Breaking News
light_mode

Aparatur Desa Dapat Bimbingan Pengelolaan Keuangan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 24 Apr 2019
  • visibility 641



PATI
– Sebagai salah satu unit terkecil dari instrumen pemerintah, desa diwajibkan
memiliki kapasitas dan kapabilitas mumpuni guna mengelola sistem pemerintahan
desa. Salah satu yang menjadi unsur pengelolaan terpenting ialah keuangan.
Terlebih dalam beberapa tahun terakhir setiap desa mendapatkan kucuran dana
desa (DD) yang cukup besar sebagai modal untuk memajukan masyarakat desa.

Pada
Senin (22/4/2019) kemarin, sejumlah aparatus desa yang terdiri dari kepala desa
(kades), sekertaris desa (sekdes), dan ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
dari Kecamatan Gabus, Juwana, Kayen, Trangkil, Sukolilo, Tambakromo dan
Margorejo diberikan pembekalan terkait pengelolaan keuangan desa di Pendopo
Kabupaten Pati.

Kegiatan
Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa Dan Badan Permusyawaratan Desa
(BPD) Dalam Pengelolaan Dana Desa Dan Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Pati
Tahun 2019 tahap II ini dihadiri oleh Bupati Pati, Kepala Kejaksaan Negeri
Pati, Kapolres Pati, Kepala BPK RI Perwakilan Jateng / yang mewakili. Sekda
Pati, Asisten Pemerintahan Sekda, tim Fasilitasi DD dan ADD Kabupaten Pati,
Tenaga Ahli P3MD, camat. 

Kegiatan
ini bertujuan menanamkan jiwa kebersamaan, menciptakan tim kerja yang solid di
penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pemberdayaan dan
pelayanan kepada masyarakat.

Kepala
Dispermades Pati, Mochtar mengatakan maksud dari kegiatan ini yaitu, memberikan
pemahaman secara teknis maupun manajerial tentang pengelolaan keuangan desa
pada umumnya, dan khususnya adalah pengelolaan dana desa serta alokasi dana
desa.

“Selain
itu juga untuk memberikan pemahaman, tugas, kewenangan serta tanggung jawab
bagi masing – masing unsur penyelenggara pemerintahan desa yaitu Kades, sekdes
dan BPD yang mengemban amanat untuk penyelenggaraan pemerintaham desa,
pembangunan desa dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dia
menambahkan, untuk output maupun outcome dari kegiatan ini adalah peningkatan
kapasitas aparatur pemerintahan desa dan lembaga desa di dalam mengemban
amanahnya. Sedangkan manfaatnya, yaitu terwujudnya peningkatan efektifitas dan
akuntabilitas pengelolaan DD dan ADD tahun 2019.

Sementara
itu, Bupati Pati Haryanto dalam arahannya mengatakan, kegiatan seperti ini
memang bukanlah yang pertama bagi para kades dan lembaga desa. Khususnya kades
baru yang telah resmi menjabat. Meskipun di kesempatan sebelumnya, para kades
yang telah terpilih telah mengikuti pembekalan dan pelatihan selama 8 hari,
tetap harus mengikuti kegiatan ini.

“Hal
ini disebabkan, yang namanya pengelolaan keuangan desa, pemerintahan itu
dinamis. Selalu berubah – ubah, lantaran aturan atau acuannya tidak hanya satu
regulasi. Setiap kali kita mendapatkan program baru, diikuti dengan pengelolaan
maupun aturan yang baru pula”, paparnya.

Haryanto
menegaskan bahwa kegiatan ini, guna menambah wawasan maupun pengetahuan serta
kekompakan untuk kades, sekdes serta BPD. Sebab apabila mengelola keuangan desa
tidak disertai kekompakan, maka tidak akan bisa berjalan.

Dia
menambahkan, jika dalam pengelolaan keuangan tidak diiringi rasa kepercayaan,
maka akan menjadi permasalahan. Oleh karena itu, pembekalan, bimbingam,
pelatihan semacam ini, memang bertujuan agar para kades, sekdes, lembaga desa,
tidak melakukan penyimpangan dalam melakukan proses administrasi serta
pertanggung jawaban. (fmh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Modernisasi Pertanian untuk Menarik Minat Generasi Muda

    DPRD Pati Dorong Modernisasi Pertanian untuk Menarik Minat Generasi Muda

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi Partai Demokrat, Mukit, menyoroti minimnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Menurutnya, kurangnya minat ini disebabkan oleh kurangnya modernisasi alat-alat pertanian yang dapat mempermudah proses budidaya. “Tentunya kondisi anak muda zaman sekarang harus ada alat-alat modern sehingga mempermudah kita dalam mengembangkan pertanian di Pati,”ungkap dia. Mukit menekankan pentingnya […]

  • Polresta Pati Raih Juara Umum Lomba Ketahanan Pangan Nasional

    Polresta Pati Raih Juara Umum Lomba Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 371
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat di Auditorium STIK–PTIK Jakarta, Selasa (22/7/2025), Polresta Pati berhasil menyabet Juara Umum Lomba Ketahanan Pangan Tingkat Polres dan Juara 2 Inovasi Ketahanan Pangan Kategori Tata Kelola tingkat nasional. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal […]

  • Ketika Pak RT Bagi-Bagi Beras ke Warga Miskin Terdampak Corona

    Ketika Pak RT Bagi-Bagi Beras ke Warga Miskin Terdampak Corona

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Warga menerima bantuan beras dari Pak RT PATI – Dingin udara pagi itu (Rabu, 6/5/2020) masih terasa. Seorang lelaki bertubuh kekar mengangkati bungkusan kantong plastik bening. Isinya beras. Lelaki yang mengenakan kaos merah itu tidak lain Trianto. Trianto adalah Ketua RT 8/1 Desa Muktiharjo Kecamatan Margorejo. Di tengah mewabahnya Covid-19, sejumlah kalangan tergerak turun membantu […]

  • Petis runting kuliner khas Pati yang tidak ada di tempat lain.

    4 Kuliner Favorit Khas Kabupaten Pati yang Wajib Dicoba

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    KULINER – Kabupaten Pati di Jawa Tengah dikenal bukan hanya karena potensi pertanian dan perikanannya, tetapi juga karena kekayaan kuliner khas Pati yang menggugah selera. Ragam makanan tradisional Pati menawarkan cita rasa unik hasil perpaduan budaya pesisir dan pedesaan Jawa. Jika kamu berencana berwisata ke daerah ini, jangan lewatkan empat kuliner legendaris yang menjadi kebanggaan […]

  • Teater Satoesh UIN Sunan Kudus Pentaskan “Mega-Mega”, Angkat Suara Kehidupan Kaum Terpinggirkan

    Teater Satoesh UIN Sunan Kudus Pentaskan “Mega-Mega”, Angkat Suara Kehidupan Kaum Terpinggirkan

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.966
    • 0Komentar

    KUDUS – Teater Satoesh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus menggelar Pentas Produksi tahun 2026 dengan menyuguhkan lakon berjudul Mega-Mega, karya legendaris Arifin C. Noer. Pementasan berlangsung di Gedung Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK) pada Minggu (23/8/2026). Berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam, pertunjukan ini melibatkan kolaborasi anggota Teater Satoesh dari angkatan 2024 dan […]

  • Sinergi BRI Peduli dan Yayasan Nurul Huda, BRI Kanca Pati Salurkan 500 Paket Sembako di Desa Ngablak

    Sinergi BRI Peduli dan Yayasan Nurul Huda, BRI Kanca Pati Salurkan 500 Paket Sembako di Desa Ngablak

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.402
    • 0Komentar

    PATI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Pati terus menguatkan peran sosialnya dengan memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu melalui Program BRI Peduli (Corporate Social Responsibility/CSR). Dalam kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Islam Nurul Huda Ngablak, BRI menyerahkan 500 paket sembako kepada warga Desa Ngablak, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Digelar pada […]

expand_less