Breaking News
light_mode

Kirab Bwee Gee Kudus: Harmoni Budaya Tionghoa yang Menyatukan Masyarakat Lintas Etnis

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
  • visibility 1.889

KUDUS – Di Kudus, komunitas Tionghoa telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial-budaya daerah. Sebagai ungkapan rasa syukur kepada dewa bumi menjelang Imlek, mereka menyelenggarakan tradisi kirab Bwee Gee yang penuh makna.

Rangkaian acara dimulai pada Sabtu, 31 Januari 2026, dengan ritual mandi minyak obat dan ibadah di Tempat Ibadah Tri Dharma Hok Hien Bio. Hari berikutnya, Minggu, 1 Februari 2026, menjadi puncak dengan kirab yang berpusat di klenteng tersebut.

Pukul 10.00 tepat, rombongan memulai perjalanan dari Hok Hien Bio, melintasi Jl. Dr. Lukmono Hadi, Jl. Sunan Kudus, Jl. Jend. Sudirman, Jl. Pemuda, dan Jl. A. Yani sebelum kembali ke tempat awal.

Peserta datang dari berbagai klenteng, vihara, dan cetya di dalam dan luar provinsi, membentuk barisan panjang yang mencerminkan jejaring erat antarkomunitas. Kirab terbuka untuk semua, menciptakan suasana harmoni yang dinikmati masyarakat luas. Di Alun-Alun Simpang 7, warga telah mengisi tepi jalan sejak pagi. Pada pukul 11.35, kerumunan bergerak mendekat saat rombongan akan melintas.

Seorang warga spontan menyatakan, “Sing nonton akeh wong Jowo, padahal iki budayane wong Tionghoa” (yang menonton kebanyakan orang Jawa, padahal ini budaya milik Tionghoa). Kalimat itu menyiratkan bagaimana budaya Tionghoa telah menyatu dengan kehidupan lokal Kudus, menjadikan Bwee Gee sebagai acara tahunan yang selalu dinantikan.

Setiap kelompok membawa kio atau tandu berisi patung dewa kiem sin, disertai atraksi barongsai dan tokoh seperti Sun Go Kong, Cu Pat Kay, Sha Wujing, Biksu Tong, dan Dewi Kwan Im—yang akrab dikenal melalui serial Kera Sakti.

Momen menarik terjadi saat rombongan melintas Madrasah Mu’allimat Kudus: siswa keluar kelas menyaksikan, dan pemain musik berbagi sukacita dengan mengiringi nyanyian sholawat Ya Lal Wathon. Ketika melintas Masjid Agung Kudus, pada saat adzan dzuhur berkumandang, semua suara kirab dihentikan dan dilanjutkan setelah adzan selesai.

Di sekitar Klenteng Hok Hien Bio, warga kembali berkumpul menyambut rombongan. Bazar makanan dan oleh-oleh khas Tionghoa berjajar, dan masyarakat lintas etnis serta agama berkumpul di dalam dan luar klenteng. Pukul 13.35, kelompok demi kelompok memasuki klenteng dan menampilkan atraksi, dengan kiem sin digoyang-goyangkan menyanyi dan musik. Hujan yang turun tidak menyurutkan semangat meriah.

Penulis: Ika Hana Pertiwi (Peneliti Budaya dan Dosen Psikologi Universitas Muria Kudus)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berawal dari Hobi, Bisnis Kuliner Ditekuni

    Berawal dari Hobi, Bisnis Kuliner Ditekuni

    • calendar_month Sab, 2 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Nila Fadhillah Hobi memang menyenangkan. Dari hobi juga bisa mendatangkan segalanya, jalan hidup, termasuk juga keuntungan. Nila Fadhillah membuktikan itu, hobinya membawakan keberkahan. Perempuan kelahiran Jepara, 14 Mei 1997 ini, sekarang bergelut di usaha catering yang ia kelola bersama kakak perempuannya. ”Awalnya dulu saya disuruh bantu-bantu ibu masak. Lama-kelamaan jadi suka, setelah itu saya kerap […]

  • Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan, Anggota DPR-RI Ingatkan Pemerintah soal Reformasi Sistem

    Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan, Anggota DPR-RI Ingatkan Pemerintah soal Reformasi Sistem

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 286
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah berencana menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 23 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari kelompok Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri. Kebijakan pemutihan tersebut ditargetkan selesai paling lambat akhir November 2025. Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menilai langkah ini sebagai kebijakan progresif yang berpihak pada rakyat. […]

  • Lengah di Awal, Ayo Berbenah Jap

    Lengah di Awal, Ayo Berbenah Jap

    • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Persijap Jepara dihajar Persis Solo dengan skor 5-2 Rekor tak pernah kalah Persijap atas Persis Solo patah. Rekor tak pernah kalah selama babak grup Liga 2 musim ini juga patah. Persijap dibantai 5-2. Kekalahan pahit yang harus menjadi cambuk untuk bangkit.  SOLO – Gol cepat itu seperti meruntuhkan kepercayaan diri pemain. Penonton di rumah (seperti […]

  • Skuad Persijap Jepara saat berhasil mengalahkan tuan rumah Persita Tangerang sekaligus memastikan bertahan di Super League.

    Dari Zona Merah ke Titik Aman, Drama Panjang Persijap Bertahan di Super League

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

      JEPARA – Harapan publik Jepara terhadap Persijap sempat berada di titik paling rendah musim ini. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu bahkan pernah terlihat seperti tinggal menunggu waktu untuk terdegradasi dari Super League 2025/2026. Namun sepak bola selalu menyimpan cerita yang sulit ditebak. Di tengah tekanan, rentetan kekalahan, hingga posisi juru kunci klasemen, Persijap justru […]

  • DPRD Pati Minta Sekolah Hentikan Praktik Penjualan LKS yang Bebani Orang Tua

    DPRD Pati Minta Sekolah Hentikan Praktik Penjualan LKS yang Bebani Orang Tua

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.997
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati Yoga Dermawan mengajak seluruh sekolah negeri untuk tidak menjual buku Lembaran Kerja Siswa (LKS) kepada peserta didik. Ia telah mengajukan permintaan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Pati agar memberikan klarifikasi resmi terkait larangan praktik ini di setiap satuan pendidikan. Yoga menyampaikan bahwa pihaknya secara berkala menerima laporan serta […]

  • Persipa Pati Terpuruk di Papan Bawah Usai Kalah Telak dari Persijap

    Persipa Pati Terpuruk di Papan Bawah Usai Kalah Telak dari Persijap

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 297
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati menelan kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara dalam lanjutan Pegadaian Liga 2 Indonesia musim 2024/2025. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (6/10/2024) ini menjadi mimpi buruk bagi Laskar Saridin. Meskipun mampu bertahan hingga menit ke-37 dengan skor imbang, Persipa akhirnya menyerah setelah Rosalvo Jr. mencetak gol pembuka untuk […]

expand_less