Breaking News
light_mode

Pemkab Pati Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
  • visibility 1.758

PATI – Mengingat dampak luas bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang telah melanda wilayah Kabupaten Pati sejak 9 Januari 2026, Pemerintah Kabupaten Pati telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana.

Dilansir dari situation report terbaru per 18 Januari 2026, bencana tersebut telah memengaruhi 12 kecamatan, yaitu Dukuhseti, Juwana, Pati, Jakenan, Gabus, Wedarijaksa, Sukolilo, Tayu, Margorejo, Margoyoso, Kayen, dan Batangan. Pada saat kejadian awal, sebanyak 136 desa terdampak, namun seiring dengan upaya penanganan darurat yang dilakukan bersama berbagai unsur terkait, jumlah tersebut menurun menjadi 84 desa sesuai data terbaru.

Hingga tanggal 18 Januari 2026, data menunjukkan dampak bencana meliputi 61.606 warga terdampak, 2 orang meninggal dunia, 20.194 rumah tergenang banjir, dan 130 fasilitas umum terpengaruh. Kerugian juga terjadi di sektor pertanian: 7.355 Ha sawah (dengan perkiraan kerugian Rp 301 milyar), 1.371 Ha tambak terendam (perkiraan Rp 54 milyar), serta 66 Ha lahan pertanian bawang merah (perkiraan Rp 4,5 milyar). Untuk infrastruktur, kerugian tercatat pada jalan (Rp 170 milyar), jembatan (Rp 16 milyar), tanggul/talud (Rp 75 milyar), dan bendung/tambak (Rp 17 milyar).

Untuk menanggapi kondisi tersebut, Bupati Pati mengeluarkan Keputusan Nomor 400.9.10.2/0041 Tahun 2026 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir, Banjir Bandang, Tanah Longsor, dan Angin Puting Beliung di Kabupaten Pati Tahun 2026. Status ini berlaku mulai 10 Januari hingga 23 Januari 2026.

Penetapan status tanggap darurat ini diharapkan menjadi landasan hukum dan acuan operasional agar seluruh unsur pemerintah dapat bertindak lebih cepat, tepat, responsif, serta terkoordinasi dalam menangani bencana secara terorganisir dan sasaran.

Dalam penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Pati menetapkan sejumlah prioritas utama, antara lain mempercepat penanganan langsung di lapangan, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, mengoptimalkan koordinasi lintas sektor untuk menghindari tumpang tindih bantuan, serta memastikan kehadiran pemerintah dirasakan secara nyata.

Bupati Pati juga menekankan bahwa keselamatan warga adalah hal yang paling utama, dengan menginstruksikan seluruh pihak terkait – mulai dari OPD, TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat – untuk bekerja cepat, responsif, dan sinergis.

Sebagai bentuk penguatan koordinasi, telah diadakan rapat bersama Wakil Bupati, Forkopimda, Kepala OPD, dan seluruh camat. Rapat tersebut bertujuan untuk menyelaraskan langkah, pembagian tugas, serta penanggung jawab di lapangan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Penguatan layanan dasar bagi pengungsi menjadi fokus utama dalam penanganan. Langkah yang dilakukan antara lain menyediakan logistik dan kebutuhan pokok, mengoperasikan 16 dapur umum bekerja sama dengan PMI dan Muhammadiyah Disaster Management Center, mendistribusikan bahan pangan, memberikan layanan kesehatan bagi kelompok rentan melalui jejaring Puskesmas, menyediakan air bersih, melakukan penyemprotan lumpur pascabanjir, serta mengelola sampah untuk menjaga kesehatan lingkungan.

Di sisi teknis, pemerintah daerah menginstruksikan agar OPD terkait – khususnya DPUTR – melakukan asesmen infrastruktur, mempercepat penanganan infrastruktur rusak darurat dan ringan, serta segera menangani tanggul yang jebol baik secara sementara maupun permanen untuk mencegah dampak lebih lanjut.

Untuk penanganan banjir tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pati akan fokus pada normalisasi sungai yang menjadi kewenangan daerah. Sedangkan untuk sungai yang berada di bawah kewenangan Pusat seperti Sungai Juwana, Pemkab akan segera melakukan koordinasi dan mengajukan surat resmi kepada Kementerian PUPR agar pembuatan kanal khusus (short cut) dapat segera diwujudkan untuk mengatasi permasalahan banjir.

Pemerintah Kabupaten Pati mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan masih tinggi. Pemantauan cuaca terus dilakukan, termasuk dengan dukungan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari BNPB untuk mengendalikan intensitas hujan dan mengurangi risiko bencana berikutnya.

Masyarakat diharapkan tetap waspada, menjaga ketenangan, serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Sementara itu, pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan unsur terkait memastikan kesiapsiagaan dan pelayanan 24 jam penuh demi keselamatan seluruh warga.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Minta DLH Rutin Kordinasi Soal Sampah

    Ketua Komisi C DPRD Pati Minta DLH Rutin Kordinasi Soal Sampah

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.193
    • 0Komentar

    PATI – Komisi C DPRD Kabupaten Pati meminta agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) rutin melakukan koordinasi terkait rencana pengolahan sampah menjadi energi listrik. Dewan ingin dilibatkan agar bisa memantau perkembangan program tersebut sekaligus membantu memfasilitasi kebutuhan regulasi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto. Menurutnya, sinergi yang baik antara […]

  • Brand Artugo Produk Perlengkapan Dapur Rekomendasi Masterchef

    Brand Artugo Produk Perlengkapan Dapur Rekomendasi Masterchef

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

      Chef Bayu Wratsongko, dari masterchef season 5 saat memasak menggunakan peralatan dapur dari Artugo di Depo Soehartono, Jalan Panglima Sudirman, Pati (Senin 13 Desember 2021) Artugo hadir menawarkan produk-produk peralatan dapur yang dijamin memuaskan emak-emak di rumah. Mulai dari kompor tanam hingga kompor listrik tersedia dengan spesifikasi jempolan. Barang-barang ini sekarang bisa didapatkan di […]

  • PAC Pagar Nusa Kecamatan Margoyoso Memenangkan Tiga Piala di Kejurwil PSNU PN Tingkat Eks Karisidenan Pati

    PAC Pagar Nusa Kecamatan Margoyoso Memenangkan Tiga Piala di Kejurwil PSNU PN Tingkat Eks Karisidenan Pati

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 312
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – PAC Pagar Nusa Kecamatan Margoyoso berhasil meraih tiga piala di Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) I Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa (PN) se-Eks Karesidenan Pati. Bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Kecamatan Margoyoso, Pati pada Jumat-Minggu (17-19/11/2023). Pelatih PAC Pagar Nusa Kecamatan Margoyoso Suhardi, menyatakan kegembiraannya karena anak didiknya berhasil memenangkan tiga piala. “Kita […]

  • Menteri Sosial Sambangi Wilayah Terisolir Banjir di Gadudero Pati

    Menteri Sosial Sambangi Wilayah Terisolir Banjir di Gadudero Pati

    • calendar_month Sab, 7 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau lokasi banjir di Gadudero Sukolilo Pati PATI – Menteri Sosial Tri Rismaharini menembus daerah yang terisolir karena banjir, daerah itu di Desa Gadudero Kecamatan Sukolilo, Jumat (7/1). Risma dan rombongan harus menaiki perahu karet untuk sampai ke pemukiman warga. Akibat banjir ini, warga desa tersebut terisolasi selaman sepekan. Karena banjir […]

  • Tekan Penularan, Komisi D DPRD Pati Siapkan Raperda Tentang TBC-HIV

    Tekan Penularan, Komisi D DPRD Pati Siapkan Raperda Tentang TBC-HIV

    • calendar_month Jum, 14 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 413
    • 0Komentar

    PATI – Rancangan peraturan daerah (raperda) mengenai advokasi kebijakan TBC-HIV, disiapkan Komisi D DPRD Kabupaten Pati. Dalam hal ini, Komisi D bersama Aisyiyah melakukan kajian dan advokasi kebijakan masalah tersebut. Menurutnya, hal ini medesak dilakukan karena permasalahan pencegahan penyakit yang harus dilaksanakan secara maksimal di Pati selain HIV/AIDS adalah Tubercolosis (TBC). “Pemerintah saat ini tengah mempersiapkan […]

  • DPRD Pati Tekankan Reboisasi untuk Cegah Banjir Bandang

    DPRD Pati Tekankan Reboisasi untuk Cegah Banjir Bandang

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 547
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong program reboisasi sebagai solusi untuk mengurangi dampak lingkungan di Pegunungan Kendeng. Penanaman pohon dinilai penting sebagai resapan air, terutama saat musim hujan. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menekankan pentingnya penanaman bibit pohon keras oleh semua pihak. Menurutnya, sinergitas diperlukan agar seluruh lapisan masyarakat […]

expand_less