Breaking News
light_mode

Pilihlah Lingkungan Terbaik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 9 Feb 2018
  • visibility 443

Banyak
dari kita, saya yakin setuju bahwa lingkungan yang baik akan mengantarkan kita
menjadi lebih baik. Begitu pula sebaliknya. Maka tidak heran jika para lulusan
SMA misalnya, menginvestasikan waktu mereka untuk belajar lebih keras agar
diterima di perguruan tinggi terbaik. Atau para orang tua, menyekolahkan
anaknya di tempat-tempat yang membuatnya menjadi lebih berkembang.
Setiap
tempat, baik itu lembaga pendidikan, organisasi, komunitas, dan semacamnya,
tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Baik kelebihan maupun
kekurangan itu, pasti dapat men-trigger seseorang untuk dapat
berkembang. Meskipun yang pertama lebih mengakselerasi.
Saya
pernah merasakan berada dalam lingkungan pesantren. Tempat ini tidak diragukan
lagi, adalah yang paling baik dalam menempa anak-anak agar pandai agama. Namun,
masih banyak pesantren yang menyimpan kekolotannya. Bermimpi besar, budaya
diskusi, kebebasan berpikir, dan terbuka terhadap perbedaan, nampaknya
masih belum mengakar kuat.
Waktu
kelas 3 MA, saya ditanya oleh senior. ”Pengen kuliah di mana?” tanyanya. ”UI,”
canda saya dengan nada mantap. ”Halah, mimpi,” sahutnya meremehkan. Wajar sih,
perguruan tinggi nampak begitu tinggi bagi santri di pesantren kami. Boro-boro
masuk UI atau lima perguruan tinggi top nasional, pada waktu itu santri yang
menembus Undip saja belum pernah ada. Perhatikan, punya mimpi besar dan berani
menembus batas belum menjadi budaya pada kebanyakan santri.
Hal
itu berbeda 180 derajat ketika saya berinteraksi dengan mahasiswa ITS. Ketika
saya bertanya akan melanjutkan ke mana nanti setelah lulus jika memilih
melanjutkan studi, mereka begitu yakin dengan jawabannya dan tak ada orang yang
meremehkan. Mereka justru saling support.
Teman
saya dengan mantap bilang, ”Insya Allah ETH Zurich” ”Yale” ”Edinburgh, Amin”
”Wageningen, doakan ya” ”Pokoknya Amerika” ”MIT bro” ”University of Tokyo,
bismillah” dan seterusnya. Penuh dengan ungkapan optimisme.
Begitu
juga dengan saya, ketika mengutarakan mimpi saya, orang dengan sigap langsung
bertanya bagaimana planning-nya menuju ke sana. Bahkan kita berusaha
membentuk grup bagi mereka yang sama-sama berniat melanjutkan studi ke
suatu negara untuk bertukar informasi.
Itu
lah lingkungan yang baik. Perguruan tinggi memberikan bagi saya kebebasan
berpikir, bermimpi setinggi-tingginya, dan pushing the boundaries. No
matter what is your backgrounds, your social economic status, you must have a
dream, so the future is yours. Peoples here are really ambitious. Saya
bersyukur berada di tempat seperti ini.
Di
ITS, semua mahasiswa bebas memilih tempat pengembangan diri, dan mereka
memiliki target yang tinggi pada dirinya masing-masing. Mereka punya semangat
juang yang tinggi untuk berkontribusi bagi almamater dan negara. Tim Mobil Sapu
Angin misalnya, yang berjuang di Shell Eco-Marathon. Waktu kompetisi di London
2016 lalu, mobil tersebut terbakar. Namun, mereka tidak pasrah pada keadaan.
Tim merakit kembali mobil mereka dan akhirnya bisa ikut kompetisi.
Begitu
juga dengan Tim Robotika, HNMUN, Pimnas, MTQ, dll. Semangat juang orang-orang
yang ada di dalamnya memberi inspirasi bagi sesama anggotanya atau bahkan bukan
anggota sekalipun. Ada perjuangan yang letih di balik kesuksesan mereka di
suatu ajang kompetisi.
Mereka
berani bermimpi dan menembus batas. Spirit itu yang membawa sebuah organisasi
atau komunitas menjadi istimewa. Tempat yang baik akan turut menghantarkan
orang-orang di dalamnya menuju keberhasilan. Maka pilihlan tempat terbaik
untuk menempa diri kita.

Misbahul Munir, Alumni ITS Surabaya, pernah nyantri di Pondok Pesantren Darul Falah Sirahan, alumni CSSMoRA ITS. 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Soroti Keterbatasan Anggaran dan Lokasi TPA Terpusat

    DPRD Pati Soroti Keterbatasan Anggaran dan Lokasi TPA Terpusat

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 302
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti kendala anggaran dan lokasi dalam upaya pengadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terpusat. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, mengungkapkan bahwa fasilitas TPA terpusat membutuhkan anggaran yang cukup besar dan hingga kini lokasinya belum tersedia. “Pengadaan TPA terpusat juga belum bisa direalisasikan mengingat fasilitas tersebut membutuhkan anggaran […]

  • Tetap Tegak Kepala Persipa Muda !

    Tetap Tegak Kepala Persipa Muda !

    • calendar_month Sab, 6 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Persipa Jr Gagal Bawa Pulang Juara FOTO : @pssijateng Persipa Jr gagal memenuhi ambisi besar untuk menjadi juara Piala Soeratin U – 17 Zona Jawa Tengah. Melawan BJL Semarang 2000, Laskar Saridin Muda harus menyerah dengan skor telak 1 – 4 di partai puncak yang digelar di Stadion Moch Soebroto Magelang sore (6/10/2018) kemarin. Permainan […]

  • UMKM Expo Dongkrak Ekonomi Kreatif Kudus

    UMKM Expo Dongkrak Ekonomi Kreatif Kudus

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Bupati Kudus Hartopo bersama istri mengunjuki UMKM Expo 2022  Ekonomi kreatif di Kudus diharapkan bisa terus terdongkrak. Hal ini dilakukan melalui kegiatan-kegiatan yang mendukung, antara lain seperti UMKM Expo 2022. Bupati Kudus Hartopo memberi perhatian lebih terhadap geliat ekonomi kreatif di Kota Kudus. KUDUS – Kudus UMKM Expo 2022 berhasil menjadi wadah pelaku usaha lokal […]

  • Bupati Jepara Sambut Kepulangan Atlet Downhill dengan Guyuran Bonus

    Bupati Jepara Sambut Kepulangan Atlet Downhill dengan Guyuran Bonus

    • calendar_month Jum, 24 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Khoiful Mukhib dan Nining Purwoningsih saat foto bersama Bupati Jepara Ahmad Marzuki JEPARA – Khoiful Mukhib dan Nining Purwaningsih nampak berbinar saat menginjakkan di tanah kelahirannya Jepara Jumat (24/8/2018) pagi. Sebab, peraih emas dan perunggu Asian Games 2018 di cabang olahraga sepeda downhill ini langsung mendapat sambutan hangat dari Bupati Marzuki. Tak hanya itu, dua pahlawan […]

  • Wabup Kudus Bellinda membuka Festival Dandangan 2026.

    Festival Dandangan Kudus 2026 Resmi Dibuka Wabup Bellinda, Diikuti 527 Pedagang dan Terapkan Sistem Digital

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.331
    • 0Komentar

    KUDUS – Festival Tradisi Dandangan Kabupaten Kudus 2026 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, di kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Senin (9/2/2026). Pembukaan kegiatan tersebut turut didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bellinda menyampaikan bahwa Festival Dandangan tahun ini diikuti oleh 527 pengusaha dengan lebih dari […]

  • Selalu Rindu pada Rejenu

    Selalu Rindu pada Rejenu

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Air lima rasa  Saya selalu rindu dengan Rejenu. Burung-burung yang berkicau. Pepohanan hijau. Dan hawa sejuknya di pagi hari. Tempat yang tepat untuk menyepi. Dari riuh rutinitas dunia modern kini. Kira-kira begitu. Malam Jumat lalu (24/10), saya bersama beberapa teman, menembus gelap jalanan Desa Japan Kecamatan Dawe, Kudus. Jalanan menanjak. Tikungan dan turunan kami lalui. […]

expand_less