Breaking News
light_mode

Ini Sasaran Operasi Zebra Candi 2021 Polda Jateng

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 16 Nov 2021
  • visibility 244

 

Apel gelar pasukan Operasi Zebra Candi Polda Jateng

SEMARANG – Direktorat
lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jateng gelar Operasi Zebra Candi 2021. Kegiatan
Operasi Zebra Candi 2021 dalam rangka persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dirlantas Polda Jateng,
Kombes Pol Agus Suryonugroho mengatakan operasi Zebra Candi 2021 mengedepankan
cara bertindak edukatif, preventif, dan humanis.

Sedanhkan sasaran operasi
zebra candi adalah mendisiplinkan penguna jalan baik dalam hal protokol kesehatan,
dan berlalu lintas.

“Operasi zebra candi
tidak ada  bersifat represif. Kegiatan
yang dilakukan humanis  kepada pengguna
jalan agar patuh protokol kesehatan dan berlalu lintas,” jelas dia saat
gelar pasukan operasi zebra candi 2021 di Mapolda Jateng, Senin (15/11/2021).

Kegiatan tersebut Ditlantas
Polda Jateng berkolaborasi dengan instasi dan stakeholder terkait.

Agus menerangkan anggota
yang dilibatkan operasi zebra candi berjumlah 294 personel Polda dan personel
di 35 Polres jajaran. Pihaknya juga menggandeng seluruh stakeholder untuk
terlibat dalam operasi zebra candi.

Menurut Agus, hasil
evaluasi antara tahun 2020 dan 2021 angka pelanggaran lalu lintas menurun.
Sementara angka kecelakaan lalu lintas terjadi peningkatan 30 persen.

“Inilah yang harus
kami kaji berkaitan dengan evaluasi traffic accident,” ujarnya.

Terkait persiapan Nataru,
Kombes Agus mengatakan  saat ini sedang
menunggu instruksi dari pusat apakah tidak ada penyekatan, selektif prioritas,
dan pembatasan. Pihaknya saat ini sedang 
mengevaluasi skenario cara bertindak yang akan dilakukan untuk
menjalankan instruksi.

“Kami sudah persiapkan
skenarionya sembari menunggu instruksi dari pusat baik Menteri Pehubungan
maupun Korlantas. Operasi zebra inilah untuk mempersiapkan cara bertindak,”
imbuhnya.

Agus mengatakan hasil
evaluasi jalan tol Jawa Tengah dengan seluruh stakeholder baik pengatur maupun
pengelola menyatakan siap dan aman dilewati untuk masyarakat.  Tidak hanya itu, pihaknya telah menyiapkan
jalur non tol.

“Kami sudah siapkan
jalan non tol baik jalan Kabupaten, dan jalur tengah, selatan maupun
pantura,” tutur dia. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pati Susun RDTR, Ketua Dewan Sementara: Wilayah Pertanian dan Karst Perlu Dilestarikan

    Pemkab Pati Susun RDTR, Ketua Dewan Sementara: Wilayah Pertanian dan Karst Perlu Dilestarikan

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 296
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati tengah menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Kayen, dengan fokus pada isu pertanian dan wilayah karst. RDTR ini merupakan rencana rinci yang mencakup berbagai sektor, mulai dari ekonomi hingga tata kota. Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menekankan pentingnya aturan yang lebih rinci untuk mengoperasionalkan pemanfaatan ruang, mengingat […]

  • Pati Punya Tim Futsal Profesional Siap Bikin Kejutan

    Pati Punya Tim Futsal Profesional Siap Bikin Kejutan

    • calendar_month Kam, 6 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Kabupaten Pati kembali mencuri perhatian. Setelah heboh dengan kemunculan PSG Pati di Liga 2. Saat ini kompetisi kasta teratas futsal nasional bakal mendapat penantang baru dari Bumi Mina Tani yaitu tim Safin Futsal Club yang sudah mematok target tinggi finish peringkat 3. PATI – Safin Futsal Club (FC) menjadi pendatang baru di kompetisi Pro Futsal […]

  • Banjir Limpasan Sungai Widodaren Lumpuhkan Jalur Pantura Pati-Rembang

    Banjir Limpasan Sungai Widodaren Lumpuhkan Jalur Pantura Pati-Rembang

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 363
    • 0Komentar

    PATI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Pati, Jawa Tengah, pada Kamis (23/10/2025) menyebabkan Sungai Widodaren meluap dan membanjiri Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan. Akibatnya, jalur Pantura Pati-Rembang terendam banjir dengan ketinggian mencapai 30 centimeter, mengganggu arus lalu lintas kendaraan. Banjir melanda Desa Ketitangwetan pada Kamis malam, setelah hujan deras mengguyur sejak siang hari. Luapan air […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Soroti Mutasi Jabatan yang Diduga Tidak Loyal

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Soroti Mutasi Jabatan yang Diduga Tidak Loyal

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 394
    • 0Komentar

    PATI – Kebijakan Bupati Pati, Sudewo, terkait mutasi jabatan yang seringkali dilakukan secara mendadak menjadi fokus pembahasan dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati pada hari Kamis (21/8/2025). Rapat tersebut menghadirkan Plt Kepala BKPSDM, Yogo Wibowo, yang saat ini menjabat sebagai Camat Jakenan. Pansus Hak Angket yang bertujuan untuk menyelidiki potensi pemakzulan Bupati […]

  • DPRD Pati Dukung Expo Mina Santosa Sejahtera yang Dorong Pertumbuhan UMKM

    DPRD Pati Dukung Expo Mina Santosa Sejahtera yang Dorong Pertumbuhan UMKM

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.878
    • 0Komentar

    PATI – Masyarakat nelayan dan warga pesisir di Kecamatan Juwana menggelar tradisi tahunan sedekah laut pada hari Minggu (29/3/2026). Di Desa Bendar Juwana, acara yang juga berlangsung di Desa Bajomulyo tersebut dihiasi dengan pameran kelautan pertama kalinya, yang diselenggarakan oleh kelompok nelayan Mina Santosa Sejahtera selama dua hari bertempat di Dermaga Desa Bendar. Expo yang […]

  • Anggota DPRD Pati Nilai Santri Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    Anggota DPRD Pati Nilai Santri Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 286
    • 0Komentar

    PATI – Suharmanto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Partai Demokrat, menyatakan bahwa penambahan keterampilan kewirausahaan dapat menjadi bekal yang berharga bagi para santri dalam menghadapi kehidupan di masyarakat. “Santri yang cakap berwirausaha mempunyai peluang yang lebih besar untuk bisa berkomunikasi dengan masyarakat,” terangnya. “Artinya dakwah lebih mudah dilakukan menggunakan pendekatan ekonomi,” lanjut dia. Suharmanto juga […]

expand_less