Breaking News
light_mode

Ke Pulau Panjang, Ziarah dan Mereguk Air Berkah (3)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
  • visibility 439

Bersimpuh di depan makam

Matahari telah benar-benar tenggelam. Langit gelap.
Kesunyian Pulau Panjang makin terasa. Lampu-lampu di jalan paving sudah
dinyalakan. Malam jadi sedikit terang.

Komplek makam Syeh Abu Bakar sepi sekali. Waktu itu
sudah masuk isya. Saya hendak menunaikan salat sekaligus ziarah ke makam
waliyullah tersebut. Di komplek itu lumayan terang. Banyak lampu menyala.

Ada sekitar lima bangunan permanen di komplek itu.
Dari bibir pantai sekitar 50 meter jaraknya. Selain makam, ada mushola, tempat
juru kunci, tempat istirahat tamu, dan satu tempat lagi yang mungkin adalah
sebuah gudang.

Usai salat, bergeser 10 meter saya bersama seorang
teman kemudian bersimpuh di teras makam. Kami tak bisa masuk. Pintunya tertutup
jika malam hari. Hanya hari-hari tertentu pintu makam terbuka saat malam hari.

Seperti biasa, tradisi ziarah ke makam wali diawali
dengan ucapan salam penghormatan. Kemudian mengirim doa kepada Kanjeng Nabi
Muhamad, keluarganya, para sahabat, para ulama, guru-guru dan khususnya kepada
Syeh Abu Bakar, tuan rumah Pulau Panjang.

Di depan pintu makam

Tak sampai 30 menit kami selesai. Tapi teman saya
masih enggan beranjak dari teras. Saya tunggu. Dia bersila dan memejamkan mata.
Sekitar 10 menitan. ”Menikmati sunyi. Mengambil energi positif,” katanya.

Di makam tersebut tumbuh banyak sekali tanaman
dewadaru. Tanaman khas pulau. Orang familiar tanaman itu identik di
Karimunjawa. Tanaman yang banyak disakralkan banyak orang. Kanyunya biasanya
dibuat beragam pernak-pernik. Dari gelang sampai tasbih.

Pulang dari makam, saya berbelok ke arah utara. Ada
papan nama “Air Berkah”. Saya bergegas saja kesana. Dari tenda saya sudah bawa
tiga botol kosong air mineral. Lumayan untuk persediaan minum sekaligus
membikin kopi dan merebus mie instan. Air berkah, benar-benar memberi berkah.
Bagaimana tak berkah. Air mineral dalam kemasan di Pulau Panjang harganya dua
kali lipat.

Air berkah

Air mineral seukuran botol besar harganya Rp 10
ribu. Cukup mahal. Maka air berkah yang diambil gratis (Red, paling tidak
mengisi kotak amal seikhlasnya) sangat membantu wisatwan berkantong tipis macam
kami ini. Air berkah sendiri diambil dari sebuah gentong. Ada dua gentong di
tempat itu. Konon itu sumur peninggalan sang wali.

Tiga botol telah terisi penuh. Saya dan seorang
teman bergegas kembali ke tenda. Tiga teman di sana sedang menyiapkan makan malam
ikan bakar. Sampai di depan warung yang berada tepat di pintu gerbang menuju
makam, saya berhenti. Batre hape sudah limit. Saya ngecas hape dulu. Rp 5 ribu
sampai penuh.

Sayang listrik hanya menyala sampe pukul 21.00, saat
itu jam sudah menunjukkan pukul 20.00. Praktis hanya punya waktu sejam. ”Tapi
lumayanlah,” batin saya. Usai menyerahkan selembar uang limaribuan, hape saya
cas. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolresta Pati Jalin Kemitraan Strategis dengan Ulama untuk Keamanan Wilayah

    Kapolresta Pati Jalin Kemitraan Strategis dengan Ulama untuk Keamanan Wilayah

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 201
    • 0Komentar

    PATI – Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi, mengawali masa kepemimpinannya dengan langkah konkret: membangun kemitraan yang kuat bersama para ulama berpengaruh di Kabupaten Pati. Pada Selasa (29/4/2025), AKBP Jaka Wahyudi melakukan silaturahmi kepada KH. Mu’adz Thohir, Pemimpin Pondok Roudhloh At Thohiriyyah Desa Kajen Kecamatan Margoyoso, dan KH. Muhammad Lukman, Ketua Pemimpin Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pati […]

  • Sarana Belajar Membatik Profesional (2)

    Sarana Belajar Membatik Profesional (2)

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Belajar dari proses awal hingga akhir  Tidak hanya kepentingan wisata. Tamzis juga menyiapkan tempatnya sebagai sekolah membatik bagi siapa saja. Di Wisata Batik Pati, tidak saja menjadi tempat liburan. Pengunjung bahkan bisa belajar lebih serius. Terutama bagi pengunjung yang ingin belajar membatik secara lebih serius untuk kepentingan professional-bisnis, dirinya juga bisa memfasilitasi. Untuk diketahui, pada […]

  • Wabup Pati Hadiri Pengajian 1000 Hari Alm. Sulastri, Dimeriahkan Artis Ternama

    Wabup Pati Hadiri Pengajian 1000 Hari Alm. Sulastri, Dimeriahkan Artis Ternama

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 173
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan warga Pati memadati acara pengajian memperingati 1000 hari wafatnya almarhumah Ibu Sulastri binti Partomin di Kembang Kidul, Dukuhseti, Jumat (11/7). Acara yang khidmat ini dihadiri Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, penceramah nasional Dr. (H.C.) K.H. Zulfa Mustofa (Wakil Ketua Umum PBNU), dan Wakil Bupati Merauke, Dr. Fauzun Nihayah, S.H.I., M.H., putri […]

  • Ilustrasi freepik 

    Definisi Hidup Mandiri: Mencapai Kemandirian untuk Menggapai Kebahagiaan

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 545
    • 0Komentar

    Ilustrasi freepik Hidup mandiri adalah keadaan di mana seseorang mampu mengelola diri dan menjalani kehidupan secara mandiri tanpa tergantung secara berlebihan pada orang lain. Hidup mandiri melibatkan kemampuan untuk membuat keputusan dan mengambil tanggung jawab atas tindakan dan konsekuensi yang dihasilkan. Ini adalah proses belajar dan tumbuh yang mengarah pada kemandirian, sehingga individu dapat mencapai […]

  • Anak-anak sedang berlatih di Super Soccer Arena Kudus/INSTAGRAM SSB DJARUM 

    Djarum Foundation dan Masa Depan Gemilang Sepak Bola Putri Indonesia

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Anak-anak sedang berlatih di Super Soccer Arena Kudus/INSTAGRAM SSB DJARUM KUDUS – Djarum akhirnya turun tangan membantu kemajuan sepak bola tanah air. Perusahaan rokok kenamaan di Indonesia ini memilih membantu mengelola sepak bola putri. Komitmen memajukan sepak bola putri dimulai dengan pembangunan sebuah stadion megah di kawasan Desa Rendeng Kudus, berjarak 15 menit berkendara sepeda […]

  • Bikin Haru Pengusaha Beras Ega Jaya Berangkatkan Umroh Karyawannya

    Bikin Haru Pengusaha Beras Ega Jaya Berangkatkan Umroh Karyawannya

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Pengusaha beras UD Ega Jaya memberangkatkan umroh karyawannya Karyawan UD Ega Jaya sudah dianggap sang juragan sendiri sebagai bagian dari keluarga. Karena itu mereka mendapat hadiah spesial dengan diberangkatkan umroh.  PATI – Pemandangan tak biasa terlihat di UD Ega Jaya, Desa Pekuwon Kecamatan Juwana, Senin (13/2/2023). Para karyawan pabrik beras itu tampak berpakaian rapi. Dengan […]

expand_less