Breaking News
light_mode

Dari Lantai Sebelas, Laskar Saridin Bersiap Pentas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 28 Mar 2019
  • visibility 143

Target Naik Kasta 
Para pemain Persipa yang telah menandatangani kontrak
Hujan
baru saja reda mengguyur Kota Pati. Minggu malam (24/3/2019), udara kota masih
terasa dingin. Jalanan sedikit masih basah. Mendung tebal menggelantung di
langit The Safin Hotel. Dari lantai 11 gemerlap lampu-lampu
  membikin suasana menjadi syahdu. Sayup-sayup
kendaraan di jalanan terasa senyap.

Masih
pukul 19.00. Kursi-kursi berbahan rotan warna hitam sudah tertata rapi.
Seperangkat alat musik lengkap siap ditabuh. Spanduk sudah dipasang. Acara
sebentar lagi dimulai. Malam itu, berlangsung acara penting. Penandatanganan
kontrak pemain, tim pelatih sekaligus penunjukan manajer baru bagi Laskar
Saridin. Persipa.

Tahun
ini, Persipa lebih serius menatap kompetisi. Berbulan-bulan pemusatan latihan
bertajuk puslat telah dilakukan. Kini, sepuluh pemain telah mengikat diri
menjadi bagian skuad Laskar Saridin di Liga 3 2019 tahun ini. Berbeda saat
musim 2018 lalu.

Ikris Yehmin, mantan pemain Sriwijaya FC
Para
pemain itu datang dari berbagai klub. Seperti Persewangi Banyuwangi, Persijap
Jepara, Tim Porprov Jepara 2018, Persiku Kudus, hingga mantan pemain dari
Sriwijaya FC. Selain 10 pemain yang menandatangani kontrak pada Minggu
(25/3/2019), esoknya, satu pemain kategori senior datang memperkuat skuad
asuhan Dwi Ariyanto ini. dia adalah Adit Wafa, pemain tengah yang pernah
menjadi bagian dari skuad Laskar Kalinyamat Persijap Jepara, dan terakhir kali
membela PSIR Rembang.

Saiful
Arifin, Ketua Umum Persipa mengungkapkan tekad dan target timnya tersebut.
“Kita persiapkan tim ini sebaik mungkin. Hari ini tim pelatih kita bentuk.
Sebagian pemain hasil seleksi ketat sudah kita ikat kontrak. Nanti akan ada
lagi kontrak untuk pemain lainnya. Termasuk pemain senior. Target kita jelas,
Nasik Kasta Liga 2,” tegasnya di hadapan para pemain, tim pelatih dan
manajemen.

“Seluruh
pemain yang sudah kita kontrak ini melalui proses panjang. Kita awali dengan
seleksi di puslat untuk mengutamakan bakat Pati. Ada evaluasi, keluar masuk
pemain, lalu kita adakan seleksi kedua. Sebagaimana tertulis di MOU dengan
pemain puslat dengan segala aturan dan haknya, kita pilih yang punya kemampuan
dan memiliki attitude yang baik. Indisipliner, kita coret. Ini semua karena
kita semua kan ingin tim ini bagus, jadi ya inilah upaya kita,” imbuh pria yang
juga Wakil Bupati Kabupaten Pati ini.

Adit Wafa, eks Persijap dan PSIR Rembang
Pada
kesempatan ini pula, Safin, panggilan akrab Ketua Umum Persipa, memperkenalkan
manajer Persipa yang baru yakni Hadi Sutrisno. Pengusaha perikanan asal Juwana.

Menyambut
posisi baru yang sebelumnya dijabat Kardi Arifin ini, Hadi berharap
kehadirannya bisa memberikan nilai tambah bagi Persipa. “Saya berusaha
memposisikan diri sesuai jobdesk seorang manajer. Diantaranya fungsi pengawasan
dan persiapan kebutuhan klub, administrasi dan material. Tetap kompak dan solid
agar target tim kita tercapai. Semoga kehadiran saya bisa memberi nilai tambah
untuk Persipa,” tuturnya.

Sementara
itu, untuk melengkapi skuad yang ada, tim pelatih bakal melakukan seleksi
pemain secara terbuka sampai jelang kompetisi nanti. 
Sebanyak
10 Pemain telah menandatangani kontrak bersama Persipa Pati di Liga 3 musim 2019. 
(alb)

DAFTAR PEMAIN YANG SUDAH DIKONTRAK

KIPER
1. BIMO VIVALDI, Grobogan, 1998, klub terakhir Persewangi Banyuwangi

BEK TENGAH
2. FIKRON AFRIYANTO, Jepara, 1998, klub terakhir Persijap Jepara
3. FRENGKI
NURDIANTORO, Jepara, 1998, team terakhir Porprov Jepara 2018

BEK KANAN
4. WAHYU NUGROHO AJI, Sukoharjo, 1998, klub terakhir Persijap Jepara

BEK KIRI
5. TEDDY SUTENDY, Jepara, 1997, klub terakhir Persijap Jepara

GELANDANG BERTAHAN
6. FATURAHMAN ZAKI, Pati, 1998, klub terakhir Persipa Pati

SAYAP KIRI
7. MOH. FARIK ARFIAN, Pati, 1997, klub terakhir Persijap Jepara
8. EKO
PRIYONO, Pati, 1998, klub terakhir Persiku Kudus

SAYAP KANAN
9. AGUS WURYADI, Grobogan, 1998, klub terakhir Persiku Kudus

PENYERANG
10. IKRIS W. YAMHIN, Pegunungan Bintang Papua, 1997, klub terakhir Sriwijaya FC

GELANDANG
11. ADIT WAFA,
Kudus, 22 JANUARI 1994, Klub terakhir PSIR Rembang.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikan Bandeng, Rasa dan Khasiatnya

    Ikan Bandeng, Rasa dan Khasiatnya

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Di balik duri lembutnya yang sangat banyak, Ikan Bandeng memiliki rasa yang nikmat. Selain nikmat juga berkhasiat. Lengkap kan. Berikut redaksi akan merangkum khasiat dari ikan yang hidup di air payau ini. Dikutip dari Lifestyle Kompas, Ikan Bandeng merupakan salah satu makanan yang biasa ditemui kala perayaan Tahun Baru Imlek dan terutama disajikan oleh warga […]

  • Rancangan RPJMD Pati 2025-2029 Disepakati Bersama, Fokus pada Sektor Strategis

    Rancangan RPJMD Pati 2025-2029 Disepakati Bersama, Fokus pada Sektor Strategis

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.937
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat telah mencapai kesepakatan terkait rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025 hingga 2029. Dokumen ini akan menjadi pijakan serta arah utama pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Beberapa sektor yang dianggap strategis menjadi prioritas dalam rancangan awal tersebut, di […]

  • Pemkab Pati Sambut Bantuan Becak Listrik untuk Lansia, Inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto

    Pemkab Pati Sambut Bantuan Becak Listrik untuk Lansia, Inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 647
    • 0Komentar

    PATI – Suasana haru dan bahagia terpancar dari wajah para lansia pengayuh becak di Pendopo Kabupaten Pati pada hari Rabu (12/11/2025). Deretan becak listrik yang berjejer rapi menjadi simbol harapan baru bagi mereka yang selama ini mengandalkan tenaga kayuhan untuk mencari nafkah. Sebanyak 60 unit becak listrik diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pati, Sudewo, sebagai […]

  • DPRD Pati Dorong Anak Muda Tingkatkan Kreativitas di Tengah Persaingan Kerja yang Ketat

    DPRD Pati Dorong Anak Muda Tingkatkan Kreativitas di Tengah Persaingan Kerja yang Ketat

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 169
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan dorongan kepada anak muda untuk lebih meningkatkan kreativitas mereka. Hal ini mengingat dunia kerja saat ini semakin sulit dan persaingan yang sangat ketat. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, menekankan pentingnya peningkatan keterampilan sejak di bangku sekolah maupun perguruan tinggi. Menurutnya, anak muda memiliki […]

  • Semur Kutuk Legendaris Langganan Wakil Bupati Saiful Arifin

    Semur Kutuk Legendaris Langganan Wakil Bupati Saiful Arifin

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jadi Langganan Pejabat, Sehari Habiskan 10 Kilogram Ikan Kutuk   Wakil Bupati Pati Saiful Arifin sedang menyantap semur kutuk Masakannya sederhana. Bumbu semur lengkap yang gurih dengan potongan ikan Kutuk. Jadilah namanya semur kutuk. Karena rasanya yang khas, kuliner ini menjadi buruan orang-orang. Para pejabat sering kali datang, termasuk Wakil Bupati Pati Saiful Arifin yang menjadi […]

  • Eksotis Sekaligus Mistis dulu Petilasan Syeh Siti Jenar (2)

    Eksotis Sekaligus Mistis dulu Petilasan Syeh Siti Jenar (2)

    • calendar_month Ming, 4 Okt 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 135
    • 0Komentar

      Selain eksotis, Pantai Lemah Abang konon juga mistis. Dikisahkan, dulu tempat ini merupakan petilasan dari salah seorang wali yang kontroversial pada zaman walisongo. Namanya Syeh Siti Jenar. ”Cerita-ceritanya begitu. Ada aura mistis. Temenku suatu sore pernah “disasarkan” di tengah hutan karetan, saat hendak ke pantai itu,” kata Ardian Firda Maulida, salah seorang pengunjung dari […]

expand_less