Breaking News
light_mode

Edy Wuryanto Soroti Rencana PPPK SPPG MBG, Berpotensi Picu Konflik Sosial

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
  • visibility 1.729

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengajukan kritikan terhadap kebijakan rekrutmen pegawai Badan Gizi Nasional (BGN) dan proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya untuk tenaga yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan kritik tersebut disampaikannya dalam pertemuan kerja antara Komisi IX DPR RI dan Kepala BGN, Dadan Hindayana, beberapa waktu yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Edy menyoroti rencana pengangkatan sebanyak 32.000 pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi PPPK, yang akan dilaksanakan mulai bulan Februari 2026.

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini berisiko menimbulkan ketidaksetaraan dan konflik sosial jika tidak dijalankan dengan memperhatikan prinsip keadilan di antara berbagai profesi yang ada.

Edy mengemukakan adanya ketidakseimbangan dalam hal gaji serta status kepegawaian di antara sejumlah profesi yang terlibat dalam Program MBG.

Ia menyebutkan bahwa kemungkinan besar sopir BGN atau tenaga dapur MBG memperoleh gaji yang lebih tinggi dibandingkan guru honorer, meskipun guru memiliki beban kerja yang lebih berat dan telah mengabdikan diri dalam waktu yang lebih lama.

“Sopir MBG yang mengantar gajinya lebih tinggi dari guru yang selama ini mendidik anak-anak. Mereka kuliahnya sampai berdarah-darah kok tiba-tiba mendapatkan perlakuan yang berbeda dari negara,” ujarnya.

Menurutnya, setiap profesi yang berkontribusi bagi negara layak mendapatkan perlakukan yang sama adilnya. Bila hal ini tidak diterapkan dengan baik, kebijakan tersebut justru berpotensi memicu rasa kecemburuan di tengah masyarakat.

“Padahal sama-sama mengabdi kepada negara. Jadi, tidak adil,” tegasnya.

Selain membahas permasalahan rekrutmen PPPK, Edy juga menyentil mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang hingga kini masih belum merata di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T).

Ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya memusatkan perhatian pada pelaksanaan program di kawasan perkotaan, namun juga harus memastikan bahwa manfaat dari MBG benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.

Sementara itu, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyelesaikan tahap pertama rekrutmen dan seleksi PPPK untuk sebanyak 2.080 pegawai. Para tenaga ini secara resmi telah memiliki status sebagai aparatur sipil negara (ASN) mulai tanggal 1 Juli 2025.

Dadan menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen telah dilakukan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku, dan akan terus dilakukan evaluasi seiring dengan perluasan cakupan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ke seluruh pelosok tanah air.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peserta BPJS PBI Banyak yang Dinonaktifkan, Komisi D DPRD Pati Pastikan Adanya Solusi

    Peserta BPJS PBI Banyak yang Dinonaktifkan, Komisi D DPRD Pati Pastikan Adanya Solusi

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.115
    • 0Komentar

    PATI – Masih hangat diperbincangkan terkait penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang menyentuh angka puluhan ribu di Kabupaten Pati. Menanggapi keresahan masyarakat, Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, memastikan bahwa pihaknya bersama eksekutif sedang berupaya maksimal mencari jalan keluar atas masalah ini. Teguh menjelaskan, saat ini sudah terjalin komunikasi […]

  • Tenaga Surya Bikin Listrik Karimunjawa Menyala 24 Jam

    Tenaga Surya Bikin Listrik Karimunjawa Menyala 24 Jam

    • calendar_month Sen, 23 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang berada di Pulau /Desa Nyamuk Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Pati   JEPARA – Masyarakat di Pulau Nyamuk Karimunjawa sedang berbahagia. Kini warga di satu desa tersebut sudah dapat menikmati aliran listrik selama 24 jam. Sebelumnya, warga hanya bisa menikmati listrik selama enam jam saja selama sehari. Hal itu lantaran telah dibangun dan […]

  • Tim Pemenangan Budi-Novi Yakin Menangkan Pilkada Pati dengan Dukungan Santri dan Tokoh Agama

    Tim Pemenangan Budi-Novi Yakin Menangkan Pilkada Pati dengan Dukungan Santri dan Tokoh Agama

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 222
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Tim Pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pati, Budiono-Novi, Muslihan, menyatakan optimismenya dalam memenangkan Pilkada Pati 2024-2029. Hal ini disampaikannya dalam sebuah forum yang dihadiri oleh tokoh agama, ulama, santri, dan petinggi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Muslihan menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pasangan calon gubernur Jawa Tengah, Lutfi-Yasin, dengan pasangan […]

  • Aksi Konten Pocong di Tlogowungu, Lima Remaja Minta Maaf dan Berjanji Tak Ulangi

    Aksi Konten Pocong di Tlogowungu, Lima Remaja Minta Maaf dan Berjanji Tak Ulangi

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.455
    • 0Komentar

    PATI – Lima remaja yang aksinya berperan sebagai pocong di wilayah Kecamatan Tlogowungu sempat mengundang perhatian dan keresahan warga, akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara resmi. Mereka memberikan klarifikasi serta penjelasan atas perbuatannya setelah diamankan oleh petugas kepolisian pada Selasa (26/5/2026) siang. Kelima remaja tersebut adalah IR (16) yang bertindak sebagai pemeran pocong, serta ASM (15), […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Angkat Bicara Soal Black Campaign di Pilkada Pati

    Wakil Ketua DPRD Pati Angkat Bicara Soal Black Campaign di Pilkada Pati

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 220
    • 0Komentar

    PATI – H. Suwito, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PPP, menanggapi isu black campaign menjelang Pilkada dengan santai. “Karena itu mereka yang menilai. Nah saya itu kan fine-fine saja. Santai saja lah. Biasalah misalnya mereka itu kepingin menang,” ungkapnya. Suwito berharap kampanye yang dilakukan oleh para calon pemimpin dapat berjalan dengan baik […]

  • DPRD Pati Usul Integrasi Koperasi Desa Merah Putih ke BUMDes

    DPRD Pati Usul Integrasi Koperasi Desa Merah Putih ke BUMDes

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 258
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi A DPRD Pati, Kastomo, menyarankan agar Koperasi Desa Merah Putih diintegrasikan ke dalam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal ini disampaikannya menanggapi program pemerintah pusat yang menargetkan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di 406 desa di Kabupaten Pati pada Juli 2025. Kastomo berpendapat bahwa integrasi ini penting karena koperasi dan BUMDes memiliki […]

expand_less