Ditemukan Hidup di Dalam Kardus, Polresta Pati Selidiki Kasus Penelantaran Bayi di Ketanen
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 54 menit yang lalu
- visibility 101.654

Tim medis Puskesmas Trangkil memeriksa kondisi bayi perempuan yang ditemukan warga dalam keadaan hidup di lokasi kejadian.
PATI – Warga Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang ditinggalkan di sebuah bengkel mobil pada Selasa (18/8/2026) pagi. Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan hidup di dalam kardus yang diletakkan di atas kursi bengkel milik Slamet Santoso.
Penemuan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat Slamet Santoso dan Bawono hendak memulai aktivitas kerja. Keduanya mendengar suara tangisan dari dalam bengkel, dan setelah menelusuri sumber suara, ditemukan kardus berisi bayi perempuan dengan tali pusar masih menempel.
Slamet Santoso adalah warga Desa Mojoagung sekaligus pemilik bengkel, sedangkan Bawono merupakan warga Desa Pakis, Kecamatan Tayu. Keduanya kemudian melaporkan kejadian kepada Wahyu Satriyo Cahyanto, perangkat desa setempat, yang selanjutnya menghubungi kepolisian. Sekitar pukul 09.10 WIB, petugas piket dan SPKT Polsek Wedarijaksa tiba di lokasi untuk mengamankan TKP.
Tak lama kemudian, tim medis Puskesmas Trangkil datang melakukan pemeriksaan awal. Ita Afiati, warga Desa Kajar, membantu membawa bayi ke puskesmas untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan pemeriksaan Bidan Sunarti, bayi perempuan ini memiliki tinggi 48 sentimeter, berat sekitar 3 kilogram, berkulit sawo matang, berambut dan bermata hitam.
Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro, S.Sos., M.H., menyatakan pihaknya segera bergerak cepat menerima laporan tersebut.
“Begitu mendapat informasi dari masyarakat, anggota langsung kami arahkan untuk mendatangi lokasi dan mengamankan TKP. Prioritas pertama adalah memastikan kondisi bayi dalam keadaan aman dan mendapatkan penanganan medis,” ujar dia.
Bersama jajaran Reskrim, Inafis, dan Resmob Polresta Pati, petugas melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti: satu kardus cokelat, satu setel baju abu-abu, dua celana pendek berwarna biru dan hitam, serta plastik berisi sisa tali pusar dan tisu.
“Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, yaitu Slamet Santoso, Bawono, Wahyu Satriyo Cahyanto dan Ita Afiati. Keterangan para saksi akan kami dalami untuk mengetahui rangkaian kejadian dan mengungkap siapa yang menempatkan bayi tersebut di lokasi,” jelasnya.
Penyidik juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mencari jejak pelaku.
“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk mengecek CCTV di sekitar lokasi dan meminta keterangan saksi. Kami berharap masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi berkaitan dengan kejadian ini dapat segera menyampaikannya kepada kepolisian,” tambahnya.
AKP Suntoro menegaskan penanganan berjalan profesional dengan tetap mengutamakan keselamatan bayi. Ia juga mengimbau masyarakat tidak berspekulasi sembarangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuat kesimpulan sendiri terkait latar belakang penemuan bayi ini. Percayakan proses penyelidikan kepada kepolisian agar fakta dan pihak yang bertanggung jawab dapat diketahui berdasarkan bukti-bukti yang ada,” pungkasnya.
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

