Breaking News
light_mode

Solidaritas IJTI dan PWI Dampingi Wartawan Korban Kekerasan di Pati Lapor Polisi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
  • visibility 272

PATI – Insiden kekerasan yang menimpa dua wartawan di Pati, MP dari Lingkar Media Group dan Umar Hanafi dari murianews.com, saat meliput aksi walk-out Ketua Dewan Pengawas RSUD RAA Soewondo Pati, Torang Manurung, berbuntut panjang.

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Muria Raya dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati menunjukkan solidaritas dengan mendampingi kedua korban melaporkan kasus ini ke Polresta Pati pada Kamis (4/9/2025) malam.
Menurut Ketua PWI Pati, Moch Noor Effendi, tindakan kekerasan terhadap wartawan tidak dapat dibenarkan.

“Kami mengecam keras tindakan ini. Kekerasan terhadap jurnalis adalah ancaman terhadap kebebasan pers. Kami meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya saat mendampingi pelaporan di Polresta Pati.

Senada dengan Effendi, Kasi Humas Polresta Pati, Ipda Hafid Amin, menyatakan bahwa pihaknya akan memproses laporan tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami akan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap fakta-fakta terkait kasus ini,” tegasnya.

Sementara itu, Torang Manurung telah menyampaikan permohonan maaf terkait insiden tersebut.

“Saya tidak membenarkan adanya tindakan kekerasan. Saya mohon maaf kepada rekan-rekan media atas ketidaknyamanan yang terjadi,” katanya dalam keterangan tertulis.

MP dan Umar Hanafi menjadi korban kekerasan saat berupaya mewawancarai Torang Manurung usai rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati.

Seorang pria berjaket hitam dan bertopi merah marun yang diduga pengawal Manurung menarik dan menyeret mereka hingga MP terjatuh. Video kejadian ini viral di media sosial dan menuai kecaman dari berbagai pihak.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepuluh Siswa SD di Pati Disengat Tawon Vespa Saat Olahraga

    Sepuluh Siswa SD di Pati Disengat Tawon Vespa Saat Olahraga

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 334
    • 0Komentar

    PATI – Sepuluh siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Keboromo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi korban sengatan tawon vespa pada Kamis (16/1/2025). Peristiwa nahas ini terjadi saat mereka sedang mengikuti kegiatan olahraga di luar sekolah. Menurut Kapolsek Tayu, AKP Aris Pristianto, para siswa tersebut sedang berolahraga di bawah pengawasan guru. “Saat akan pulang, […]

  • Caping Kalo, Sebuah Kesadaran Nguri-Uri Budaya Kudus

    Caping Kalo, Sebuah Kesadaran Nguri-Uri Budaya Kudus

    • calendar_month Ming, 16 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 618
    • 0Komentar

      Sejumlah model menampilkan busana yang dilengkapi caping kalo di atas kepala Kesadaran nguri-uri budaya lokal semakin menguat di Kudus. Yang menjadi perhatian adalah Caping Kalo, menjadi pelengkap busana adat wanita Kudus. KUDUS – Bupati Kudus Hartopo merasa gembira dengan apa yang dilakukan oleh PT Nojorono Tobacco International pada peringatan HUT ke-90, Jumat (14/10/2022) malam. […]

  • Terima Usulan Larangan Pentas Dangdut Malam Hari, DPRD Pati Siap Tindaklanjuti Pembuatan Perda

    Terima Usulan Larangan Pentas Dangdut Malam Hari, DPRD Pati Siap Tindaklanjuti Pembuatan Perda

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.190
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) yang secara khusus mengatur pelarangan penyelenggaraan pentas dangdut pada malam hari. “Kita siap akan follow up (usulan perda itu), tapi sampai sekarang belum ada sampai ke kami (usulannya). Tapi kalau hiburan malam secara umum sudah ada di […]

  • Angkat Kearifan Lokal dengan Batik

    Angkat Kearifan Lokal dengan Batik

    • calendar_month Jum, 6 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Batik khas produksi dari Kecamatan Winong, cukup diminati banyak pengunjung. Hal itu terlihat dari ramainya stand penjualan di arena upacara pembukaan TMMD di Desa Godo Kecamatan Winong Rabu (4/3/2018). Batik yang berasal dari Desa Winong tersebut, memiliki sisi keunikan yang khas diantara batik lainnya. Tri Widayati, owner Batik Tulis khas Winong […]

  • Anggota DPRD Pati Ungkap Pentingnya Keikutsertaan Program BPJS Kesehatan

    Anggota DPRD Pati Ungkap Pentingnya Keikutsertaan Program BPJS Kesehatan

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 361
    • 0Komentar

    PATI – Hj. Muntamah, anggota DPRD Pati, menekankan pentingnya keikutsertaan masyarakat dalam program BPJS Kesehatan. “Saya berharap masyarakat dapat menjadi peserta BPJS Kesehatan. Ini sangat penting dan akan memberikan manfaat besar dalam hal kesehatan,” ujarnya. Muntamah menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan merupakan jaminan kesehatan vital bagi masyarakat. “Dengan menjadi peserta, masyarakat dapat menjaga kesehatan mereka dan […]

  • Efektivitas Persebaya Jadi Pembeda, Persijap Jepara Kehilangan Arah di GBT

    Efektivitas Persebaya Jadi Pembeda, Persijap Jepara Kehilangan Arah di GBT

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.466
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, kembali menjadi panggung yang sulit bagi tim tamu. Minggu (28/12/2025) sore, Persijap Jepara datang dengan harapan mencuri poin, namun pulang dengan kenyataan pahit setelah takluk telak 0-4 dari Persebaya Surabaya. Skor besar itu bukan sekadar angka, melainkan cermin jelas dari perbedaan efektivitas kedua tim sepanjang 90 menit […]

expand_less