Breaking News
light_mode

Jepara Bakal Punya Pelabuhan Internasional untuk Ekspor, Lokasinya Ada di Sini

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
  • visibility 423

JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara (Pemkab Jepara), Jawa Tengah (Jateng) kembali mengapungkan wacana pembangunan pelabuhan internasional. Wacana ini kembali muncul setelah bertahun-tahun lenyap tanpa kabar.

Wacana tersebut muncul dari angan-angan Bupati Jepara Witiarso Utomo dan didorong oleh para pengusaha Jepara. Gagasan ini kembali muncul saat Witiarso menggelar dialog dengan para pengusaha Jepara, Rabu (12/3/2025).

Wiwit, sapaan akrab kader PDI Perjuangan itu, bahkan sudah menyebutkan lokasi pembangunan pelabuhan Jepara. Dia menyatakan, calon lokasi pelabuhan internasional itu berada di Desa Balong, Kecamatan Kembang.

Wiwit juga menyebutkan, lahan yang siap dipakai untuk pembangunan pelabuhan untuk mendongkrak perekonomian Kota Ukir itu seluas kurang lebih 900 hektare area.

“Lahan itu milik Perhutani dan PTPN (PT Perkebunan Nusantara) IX,” sebut Wiwit, Rabu (12/3/2025).

Kenapa Balong? Wiwit menilai laut di kawasan itu memiliki karakter geografis yang dalam dan cenderung stabil. Sehingga kapal ekspor maupun impor, menurutnya bisa leluasa beraktivitas di pelabuhan tersebut.

“Pemkab Jepara membuka tangan lebar-lebar bila ada investor yang ingin menggarap pelabuhan ekspor (internasional) tersebut,” ujar Wiwit.

Wiwit menilai, pelabuhan tersebut diproyeksikan dapat melayani empat kabupaten sekaligus. Yaitu Kabupaten Jepara, Kudus, Pati dan Rembang.

“Kalau pelabuhan dibangun, maka pelaku usaha akan lebih nyaman. Karena nanti ada kawasan industri yang terhubung langsung dengan pelabuhan,” jelas Wiwit.

Rencana pembangunan pelabuhan itu, kata dia, menjadi penegasan atas komitmennya untuk menjadikan Jepara sebagai daerah terbaik untuk investasi di Jateng.

Wiwit menyadari bahwa salah satu faktor pendukung investasi adalah soal infrastruktur. Untuk kawasan Jepara Utara misalnya, dalam waktu dekat jalannya akan lebih mulus. Itu seiring dengan kucuran dana Rp 30 miliar dari Pemerintah Provinsi Jateng.

Sementara untuk kawasan Jepara Selatan, Wiwit mengaku sudah berkomunikasi dengan Gubernur Jateng agar ada pelebaran jalan. Sehingga aksesibilitas dan mobilitas barang dan orang bisa lebih lancar.

“Kami akan terus bersinergi dengan Pemprov Jateng maupun pemerintah pusat. Agar iklim investasi di Jepara terus menggeliat,” ucap Wiwit.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang pedagang kelapa kopyor di Desa Ngagel Dukuhseti Pati sedang mengemas buah kelapa kopyor untuk dijual

    Kelapa Kopyor Pati Permata Hijau di Pekarangan Rumah

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Kelapa kopyor menjadi buah unggulan dari Pati Jawa Tengah yang memiliki nilai lebih dan keunikan rasanya sangat diminati.

  • Tingginya Angka Korban Kecelakaan, DPRD Pati Minta Upaya Pencegahan Ditingkatkan

    Tingginya Angka Korban Kecelakaan, DPRD Pati Minta Upaya Pencegahan Ditingkatkan

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.569
    • 0Komentar

    PATI – Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi di Kabupaten Pati sepanjang tahun 2025 mendapat perhatian khusus dari DPRD Kabupaten Pati. Dalam rentang waktu satu tahun, tercatat 34 orang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut, sementara ribuan lainnya mengalami luka-luka. Kondisi ini dinilai menjadi peringatan nyata agar upaya meningkatkan keamanan dan keselamatan di jalan […]

  • Tidak Ada Tanda Kekerasan: ABK KM. Kuro Kuro Diduga Tewas Akibat Kecelakaan

    Tidak Ada Tanda Kekerasan: ABK KM. Kuro Kuro Diduga Tewas Akibat Kecelakaan

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 315
    • 0Komentar

    PATI – Tragedi menimpa Febrian Pamungkas (25), seorang anak buah kapal (ABK) KM. Kuro Kuro. Ia ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dan tenggelam di alur Sungai Silugonggo, Juwana, Pati, Senin (24/03/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Kejadian bermula saat KM. Kuro Kuro menarik KM. Puji Jaya Poler (GT. 29) dari dok perbaikan sekitar pukul 18.45 WIB. […]

  • Senam Prolanis BPJS Kesehatan Kampanye Cegah Penyakit Kronis

    Senam Prolanis BPJS Kesehatan Kampanye Cegah Penyakit Kronis

    • calendar_month Sel, 12 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Kegiatan senam Prolanis BPJS Kesehatan di Stadion Joyokusumo Pati  Biaya yang dihabiskan untuk penyakit katastropik mencapai Rp 17,915 triliun atau 24,11 persen dari total biaya pelayanan kesehatan tingkat lanjutan yang dikeluarkan BPJS Kesehatan. Karena itu pihak BPJS berupaya menjaga masyarakat yang sehat tetap sehat melalui berbagai program promotif preventif.  PATI – Pekan senam Program Pengelolaan […]

  • Anggota Dewan Minta Ketua KONI Pati yang Baru Prestasinya Harus Lebih Baik

    Anggota Dewan Minta Ketua KONI Pati yang Baru Prestasinya Harus Lebih Baik

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 312
    • 0Komentar

    PATI – KONI Pati kini telah memiliki pemimpin baru. Yaitu Sutarto Oenthersa alias Kokok. Diharapkan prestasi olahraga di Kabupaten Pati semakin meningkat. Sutarto Oenthersa, atau yang akrab disapa Kokok, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KONI Pati periode 2024-2028. Kokok, yang juga Ketua Cabor Panahan Kabupaten Pati, mendapat dukungan dari 45 Pengkab cabor anggota KONI Pati. […]

  • Pendapat Akhir Fraksi, Masuk Agenda Pembuatan Perda

    Pendapat Akhir Fraksi, Masuk Agenda Pembuatan Perda

    • calendar_month Kam, 2 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 311
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah mengundangkan PP Nomor 12 Tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertib DPRD provinsi, kabupaten dan kota. Hal itu membuat DPRD di tingkat daerah harus berbenah akan tata tertibnya. DPRD Kabupaten Pati telah menjadwalkan revisi tata tertib tersebut. Hal itu diketahui saat rapat internal Bapemperda Selasa (3/8/2018) lalu.  Meskipun hanya tata tertib untuk internal anggota […]

expand_less