Breaking News
light_mode

Ke Pulau Panjang, Ziarah dan Mereguk Air Berkah (3)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
  • visibility 714

Bersimpuh di depan makam

Matahari telah benar-benar tenggelam. Langit gelap.
Kesunyian Pulau Panjang makin terasa. Lampu-lampu di jalan paving sudah
dinyalakan. Malam jadi sedikit terang.

Komplek makam Syeh Abu Bakar sepi sekali. Waktu itu
sudah masuk isya. Saya hendak menunaikan salat sekaligus ziarah ke makam
waliyullah tersebut. Di komplek itu lumayan terang. Banyak lampu menyala.

Ada sekitar lima bangunan permanen di komplek itu.
Dari bibir pantai sekitar 50 meter jaraknya. Selain makam, ada mushola, tempat
juru kunci, tempat istirahat tamu, dan satu tempat lagi yang mungkin adalah
sebuah gudang.

Usai salat, bergeser 10 meter saya bersama seorang
teman kemudian bersimpuh di teras makam. Kami tak bisa masuk. Pintunya tertutup
jika malam hari. Hanya hari-hari tertentu pintu makam terbuka saat malam hari.

Seperti biasa, tradisi ziarah ke makam wali diawali
dengan ucapan salam penghormatan. Kemudian mengirim doa kepada Kanjeng Nabi
Muhamad, keluarganya, para sahabat, para ulama, guru-guru dan khususnya kepada
Syeh Abu Bakar, tuan rumah Pulau Panjang.

Di depan pintu makam

Tak sampai 30 menit kami selesai. Tapi teman saya
masih enggan beranjak dari teras. Saya tunggu. Dia bersila dan memejamkan mata.
Sekitar 10 menitan. ”Menikmati sunyi. Mengambil energi positif,” katanya.

Di makam tersebut tumbuh banyak sekali tanaman
dewadaru. Tanaman khas pulau. Orang familiar tanaman itu identik di
Karimunjawa. Tanaman yang banyak disakralkan banyak orang. Kanyunya biasanya
dibuat beragam pernak-pernik. Dari gelang sampai tasbih.

Pulang dari makam, saya berbelok ke arah utara. Ada
papan nama “Air Berkah”. Saya bergegas saja kesana. Dari tenda saya sudah bawa
tiga botol kosong air mineral. Lumayan untuk persediaan minum sekaligus
membikin kopi dan merebus mie instan. Air berkah, benar-benar memberi berkah.
Bagaimana tak berkah. Air mineral dalam kemasan di Pulau Panjang harganya dua
kali lipat.

Air berkah

Air mineral seukuran botol besar harganya Rp 10
ribu. Cukup mahal. Maka air berkah yang diambil gratis (Red, paling tidak
mengisi kotak amal seikhlasnya) sangat membantu wisatwan berkantong tipis macam
kami ini. Air berkah sendiri diambil dari sebuah gentong. Ada dua gentong di
tempat itu. Konon itu sumur peninggalan sang wali.

Tiga botol telah terisi penuh. Saya dan seorang
teman bergegas kembali ke tenda. Tiga teman di sana sedang menyiapkan makan malam
ikan bakar. Sampai di depan warung yang berada tepat di pintu gerbang menuju
makam, saya berhenti. Batre hape sudah limit. Saya ngecas hape dulu. Rp 5 ribu
sampai penuh.

Sayang listrik hanya menyala sampe pukul 21.00, saat
itu jam sudah menunjukkan pukul 20.00. Praktis hanya punya waktu sejam. ”Tapi
lumayanlah,” batin saya. Usai menyerahkan selembar uang limaribuan, hape saya
cas. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paslon Sudewo-Chandra Klaim Unggul di Pilkada Pati, Gelar Tasyakuran dengan Ribuan Pendukung

    Paslon Sudewo-Chandra Klaim Unggul di Pilkada Pati, Gelar Tasyakuran dengan Ribuan Pendukung

    • calendar_month Jum, 29 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 325
    • 0Komentar

    PATI – Kediaman Calon Bupati Pati nomor urut 1, Sudewo, di Desa Slungkep, Kecamatan Kayen, dipadati ribuan orang, Kamis (28/11/2024). Mereka berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama Sudewo dan Calon Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra. Sudewo menyatakan timnya berhasil meraih sekitar 54 persen suara, atau sekitar 410 ribu suara. Tasyakuran tersebut dirayakan dengan hidangan nasi […]

  • Satgas TMMD Buka Jalan Baru di Dua Dusun

    Satgas TMMD Buka Jalan Baru di Dua Dusun

    • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Salah satu kegiatan fisik dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-101 tahun 2018 adalah pembangunan jalan. Saat Pra TMMD para anggota yang masuk menjadi Satuan Penugasan (Satgas) TMMD membuka jalan yang menghubungkan dua dusun. Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan mengungkapkan, salah satu yang menjadi prioritas dalam sasaran […]

  • Nyalakan Radio, Cara  Hindari Serangan Macan Tutul

    Nyalakan Radio, Cara Hindari Serangan Macan Tutul

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 326
    • 0Komentar

      Ilustrasi macan tutul vs radio JEPARA – Warga Dukuh Duplak Desa Tempur, Keling, Jepara digegerkan dengan serangan macan tutul. Satwa langka yang dilindungi ini menyerang hewan-hewan ternak. Namun warga tak perlu khawatir, ada tips untuk menghindari serangan hewan bernama latin Panthera pardus melas ini. Dalam video Youtube channel Discovery Muria, Balai Konservasi Sumber Daya […]

  • Ketua DPRD Pati Umumkan Rencana Sidang Paripurna Hak Angket, Hasil Pansus Dinanti Masyarakat

    Ketua DPRD Pati Umumkan Rencana Sidang Paripurna Hak Angket, Hasil Pansus Dinanti Masyarakat

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 472
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, mengumumkan rencana pelaksanaan sidang paripurna hak angket. Sidang ini akan membahas laporan yang disampaikan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD terkait isu yang tengah menjadi perhatian publik. Ali Badrudin menegaskan bahwa DPRD Pati akan bekerja sebaik mungkin untuk masyarakat dalam menindaklanjuti hasil kinerja Pansus. “Masyarakat Pati menerima apapun hasil […]

  • Sabdo Cinta Angon Kasih Sujiwo Tejo

    Sabdo Cinta Angon Kasih Sujiwo Tejo

    • calendar_month Rab, 6 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Mbok Jamu berselendang ungu itu menjadi sumber kebahagiaan bagi orang-orang yang datang dan pergi membeli dagangannya. Bukan karena rambut hitam kehijauannya, lereng keningnya yang bening, atau kecantikannya yang tiada tara. Para pria menjadi platinum member jamunya karena Mbok Jamu pintar memosisikan diri sebagai konco wingking. Perempuan yang posisinya selangkah di belakang pria.   Judul :Sabdo Cinta […]

  • Promosikan Potensi Pati, Mahasiswa Ipmafa Ciptakan Maket Wisata Alam

    Promosikan Potensi Pati, Mahasiswa Ipmafa Ciptakan Maket Wisata Alam

    • calendar_month Sab, 26 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Salah satu karya maket wisata alam PATI – Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Pesantren mathaliul Falah (Ipmafa) Pati berlomba membuat maket wisata-wisata yang ada di Pati dan daerah sekitarnya. Melalui maket wisata itu, anak-anak muda ini mencoba ikut mempromosikan potensi yang ada di Bumi Mina Tani ini. Terhitung ada lima maket miniatur kawasan obyek […]

expand_less