Breaking News
light_mode

Aparatur Desa Dapat Bimbingan Pengelolaan Keuangan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 24 Apr 2019
  • visibility 491



PATI
– Sebagai salah satu unit terkecil dari instrumen pemerintah, desa diwajibkan
memiliki kapasitas dan kapabilitas mumpuni guna mengelola sistem pemerintahan
desa. Salah satu yang menjadi unsur pengelolaan terpenting ialah keuangan.
Terlebih dalam beberapa tahun terakhir setiap desa mendapatkan kucuran dana
desa (DD) yang cukup besar sebagai modal untuk memajukan masyarakat desa.

Pada
Senin (22/4/2019) kemarin, sejumlah aparatus desa yang terdiri dari kepala desa
(kades), sekertaris desa (sekdes), dan ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
dari Kecamatan Gabus, Juwana, Kayen, Trangkil, Sukolilo, Tambakromo dan
Margorejo diberikan pembekalan terkait pengelolaan keuangan desa di Pendopo
Kabupaten Pati.

Kegiatan
Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa Dan Badan Permusyawaratan Desa
(BPD) Dalam Pengelolaan Dana Desa Dan Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Pati
Tahun 2019 tahap II ini dihadiri oleh Bupati Pati, Kepala Kejaksaan Negeri
Pati, Kapolres Pati, Kepala BPK RI Perwakilan Jateng / yang mewakili. Sekda
Pati, Asisten Pemerintahan Sekda, tim Fasilitasi DD dan ADD Kabupaten Pati,
Tenaga Ahli P3MD, camat. 

Kegiatan
ini bertujuan menanamkan jiwa kebersamaan, menciptakan tim kerja yang solid di
penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pemberdayaan dan
pelayanan kepada masyarakat.

Kepala
Dispermades Pati, Mochtar mengatakan maksud dari kegiatan ini yaitu, memberikan
pemahaman secara teknis maupun manajerial tentang pengelolaan keuangan desa
pada umumnya, dan khususnya adalah pengelolaan dana desa serta alokasi dana
desa.

“Selain
itu juga untuk memberikan pemahaman, tugas, kewenangan serta tanggung jawab
bagi masing – masing unsur penyelenggara pemerintahan desa yaitu Kades, sekdes
dan BPD yang mengemban amanat untuk penyelenggaraan pemerintaham desa,
pembangunan desa dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dia
menambahkan, untuk output maupun outcome dari kegiatan ini adalah peningkatan
kapasitas aparatur pemerintahan desa dan lembaga desa di dalam mengemban
amanahnya. Sedangkan manfaatnya, yaitu terwujudnya peningkatan efektifitas dan
akuntabilitas pengelolaan DD dan ADD tahun 2019.

Sementara
itu, Bupati Pati Haryanto dalam arahannya mengatakan, kegiatan seperti ini
memang bukanlah yang pertama bagi para kades dan lembaga desa. Khususnya kades
baru yang telah resmi menjabat. Meskipun di kesempatan sebelumnya, para kades
yang telah terpilih telah mengikuti pembekalan dan pelatihan selama 8 hari,
tetap harus mengikuti kegiatan ini.

“Hal
ini disebabkan, yang namanya pengelolaan keuangan desa, pemerintahan itu
dinamis. Selalu berubah – ubah, lantaran aturan atau acuannya tidak hanya satu
regulasi. Setiap kali kita mendapatkan program baru, diikuti dengan pengelolaan
maupun aturan yang baru pula”, paparnya.

Haryanto
menegaskan bahwa kegiatan ini, guna menambah wawasan maupun pengetahuan serta
kekompakan untuk kades, sekdes serta BPD. Sebab apabila mengelola keuangan desa
tidak disertai kekompakan, maka tidak akan bisa berjalan.

Dia
menambahkan, jika dalam pengelolaan keuangan tidak diiringi rasa kepercayaan,
maka akan menjadi permasalahan. Oleh karena itu, pembekalan, bimbingam,
pelatihan semacam ini, memang bertujuan agar para kades, sekdes, lembaga desa,
tidak melakukan penyimpangan dalam melakukan proses administrasi serta
pertanggung jawaban. (fmh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi C DPRD Pati Soroti Pembangunan Fisik yang Cepat Rusak, Minta Evaluasi Pengawasan Proyek

    Komisi C DPRD Pati Soroti Pembangunan Fisik yang Cepat Rusak, Minta Evaluasi Pengawasan Proyek

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.068
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Komisi C DPRD Kabupaten Pati menghadiri acara forum perangkat daerah yang diselenggarakan di kompleks kantor Bappeda Kabupaten Pati pada Rabu, (11/3/2025). Dalam kegiatan tersebut, pihak DPRD mengangkat sejumlah isu penting, salah satunya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur fisik di daerah. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menyoroti kondisi beberapa proyek pembangunan […]

  • Komisi B DPRD Pati Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi

    Komisi B DPRD Pati Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.990
    • 0Komentar

    PATI – Sebagai daerah yang dijuluki Kota Mina Tani dengan panjang garis pantai hingga 60 kilometer, Kabupaten Pati memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor perikanan budidaya. Untuk itu, Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk fokus lebih dalam menggarap sektor ini. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menegaskan […]

  • Gembleng Karakter, SLB di Pati Gelar Pesantren Kilat

    Gembleng Karakter, SLB di Pati Gelar Pesantren Kilat

    • calendar_month Sel, 5 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    PATI – Sekolah Luar Biasa Kabupaten Pati menggelar pesantren kilat (sanlat). Hal itu dilakukannya sebagaoi langkah untuk pemantapan karakter anak-anak yang notabene berkebutuhan khusus tersebut. Acara sanlat selama dua hari. Mulai tanggal 5 – 6 Juni 2018. dalam rangka memaksimalkan kegiatan di bulan Ramadan. Pesertanya dari dua sekolah. SLB Negeri dan Yayasan Bina Citra. Ketua […]

  • Komisi C DPRD Pati: Pembangunan Infrastruktur Harus Berbasis Kebutuhan, Merata, dan Dorong Ekonomi Rakyat

    Komisi C DPRD Pati: Pembangunan Infrastruktur Harus Berbasis Kebutuhan, Merata, dan Dorong Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.114
    • 0Komentar

    PATI – Menurut Karmijan, anggota Komisi C DPRD Pati, arah pembangunan infrastruktur ke depan harus berdasar pada kebutuhan masyarakat dan bermanfaat untuk memajukan perekonomian daerah. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan pemerintah tidak boleh sekadar memenuhi administrasi atau formalitas program belaka, melainkan harus benar-benar memberikan solusi dan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh warga. “Pembangunan tidak boleh […]

  • Persipa Pati Gagal Raih Kemenangan di Kandang Sendiri, Imbang 1-1 Kontra Nusantara United FC

    Persipa Pati Gagal Raih Kemenangan di Kandang Sendiri, Imbang 1-1 Kontra Nusantara United FC

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 259
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati gagal meraih tiga poin di laga kandang saat menjamu Nusantara United FC pada laga lanjutan Pegadaian Liga 2 di Stadion Joyokusumo, Pati, Sabtu sore (14/9/2024). Laskar Saridin, julukan Persipa Pati, harus puas berbagi poin bermain imbang 1-1 dengan tim tamu. Persipa Pati sempat unggul lebih dulu lewat gol sundulan Mirkomil Lokaev […]

  • Gangster Bersenjata Tajam Bacok Tiga Pelajar di Pati

    Gangster Bersenjata Tajam Bacok Tiga Pelajar di Pati

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 230
    • 0Komentar

    PATI – Aksi brutal sekelompok gangster bersenjata tajam kembali meresahkan warga Pati. Kejadian terbaru terjadi pada Sabtu dini hari (11/1/2025) sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan Pati-Juwana, dekat POM Bensin Cangkring. Tiga pelajar asal Dukuh Sempu, Desa Puluhan Tengah, Kecamatan Jakenan, menjadi korban penganiayaan. Ketiga korban, yang masih berstatus pelajar, mengalami luka bacok di punggung. […]

expand_less