Breaking News
light_mode

Jepara Bakal Punya Pelabuhan Internasional untuk Ekspor, Lokasinya Ada di Sini

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
  • visibility 301

JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara (Pemkab Jepara), Jawa Tengah (Jateng) kembali mengapungkan wacana pembangunan pelabuhan internasional. Wacana ini kembali muncul setelah bertahun-tahun lenyap tanpa kabar.

Wacana tersebut muncul dari angan-angan Bupati Jepara Witiarso Utomo dan didorong oleh para pengusaha Jepara. Gagasan ini kembali muncul saat Witiarso menggelar dialog dengan para pengusaha Jepara, Rabu (12/3/2025).

Wiwit, sapaan akrab kader PDI Perjuangan itu, bahkan sudah menyebutkan lokasi pembangunan pelabuhan Jepara. Dia menyatakan, calon lokasi pelabuhan internasional itu berada di Desa Balong, Kecamatan Kembang.

Wiwit juga menyebutkan, lahan yang siap dipakai untuk pembangunan pelabuhan untuk mendongkrak perekonomian Kota Ukir itu seluas kurang lebih 900 hektare area.

“Lahan itu milik Perhutani dan PTPN (PT Perkebunan Nusantara) IX,” sebut Wiwit, Rabu (12/3/2025).

Kenapa Balong? Wiwit menilai laut di kawasan itu memiliki karakter geografis yang dalam dan cenderung stabil. Sehingga kapal ekspor maupun impor, menurutnya bisa leluasa beraktivitas di pelabuhan tersebut.

“Pemkab Jepara membuka tangan lebar-lebar bila ada investor yang ingin menggarap pelabuhan ekspor (internasional) tersebut,” ujar Wiwit.

Wiwit menilai, pelabuhan tersebut diproyeksikan dapat melayani empat kabupaten sekaligus. Yaitu Kabupaten Jepara, Kudus, Pati dan Rembang.

“Kalau pelabuhan dibangun, maka pelaku usaha akan lebih nyaman. Karena nanti ada kawasan industri yang terhubung langsung dengan pelabuhan,” jelas Wiwit.

Rencana pembangunan pelabuhan itu, kata dia, menjadi penegasan atas komitmennya untuk menjadikan Jepara sebagai daerah terbaik untuk investasi di Jateng.

Wiwit menyadari bahwa salah satu faktor pendukung investasi adalah soal infrastruktur. Untuk kawasan Jepara Utara misalnya, dalam waktu dekat jalannya akan lebih mulus. Itu seiring dengan kucuran dana Rp 30 miliar dari Pemerintah Provinsi Jateng.

Sementara untuk kawasan Jepara Selatan, Wiwit mengaku sudah berkomunikasi dengan Gubernur Jateng agar ada pelebaran jalan. Sehingga aksesibilitas dan mobilitas barang dan orang bisa lebih lancar.

“Kami akan terus bersinergi dengan Pemprov Jateng maupun pemerintah pusat. Agar iklim investasi di Jepara terus menggeliat,” ucap Wiwit.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Remaja dari Tambakromo Diduga Gangster, Diamankan di Balai Desa Karaban

    Dua Remaja dari Tambakromo Diduga Gangster, Diamankan di Balai Desa Karaban

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.106
    • 0Komentar

    PATI – Dua remaja diduga terlibat aksi gangster di Balai Desa Karaban, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Minggu (7/12/2025) pukul 23.30 WIB, berhasil diamankan Polresta Pati dengan gerakan cepat. Sebelum diserahkan ke polisi, keduanya sudah berada dalam pengawasan warga setempat. Laporan tentang dugaan aksi gangster pertama kali beredar melalui media sosial dari warga. Menanggapi informasi itu, […]

  • DPUTR Pati Kebut Perbaikan Jalan Tlogowungu–Bapoh, Progres Pekerjaan Capai 60 Persen

    DPUTR Pati Kebut Perbaikan Jalan Tlogowungu–Bapoh, Progres Pekerjaan Capai 60 Persen

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.731
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati terus menggenjot rehabilitasi Jalan Tlogowungu–Bapoh sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Pati. Hingga saat ini, progres pelaksanaan pekerjaan telah mencapai sekitar 60 persen. Perbaikan ruas jalan tersebut mendapat perhatian langsung dari Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat melakukan peninjauan […]

  • Puluhan sepeda BMX dipamerkan dalam kontes yang digelar di Desa Winong Pati.

    Kontes BMX di Pati, Dorong Anak Hobi Bersepeda

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 469
    • 0Komentar

      PATI – Kontes sepeda BMX digelar di Desa Winong Pati, Minggu (5/4). Selain menjadi ajang kreativitas, kegiatan ini juga diharapkan mendorong anak-anak lebih mencintai sepeda dibanding kendaraan bermotor. Suasana meriah kontes sepeda BMX yang digelar di lapangan tertutup bulutangkis Desa Winong, Pati sangat terasa siang itu. Kontes yang berlangsung saat libur akhir pekan ini […]

  • Membaca Secara Lengkap Artsotika Muria

    Membaca Secara Lengkap Artsotika Muria

    • calendar_month Rab, 2 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 359
    • 0Komentar

      Instagram senisamar Menyebut Muria, tidak bisa sertamerta, sebuah wilayah secara geografis. Juga administratif. Muria, adalah Alam dan Manusia. Yang didalamnya terdapat aneka ragam peradaban. Namun jika merujuk pada Geografi dan Administrasi, Muria berada di tengah Segitiga Hijau, yaitu Kota Pati, Jepara dan Kudus. Ketiga kota tersebut dalam wilayah Jawa Tengah – Indonesia. Artsotika Muria, […]

  • Mengenang Tragedi Untuk Mengukir Prestasi

    Mengenang Tragedi Untuk Mengukir Prestasi

    • calendar_month Ming, 13 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Judul Buku Tragedi Tiket Montreal Penulis Eko Wardhana Cetakan 2018 Halaman 320 13,5×20 cm Penerbit Indie Book Corner ISBN 978-602-3093-54-0 Membincang sepakbola Indonesia lebih banyak membikin dada sesak. Para pendukung Timnas Garuda lebih akrab dengan drama-drama kegagalan tim kesayangannya, ketimbang keberhasilan menjuarai sebuah turnamen. Namun sayang, rentetan kegagalan timnas tak menjadikan pembelajaran untuk bangkit dan […]

  • Literasi Sastra di Pati Masih Sepi

    Literasi Sastra di Pati Masih Sepi

    • calendar_month Ming, 6 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 215
    • 0Komentar

    PATI – Dunia sastra di Kabupaten Pati mendapat sorotan. Bagus Dwi Hananto, novelis asal Kudus ini melihat potensi dunia sastra di Pati sebenarnya cukup baik. Namun ruang sastra di Pati hanya berfokus pada aksi-aksi panggung saja. Hal itu diungkapkannya saat peluncuran sekaligus bedah buku Ikan-ikan Terbang di Aula Arpusda Kabupaten Pati Sabtu (5/5/2018) lalu. ”Sastra […]

expand_less