Breaking News
light_mode

Ditemukan Hidup di Dalam Kardus, Polresta Pati Selidiki Kasus Penelantaran Bayi di Ketanen

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 18 Agu 2026
  • visibility 101.717

PATI – Warga Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang ditinggalkan di sebuah bengkel mobil pada Selasa (18/8/2026) pagi. Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan hidup di dalam kardus yang diletakkan di atas kursi bengkel milik Slamet Santoso.

Penemuan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat Slamet Santoso dan Bawono hendak memulai aktivitas kerja. Keduanya mendengar suara tangisan dari dalam bengkel, dan setelah menelusuri sumber suara, ditemukan kardus berisi bayi perempuan dengan tali pusar masih menempel.

Slamet Santoso adalah warga Desa Mojoagung sekaligus pemilik bengkel, sedangkan Bawono merupakan warga Desa Pakis, Kecamatan Tayu. Keduanya kemudian melaporkan kejadian kepada Wahyu Satriyo Cahyanto, perangkat desa setempat, yang selanjutnya menghubungi kepolisian. Sekitar pukul 09.10 WIB, petugas piket dan SPKT Polsek Wedarijaksa tiba di lokasi untuk mengamankan TKP.

Tak lama kemudian, tim medis Puskesmas Trangkil datang melakukan pemeriksaan awal. Ita Afiati, warga Desa Kajar, membantu membawa bayi ke puskesmas untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan pemeriksaan Bidan Sunarti, bayi perempuan ini memiliki tinggi 48 sentimeter, berat sekitar 3 kilogram, berkulit sawo matang, berambut dan bermata hitam.

Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro, S.Sos., M.H., menyatakan pihaknya segera bergerak cepat menerima laporan tersebut.

“Begitu mendapat informasi dari masyarakat, anggota langsung kami arahkan untuk mendatangi lokasi dan mengamankan TKP. Prioritas pertama adalah memastikan kondisi bayi dalam keadaan aman dan mendapatkan penanganan medis,” ujar dia.

Bersama jajaran Reskrim, Inafis, dan Resmob Polresta Pati, petugas melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti: satu kardus cokelat, satu setel baju abu-abu, dua celana pendek berwarna biru dan hitam, serta plastik berisi sisa tali pusar dan tisu.

“Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, yaitu Slamet Santoso, Bawono, Wahyu Satriyo Cahyanto dan Ita Afiati. Keterangan para saksi akan kami dalami untuk mengetahui rangkaian kejadian dan mengungkap siapa yang menempatkan bayi tersebut di lokasi,” jelasnya.

Penyidik juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mencari jejak pelaku.

“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk mengecek CCTV di sekitar lokasi dan meminta keterangan saksi. Kami berharap masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi berkaitan dengan kejadian ini dapat segera menyampaikannya kepada kepolisian,” tambahnya.

AKP Suntoro menegaskan penanganan berjalan profesional dengan tetap mengutamakan keselamatan bayi. Ia juga mengimbau masyarakat tidak berspekulasi sembarangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuat kesimpulan sendiri terkait latar belakang penemuan bayi ini. Percayakan proses penyelidikan kepada kepolisian agar fakta dan pihak yang bertanggung jawab dapat diketahui berdasarkan bukti-bukti yang ada,” pungkasnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua STAI Pati Dorong Wisudawan Tak Puas S1

    Ketua STAI Pati Dorong Wisudawan Tak Puas S1

    • calendar_month Sab, 23 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati Yusuf Fatoni, mendorong mahasiswanya untuk terus melanjutkan pendidikan. Untuk memenuhi dunia kerja tak cukup bermodalkan pendidikan strata 1. Hal itu diungkapkan dalam sidang senat terbuka di Aula Gedung Haji Kabupaten Pati, Sabtu pagi (23/12/17). “Bagi lulusan tarbiyah yang ingin menjadi dosen, tentunya harus menempuh […]

  • Menyusul Hasil Pemeriksaan BPK, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Perbaikan Tata Kelola Keuangan

    Menyusul Hasil Pemeriksaan BPK, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Perbaikan Tata Kelola Keuangan

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.187
    • 0Komentar

    PATI – Menyusul hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang memberikan penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terhadap laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati meminta Pemkab Pati melakukan kajian dan perbaikan secara menyeluruh. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyatakan peninjauan ulang perlu dilakukan di seluruh tingkatan […]

  • Bikin Merinding Tiga Anthem Paling Sangar di Indonesia

    Bikin Merinding Tiga Anthem Paling Sangar di Indonesia

    • calendar_month Jum, 15 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 696
    • 0Komentar

    Lingkar Muria – Banyak, bahkan hampir semua tim sepakbola legendaris di dunia memilik anthem atau lagu perang ala klubnya masing-masing. Anthem sudah menjadi lagu yang wajib dinyanyikan suporter kala klub kesayangan berlaga. Tentu kita sangat familiar dengan anthem klub-klub legend Inggris. Misal Setan Merah Manchester United dengan Come On You Redsnya, kemudian Arsenal dengan Good […]

  • Persipa Pati Gagal Raih Kemenangan di Kandang Sendiri, Imbang 1-1 Kontra Nusantara United FC

    Persipa Pati Gagal Raih Kemenangan di Kandang Sendiri, Imbang 1-1 Kontra Nusantara United FC

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 278
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati gagal meraih tiga poin di laga kandang saat menjamu Nusantara United FC pada laga lanjutan Pegadaian Liga 2 di Stadion Joyokusumo, Pati, Sabtu sore (14/9/2024). Laskar Saridin, julukan Persipa Pati, harus puas berbagi poin bermain imbang 1-1 dengan tim tamu. Persipa Pati sempat unggul lebih dulu lewat gol sundulan Mirkomil Lokaev […]

  • Soal Zakat Fitrah, Ternyata Kita Salah Kaprah

    Soal Zakat Fitrah, Ternyata Kita Salah Kaprah

    • calendar_month Sel, 12 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    ISTIMEWA/HARIAN ACEH Selama ini kita kerap menyebut zakat berupa bahan makanan pokok di akhir Ramadan dengan sebutan Zakat Fitrah. Padahal menurut beberapa sumber, penulisan serta penyebutan tersebut ternyata keliru. Penyebutan zakat fitrah boleh dikatakan menjadi salah kaprah. Dikutip dari www.nu.or.id, disebutkan, Zakat fitrah biasa digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menunjukkan zakat bahan makanan pokok yang wajib […]

  • Penerapan WFH ASN Dapat Dukungan Anggota Komisi D DPRD Pati, Ini Alasannya

    Penerapan WFH ASN Dapat Dukungan Anggota Komisi D DPRD Pati, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.139
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Adhi Pamungkas, menyatakan sikap mendukung terkait rencana penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Menurutnya, kebijakan ini memiliki banyak manfaat, namun harus tetap memperhatikan aspek penting, khususnya di sektor pendidikan. Adhi menjelaskan bahwa pelaksanaan WFH bukan hanya soal […]

expand_less