Breaking News
light_mode

Jelang Bergulirnya Liga 2 Stadion Wergu Kudus Full Biru, Piye Menurutmu ?

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 13 Jul 2024
  • visibility 300

KUDUS – Menjelang bergulirnya Liga 2, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terus berbenah untuk menyiapkan kendang terbaik bagi tim Persiku Kudus.

Renovasi dilakukan di berbagai sisi agar stadion kebanggaan warga Kudus ini layak menjadi penyelenggara pertandinga Liga 2.

Renovasi yang paling mencolok adalah penggantian warna cat tribun stadion, dari semula dominan warna hijau, sekarang menjadi warna biru cerah.

Saat ini hamper seluruh bagian tribun sudah dicat warna biru. Selain itu renovasi menyasar perbaikan kondisi lapangan.

Kepada wartawan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Olahraga pada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Widhoro Heriyanto menyampaikan, sampai saat ini masih perlu banyak kerja keras dalam menyiapkan stadion menjelang kick-off Liga 2.

“Kita sekarang ini melakukan sejumlah pembenahan. Termasuk kita cek rumputnya, setiap hari kita lakukan perawatan, penyiraman,” kata Widhoro.

Selain area luar tribun renovasi juga menyasar perbaikan kamar mandi, loker room, ruang ganti pemain, ruang wasit, dan lainnya.
Namun untuk saat ini, Pemkab masih fokus untuk memperbaiki kondisi rumput lapangan agar sesuai dengan standar kelayakan di Liga 2.

Setelah lapangan siap, rencananya minggu depan, proses persiapan stadion akan berlanjut dengan memaksimalkan yang lain. Termasuk membersihkan area stadion sisi selatan dan timur yang selama ini jarang ditempati.

Di samping itu, bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus, mengecek genset untuk lampu stadion.

“Melihat kondisi stadion saat ini, kita memang masih harus banyak kerja keras untuk kesiapan Liga 2. Sesuai perintah Pj Bupati, kita maksimalkan perbaikan yang ada,” tegasnya.

Kondisi Stadion Wergu Wetan Kudus memang terbilang masih belum oke untuk Liga 2, khususnya pada lapangan.

Selain itu tribun utama di sisi barat juga seharusnya mendapat perhatian. Stadion ini masih tampak belum indah untuk dipandang. Karenanya pemerintah sebagai pemilik stadion diharapkan bisa memaksimalkan stadion ini lebih baik lagi.

Pemkab tidak perlu jauh-jauh untuk studi banding tentang stadion yang baik, tengok saja stadion milik Djarum Grup di Desa Rendeng Kecamatan Kota Kudus.

Paling tidak pemkab harus punya stadion sekelas milik Djarum itu, minimal mendekati kelayakan, fasilitas dan keindahannya.
Sebab saat ini pasca tragedy Kanjuruhan, sebagian besar stadion sudah berbenah kea rah standar FIFA. Mulai dari lapangan, fasilitas pendukung, dan sisi keamanannya.

Penulis: Arif

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Kondusif, Ratusan Polisi Jaga Rapat Pansus Hak Angket DPRD Pati

    Pastikan Kondusif, Ratusan Polisi Jaga Rapat Pansus Hak Angket DPRD Pati

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan Rapat Kerja Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati Lanjutan hari ke-12 tentang Kebijakan Bupati Pati. Rapat digelar di Kantor DPRD Kabupaten Pati pada Jumat (03/10/2025), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai […]

  • Dengan Sains Olahraga, PFA Memoles Mutiara Hitam Lebih Mengkilap

    Dengan Sains Olahraga, PFA Memoles Mutiara Hitam Lebih Mengkilap

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

      Pelatih Papua Football Academy melihat cara anak asuhnya mengumpan bola/FOTO PAPUA FOOTBALL ACADEMY  Shin Tae Yong pernah mengkritik pemain Indonesia sudah salah sejak level dasar, dari teknik bermain hingga pemenuhan nutrisinya. Karenanya Sekolah Sepak Bola (SSB) dan akademi sepak bola yang membina usia dini mesti berbenah PAPUA – Lahirnya Papua Football Academy (PFA) cukup […]

  • Bupati Pati Mediasi Sengketa Lahan Pundenrejo, Tekankan Kondusivitas

    Bupati Pati Mediasi Sengketa Lahan Pundenrejo, Tekankan Kondusivitas

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 346
    • 0Komentar

    PATI – Upaya penyelesaian sengketa lahan di Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati memasuki babak baru. Bupati Pati, Sudewo, menggelar audiensi antara Gerakan Masyarakat Pundenrejo (GERMAPUN) dan Lembaga Perkebunan Indonesia (LPI) Pabrik Gula Pakis pada Rabu (28/5) di Kantor Bupati. Audiensi yang dihadiri Kapolresta Pati, Dandim 0718/Pati, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pati, […]

  • Adhyaksa Cup 2026 Resmi Dibuka di Pati, Turnamen Sepak Bola Usia Dini Bergengsi Tingkat Nasional

    Adhyaksa Cup 2026 Resmi Dibuka di Pati, Turnamen Sepak Bola Usia Dini Bergengsi Tingkat Nasional

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.047
    • 0Komentar

    PATI – Stadion Joyokusumo menjadi saksi pembukaan turnamen Adhyaksa Cup yang dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Ajang ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Kompetisi sepak bola kategori Kelompok Usia (KU)-12 dan KU-10 ini disambut antusias oleh tim-tim peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Tercatat sebanyak 24 tim berlaga […]

  • Seorang pedagang kelapa kopyor di Desa Ngagel Dukuhseti Pati sedang mengemas buah kelapa kopyor untuk dijual

    Anggota DPRD Pati Dorong Pengembangan Kelapa Kopyor untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 358
    • 0Komentar

    PATI – Kelapa kopyor menjadi potensi unggulan yang perlu terus ditingkatkan untuk mendorong produktivitas dan perekonomian warga desa. Maulana Andika Prastya, anggota DPRD Pati dari Partai Gerindra, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam membina masyarakat agar budidaya kelapa kopyor semakin maju. “Harus terus ada pembinaan, pendampingan supaya potensi kelapa kopyor di Pati ini semakin maju,” […]

  • Pelajar NU Tlogowungu Bagi Masker untuk Bakul Pasar

    Pelajar NU Tlogowungu Bagi Masker untuk Bakul Pasar

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 274
    • 0Komentar

      PATI – Melangkah penuh semangat, puluhan pelajar Nahdlatul Ulama di Kecamatan Tlogowungu membagikan masker gratis untuk masyarakat sekitar. Pembagian masker dipusatkan di area Pasar Tlogorejo dan Pasar Desa Lahar. Kegiatan berbagi masker ini juga dibantu juga oleh Tim Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN-DR) UIN Walisongo Semarang. Pembagian masker yang diselenggarakan oleh pelajar NU […]

expand_less