Breaking News
light_mode

Ke Pulau Panjang, Ziarah dan Mereguk Air Berkah (3)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
  • visibility 665

Bersimpuh di depan makam

Matahari telah benar-benar tenggelam. Langit gelap.
Kesunyian Pulau Panjang makin terasa. Lampu-lampu di jalan paving sudah
dinyalakan. Malam jadi sedikit terang.

Komplek makam Syeh Abu Bakar sepi sekali. Waktu itu
sudah masuk isya. Saya hendak menunaikan salat sekaligus ziarah ke makam
waliyullah tersebut. Di komplek itu lumayan terang. Banyak lampu menyala.

Ada sekitar lima bangunan permanen di komplek itu.
Dari bibir pantai sekitar 50 meter jaraknya. Selain makam, ada mushola, tempat
juru kunci, tempat istirahat tamu, dan satu tempat lagi yang mungkin adalah
sebuah gudang.

Usai salat, bergeser 10 meter saya bersama seorang
teman kemudian bersimpuh di teras makam. Kami tak bisa masuk. Pintunya tertutup
jika malam hari. Hanya hari-hari tertentu pintu makam terbuka saat malam hari.

Seperti biasa, tradisi ziarah ke makam wali diawali
dengan ucapan salam penghormatan. Kemudian mengirim doa kepada Kanjeng Nabi
Muhamad, keluarganya, para sahabat, para ulama, guru-guru dan khususnya kepada
Syeh Abu Bakar, tuan rumah Pulau Panjang.

Di depan pintu makam

Tak sampai 30 menit kami selesai. Tapi teman saya
masih enggan beranjak dari teras. Saya tunggu. Dia bersila dan memejamkan mata.
Sekitar 10 menitan. ”Menikmati sunyi. Mengambil energi positif,” katanya.

Di makam tersebut tumbuh banyak sekali tanaman
dewadaru. Tanaman khas pulau. Orang familiar tanaman itu identik di
Karimunjawa. Tanaman yang banyak disakralkan banyak orang. Kanyunya biasanya
dibuat beragam pernak-pernik. Dari gelang sampai tasbih.

Pulang dari makam, saya berbelok ke arah utara. Ada
papan nama “Air Berkah”. Saya bergegas saja kesana. Dari tenda saya sudah bawa
tiga botol kosong air mineral. Lumayan untuk persediaan minum sekaligus
membikin kopi dan merebus mie instan. Air berkah, benar-benar memberi berkah.
Bagaimana tak berkah. Air mineral dalam kemasan di Pulau Panjang harganya dua
kali lipat.

Air berkah

Air mineral seukuran botol besar harganya Rp 10
ribu. Cukup mahal. Maka air berkah yang diambil gratis (Red, paling tidak
mengisi kotak amal seikhlasnya) sangat membantu wisatwan berkantong tipis macam
kami ini. Air berkah sendiri diambil dari sebuah gentong. Ada dua gentong di
tempat itu. Konon itu sumur peninggalan sang wali.

Tiga botol telah terisi penuh. Saya dan seorang
teman bergegas kembali ke tenda. Tiga teman di sana sedang menyiapkan makan malam
ikan bakar. Sampai di depan warung yang berada tepat di pintu gerbang menuju
makam, saya berhenti. Batre hape sudah limit. Saya ngecas hape dulu. Rp 5 ribu
sampai penuh.

Sayang listrik hanya menyala sampe pukul 21.00, saat
itu jam sudah menunjukkan pukul 20.00. Praktis hanya punya waktu sejam. ”Tapi
lumayanlah,” batin saya. Usai menyerahkan selembar uang limaribuan, hape saya
cas. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persipa Junior Masih Butuh Tiga Pemain Lagi

    Persipa Junior Masih Butuh Tiga Pemain Lagi

    • calendar_month Ming, 1 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Tim Pelatih Pantau Tiga Talenta Luar Daerah Manajer Persipa Jr Dian Dwi Budianto/ DOKUMEN PRIBADI PATI – Menghadapi kompetisi Piala Soeratin Zona Jawa Tengah tahun ini, manajemen Persipa Junior terus bersiap. Bahkan, untuk makin memantapkan skuadnya, manajemen masih berburu tiga pemain tambahan, untuk melengkapi 23 pemain yang sudah bergabung dan berlatih bersama di Pusat Latihan […]

  • Kapolda Jateng Copot Kasatreskrim Polres Boyolali Diduga Langgar Etika Polri

    Kapolda Jateng Copot Kasatreskrim Polres Boyolali Diduga Langgar Etika Polri

    • calendar_month Rab, 19 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 273
    • 0Komentar

      konferensi pers Kapolda Jawa Tengah atas kasus dugaan pelanggaran oleh Kasatreskrim Polres Boyolali SEMARANG – Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K.,  langsung mencopot Kasatreskrim Polres Boyolali. Hal ini diduga karena dugaan pelanggaran etika yang dilakukan kepada pelapor berinisial R. “Sebelumnya Saya Kapolda Jateng menyampaikan permohonan maaf  yang sebesar-besarnya kepada warga […]

  • Temuan Pelapis Lambung Kapal Diminati Perusahaan, Sayang Masih Banyak Kendala

    Temuan Pelapis Lambung Kapal Diminati Perusahaan, Sayang Masih Banyak Kendala

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Agung Kusuma Jaya diarak keliling Kecamatan Kayen usai pulang dari Brazil dan menggondol prestasi sebagai juara 3 di ajang olimpiade sains terapan PATI – Prestasi Agung Kusuma Jaya, siswa SMA PGRI Kayen-Pati tak berhenti hanya di ajang olimpiade sains terapan saja di Brazil baru-baru ini. Namun, penemuan pelapis lambung kapal berbahan abu sekam padi ini […]

  • Ketua DPRD Pati: Rekomendasi LKPJ 2025 Jadi Dasar Evaluasi Kinerja Pemerintahan

    Ketua DPRD Pati: Rekomendasi LKPJ 2025 Jadi Dasar Evaluasi Kinerja Pemerintahan

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.844
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati menekankan bahwa setiap rekomendasi yang disusun atas dasar pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2025 wajib ditindaklanjuti dengan sungguh-sungguh. Hal ini menjadi poin utama yang disampaikannya dalam Sidang Paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Pati, Selasa (21/4/2026). Menurutnya, sidang tersebut merupakan momen penting untuk menyampaikan hasil kajian mendalam […]

  • Dapat Bingkisan Tak Terduga, Anggota Pansus Hak Angket DPRD Pati Buka Suara

    Dapat Bingkisan Tak Terduga, Anggota Pansus Hak Angket DPRD Pati Buka Suara

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 247
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Irianto Budi Utomo, mengungkapkan keterkejutannya saat menerima bingkisan unik berupa tolak angin dari perwakilan Masyarakat Pati Bersatu (MPB). Kejadian ini berlangsung saat rapat Pansus tengah berjalan. Irianto mengaku terkejut dengan kedatangan perwakilan MPB yang hendak mengalungkan tolak angin kepadanya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa […]

  • Edisi spesial 76 tahun Suara Merdeka.

    76 Tahun Suara Merdeka Menemani Pembaca

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.330
    • 0Komentar

    Suara Merdeka adalah adalah sebuah koran harian di Indonesia yang berbasis di Jawa Tengah. Didirikan oleh Hetami  dan edisi pertama diterbitkan pada 11 Februari 1950. Pada tahun 2026 ini Suara Merdeka telah berusia 76 tahun. Suara Merdeka telah menjadi bagian dari urat nadi perjalanan kehidupan masyarakat Jawa Tengah. Menjadi saksi suka – duka, tawa – […]

expand_less