Breaking News
light_mode

Gelar Pahlawan Nasional untuk Hidupkan Semangat Kemaritiman Ratu Kalinyamat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 13 Mar 2019
  • visibility 77

Lukisan Ratu Kalinyamat yang gagah berani dengan latar belakang kapal-kapal besar
JEPARA – Gerakan penandatanganan
petisi dilakukan, sebagai upaya mengajukan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan
nasional. Beberapa kelompok masyarakat sudah memulai. Ada Yayasan Dharma Bakti
Lestari, Yayasan Lembayung Kalinyamatan, Komunitas Mas dan Mbak Jepara, Lesbumi
NU Jepara, dan beberapa tokoh lainnya.

Ratu Kalinyamat sendiri adalah
seorang tokoh wanita yang telah terbukti melampaui jamannya. Dengan menjadi
seorang wanita yang menguasai bidang politik, ekonomi dan militer – tiga hal
yang sama sekali jauh dari gambaran perempua Jawa saat itu.

“Ayo dukung dan sebarkan petisi
ini agar Ratu Kalinyamat bisa didorong menjadi salah satu Pahlawan Nasional
Indonesia. Kenali lebih jauh Ratu Kalinyamat melalui http://tiny.cc/ratukalinyamat,”
kata Yayasan Dharma Bakti Lestari, Lestari Moerdijat

Menurutnya, Jepara tak hanya
memiliki seorang Raden Ajeng Kartini, pejuang dan pelopor kebangkitan kaum
perempuan Indonesia. Namun jauh sebelumnya telah melahirkan perempuan hebat
lainnya, yaitu Ratu Kalinyamat.

Pengajuan Ratu Kalinyamat tidak
sembarangan. Ratu cantik, cerdas, dan berpengethauan luas ini memiliki sisi
keteladanan dan ketokohan yang penting bagi bangsa Indonesia. Pemahaman dan
visinya mengenai poros maritim membuat industri perkapalan di Jepara – baik
kapal perang maupun kapal dagang- tumbuh dan berkembang dengan pesat pada masa
itu. Ratu Kalinyamat juga memiliki semangat patriot yang tinggi.

Jepara saat itu kerap dimintai
bantuan untuk mengusir kolonial Portugis yang mulai mencengkram sejumlah
wilayah di Nusantara. Setidaknya tercatat, Ratu Kalinyamat tiga kali mengirim
pasukan angkatan lautnya ke Malaka pada 1551, Maluku pada 1565, dan ke
Kesultanan Aceh pada 1573.

“Pada kesempatan ini, Yayasan
Dharma Bakti Lestari, mengajak Pemerintah Kabupaten Jepara dan segenap warga
Jepara, serta semua pihak terkait untuk bersama-sama menggelorakan kembali usulan
pemberian gelar pahlawan nasional. Terlebih untuk mengingatkan semua pihak,
bahwa sudah pantas dan saatnya gelar Pahlawan Nasional diberikan kepada Ratu
Kalinyamat. Seorang purti yang memiliki visi kemaritiman sekaligus memilik
semangat patriotisme tinggi,” imbuhnya dalam sebuah kesempatan.

Gelar itu bukan saja penghargaan
kepada sang ratu, tetapi penghargaan bagi segenap perempuan Indonesia, dan
sebuah bukti bahwa visi poros maritim yang dijalankan oleh Presiden Joko Widodo
adalah sebuah keniscayaan. (ars)
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pengembangan Wisata Lokal dengan Kreativitas Masyarakat

    DPRD Pati Dorong Pengembangan Wisata Lokal dengan Kreativitas Masyarakat

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, mendorong pengembangan objek wisata lokal secara optimal melalui kreativitas masyarakat. “Dengan (saya) kreativitas itu harus juga dipacu dari masyarakat,” ungkap Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini. Ia menilai, wisata lokal menjadi keunggulan suatu daerah, selain dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat, juga […]

  • Mengenal Profil Geografis Kabupaten Jepara

    Mengenal Profil Geografis Kabupaten Jepara

    • calendar_month Kam, 3 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 114
    • 0Komentar

      @cungkringg_art Jepara adalah kota pesisir. Kota kecil dengan sejuta pesona dan keunikan potensi daerahnya. Dikutip dari situs jepara.go.id, secara geografis Kabupaten Jepara terletak di bagian Utara propinsi Jawa Tengah, dengan koordinat 110o9’48,02” – 110o58’37,40” BT dan 5o43’20,67” – 6o47’25,83” LS, dengan batas batas wilayah antara lain, sebelah barat dan utara berupa laut Jawa, sebelah […]

  • Polda Jateng Melarang Jebakan Listrik di Sawah

    Polda Jateng Melarang Jebakan Listrik di Sawah

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 83
    • 0Komentar

      Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy Menggunakan jebakan listrik memang banyak membunuh tikus. Tapi pemasangan seperti itu tidak diperbolehkan dan bisa membahayakan nyawa manusia. Bila sampai menghilangkan nyawa orang lain, pemasang jebakan tikus bermuatan listrik bisa dikenai aturan KUHP. SEMARANG – Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, […]

  • Dianggap Tak Mampu Bekerjasama, DA Dipecat Jadi Asisten Pelatih Persipa

    Dianggap Tak Mampu Bekerjasama, DA Dipecat Jadi Asisten Pelatih Persipa

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Pelatih kepala Persipa, Gatot Barnowo Tentu banyak yang bertanya-tanya. Apa yang melatarbelakangi manajemen Persipa memecat asisten pelatihnya Dwi Ariyanto. Apakah ada faktor like and dislike di manajemen. Atau memang murni faktor kualitas personal yang buruk? Pelatih kepala Persipa, Gatot Barnowo buka-bukaan tentang alasan dipecatknya Dwi Ariyanto sebagai asistennya sejak beberapa bulan terakhir ini. ”Untuk posisi […]

  • Anggota Dewan Pati Muslihan : Sound Horeg Rawan Konflik di Acara Karnaval Desa, Aturan Harus Jelas

    Anggota Dewan Pati Muslihan : Sound Horeg Rawan Konflik di Acara Karnaval Desa, Aturan Harus Jelas

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyoroti penggunaan “sound horeg” pada acara karnaval di desa-desa yang dinilai tidak mencerminkan kearifan lokal dan malah menimbulkan keresahan di kalangan warga. “Suara keras ‘sound horeg’ seringkali memicu konflik antarwarga, bahkan berujung pada tindak kekerasan,” ujarnya. “Yang lebih memprihatinkan, dengan adanya ‘sound horeg’ dijadikan kesempatan berpesta bahkan sampai […]

  • Daftar Temuan Bersejarah Balai Arkeologi di Jepara

    Daftar Temuan Bersejarah Balai Arkeologi di Jepara

    • calendar_month Ming, 27 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 116
    • 0Komentar

       Gunung Muria dari Desa Tempur Jepara/arlindhaa_ Kawasan semenanjung Muria memiliki sebaran situs-situs bersejarah yang kaya. Seperti yang ada di wilayah Kabupaten Jepara. Peninggalan masa Hindu-Budha itu diteliti dengan serius oleh Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta. JEPARA – Tim penelitian arkeologi menelusuri sejumlah tempat di Kabupaten Jepara yang diduga menyimpan situs bersejarah. Penelitian ini dilakukan pada […]

expand_less