Breaking News
light_mode

Dicky dan Nadia Maharani Terpilih Duta Batik Bakaran 2021

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
  • visibility 114

Para duta batik Bakaran tahun 2021 yang telah terpilih pada Minggu (10/10/2021)

Dengan busana batik tulis Bakaran muda-mudi itu tampil anggun dan menawan. Aura kecantikan dan kegantengan muda-mudi ini seolah melonjak 100 persen.

PATI  Pemilihan duta Batik Bakaran Wetan 2021
kembali digelar, Minggu (10/10/2021) siang. M. Dicky dan Nadia Maharani
terpilih menyandang gelar Duta Batik Bakaran 2021. Mereka akan mendapat tugas
mengenalkan batik Bakaran lebih luas.

Pemilihan Mas dan Mbak Duta
Batik Bakaran juga ditayangkan secara langsung melalui kanal YouTube Desa
Bakaran Wetan. Hal itu agar masyarakat umum dapat melihat acara tersebut dari
rumah masing-masing. Mengingat, saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. 

Sementara juara kedua
diperoleh M. Arif Teguh dan Dewi Kusuma. Sedang juara ketiga diraih oleh Arsyi
Rozzaqi dan Bella Putri.

“Perlu kami sampaikan
bahwa fashion show ini diikuti oleh 18 peserta. Mungkin jumlahnya tidak banyak,
karena kita batasi. Tapi meski begitu, ini pesertanya jagoan-jagoan. Tidak
hanya dalam kota tapi ada juga yang dari luar kota,” jelas Kades Bakaran
Wetan, Kecamatan Juwana, Wahyu Supriyo.

Pihaknya berharap agar Duta
yang terpilih mampu mengenalkan batik bakaran hingga bisa dikenal lebih luas
lagi. “Baik melalui media sosial dan berbagai event. Kami harap mereka
dapat menampilkan pesona batik tulis agar semakin dikenal dan dicintai
masyarakat,” harap dia. 

Wahyu menyebut, pihaknya
telah mengundang tiga juri untuk memilih Duta Batik Bakaran 2021. Mereka adalah
Reena Make Up Artist, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati
Yeti Kristianti, dan Feris yang merupakan Duta Budaya Pati 2016. 

Kades Bakaran Wetan
menyebut, saat ini Pemdes beserta seluruh lembaga dan dibantu pemuda, sedang
mengonsep grand design desa wisata budaya.

“Tentu festival batik
termasuk fashion show menjadi iconnya. Semoga (grand design desa wisata) bisa
terlaksana. Ini masih dalam proses perencanaan,” imbuh Wahyu.

Sementara itu salah satu
juri, Yeti Kristianti menjelaskan, kriteria penilaian dalam fashion show
tersebut meliputi keserasian busana, tata rias, catwalk, gastur tubuh, dan
ekspresi wajah.

Yeti berharap agar Duta
Batik Bakaran 2021 dapat menjadi pelopor pemuda untuk lebih mencintai batik.
Terkhusus, batik tulis Bakaran.

“Siapapun yang menjadi
duta, agar mengajari para pemuda untuk mencintai batik ataupun memakai batik.
Khusunya batik khas Kabupaten Pati. Hal itu juga untuk menopang UMKM di
kabupaten Pati,” jelas salah satu anggota DPRD Pati termuda ini.

Untuk diketahui, kegiatan
yang diselenggarakan Pemdes Bakaran Wetan tersebut merupakan serangkaian
kegiatan Festival Batik Bakaran 2021. Tak hanya pemilihan duta batik,
beberapa kegiatan juga telah dikemas dengan baik. Antara lain, lomba
membatik, lomba fotografi, lomba desainer batik, pameran batik virtual, lomba
foto selfie, dan fashion show anak serta fashion show umum. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Jepara Berhasil Sikat Maling Motor Meresahkan

    Polres Jepara Berhasil Sikat Maling Motor Meresahkan

    • calendar_month Sen, 26 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Penyerahan barang bukti pencurian sepeda moto oleh Polres Jepara Maling motor meresahkan di wilayah Jepara berhasil diamankan Polres Jepara. Selama kegiatan Operasi Sikat Jaran Candi tahun 2022, ada 11 tersangka yang diamankan. JEPARA – Polres Jepara Polda Jateng menggelar acara Press Release hasil Operasi Sikat Jaran Candi tahun 2022 yang berhasil mengamankan 11 (sebelas) tersangka […]

  • Ketua DPRD Pati Tekankan Pentingnya Kerja Sama untuk Atasi Banjir

    Ketua DPRD Pati Tekankan Pentingnya Kerja Sama untuk Atasi Banjir

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 159
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mendesak penanganan banjir yang kerap melanda daerahnya. Beliau menekankan perlunya solusi jangka panjang untuk mengatasi bencana tahunan ini yang berdampak luas terhadap petani, masyarakat, dan pelaku usaha. “Penanganan jangka panjang harus benar-benar dipikirkan bersama. Kami sangat berharap ada langkah konkret ke arah sana,” tegasnya. Ali menambahkan, penanganan […]

  • Ponpes Maslakul Huda Kajen, Berdiri Sebelum Era Kemerdekaan, Lebarkan Sayap Pendidikan

    Ponpes Maslakul Huda Kajen, Berdiri Sebelum Era Kemerdekaan, Lebarkan Sayap Pendidikan

    • calendar_month Sab, 2 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Keberadaan Pesantren Maslakul Huda diperkirakan sudah ada sejak tahun 1910. Dulunya pesantren ini sering disebut dengan nama pesantren polgarut, sebab terletak di daerah yang dikenal dengan sebutan gempol garut di Desa Kajen bagian barat. Pendirinya KH. Mahfudz, ayahanda dari KH. Sahal Mahfudz yang dikenal luas sebagai sang Begawan Fiqih. Namun, pemberian nama Maslakul Huda, menurut […]

  • Menggali Kembali Kebesaran Dr Tjipto Mangoenkoesoemo, Putera Asli Jepara

    Menggali Kembali Kebesaran Dr Tjipto Mangoenkoesoemo, Putera Asli Jepara

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 92
    • 0Komentar

      Dialog budaya ngobrolin dr Tjipto  Jepara tidak hanya RA Kartini dan Sosrokartono. Ada nama besar Dr Tjipto. Putra kelahiran Pecangaan Kulon. Tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia ini terkenal sebagai tiga serangkai. Bersama Ki Hajar Dewantara dan Douwes Dekker. Kiprahnya pada masa pergerakan dulu patut diteladani generasi masa kini.   Di balaidesa Pecangaan Kulon, Kabupaten Jepara, […]

  • Sedap Toleransi Soto Kudus

    Sedap Toleransi Soto Kudus

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Soto Kudus, merupakan kuliner khas paling lezat di kota kretek. Makanan ini, sekilas tak jauh beda, dengan varian soto-soto lain di indonesia.  Bedanya, soto kudus disajikan dengan potongan daging kerbau. Konon, karena masyarakat di kota ini memegang teguh ajaran sunan kudus. untuk tidak menyembelih sapi. Hal itu sebagai penghormatan bagi umat hindu. Soto kudus, sangat […]

  • Anggota DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Sinergitas Kepala Desa dan BPD

    Anggota DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Sinergitas Kepala Desa dan BPD

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 139
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Eko Kuswanto, menekankan pentingnya sinergitas antara Pemerintah Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. “Kinerja BPD sebagai mitra Pemdes harus selalu solid untuk mendukung program pembangunan yang bertujuan mensejahterakan masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa komunikasi yang baik dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan […]

expand_less