Breaking News
light_mode

Aksi Demontrasi Mahasiswa Pati: Rekrutmen Perangkat Desa Diduga Diwarnai Kecurangan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
  • visibility 331

PATI – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati pada Jumat (25/10/2024), menuntut transparansi dalam proses rekrutmen perangkat desa.

Mereka menilai proses seleksi penuh kejanggalan, khususnya terkait perubahan metode tes dan jeda waktu pengumuman hasil yang dinilai rawan kecurangan.

Arifin, perwakilan mahasiswa, menyatakan kekecewaan mereka atas perubahan metode tes dari Computer Asisten Test (CAT) ke Lembar Jawab Komputer (LJK).

Ia mempertanyakan standar perangkat desa yang dinilai rendah jika menggunakan metode LJK yang umumnya dipakai anak sekolah dasar.

“Dulu sudah menggunakan metode CAT, tapi sekarang kok malah pakai LJK? Apa perangkat desa sekarang seminimal itu standarnya?” ujarnya.

Selain itu, Arifin juga menyoroti jeda waktu tiga hari antara pelaksanaan tes dan pengumuman hasil. Menurutnya, jeda waktu tersebut rentan dimanfaatkan untuk melakukan kecurangan.

“Ada jeda waktu 3 hari, ini indikasi celah main-mainnya,” tegasnya.

Aksi ini juga diwarnai kecurigaan terhadap terburu-burunya proses rekrutmen. Mereka menduga proses rekrutmen dipaksakan dan terburu-buru karena berdekatan dengan Pilkada.

“Apakah memang dipaksakan seperti itu, atau karena suasana Pilkada, bisa jadi pengalihan?,” ungkap Arifin.

“Mungkin itu pikiran negatif kami. Tapi sebuah kebenaran lahir karena kecurigaan dan ilmu ditemukan karena rasa ingin tahu manusia,” sambungnya.

Lebih lanjut, pihaknya menyerukan agar proses rekrutmen perangkat desa ditunda hingga selesainya Pilkada 2024. Mereka mengancam akan melakukan aksi dengan massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

“Kami berharap rekrutmen perangkat desa untuk diundur sampai dengan selesainya Pilkada 2024, agar proses seleksi tidak menganggu adanya proses Pilkada 2024,” harapnya.

Dalam orasinya, mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan, yaitu:

– Transparansi: Proses rekrutmen harus transparan, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.

– Tolak Nepotisme: Menolak segala bentuk nepotisme, kolusi, dan kepentingan pribadi dalam rekrutmen.

– Investigasi Independen: Menuntut investigasi independen jika ditemukan indikasi kecurangan.

– Meritokrasi: Mendukung penerapan prinsip meritokrasi dalam rekrutmen.

– Penegakan Hukum: Mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pelanggaran.

– Peran Aktif Masyarakat: Mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi proses rekrutmen.

Aksi ini menunjukkan keprihatinan mahasiswa terhadap proses rekrutmen perangkat desa yang dinilai tidak adil dan berpotensi merugikan masyarakat.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • M. Ridwan : Kunci Melatih SSB Ekstra Sabar

    M. Ridwan : Kunci Melatih SSB Ekstra Sabar

    • calendar_month Sen, 16 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    M. Ridwan pelatih PSIS Development saat mengisi workshop di Pati Ada satu kunci yang harus dipahami oleh para pelatih SSB dan akademi. Yaitu sabar. Hal itu ditekankan oleh M. Ridwan coach PSIS Development.   PATI – Puluhan pelatih SSB dan akademi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah mendapatkan ilmu berharga dari PSIS Development. Pada Minggu (15/5/2022) Askab […]

  • Bupati Pati Sambut Ratusan Pemudik di Terminal

    Bupati Pati Sambut Ratusan Pemudik di Terminal

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Para pemudik tiba di terminal Pati PATI – Bupati Pati Haryanto bersama Wakil Bupati Saiful Arifin dan Forkopimda menyambut kedatangan para pemudik dari Jakarta yang tiba di Terminal Kembangjoyo Pati, Jumat (29/4/2022) dini hari. Total ada sebanyak 500 pemudik yang mengikuti program ini. Para pemudik ini merupakan perantau yang mengikuti program mudik gratis dari Pemerintah […]

  • Kirab Budaya Haul Mbah Ahmad Mutamakkin Meriah, Tongklek Jadi Daya Tarik Utama

    Kirab Budaya Haul Mbah Ahmad Mutamakkin Meriah, Tongklek Jadi Daya Tarik Utama

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.540
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan warga memadati ruas jalan di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, untuk menyaksikan kirab budaya dalam rangka Haul Syekh Ahmad Mutamakkin, Jumat (26/6/2026). Perhelatan tahunan tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kesenian tradisional yang menjadi daya tarik masyarakat. Sejak siang hari, masyarakat tampak antusias memenuhi sepanjang jalur kirab. Berbagai atraksi budaya ditampilkan, […]

  • Anggota DPRD Pati Tanggapi Program “Xpose Uncensored” Trans7 yang Diduga Lecehkan Pesantren

    Anggota DPRD Pati Tanggapi Program “Xpose Uncensored” Trans7 yang Diduga Lecehkan Pesantren

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 349
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari berbagai fraksi mengecam keras program televisi “Xpose Uncensored” yang tayang di Trans7 pada 13 Oktober 2025. Program tersebut dinilai telah melecehkan martabat pesantren dan para kyai melalui narasi yang dianggap menyesatkan serta tidak menghormati nilai-nilai adab santri. Muslihan, anggota DPRD Pati dari fraksi PPP, menyampaikan pernyataan tegasnya. “Jangan pernah […]

  • Naik ke Gunung Gede, Dapat Teman Baru dari Lampung (1)

    Naik ke Gunung Gede, Dapat Teman Baru dari Lampung (1)

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Perjalanan di alun-alun Suryakencana  Perjalanan selama 7 jam berakhir di sebuah basecamp di Cibodas, Cianjur, Jawa Barat. Saya berangkat dari Demak, Jawa Tengah akhir Mei lalu. Berdua saja bersama Ci’lo teman sekampung. sampai di basecamp, udara dingin khas daerah gunung menyambut. Beruntung ada segelas kopi panas menemani. Ngobrol-ngobrol ringan sebentar, saya langsung merebahkan badan. Esok, […]

  • DPRD Pati Desak Pemkab Tangani Serius Suplai Air Lahan Tadah Hujan

    DPRD Pati Desak Pemkab Tangani Serius Suplai Air Lahan Tadah Hujan

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 298
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk segera mengatasi masalah suplai air di lahan tadah hujan, khususnya untuk sektor pertanian. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyatakan keprihatinannya dan menekankan urgensi penanganan masalah ini. “Penanganan suplai air harus segera dilakukan. Apalagi, ke depan ini akan berdampak […]

expand_less