Breaking News
light_mode

Dua Pasangan Tak Resmi Terjaring Operasi Kos-kosan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
  • visibility 179

Lingkar Muria, PATI – Polsek Juwana melakukan operasi di kos-kosan pagi
kemarin Selasa (13/3/18). Operasi itu dilakukan di beberapa tempat kos di Kecamatan Juwana. Dari
operasi tersebut, petugas menemukan dua pasang laki-laki dan perempuan yang
bukan suami-istri sedang berduaan di kamar kos.
Operasi itu dilakukan secara
gabungan, dari Polsek Juwana dan Satpol PP Kecamatan Juwana. Kapolsek Juwana
AKP Didi Dewantoro mengungkapkan, kegiatan operasi ini dilakukan atas keluhan
dari masyarakat yang disampaikan ke polsek.
”Sering masyarakat menyampaikan
keluhan kepada kami, katanya di tempat tersebut sering menjadi tempat berkumpul
muda-mudi saat tengah malam. Sebab itu kami lakukan tindakan operasi ini,” kata
AKP Didi.
Lebih lanjut pihaknya mengimbau
supaya semuanya terutama kepala desa sampai ketua RT turut aktif menjaga serta
memantau lingkungan masing-masing. ”Jangan sampai tempat kos yang harusnya baik
malah melekat dengan kesan negatif, sebab kerap dijadikan tindakan kriminal.
Jangan sampai kos juga lekat sebagai tempat kumpul kebo,” papar AKP Didi.
Pihak kecamatan, kata AKP Didi
mestinya juga aktif mengontrol kos-kosan. Baik soal perijinan serta aktivitas
di kos-kosan. Sementara itu, untuk dua pasangan tak resmi diamankan ke Mapolsek
Juwana. Mereka akan dimintai untuk menunjukkan bukti sebagai pasangan.
”Jika tidak bisa menunjukkan,
mereka akan kami berikan pembinaan,” jelas AKP Didi yang turut memimpin operasi
tersebut.     
Selain memeriksa para penghuninya,
operasi yang dilakukan bersama dengan pihak desa setempat pun menyasar
pencarian obat-obatan terlarang. ”Kami juga melakukan penggeledahan terhadap
barang-barang milik penghuni, siapa tahu menyimpan obat-obatan terlarang atau
narkoba. Untuk pengawasan penting dilakukan,” pungkasnya. (mil)

OPERASI
RUMAH KOS DI JUWANA
DASAR
Keluhan masyarakat mengenai tempat
kos yang sering dibuat berkumpul muda-mudi
LOKASI
Desa Kauman
Desa Pajeksan
Desa Growong Lor
Desa Growong Kidul
TEMUAN
Dua penghuni tanpa memiliki
identitas
Dua pasangan bukan suami istri
Rata-rata penghuni adalah pekerja
di warung kopi, dan kafe
SASARAN
Pendataan penghuni
Mengecek perijinan

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Karyawan Bengkel di Pati Terjaring Razia Balap Liar

    Dua Karyawan Bengkel di Pati Terjaring Razia Balap Liar

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 152
    • 0Komentar

    PATI – Warga Jalan Dr. Soesanto, Kampung Randukuning, Kelurahan Pati Lor, dihebohkan dengan aksi balap liar yang dilakukan dua karyawan bengkel pada Rabu (7/5/2025) sore sekitar pukul 15.30 WIB. Aksi nekat tersebut terungkap berkat laporan warga yang diterima Polsek Pati sekitar pukul 14.30 WIB. Petugas Unit Reskrim Polsek Pati yang dipimpin Kanit Reskrim langsung bergerak […]

  • Komisi D DPRD Pati Dorong Peningkatan Pelayanan Puskesmas

    Komisi D DPRD Pati Dorong Peningkatan Pelayanan Puskesmas

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 184
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong peningkatan pelayanan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Pati. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan komitmennya untuk berkoordinasi secara rutin dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati guna mencapai tujuan tersebut. “Kami akan bicara dengan Dinas […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Potensi Buah Lokal

    Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Potensi Buah Lokal

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 413
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati mendorong generasi muda untuk terjun dan mengembangkan sektor pertanian tanaman buah di Kabupaten Pati. Kabupaten Pati dikenal sebagai daerah penghasil buah-buahan khas, seperti jambu citra dan kelapa kopyor. Anggota DPRD Pati, Eko Kuswanto, menyatakan bahwa sektor ini memiliki potensi besar dan menjanjikan. “Pertanian tanaman buah ini merupakan bisnis yang menjanjikan. Potensinya […]

  • Pelatihan Medsos hingga Madrasah Digital Ramaikan Kopdarnas AISNU di Kajen

    Pelatihan Medsos hingga Madrasah Digital Ramaikan Kopdarnas AISNU di Kajen

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Launching logo kopdarnas AISNU Beragam kegiatan bakal meramaikan acara Kopi Darat Nasional (KOPDARNAS) AISNU di Kajen-Pati. Mulai dari menggelar madrasah digital dan pelatihan media sosial.  PATI – Arus Informasi Santri Nusantara (AISNU) bakal menggelar Kopi Darat Nasional (KOPDARNAS) keenam pada 2-4 Desember 2022 mendatang. Agenda tahunan tersebut rencananya akan dihelat di Pesantren Maslakul Huda Kajen, […]

  • Wujudkan Wisata Edukasi, Eks Kantor Satpol PP Akan Direnovasi Menjadi Museum Cagar Budaya

    Wujudkan Wisata Edukasi, Eks Kantor Satpol PP Akan Direnovasi Menjadi Museum Cagar Budaya

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.569
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengambil langkah strategis dalam pelestarian sejarah dengan merencanakan revitalisasi bangunan bekas kantor Satpol PP yang terletak di Jalan RA Kartini, belakang Kantor Bupati, untuk diubah menjadi Museum Cagar Budaya. Rencana tersebut ditinjau langsung oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, pada Minggu (19/4/2026). Inisiatif ini ditujukan untuk mengumpulkan kembali […]

  • Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Ning Sri dan para karyawannya  Gegap gempita Hari Santri Nasional 2019, tak boleh numpang lewat saja. Mesti ada nilai-nilai yang dipetik untuk mencipta sebuah perubahan. Sri Handayani, pengusaha asal Pati yang pernah menimba ilmu di pesantren menyebut, santri harus mampu berperan meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Dalam rangka menghadapi tantangan global. *** Kabupaten Pati, sebagai […]

expand_less