Breaking News
light_mode

Ke Pulau Panjang, Ziarah dan Mereguk Air Berkah (3)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
  • visibility 638

Bersimpuh di depan makam

Matahari telah benar-benar tenggelam. Langit gelap.
Kesunyian Pulau Panjang makin terasa. Lampu-lampu di jalan paving sudah
dinyalakan. Malam jadi sedikit terang.

Komplek makam Syeh Abu Bakar sepi sekali. Waktu itu
sudah masuk isya. Saya hendak menunaikan salat sekaligus ziarah ke makam
waliyullah tersebut. Di komplek itu lumayan terang. Banyak lampu menyala.

Ada sekitar lima bangunan permanen di komplek itu.
Dari bibir pantai sekitar 50 meter jaraknya. Selain makam, ada mushola, tempat
juru kunci, tempat istirahat tamu, dan satu tempat lagi yang mungkin adalah
sebuah gudang.

Usai salat, bergeser 10 meter saya bersama seorang
teman kemudian bersimpuh di teras makam. Kami tak bisa masuk. Pintunya tertutup
jika malam hari. Hanya hari-hari tertentu pintu makam terbuka saat malam hari.

Seperti biasa, tradisi ziarah ke makam wali diawali
dengan ucapan salam penghormatan. Kemudian mengirim doa kepada Kanjeng Nabi
Muhamad, keluarganya, para sahabat, para ulama, guru-guru dan khususnya kepada
Syeh Abu Bakar, tuan rumah Pulau Panjang.

Di depan pintu makam

Tak sampai 30 menit kami selesai. Tapi teman saya
masih enggan beranjak dari teras. Saya tunggu. Dia bersila dan memejamkan mata.
Sekitar 10 menitan. ”Menikmati sunyi. Mengambil energi positif,” katanya.

Di makam tersebut tumbuh banyak sekali tanaman
dewadaru. Tanaman khas pulau. Orang familiar tanaman itu identik di
Karimunjawa. Tanaman yang banyak disakralkan banyak orang. Kanyunya biasanya
dibuat beragam pernak-pernik. Dari gelang sampai tasbih.

Pulang dari makam, saya berbelok ke arah utara. Ada
papan nama “Air Berkah”. Saya bergegas saja kesana. Dari tenda saya sudah bawa
tiga botol kosong air mineral. Lumayan untuk persediaan minum sekaligus
membikin kopi dan merebus mie instan. Air berkah, benar-benar memberi berkah.
Bagaimana tak berkah. Air mineral dalam kemasan di Pulau Panjang harganya dua
kali lipat.

Air berkah

Air mineral seukuran botol besar harganya Rp 10
ribu. Cukup mahal. Maka air berkah yang diambil gratis (Red, paling tidak
mengisi kotak amal seikhlasnya) sangat membantu wisatwan berkantong tipis macam
kami ini. Air berkah sendiri diambil dari sebuah gentong. Ada dua gentong di
tempat itu. Konon itu sumur peninggalan sang wali.

Tiga botol telah terisi penuh. Saya dan seorang
teman bergegas kembali ke tenda. Tiga teman di sana sedang menyiapkan makan malam
ikan bakar. Sampai di depan warung yang berada tepat di pintu gerbang menuju
makam, saya berhenti. Batre hape sudah limit. Saya ngecas hape dulu. Rp 5 ribu
sampai penuh.

Sayang listrik hanya menyala sampe pukul 21.00, saat
itu jam sudah menunjukkan pukul 20.00. Praktis hanya punya waktu sejam. ”Tapi
lumayanlah,” batin saya. Usai menyerahkan selembar uang limaribuan, hape saya
cas. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Ketua HIPMI IAIN Kudus saat Pandemi

    Jadi Ketua HIPMI IAIN Kudus saat Pandemi

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    Dipilih sebagai Ketua HIPMI IAIN Kudus, M Faiz Fadlur bahagia sekaligus berduka. Bahagia karena dipercaya mengemban amanat. Berduka karena teman-temanya di HIPMI ikut terdampak pandemi. Sebagai ketua, dia sering menjadi tempat keluh-kesah. Banyak usaha anak HIPMI yang stagnan bahkan merugi. Beberapa solusi telah dia berikan, namun beberapa tidak percaya dengan solusinya karena nyeleneh. Sebagai manusia […]

  • Anggota Komisi D DPRD Pati Dorong Soroti Rendahnya Minat Pelajar Bersepeda ke Sekolah

    Anggota Komisi D DPRD Pati Dorong Soroti Rendahnya Minat Pelajar Bersepeda ke Sekolah

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.197
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Adhi Pamungkas, menyoroti fenomena menurunnya minat pelajar yang memilih bersepeda menuju sekolah. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu pemicu meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan siswa. Banyak pelajar kini beralih menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi, padahal sebagian besar di antaranya belum memiliki Surat Izin Mengemudi […]

  • Pemain Pilar Absen, Pelatih Persijap Tetap Optimis Curi Poin dari PSIM Jogja

    Pemain Pilar Absen, Pelatih Persijap Tetap Optimis Curi Poin dari PSIM Jogja

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.044
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persijap Jepara menghadapi tantangan berat jelang laga tandang melawan PSIM Yogyakarta pada Rabu (11/3) di Stadion Sultan Agung, Bantul. Dalam pertandingan tersebut, Laskar Kalinyamat dipastikan tidak dapat menurunkan tiga pemain asingnya. Ketiga pemain yang absen adalah Najeeb Yakubu, Sudi Abdallah, dan Jose Luis Espinosa Arroyo yang akrab disapa Tiri. Yakubu dan Abdallah masih […]

  • Bupati Pati Tekankan Kesiapsiagaan DPUTR Hadapi Bencana 

    Bupati Pati Tekankan Kesiapsiagaan DPUTR Hadapi Bencana 

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI  – Bupati Pati, Sudewo, Senin (28/4/2025), memberikan pengarahan kepada seluruh staf Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati di Aula DPUTR. Pengarahan tersebut dihadiri oleh Kepala DPUTR, Riyoso, pejabat struktural, dan seluruh staf DPUTR. Sudewo menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan responsivitas staf DPUTR, terutama dalam menghadapi kondisi darurat seperti banjir atau kerusakan jalan. […]

  • Tampil Perkasa Persipa Pati Tak Terkalahkan di Grup B Liga 3 Jateng

    Tampil Perkasa Persipa Pati Tak Terkalahkan di Grup B Liga 3 Jateng

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Para pemain Persipa Pati melakukan selebrasi kemenangan. PEKALONGAN – Persipa Pati tak terkalahkan di babak grup B Liga 3 Jawa Tengah. Dengan begitu Laskar Saridin berhasil lolos ke babak selanjutnya dengan status juara grup. Di pertandingan terakhir melawan PSD Demak, klub asal Kota Wali itu dibuat tak berdaya pada pertandingan yang berlangsung pukul 13.00 di […]

  • Kejar Target Herd Imunity, BIN Daerah Vaksinasi Massal Pelajar di Jepara

    Kejar Target Herd Imunity, BIN Daerah Vaksinasi Massal Pelajar di Jepara

    • calendar_month Rab, 15 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Para pelajar tampak senang saat menerima vaksin Covid-19 yang digelar oleh BIN Daerah Jawa Tengah Vaksinasi missal terus digalakkan di berbagai daerah, seperti di Jepara. Termasuk untuk kalangan pelajar. Semua pihak diharapkan  untuk sama-sama mendukung target mencapai herd immunity 70%. JEPARA – Badan Intelejen Negara Daerah (BINDA) Jawa Tengah kembali melakukan vaksinasi massal untuk pelajar, […]

expand_less