Breaking News
light_mode

DPRD Pati Usulkan Sinergi Pesantren dan Sekolah, Kunci Ciptakan Generasi Cerdas dan Berakhlak

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 100.373

PATI – Menggabungkan sistem pendidikan pesantren dan sekolah umum dianggap sebagai langkah strategis untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki budi pekerti yang luhur.

Kerja sama kedua lembaga pendidikan ini diyakini mampu membentuk pribadi yang berkarakter kuat serta bertanggung jawab.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menyatakan bahwa pada dasarnya pesantren dan sekolah formal memiliki tujuan yang sama, yaitu mencetak siswa yang berkualitas. Menurutnya, perbedaan yang ada justru saling melengkapi dalam membentuk kepribadian anak didik.

“Pesantren dengan sekolah umum itu sebetulnya menurut saya tidak jauh beda,” ujar legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ia menilai pandangan yang menyatakan pesantren hanya mengajarkan ilmu agama tidaklah tepat. Muntamah menjelaskan bahwa para santri juga mendapatkan materi pelajaran umum sebagaimana yang diajarkan di sekolah-sekolah resmi.

“Anak pesantren memang memiliki kelebihan dalam materi ilmu agama, tetapi bukan berarti mereka hanya belajar agama. Di pesantren juga ada materi pendidikan umum,” jelasnya.

Selain memperdalam ajaran agama, pendidikan di pesantren juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, ketaatan, serta sikap rendah hati dan hormat kepada pendidik. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam pembentukan karakter anak didik.

“Di pesantren anak-anak dibimbing agar memiliki akhlakul karimah, menjaga hubungan yang baik dengan Tuhan maupun dengan masyarakat. Selain itu juga diajarkan kedisiplinan, ketaatan, dan sikap hormat kepada guru,” katanya.

Oleh sebab itu, ia mendorong agar pesantren dan sekolah umum senantiasa membangun kerja sama yang erat. Dengan demikian, terciptalah generasi yang cerdas secara akademik sekaligus memiliki kepribadian yang baik.

Muntamah meyakini perpaduan antara ilmu umum dan ilmu agama akan membentuk pribadi yang bertanggung jawab serta memudahkan peran orang tua dalam mendampingi pendidikan anak.

“Kalau keduanya berjalan seiring, anak-anak akan memiliki ilmu pengetahuan yang baik sekaligus akhlak yang baik. Dengan begitu mereka memahami aturan agama dan orang tua pun lebih mudah membimbing mereka,” pungkasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Ingatkan Pemuda Melek Politik Jelang Pilkada 2024

    Anggota DPRD Pati Ingatkan Pemuda Melek Politik Jelang Pilkada 2024

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 211
    • 0Komentar

    PATI – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Anggota DPRD Pati, Muhammadun, menyerukan agar pemuda lebih aktif dan melek politik. Ia menekankan bahwa peran dan partisipasi aktif dari kalangan muda dalam proses demokrasi sangat menentukan keberhasilan pesta demokrasi yang akan dihelat pada 27 November mendatang. “Pemuda adalah generasi penerus yang memiliki peranan penting dalam menentukan […]

  • GP Ansor Pati Dorong Penanganan Profesional Dugaan Asusila di Lingkungan Pesantren

    GP Ansor Pati Dorong Penanganan Profesional Dugaan Asusila di Lingkungan Pesantren

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.220
    • 0Komentar

    PATI – Kasus dugaan tindakan asusila yang melibatkan seorang oknum kiai terhadap santri menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat, termasuk dari jajaran Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati. Menurut Ketua PC GP Ansor Pati, Ahmad Nashirudin, peristiwa tersebut sangat disayangkan mengingat pesantren dikenal sebagai lembaga yang menjadi pusat pembentukan akhlak, penanaman nilai agama, sekaligus tempat yang […]

  • Bidadari Desa Jlegong Ini Juarai Fashion Show Porseni Pelajar NU Keling Jepara

    Bidadari Desa Jlegong Ini Juarai Fashion Show Porseni Pelajar NU Keling Jepara

    • calendar_month Sen, 12 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 202
    • 0Komentar

    JEPARA – Perwakilan dari Ranting IPNU IPPNU Desa Jlegong, Dwi Amelia Akromatul Choiriyah berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba fashion show Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang digelar PAC IPNU IPPNU Keling Minggu (11/11/2018) di auditorium Gedung MWC NU Keling Jalan Raya Jepara – Pati Desa Kelet Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Dwi Amelia Akromatul Choiriyah […]

  • Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Juara 2 di Kejuaraan Karate Internasional

    Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Juara 2 di Kejuaraan Karate Internasional

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 218
    • 0Komentar

    PATI – Muhammad Ilyas Setiyawan, siswa Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Kajen, berhasil meraih prestasi membanggakan di ajang International Karate Championship Yogyakarta Open Tournament IV Kemenpora RI Cup. Ilyas, yang baru berusia 13 tahun, berhasil melaju hingga babak final kategori Kelas Pemula Putra dan meraih posisi runner-up. Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) […]

  • Kabupaten Pati Raih WTP 10 Tahun Berturut-Turut: Bukti Tata Kelola Keuangan yang Baik

    Kabupaten Pati Raih WTP 10 Tahun Berturut-Turut: Bukti Tata Kelola Keuangan yang Baik

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 230
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut. Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Bupati Pati, H. Sudewo, ST., MT., dari Kepala BPK Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi Rahmatullah, di Auditorium BPK Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Kamis […]

  • Berulang kali Disidak, Pelanggaran Kelas Jalan Masih Sering Terjadi

    Berulang kali Disidak, Pelanggaran Kelas Jalan Masih Sering Terjadi

    • calendar_month Sab, 28 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    PATI – Jalan Juwana – Wedarijaksa, sudah berulang kali disidak. Aparat baik dari Dinas Perhubungan, maupun Satlantas pun beberapa kali pernah turun melihat kondisi jalan kelas III yang sering dilalui kendaraan berat melebihi tonase, hal itu mengakibatkan kerusakan serta kemacetan di jalan kabupaten tersebut. Masih tingginya pelanggaran yang terjadi itu dikeluhkan masyarakat setempat. Keluhan itu […]

expand_less