Breaking News
light_mode

Dianggap Tak Mampu Bekerjasama, DA Dipecat Jadi Asisten Pelatih Persipa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
  • visibility 263

Pelatih kepala Persipa, Gatot Barnowo

Tentu banyak yang bertanya-tanya.
Apa yang melatarbelakangi manajemen Persipa memecat asisten pelatihnya Dwi
Ariyanto. Apakah ada faktor like and
dislike
di manajemen. Atau memang murni faktor kualitas personal yang
buruk?

Pelatih kepala Persipa, Gatot
Barnowo buka-bukaan tentang alasan dipecatknya Dwi Ariyanto sebagai asistennya
sejak beberapa bulan terakhir ini. ”Untuk posisi itu (Red, asisten pelatih)
tugasnya sebenarnya amat sederhana. Sebagai asisten tugasnya tentu saja
membantu pelatih kepala,” kata Gatot kepada media.

Tugas-tugas itu diantaranya
penataan alat sebelum latihan, memilih teknik dan jenis pemanasan yang tepat
untuk pemain, dan jenis-jenis latihan. Serta menyediakan review dan catatan
masing-masing pemain. ”Itu yang tidak kami dapatkan. Dengan kata lain
kontribusi dari pos ini kurang maksimal. Padahal sebagai tim butuh kontribusi
yang maksimal untuk tiap pos. Itu yang menjadi alasan dan landasan manajemen
melakukan pemecatan,” terangnya.

Posisi yang ditinggalkan Dwi itu,
nantinya akan segera mendapat ganti. Bocoran yang beredar di kalangan pecinta
bola Pati, nama-nama lokal diprediksi akan menjadi pendamping Gatot sebagai
pelatih. Nama yang santer terdengar adalah Satrio Husodo dan juga Haryanto alias
Sarmento. Dua nama itu tak asing di kalangan pecinta bola Pati.

Keputusan pemecatan itu oleh
sebagian kalangan dinilai keputusan yang sudah seharusnya dilakuka manajemen. Seorang
pengamat bola di Pati menyebut keputusan itu tepat dilakukan. Jika target ke
Liga 2 tentu harus total. Termasuk untuk posisi sekelas asisten pelatih.

”Mohon maaf yang dulu, memang
kelasnya belum mumpuni.  Pelatih itu
tidak gampang. Tidak sekadar mengajarkan teori seperti guru olahraga. Akan tetapi
burtuh praktik lapangan. Memberi contoh. Menularkan pengalaman bertanding,
memberi tahu cara mengatasi tekanan penonton dan lawan. Kalau tidak pernah
mengalami hal itu bagaimana mau menularkan ke pemain,” kata pria yang tinggal
di Gabus ini.

Redaksi mencoba menghubungi Dwi
Ariyanto untuk mendengar cerita di balik pemecatannya tersebut. Sayang pesan
WhatsApp yang dikirimkan pagi ini belum dibalasnya.  (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rambu-rambu Sepuh Belum Pensiun

    Rambu-rambu Sepuh Belum Pensiun

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Rambu-rambu di pertigaan depan Pasar Juwana Baru terlihat kusam. Warna merah dan hitam sudah tak nampak. Selain itu letaknya juga tak strategis, terhalang banner iklan hingga terkesan kumuh. (lil)

  • Beli Takjil Bonus Hiburan Tongtek hingga Akustik di Kampung Ramadan Kajen

    Beli Takjil Bonus Hiburan Tongtek hingga Akustik di Kampung Ramadan Kajen

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Kemeriahan Kampung Ramadan di Desa Kajen, Margoyoso, Pati PATI – Kampung Ramadan di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso kembali digelar tahun ini. Selain berbelanja aneka menu buka puasa, pengunjung mendapat bonus hiburan gratis berbagai kesenian seperti tongtek, rebbana, dan musik akustik. Even Kampung Ramadan di Desa Kajen merupakan program kerja pemuda karang taruna desa tersebut. Tahun […]

  • Penampakan es teler durian di kedai Keluarga Durian Pati

    Nikmatnya Es Teler Durian di Kedai Keluarga Durian Pati, Topingnya Melimpah Harganya Murah

    • calendar_month Jum, 5 Jan 2024
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 323
    • 0Komentar

    KULINER – Bagi pecinta buah durian jangan sampai melewatkan menu es teler durian yang nikmat di kedai Keluarga Durian, Jalan Tondonegoro nomor 11 Pati. Di kedai ini es teler durian dibanderol dengan harga murah yaitu Rp 20 ribu saja dengan toping buah durian yang melimpah. Toping buah duriannya benar-benar asli. Rasanya legit khas buah durian […]

  • DPRD Pati Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan dan Jaminan Sosial

    DPRD Pati Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan dan Jaminan Sosial

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.043
    • 0Komentar

    PATI – Pada kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2027, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati Ir. Bambang Susilo mengangkat isu mengenai kebutuhan untuk meningkatkan layanan kesehatan dan jaminan sosial bagi warga daerah, pada hari Selasa (31/03/2026). Beliau menyampaikan bahwa kesempatan untuk mengakses layanan kesehatan yang baik dan merata masih menghadapi hambatan di beberapa daerah. Tak hanya […]

  • DPRD Pati Berkomitmen Dorong Kemajuan Batik Tulis Bakaran

    DPRD Pati Berkomitmen Dorong Kemajuan Batik Tulis Bakaran

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 338
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan potensi batik tulis asli Pati, yaitu Batik Bakaran yang berasal dari Kecamatan Juwana. Batik Bakaran memiliki karakter dan ciri khas tersendiri, baik dari segi motif maupun corak warnanya. Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menyampaikan bahwa Batik Bakaran sangat khas dan memerlukan […]

  • Para pemain yang akan berlaga 

    Jadi Ajang Pembinaan Pemain Liga Askab PSSI Pati Mulai Digelar

    • calendar_month Ming, 29 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Para pemain yang akan berlaga Askab PSSI Pati resmi memutar kompetisi Liga untuk kelompok umur 12 dan 14 tahun. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah pembinaan bagi pemain-pemain muda di desa-desa. PATI – Turnamen Asosiasi Kabupaten (Askab) Pati untuk kelompok umur 12 tahun dan 14 tahun mulai digelar. Turnamen itu diharapkan dapat memunculkan bibit potensial bagi […]

expand_less