Breaking News
light_mode

Ke Pulau Panjang, Ziarah dan Mereguk Air Berkah (3)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
  • visibility 687

Bersimpuh di depan makam

Matahari telah benar-benar tenggelam. Langit gelap.
Kesunyian Pulau Panjang makin terasa. Lampu-lampu di jalan paving sudah
dinyalakan. Malam jadi sedikit terang.

Komplek makam Syeh Abu Bakar sepi sekali. Waktu itu
sudah masuk isya. Saya hendak menunaikan salat sekaligus ziarah ke makam
waliyullah tersebut. Di komplek itu lumayan terang. Banyak lampu menyala.

Ada sekitar lima bangunan permanen di komplek itu.
Dari bibir pantai sekitar 50 meter jaraknya. Selain makam, ada mushola, tempat
juru kunci, tempat istirahat tamu, dan satu tempat lagi yang mungkin adalah
sebuah gudang.

Usai salat, bergeser 10 meter saya bersama seorang
teman kemudian bersimpuh di teras makam. Kami tak bisa masuk. Pintunya tertutup
jika malam hari. Hanya hari-hari tertentu pintu makam terbuka saat malam hari.

Seperti biasa, tradisi ziarah ke makam wali diawali
dengan ucapan salam penghormatan. Kemudian mengirim doa kepada Kanjeng Nabi
Muhamad, keluarganya, para sahabat, para ulama, guru-guru dan khususnya kepada
Syeh Abu Bakar, tuan rumah Pulau Panjang.

Di depan pintu makam

Tak sampai 30 menit kami selesai. Tapi teman saya
masih enggan beranjak dari teras. Saya tunggu. Dia bersila dan memejamkan mata.
Sekitar 10 menitan. ”Menikmati sunyi. Mengambil energi positif,” katanya.

Di makam tersebut tumbuh banyak sekali tanaman
dewadaru. Tanaman khas pulau. Orang familiar tanaman itu identik di
Karimunjawa. Tanaman yang banyak disakralkan banyak orang. Kanyunya biasanya
dibuat beragam pernak-pernik. Dari gelang sampai tasbih.

Pulang dari makam, saya berbelok ke arah utara. Ada
papan nama “Air Berkah”. Saya bergegas saja kesana. Dari tenda saya sudah bawa
tiga botol kosong air mineral. Lumayan untuk persediaan minum sekaligus
membikin kopi dan merebus mie instan. Air berkah, benar-benar memberi berkah.
Bagaimana tak berkah. Air mineral dalam kemasan di Pulau Panjang harganya dua
kali lipat.

Air berkah

Air mineral seukuran botol besar harganya Rp 10
ribu. Cukup mahal. Maka air berkah yang diambil gratis (Red, paling tidak
mengisi kotak amal seikhlasnya) sangat membantu wisatwan berkantong tipis macam
kami ini. Air berkah sendiri diambil dari sebuah gentong. Ada dua gentong di
tempat itu. Konon itu sumur peninggalan sang wali.

Tiga botol telah terisi penuh. Saya dan seorang
teman bergegas kembali ke tenda. Tiga teman di sana sedang menyiapkan makan malam
ikan bakar. Sampai di depan warung yang berada tepat di pintu gerbang menuju
makam, saya berhenti. Batre hape sudah limit. Saya ngecas hape dulu. Rp 5 ribu
sampai penuh.

Sayang listrik hanya menyala sampe pukul 21.00, saat
itu jam sudah menunjukkan pukul 20.00. Praktis hanya punya waktu sejam. ”Tapi
lumayanlah,” batin saya. Usai menyerahkan selembar uang limaribuan, hape saya
cas. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Sehat Muslimat Pati, Deklarasikan Anti Hoax, Gibah dan Fitnah

    Jalan Sehat Muslimat Pati, Deklarasikan Anti Hoax, Gibah dan Fitnah

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    PATI – Bukan car free day, Alun-alun Simpanglima Kamis (7/3/2019) pagi penuh. Sepanjang mata memandang, jalanan di depan alun-alun penuh dengan ibu-ibu berbaju hijau dengan setelan kerudung warna putih. Mereka adalah ibu-ibu Muslimat NU Pati. Mereka sedang memperingati hari lahir (harlah) ke 73. Dalam peringatan itu digelar kegiatan jalan sehat. Selain jalan sehat, ibu-ibu ini […]

  • Membaca Secara Lengkap Artsotika Muria

    Membaca Secara Lengkap Artsotika Muria

    • calendar_month Rab, 2 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 472
    • 0Komentar

      Instagram senisamar Menyebut Muria, tidak bisa sertamerta, sebuah wilayah secara geografis. Juga administratif. Muria, adalah Alam dan Manusia. Yang didalamnya terdapat aneka ragam peradaban. Namun jika merujuk pada Geografi dan Administrasi, Muria berada di tengah Segitiga Hijau, yaitu Kota Pati, Jepara dan Kudus. Ketiga kota tersebut dalam wilayah Jawa Tengah – Indonesia. Artsotika Muria, […]

  • Fraksi Gerindra DPRD Pati Dorong Penggunaan Anggaran Lebih Selektif

    Fraksi Gerindra DPRD Pati Dorong Penggunaan Anggaran Lebih Selektif

    • calendar_month Jum, 18 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.576
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pati meminta pemerintah daerah lebih cermat dalam mengalokasikan anggaran menyusul adanya penurunan target pendapatan daerah dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026. Dalam pembahasan tersebut, Fraksi Gerindra turut menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2025 serta kondisi kemampuan fiskal daerah. […]

  • Fokus Pembinaan Sepak Bola Putri, Djarum Tolak Halus Kerjasama dengan Persiku Kudus

    Fokus Pembinaan Sepak Bola Putri, Djarum Tolak Halus Kerjasama dengan Persiku Kudus

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 297
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Pihak Djarum menolak secara halus upaya kerjasama Persiku Kudus untuk meminjam Stadion Super Soccer Arena dalam mengarungi kompetisi Liga 2. Itu terungkap dalam wawancara terhadap Program Director Djarum Foundation Bakti Olahraga Yoppy Rosimin. Saat disinggung terkait permohonan untuk memakai Super Soccer Arena pihaknya mengaku akan lebih baik jika Stadion Wergu Wetan Kudus direnovasi. […]

  • Aktris Happy Salma Taklukkan Gugup, Pukau Penonton dengan Nyai Ontosoroh

    Aktris Happy Salma Taklukkan Gugup, Pukau Penonton dengan Nyai Ontosoroh

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    BLORA – Aktris kenamaan Happy Salma mengaku gugup saat membawakan monolog Nyai Ontosoroh di Pendopo Kabupaten Blora, Jumat (7/2/2025) malam. Pementasan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Seabad Pramoedya Ananta Toer. Kehadiran Bupati Blora, Arief Rohman, beserta istri, dan para penikmat seni dari berbagai kalangan, termasuk keluarga Pram, turut menambah suasana khidmat. Gugupnya Happy Salma […]

  • Menyusul Hasil Pemeriksaan BPK, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Perbaikan Tata Kelola Keuangan

    Menyusul Hasil Pemeriksaan BPK, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Perbaikan Tata Kelola Keuangan

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.226
    • 0Komentar

    PATI – Menyusul hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang memberikan penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terhadap laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati meminta Pemkab Pati melakukan kajian dan perbaikan secara menyeluruh. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyatakan peninjauan ulang perlu dilakukan di seluruh tingkatan […]

expand_less