Breaking News
light_mode

DPRD Pati Jamin Infrastruktur Tetap Jalan, Tak Terganggu Masalah Hukum Bupati

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
  • visibility 3.669

PATI – Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati akan terus berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, meskipun Bupati Pati yang kini dalam status nonaktif, Sudewo, sedang menjalani proses hukum di bawah yurisdiksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini ditegaskan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati.

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, mengajak masyarakat untuk tidak meragukan kelangsungan seluruh program pembangunan daerah. Menurutnya, mekanisme pemerintahan saat ini berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.

Ali menjelaskan bahwa berbagai proyek pembangunan infrastruktur, terutama yang berfokus pada perbaikan dan peningkatan kualitas jalan-jalan di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Pesantenan, terus berlangsung tanpa hambatan.

Kepastian ini diperoleh setelah DPRD melakukan koordinasi intensif dengan pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang menyatakan bahwa program pemerintah tidak akan terhenti akibat kondisi hukum yang dihadapi oleh kepala daerah.

“Ketika pemerintah pusat memberikan program ke daerah, tidak akan terpengaruh apabila kepala daerah terkena peristiwa hukum,” ujar dia.

Selain itu, dia menyampaikan bahwa sejumlah bantuan keuangan yang sebelumnya telah diajukan pada masa kepemimpinan Sudewo juga akan tetap dicairkan sesuai prosedur.

Bantuan tersebut meliputi dana untuk perbaikan jalan melalui kebijakan Instruksi Presiden (Inpres), dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum, serta berbagai bentuk bantuan lain yang bersumber dari luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati.

Ali beroptimisme bahwa pembangunan infrastruktur dapat digencarkan mulai bulan April 2026. Oleh karena itu, ia mengimbau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk segera menyelesaikan seluruh tahap persiapan setelah periode liburan Idulfitri berakhir.

“Anggaran infrastruktur tahun ini sekitar Rp 400 miliar yang bersumber dari kabupaten, provinsi, dan pusat. Jika tidak ada hambatan, semua bisa direalisasikan. Semoga program ini tetap berjalan sesuai rencana,” tutupnya.

(adv)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi D DPRD Pati Akan Turun Langsung Cek Standar Gizi Dapur MBG

    Komisi D DPRD Pati Akan Turun Langsung Cek Standar Gizi Dapur MBG

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 237
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati menyatakan akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek standar gizi di dapur-dapur penyedia Makanan Bergizi Gratis (MBG). Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menegaskan bahwa setiap dapur seharusnya memiliki ahli gizi dan standar yang jelas. “Prinsip dari Komisi D terkait menu makanan di setiap dapur itu kan sudah […]

  • Anggota DPR RI Edy Wuryanto Kampanyekan Cek Kesehatan Gratis di Grobogan

    Anggota DPR RI Edy Wuryanto Kampanyekan Cek Kesehatan Gratis di Grobogan

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 187
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Anggota DPR RI Komisi IX, Edy Wuryanto, mendorong masyarakat Grobogan untuk memanfaatkan program cek kesehatan gratis yang disediakan pemerintah. Hal ini disampaikan Edy saat sosialisasi peningkatan kualitas kesehatan lingkungan di Desa Gubug, Jumat (4/7). Ia menekankan pentingnya kesehatan sebagai fondasi kesejahteraan. “Nduwe jabatan tinggi tapi tidak sehat pun juga tidak bisa menikmati hidup, […]

  • Tawuran Antar Gangster Pecah di Perbatasan Pati-Kudus, Polisi Amankan Pelaku Pembawa Sajam

    Tawuran Antar Gangster Pecah di Perbatasan Pati-Kudus, Polisi Amankan Pelaku Pembawa Sajam

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 138
    • 0Komentar

    PATI – Aksi tawuran antar dua kelompok pemuda kembali pecah di wilayah perbatasan Kabupaten Pati dan Kudus. Peristiwa itu melibatkan Gangster Tos Babalan dari Kabupaten Kudus dan Gangster Steam24boys dari Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Kericuhan terjadi pada Rabu dini hari, (30/7/2025), sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan Prawoto – Babalan, tepatnya di wilayah […]

  • DPRD Pati Soroti Keselarasan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Raperda RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Soroti Keselarasan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Raperda RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 186
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan catatan penting terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati 2025-2029. Anggota DPRD Pati Fraksi PKB, Muntamah, menekankan perlunya keselarasan RPJMD Kabupaten Pati dengan RPJMD Provinsi Jawa Tengah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Hal ini dinilai krusial untuk […]

  • DPRD Pati Rilis Jadwal Kegiatan Bulan April 2026, Padat dengan Rapat dan Kunjungan Kerja

    DPRD Pati Rilis Jadwal Kegiatan Bulan April 2026, Padat dengan Rapat dan Kunjungan Kerja

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.993
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati telah merilis agenda resmi kegiatan untuk bulan April tahun 2026. Jadwal yang telah ditetapkan ini memuat berbagai kegiatan penting, mulai dari rapat badan, rapat komisi, kunjungan kerja, hingga kegiatan pendidikan dan pelatihan yang akan berlangsung sepanjang bulan. Berikut adalah rincian lengkap agenda kegiatan DPRD Kabupaten Pati […]

  • DPRD Pati Dorong Batik Tulis Asal Desa Soneyan Lebih Dikembangkan

    DPRD Pati Dorong Batik Tulis Asal Desa Soneyan Lebih Dikembangkan

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 176
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Maulana Andhika Prasetya, mendorong promosi batik tulis asal Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, melalui media sosial. Batik tulis Soneyan yang memiliki ciri khas motif topeng dan filosofi budaya, menurutnya, perlu dikenal lebih luas di masyarakat. “Kerajinan batik tulis Soneyan sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan merupakan warisan leluhur,” ujarnya. Maulana […]

expand_less