Breaking News
light_mode

Ke Pulau Panjang, Ziarah dan Mereguk Air Berkah (3)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
  • visibility 674

Bersimpuh di depan makam

Matahari telah benar-benar tenggelam. Langit gelap.
Kesunyian Pulau Panjang makin terasa. Lampu-lampu di jalan paving sudah
dinyalakan. Malam jadi sedikit terang.

Komplek makam Syeh Abu Bakar sepi sekali. Waktu itu
sudah masuk isya. Saya hendak menunaikan salat sekaligus ziarah ke makam
waliyullah tersebut. Di komplek itu lumayan terang. Banyak lampu menyala.

Ada sekitar lima bangunan permanen di komplek itu.
Dari bibir pantai sekitar 50 meter jaraknya. Selain makam, ada mushola, tempat
juru kunci, tempat istirahat tamu, dan satu tempat lagi yang mungkin adalah
sebuah gudang.

Usai salat, bergeser 10 meter saya bersama seorang
teman kemudian bersimpuh di teras makam. Kami tak bisa masuk. Pintunya tertutup
jika malam hari. Hanya hari-hari tertentu pintu makam terbuka saat malam hari.

Seperti biasa, tradisi ziarah ke makam wali diawali
dengan ucapan salam penghormatan. Kemudian mengirim doa kepada Kanjeng Nabi
Muhamad, keluarganya, para sahabat, para ulama, guru-guru dan khususnya kepada
Syeh Abu Bakar, tuan rumah Pulau Panjang.

Di depan pintu makam

Tak sampai 30 menit kami selesai. Tapi teman saya
masih enggan beranjak dari teras. Saya tunggu. Dia bersila dan memejamkan mata.
Sekitar 10 menitan. ”Menikmati sunyi. Mengambil energi positif,” katanya.

Di makam tersebut tumbuh banyak sekali tanaman
dewadaru. Tanaman khas pulau. Orang familiar tanaman itu identik di
Karimunjawa. Tanaman yang banyak disakralkan banyak orang. Kanyunya biasanya
dibuat beragam pernak-pernik. Dari gelang sampai tasbih.

Pulang dari makam, saya berbelok ke arah utara. Ada
papan nama “Air Berkah”. Saya bergegas saja kesana. Dari tenda saya sudah bawa
tiga botol kosong air mineral. Lumayan untuk persediaan minum sekaligus
membikin kopi dan merebus mie instan. Air berkah, benar-benar memberi berkah.
Bagaimana tak berkah. Air mineral dalam kemasan di Pulau Panjang harganya dua
kali lipat.

Air berkah

Air mineral seukuran botol besar harganya Rp 10
ribu. Cukup mahal. Maka air berkah yang diambil gratis (Red, paling tidak
mengisi kotak amal seikhlasnya) sangat membantu wisatwan berkantong tipis macam
kami ini. Air berkah sendiri diambil dari sebuah gentong. Ada dua gentong di
tempat itu. Konon itu sumur peninggalan sang wali.

Tiga botol telah terisi penuh. Saya dan seorang
teman bergegas kembali ke tenda. Tiga teman di sana sedang menyiapkan makan malam
ikan bakar. Sampai di depan warung yang berada tepat di pintu gerbang menuju
makam, saya berhenti. Batre hape sudah limit. Saya ngecas hape dulu. Rp 5 ribu
sampai penuh.

Sayang listrik hanya menyala sampe pukul 21.00, saat
itu jam sudah menunjukkan pukul 20.00. Praktis hanya punya waktu sejam. ”Tapi
lumayanlah,” batin saya. Usai menyerahkan selembar uang limaribuan, hape saya
cas. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSSI Pati Gelar Liga Usia Dini

    PSSI Pati Gelar Liga Usia Dini

    • calendar_month Sen, 9 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 273
    • 0Komentar

    PATI – Ayo ikuti turnamen Liga Askab PSSI Pati tahun 2022. Turnamen ini bertujuan pembinaan pemain usia dini. Dengan fokus menggembleng pemain lokal Pati dalam sebuah atmosfer kompetisi. Pendaftaran tim dibuka mulai 9 Mei – 21 Mei. Panitia Pelaksana Liga Askab PSSI Pati Gunawan Pudjianto menargetkan ada 16 tim di setiap kelompok umur yang mengikuti […]

  • Rumah Makan Pakai Elpiji Melon Diperingatkan

    Rumah Makan Pakai Elpiji Melon Diperingatkan

    • calendar_month Rab, 3 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Sejumlah rumah makan masih menggunakan elpiji melon Lingkar Muria, PATI – Dalam sidak yang dilakukan Polsek Juwana Selasa (2/1/18) lalu, ditemukan dua rumah makan yang masih menggunakan gas melon untuk memasak. Melihat hal itu, jajaran polsek yang terdiri dari Kanit Reskrim, Kasi Humas, Piket Reskrim, dan anggota SPKT memberikan peringatan kepada pemilik rumah makan tersebut. ”Sesuai […]

  • Disperkim Pastikan Perizinan Perumahan New Fa-Fa Residence Pati

    Disperkim Pastikan Perizinan Perumahan New Fa-Fa Residence Pati

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 347
    • 0Komentar

      Jalan di depan perumahan New Fa-Fa Desa Puri Pati PATI – Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Pati memastikan seluruh perizinan untuk perumahan New Fa-Fa Residence di Desa Puri Kecamatan Kota Pati sudah clear and clean. Dispekrim memberikan klarifikasi tersebut setelah ramainya informasi seputar perumahan tersebut yang dianggap melanggar tata ruang hingga menyebabkan […]

  • Berulang kali Disidak, Pelanggaran Kelas Jalan Masih Sering Terjadi

    Berulang kali Disidak, Pelanggaran Kelas Jalan Masih Sering Terjadi

    • calendar_month Sab, 28 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    PATI – Jalan Juwana – Wedarijaksa, sudah berulang kali disidak. Aparat baik dari Dinas Perhubungan, maupun Satlantas pun beberapa kali pernah turun melihat kondisi jalan kelas III yang sering dilalui kendaraan berat melebihi tonase, hal itu mengakibatkan kerusakan serta kemacetan di jalan kabupaten tersebut. Masih tingginya pelanggaran yang terjadi itu dikeluhkan masyarakat setempat. Keluhan itu […]

  • Ketua DPRD Pati Minta Warga Siaga Hadapi Risiko Kebakaran Musim Kemarau

    Ketua DPRD Pati Minta Warga Siaga Hadapi Risiko Kebakaran Musim Kemarau

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.807
    • 0Komentar

    PATI – Ali Badrudin, Ketua DPRD Kabupaten Pati, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan guna menghadapi potensi kebakaran seiring datangnya musim kemarau. Panggilan ini disampaikan mengingat tren peningkatan kasus kebakaran yang telah terjadi di beberapa rumah dan bangunan di berbagai wilayah Pati. Ali menegaskan bahwa pengelolaan penggunaan sumber api dalam aktivitas keseharian perlu dilakukan dengan lebih […]

  • Ayam ungkep Pak Beki yang legendaris sejak 1983 menjadi buruan penikmat kuliner ayam.

    Cerita Kelezatan Kuliner Legendaris Ayam Ungkep Pak Beki Winong

    • calendar_month Jum, 13 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Ayam ungkep Pak Beki yang legendaris sejak 1983 menjadi buruan penikmat kuliner ayam.

expand_less