dan juga pupuk padat,” imbuh Karim.
Berbagai kiprah mengenai sampah
tersebut lantas membuat Karim diganjar penghargaan. Karim pun menjadi pemuda
pelopor 2018 dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pati beberapa
waktu yang lalu. Dengan begitu, dirinya berhak maju di ajang yang digagas
Kementrian Pemuda dan Olahraga itu ke tingkat provinsi bulan depan. (Achmad Ulil Albab)
  



  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Makan Bergizi Gratis di Kudus: Bukan Hanya Soal Gizi, Tapi Juga Pemberdayaan Masyarakat

    Program Makan Bergizi Gratis di Kudus: Bukan Hanya Soal Gizi, Tapi Juga Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 322
    • 0Komentar

    KUDUS – Dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Pattimura, Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kudus, terdengar denting panci yang bersahutan. Di balik kesibukan itu, Tri Sugianto (58) bersama rekan-rekannya dengan sigap menyiapkan makan siang untuk ratusan siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan seragam sederhana dan wajah ramah, Tri Sugianto bercerita tentang […]

  • Kala Wartawan Mengenakan Mahkota Profesi

    Kala Wartawan Mengenakan Mahkota Profesi

    • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

      Uji Kompetensi Wartawan teramat penting. Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud menyebutnya sebagai pengenaan mahkota profesi” bagi awak media. Di Rembang pada Kamis (11/11/2021) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng Amir Machmud NS mengakui jika kegiatan UKW ini seperti program sunyi, hanya dirasakan kepentingannya oleh anggota-anggota sendiri. Mungkin banyak yang tanya, mengapa PWI tidak […]

  • Skuad Persijap Jepara saat berhasil mengalahkan tuan rumah Persita Tangerang sekaligus memastikan bertahan di Super League.

    Dari Zona Merah ke Titik Aman, Drama Panjang Persijap Bertahan di Super League

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 1.095
    • 0Komentar

      JEPARA – Harapan publik Jepara terhadap Persijap sempat berada di titik paling rendah musim ini. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu bahkan pernah terlihat seperti tinggal menunggu waktu untuk terdegradasi dari Super League 2025/2026. Namun sepak bola selalu menyimpan cerita yang sulit ditebak. Di tengah tekanan, rentetan kekalahan, hingga posisi juru kunci klasemen, Persijap justru […]

  • Pemkab Pati Permudah Akses Adminduk Lewat Layanan Online Terintegrasi

    Pemkab Pati Permudah Akses Adminduk Lewat Layanan Online Terintegrasi

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 359
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk). Kini, masyarakat dapat mengakses layanan pembuatan KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran secara online dan terintegrasi hingga tingkat desa. Layanan jemput bola juga disediakan khusus bagi warga berkebutuhan khusus, terutama penyandang disabilitas. Bupati Pati Sudewo, saat mengunjungi stand Disdukcapil di CFD […]

  • Polresta Pati Raih Juara Umum Lomba Ketahanan Pangan Nasional

    Polresta Pati Raih Juara Umum Lomba Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 368
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat di Auditorium STIK–PTIK Jakarta, Selasa (22/7/2025), Polresta Pati berhasil menyabet Juara Umum Lomba Ketahanan Pangan Tingkat Polres dan Juara 2 Inovasi Ketahanan Pangan Kategori Tata Kelola tingkat nasional. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal […]

  • Tirakat Puasa 3 Hari, Dukungan Spiritual Kader PDIP Pati untuk Pilkada 2024

    Tirakat Puasa 3 Hari, Dukungan Spiritual Kader PDIP Pati untuk Pilkada 2024

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 334
    • 0Komentar

    PATI – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pati dari PDI Perjuangan, Wahyu – Suharyono, beserta para kader partai menjalani tirakat selama tiga hari, Minggu hingga Selasa (24-26 November 2024), sebagai bentuk ikhtiar memenangkan Pilkada Pati 2024. Tirakat berupa puasa ini dilakukan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing kader. Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Pati, […]

expand_less