Breaking News
light_mode

Bupati Haryanto Minta Camat Sisir Warga Miskin

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 13 Mar 2019
  • visibility 264

Bupati Haryanto saat memberikan sambutan di acara forum perangkat daerah
PATI – Bupati Haryanto meminta para camat untuk memetakan
secara tepat penduduk miskin di wilayahnya masing-masing. Hal itu dilakukan
setelah mencermati angka kemiskinan Kabupaten Pati yang turun sampai 9,90
persen. Bupati menginginkan bisa cepat melakukan pengentasan kemiskinan secara
tepat.
”Saya
ingin kecamatan-kecamatan melakukan pendataan dan pemetaan, dari 9,90 persen
itu ada berapa desa,” tegas Bupati Haryanto dalam acara Forum Perangkat Daerah
di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati pagi kemarin (11/3/2019).
Melalui
pemetaan yang dilakukan kecamatan secara langsung, lanjut bupati, diharapkan
nantinya ada program-program pengentasan kemiskinan. Misalnya melalui program
usaha mikro kecil menengah (UMKM), bedah rumah, dan program bantuan lainnya.
”tergantung kebutuhannya masing-masing,” kata bupati.

Baca juga : TPI Juwana Diwacanakan Jadi BLUD
Kegiatan
forum perangkat daerah itu sendiri digelar dalam rangka penyelarasan program
dan kegiatan rancangan kerja perangkat daerah Kabupaten Pati Tahun 2020.
Bupati, wakil bupati, sekda, Ketua DPRD, kepala OPD, dan camat hadir dalam
kegiatan tersebut.
”Ada
dampak di angka kemiskinan, tingkat pengangguran, juga peningkatan ekonomi yang
dirasakan oleh masyarakat. Kalau kami perhatikan, menurunkan angka kemiskinan
tidaklah mudah. Mulai dari tahun 2013 tingkat kemiskinan masih sebesar 14, 44
persen hingga saat ini menjadi 9,90 persen, itu bukanlah hal yang mudah, dan
berbagai program telah kami lakukan untuk itu,” jelas bupati.
Program
tersebut, lanjut bupati, seperti pembangunan infrastruktur, pemberdayaan, UMKM
dan lain – lain. Seperti diketahui, pemberdayaan UMKM menjadi salah satu
program prioritas Bupati Haryanto.
”Sehingga
dengan berusaha semaksimal mungkin dengan melaksanakan program tersebut, angka
kemiskinan dapat menurun, yakni sampai di bawah standar dari Provinsi Jawa
Tengah, namun masih di atas tingkat nasional,” jelasnya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edisi spesial 76 tahun Suara Merdeka.

    76 Tahun Suara Merdeka Menemani Pembaca

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.297
    • 0Komentar

    Suara Merdeka adalah adalah sebuah koran harian di Indonesia yang berbasis di Jawa Tengah. Didirikan oleh Hetami  dan edisi pertama diterbitkan pada 11 Februari 1950. Pada tahun 2026 ini Suara Merdeka telah berusia 76 tahun. Suara Merdeka telah menjadi bagian dari urat nadi perjalanan kehidupan masyarakat Jawa Tengah. Menjadi saksi suka – duka, tawa – […]

  • Pentingnya Generasi Muda NU Paham Aswaja Ala Nahdliyah

    Pentingnya Generasi Muda NU Paham Aswaja Ala Nahdliyah

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 451
    • 0Komentar

    DOKUMEN PRIBADI Belakangan ini, banyak kelompok Islam mengatasnamakan diri ahlussunah. Namun praktiknya yang terjadi jauh dari kehidupan waljamaah. Kelompok ini beranggapan bahwa untuk memahami ajaran agama serta mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari cukup dikembalikan pada Al Qur’an dan Sunnah (Hadist). Di sinilah, generasi muda NU perlu cerdas. Generasi muda NU mesti paham mengenai ajaran-ajaran yang dilestarikan […]

  • DPRD Pati Soroti Pengelolaan Sampah Desa, Minimnya Kesadaran Masyarakat Jadi Kendala

    DPRD Pati Soroti Pengelolaan Sampah Desa, Minimnya Kesadaran Masyarakat Jadi Kendala

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 336
    • 0Komentar

    PATI – Persoalan pengelolaan sampah di desa-desa Kabupaten Pati mendapat sorotan tajam dari Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto. Ia menyoroti masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan di tepi jalan dan aliran sungai. Joni mendorong desa-desa untuk mengelola bank sampah secara maksimal, tanpa sekadar pencitraan. “Sampah yang jelas hanya sekedar retorika atau […]

  • Ali Badrudin: Siskeudes Online Tingkatkan Akuntabilitas Keuangan Desa

    Ali Badrudin: Siskeudes Online Tingkatkan Akuntabilitas Keuangan Desa

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PATI – Demi meningkatkan pengelolaan keuangan desa, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah meluncurkan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) berbasis online. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyambut baik inisiatif ini dan mendorong seluruh desa di Pati untuk segera mengimplementasikan sistem tersebut. Ali menilai Siskeudes online akan sangat membantu meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan di […]

  • Bupati Jepara Lindungi Rumah Tradisional Bugis di Karimunjawa

    Bupati Jepara Lindungi Rumah Tradisional Bugis di Karimunjawa

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Bupati Jepara Andi di depan rumah tradisional Bugis Bupati Jepara berkomitmen terhadap pelestarian rumah tradisional di Karimunjawa. Pihaknya ingin menjadikan rumah tradisional ini sebagai salah satu destinasi wisata, selain suguhan utama wisata alam JEPARA – Wilayah terluar Kabupaten Jepara yaitu Kepulauan Karimunjawa terdapat rumah-rumah tradisional dari berbagai wilayah di Indonesia. Keberadaan rumah adat dari berbagai […]

  • Camat Tlogowungu Dituntut Pindah Kepala Desa, Ini Cerita Sebenarnya

    Camat Tlogowungu Dituntut Pindah Kepala Desa, Ini Cerita Sebenarnya

    • calendar_month Ming, 1 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Camat Tlogowungu Didik bersama beberapa kepala desa yang ikut tanda tangan  TLOGOWUNGU – Beberapa waktu lalu di kalangan kepala desa di Kecamatan Tlogowungu pernah sedikit geger. Hal itu lantaran beredarnya sebuah surat permohonan 10 kepala desa yang menginginkan Camat Tlogowungu dimutasi. Didik mengaku permasalahan itu sudah bisa dikatakan selesai. ”Memang benar, ada beberapa kepala desa di […]

expand_less