Breaking News
light_mode

Dua Pasangan Tak Resmi Terjaring Operasi Kos-kosan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
  • visibility 251

Lingkar Muria, PATI – Polsek Juwana melakukan operasi di kos-kosan pagi
kemarin Selasa (13/3/18). Operasi itu dilakukan di beberapa tempat kos di Kecamatan Juwana. Dari
operasi tersebut, petugas menemukan dua pasang laki-laki dan perempuan yang
bukan suami-istri sedang berduaan di kamar kos.
Operasi itu dilakukan secara
gabungan, dari Polsek Juwana dan Satpol PP Kecamatan Juwana. Kapolsek Juwana
AKP Didi Dewantoro mengungkapkan, kegiatan operasi ini dilakukan atas keluhan
dari masyarakat yang disampaikan ke polsek.
”Sering masyarakat menyampaikan
keluhan kepada kami, katanya di tempat tersebut sering menjadi tempat berkumpul
muda-mudi saat tengah malam. Sebab itu kami lakukan tindakan operasi ini,” kata
AKP Didi.
Lebih lanjut pihaknya mengimbau
supaya semuanya terutama kepala desa sampai ketua RT turut aktif menjaga serta
memantau lingkungan masing-masing. ”Jangan sampai tempat kos yang harusnya baik
malah melekat dengan kesan negatif, sebab kerap dijadikan tindakan kriminal.
Jangan sampai kos juga lekat sebagai tempat kumpul kebo,” papar AKP Didi.
Pihak kecamatan, kata AKP Didi
mestinya juga aktif mengontrol kos-kosan. Baik soal perijinan serta aktivitas
di kos-kosan. Sementara itu, untuk dua pasangan tak resmi diamankan ke Mapolsek
Juwana. Mereka akan dimintai untuk menunjukkan bukti sebagai pasangan.
”Jika tidak bisa menunjukkan,
mereka akan kami berikan pembinaan,” jelas AKP Didi yang turut memimpin operasi
tersebut.     
Selain memeriksa para penghuninya,
operasi yang dilakukan bersama dengan pihak desa setempat pun menyasar
pencarian obat-obatan terlarang. ”Kami juga melakukan penggeledahan terhadap
barang-barang milik penghuni, siapa tahu menyimpan obat-obatan terlarang atau
narkoba. Untuk pengawasan penting dilakukan,” pungkasnya. (mil)

OPERASI
RUMAH KOS DI JUWANA
DASAR
Keluhan masyarakat mengenai tempat
kos yang sering dibuat berkumpul muda-mudi
LOKASI
Desa Kauman
Desa Pajeksan
Desa Growong Lor
Desa Growong Kidul
TEMUAN
Dua penghuni tanpa memiliki
identitas
Dua pasangan bukan suami istri
Rata-rata penghuni adalah pekerja
di warung kopi, dan kafe
SASARAN
Pendataan penghuni
Mengecek perijinan

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Pati Ringkus Calo CPNS

    Polres Pati Ringkus Calo CPNS

    • calendar_month Sab, 1 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

      Pelaku penipuan jasa CPNS yang ditangkap Polres Pati Jangan percaya jika ada oknum yang menawarkan jasa bisa meloloskan anda menjadi pegawai negeri sipil. Bisa-bisa Anda menjadi korban penipuan. PATI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pati berhasil meringkus dua pelaku penipuan dengan iming – iming dapat membantu menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di […]

  • Laga Perdana yang Sulit Bagi Persijap Jepara

    Laga Perdana yang Sulit Bagi Persijap Jepara

    • calendar_month Sel, 28 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Persijap Jepara meraih hasil seri saat menghadapi HWFC di Stadion Manahan Solo Persijap Jepara gagal memang melawan Hizbul Wathan FC. Peluang tiga poin gagal diambil dari tim “biasa-biasa” saja ini. Harusnya laga perdana ini mendapat hasil positif. Sebagai bekal optimism Persijap berhadapan dengan tim-tim bertabur bintang seperti Persis Solo dan PSG Pati. SOLO – Persijap […]

  • Anggota Dewan Pati Muslihan : Sound Horeg Rawan Konflik di Acara Karnaval Desa, Aturan Harus Jelas

    Anggota Dewan Pati Muslihan : Sound Horeg Rawan Konflik di Acara Karnaval Desa, Aturan Harus Jelas

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyoroti penggunaan “sound horeg” pada acara karnaval di desa-desa yang dinilai tidak mencerminkan kearifan lokal dan malah menimbulkan keresahan di kalangan warga. “Suara keras ‘sound horeg’ seringkali memicu konflik antarwarga, bahkan berujung pada tindak kekerasan,” ujarnya. “Yang lebih memprihatinkan, dengan adanya ‘sound horeg’ dijadikan kesempatan berpesta bahkan sampai […]

  • Bupati Sudewo Dorong Percepatan Pendirian Gerai Koperasi Desa Merah Putih Guna Tingkatkan Ekonomi Desa

    Bupati Sudewo Dorong Percepatan Pendirian Gerai Koperasi Desa Merah Putih Guna Tingkatkan Ekonomi Desa

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 793
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pendirian Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Ruang Pragolo, Setda Kabupaten Pati, Senin (17/11/2025). Rakor ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi desa melalui kemandirian koperasi. Sudewo menjelaskan bahwa rapat ini adalah bentuk sosialisasi mengenai pembangunan gerai KDKMP di Kabupaten Pati, […]

  • Bapperida Pati Siap Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan

    Bapperida Pati Siap Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 296
    • 0Komentar

    PATI – Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi (Bapperida) Kabupaten Pati membuka lebar pintu kerjasama dengan perguruan tinggi untuk mempercepat pembangunan daerah. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bapperida Pati, Dr. Muhtar, saat menerima kunjungan dari STAI Syekh Jangkung pada Senin (7/7/2025). “Bapperida Pati memiliki berbagai wadah yang dapat dimanfaatkan untuk bersinergi, seperti Krenova, Indeks […]

  • DPRD Harapkan Sekolah Proaktif Hubungi Lulusan yang Belum Ambil Ijazah

    DPRD Harapkan Sekolah Proaktif Hubungi Lulusan yang Belum Ambil Ijazah

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.689
    • 0Komentar

    PATI – Setelah melakukan sidak di SMPN 1 Tayu, Komisi D DPRD Kabupaten Pati mengungkapkan harapan agar pihak sekolah lebih proaktif dalam menangani masalah ijazah yang belum diambil oleh lulusan. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menilai pihak sekolah seharusnya tidak hanya menunggu siswa atau keluarga datang untuk mengambil ijazah. “Kalau sudah dua atau tiga […]

expand_less