Breaking News
light_mode

Dianggap Tak Mampu Bekerjasama, DA Dipecat Jadi Asisten Pelatih Persipa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
  • visibility 186

Pelatih kepala Persipa, Gatot Barnowo

Tentu banyak yang bertanya-tanya.
Apa yang melatarbelakangi manajemen Persipa memecat asisten pelatihnya Dwi
Ariyanto. Apakah ada faktor like and
dislike
di manajemen. Atau memang murni faktor kualitas personal yang
buruk?

Pelatih kepala Persipa, Gatot
Barnowo buka-bukaan tentang alasan dipecatknya Dwi Ariyanto sebagai asistennya
sejak beberapa bulan terakhir ini. ”Untuk posisi itu (Red, asisten pelatih)
tugasnya sebenarnya amat sederhana. Sebagai asisten tugasnya tentu saja
membantu pelatih kepala,” kata Gatot kepada media.

Tugas-tugas itu diantaranya
penataan alat sebelum latihan, memilih teknik dan jenis pemanasan yang tepat
untuk pemain, dan jenis-jenis latihan. Serta menyediakan review dan catatan
masing-masing pemain. ”Itu yang tidak kami dapatkan. Dengan kata lain
kontribusi dari pos ini kurang maksimal. Padahal sebagai tim butuh kontribusi
yang maksimal untuk tiap pos. Itu yang menjadi alasan dan landasan manajemen
melakukan pemecatan,” terangnya.

Posisi yang ditinggalkan Dwi itu,
nantinya akan segera mendapat ganti. Bocoran yang beredar di kalangan pecinta
bola Pati, nama-nama lokal diprediksi akan menjadi pendamping Gatot sebagai
pelatih. Nama yang santer terdengar adalah Satrio Husodo dan juga Haryanto alias
Sarmento. Dua nama itu tak asing di kalangan pecinta bola Pati.

Keputusan pemecatan itu oleh
sebagian kalangan dinilai keputusan yang sudah seharusnya dilakuka manajemen. Seorang
pengamat bola di Pati menyebut keputusan itu tepat dilakukan. Jika target ke
Liga 2 tentu harus total. Termasuk untuk posisi sekelas asisten pelatih.

”Mohon maaf yang dulu, memang
kelasnya belum mumpuni.  Pelatih itu
tidak gampang. Tidak sekadar mengajarkan teori seperti guru olahraga. Akan tetapi
burtuh praktik lapangan. Memberi contoh. Menularkan pengalaman bertanding,
memberi tahu cara mengatasi tekanan penonton dan lawan. Kalau tidak pernah
mengalami hal itu bagaimana mau menularkan ke pemain,” kata pria yang tinggal
di Gabus ini.

Redaksi mencoba menghubungi Dwi
Ariyanto untuk mendengar cerita di balik pemecatannya tersebut. Sayang pesan
WhatsApp yang dikirimkan pagi ini belum dibalasnya.  (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suluk Maleman: Kasih Sayang, Inti Kemanusiaan yang Terancam Hilang

    Suluk Maleman: Kasih Sayang, Inti Kemanusiaan yang Terancam Hilang

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 280
    • 0Komentar

    PATI –  “Darurat Kasih Sayang” menjadi tema utama Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke-153 yang digelar pada Sabtu (21/9/2024) malam. Tema ini menjadi ajakan untuk merenungkan kembali situasi carut marut yang semakin menggejala dalam kehidupan kebangsaan. Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, menekankan pentingnya belajar sifat kasih sayang di bulan kelahiran Nabi Muhammad. Beliau mengingatkan […]

  • Wakil Ketua II DPRD Pati Dukung Program Pemerintah Pusat, Minta Koperasi Desa Dikelola Profesional

    Wakil Ketua II DPRD Pati Dukung Program Pemerintah Pusat, Minta Koperasi Desa Dikelola Profesional

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 190
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan dukungannya terhadap program-program pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, salahsatunya yaitu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Dukungan ini disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, dalam sebuah pernyataan resmi. “DPRD mendukung program pemerintah pusat, jadi dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan […]

  • Gugatan Desa Payang atas Jalan 450 Meter Ditolak PN Pati

    Gugatan Desa Payang atas Jalan 450 Meter Ditolak PN Pati

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.457
    • 0Komentar

    PATI – Gugatan Desa Payang, Kecamatan/Kabupaten Pati terhadap Desa Tambaharjo mengenai kepemilikan jalan sepanjang 450 meter dinyatakan tidak dapat diterima oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pati Kelas 1A. Putusan dengan nomor 29/Pdt.G/2025/PN Pti dibacakan secara daring melalui sistem e-court pada hari Rabu (7/1/2026). Dalam amar putusan, Ketua Majelis Hakim Darminto Hutasoit beserta hakim anggota […]

  • Membaca Mushaf Nusantara, Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya

    Membaca Mushaf Nusantara, Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

      Buku Mushaf Nusantara Sebuah buku tentang mushaf Alquran diterbitkan oleh santri asal Desa Lahar Kecamatan Tlogowungu, Pati. Buku bagus ini memuat jejak, ragam, dan para penjaganya di Nusantara. BUKU Mushaf Nusantara ini merupakan buku  yang pertama kali diterbitkan Zainal Abidin Sueb. Zainal terinspirasi menulis dari sosok Zainul Milal Bizawie, penulis yang kenal produktif menelurkan […]

  • Ketua DPRD Pati Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang Sidang Paripurna Hak Angket

    Ketua DPRD Pati Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang Sidang Paripurna Hak Angket

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 330
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif menjelang sidang paripurna penyampaian hasil panitia khusus (pansus) hak angket DPRD Pati. “Harapannya ya kondusif dan aman. Ini kan menjelang rapat paripurna penyampaian hasil pansus hak angket DPRD Pati kepada pimpinan,” ungkapnya. Pesan ini disampaikan mengingat potensi […]

  • Lolos ke Liga Dua! Suporter Macan Muria Sambut Hangat Kedatangan Persiku Kudus

    Lolos ke Liga Dua! Suporter Macan Muria Sambut Hangat Kedatangan Persiku Kudus

    • calendar_month Sel, 4 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 210
    • 0Komentar

    KUDUS – Ribuan suporter Tim Macan Muria meriahkan kedatangan manajemen dan pemain Persiku Kudus di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus setelah lolos ke liga dua, Selasa (04/06/2024). Mawahib Afkar, penasehat Persiku Kudus, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. Dia menyebut bahwa pada tahun 2008, tim yang identik dengan warna biru ini pernah meraih kesuksesan bersama pengurus Solehan. […]

expand_less