Breaking News
light_mode

Bupati Haryanto Minta Camat Sisir Warga Miskin

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 13 Mar 2019
  • visibility 177

Bupati Haryanto saat memberikan sambutan di acara forum perangkat daerah
PATI – Bupati Haryanto meminta para camat untuk memetakan
secara tepat penduduk miskin di wilayahnya masing-masing. Hal itu dilakukan
setelah mencermati angka kemiskinan Kabupaten Pati yang turun sampai 9,90
persen. Bupati menginginkan bisa cepat melakukan pengentasan kemiskinan secara
tepat.
”Saya
ingin kecamatan-kecamatan melakukan pendataan dan pemetaan, dari 9,90 persen
itu ada berapa desa,” tegas Bupati Haryanto dalam acara Forum Perangkat Daerah
di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati pagi kemarin (11/3/2019).
Melalui
pemetaan yang dilakukan kecamatan secara langsung, lanjut bupati, diharapkan
nantinya ada program-program pengentasan kemiskinan. Misalnya melalui program
usaha mikro kecil menengah (UMKM), bedah rumah, dan program bantuan lainnya.
”tergantung kebutuhannya masing-masing,” kata bupati.

Baca juga : TPI Juwana Diwacanakan Jadi BLUD
Kegiatan
forum perangkat daerah itu sendiri digelar dalam rangka penyelarasan program
dan kegiatan rancangan kerja perangkat daerah Kabupaten Pati Tahun 2020.
Bupati, wakil bupati, sekda, Ketua DPRD, kepala OPD, dan camat hadir dalam
kegiatan tersebut.
”Ada
dampak di angka kemiskinan, tingkat pengangguran, juga peningkatan ekonomi yang
dirasakan oleh masyarakat. Kalau kami perhatikan, menurunkan angka kemiskinan
tidaklah mudah. Mulai dari tahun 2013 tingkat kemiskinan masih sebesar 14, 44
persen hingga saat ini menjadi 9,90 persen, itu bukanlah hal yang mudah, dan
berbagai program telah kami lakukan untuk itu,” jelas bupati.
Program
tersebut, lanjut bupati, seperti pembangunan infrastruktur, pemberdayaan, UMKM
dan lain – lain. Seperti diketahui, pemberdayaan UMKM menjadi salah satu
program prioritas Bupati Haryanto.
”Sehingga
dengan berusaha semaksimal mungkin dengan melaksanakan program tersebut, angka
kemiskinan dapat menurun, yakni sampai di bawah standar dari Provinsi Jawa
Tengah, namun masih di atas tingkat nasional,” jelasnya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabupaten Pati Kirim Kafilah Terbaik untuk Lomba MAPSI Tingkat Provinsi Jawa Tengah

    Kabupaten Pati Kirim Kafilah Terbaik untuk Lomba MAPSI Tingkat Provinsi Jawa Tengah

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 215
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, secara resmi melepas kafilah Kabupaten Pati yang akan berlaga di Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Acara pelepasan berlangsung meriah di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (16/10/2025). Dalam sambutannya, Sudewo mengungkapkan rasa bangga dan optimisnya terhadap para peserta. Beliau berharap kafilah Pati dapat meraih prestasi terbaik […]

  • Keterlaluan Maling di Magelang Curi Belasan Tabung Oksigen di RSUD Muntilan

    Keterlaluan Maling di Magelang Curi Belasan Tabung Oksigen di RSUD Muntilan

    • calendar_month Jum, 3 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Polres Magelang mengamankan pencuri belasan tabung oksigen milik RSUD Muntilan Di tengah masa pandemi Covid-19 keberadaan tabung oksigen sangat vital. Sayangnya masih ada oknum nakal. Seorang sopir penyedia jasa oksigen bukannya memberikan layanan yang baik malah mencuri belasan tabung oksigen milik RSUD Muntilan. Beruntung polisi cepat mengungkapkan kasus ini. MAGELANG– Kurang dari 24 jam Unitreskrim […]

  • Kualifikasi Porprov Jawa Tengah 2018 Lawan Semarang, Pati Tetap Optimis

    Kualifikasi Porprov Jawa Tengah 2018 Lawan Semarang, Pati Tetap Optimis

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    BERFOTO : Para pemain sepakbola pra porprov Pati berfoto santai usai latihan mematangkan permainan jelang laga ketiga melawan Semarang, Minggu (22/10) mendatang. Lingkar Muria, PATI – Hasil seri 0-0 pada laga kedua kualifikasi porprov 2018 melawan Salatiga, tak membuat tim Pati menyerah. Meskipun di laga berikutnya melawan tim kuat Semarang, skuad asuhan Eko Supriyanto ini […]

  • DPRD Pati Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang Rapat Paripurna Pansus Hak Angket

    DPRD Pati Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang Rapat Paripurna Pansus Hak Angket

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 229
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang rapat paripurna Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati terkait isu pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, anggota Pansus sekaligus Ketua DPD Golkar Pati, Endah Sriwahyuningati, menyampaikan imbauan kepada masyarakat. “Terkait dengan Pansus, sama-sama kita ketahui proses mekanisme sudah dijalankan sesuai aturan dan disaat ini memasuki tahap pengumpulan dan nanti akan menuju ke paripurna,” […]

  • Tekan Golput KPU Sosialisasi Ibu-ibu

    Tekan Golput KPU Sosialisasi Ibu-ibu

    • calendar_month Ming, 4 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Demi sukses penyelenggaraan pilkada serentak pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) gencar melakukan sosialisasi-sosialisasi. KPU terus menyasar kelompok-kelompok di masyarakat hingga tingkat bawah. Seperti yang dilakukan KPU Kabupaten Pati melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Dukuhseti. Belum lama ini, mereka menyasar ibu-ibu anggota Pembinaan Kesejahteraan […]

  • Suporter Persijap Minta Panpel Dievaluasi

    Suporter Persijap Minta Panpel Dievaluasi

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Suporter Persijap Jepara dari kelompok CNS/ @ultraspersijap JEPARA – Pertandingan home perdana menghadapi Persekat Tegal Minggu (4/9/2022) mendapat sorotan netizen dan Persijap fans. Sebab dalam laporan resmi jumlah penontom yang tercatat hanya 8.500 penonton, padahal stadion berkapasitas sekitar 15.000 penonton itu hampir dipenuhi penonton.  Karena itu mencuat dugaan ada yang mengarah pada upaya memperoleh keuntungan […]

expand_less