Breaking News
light_mode

Aparatur Desa Dapat Bimbingan Pengelolaan Keuangan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 24 Apr 2019
  • visibility 653



PATI
– Sebagai salah satu unit terkecil dari instrumen pemerintah, desa diwajibkan
memiliki kapasitas dan kapabilitas mumpuni guna mengelola sistem pemerintahan
desa. Salah satu yang menjadi unsur pengelolaan terpenting ialah keuangan.
Terlebih dalam beberapa tahun terakhir setiap desa mendapatkan kucuran dana
desa (DD) yang cukup besar sebagai modal untuk memajukan masyarakat desa.

Pada
Senin (22/4/2019) kemarin, sejumlah aparatus desa yang terdiri dari kepala desa
(kades), sekertaris desa (sekdes), dan ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
dari Kecamatan Gabus, Juwana, Kayen, Trangkil, Sukolilo, Tambakromo dan
Margorejo diberikan pembekalan terkait pengelolaan keuangan desa di Pendopo
Kabupaten Pati.

Kegiatan
Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa Dan Badan Permusyawaratan Desa
(BPD) Dalam Pengelolaan Dana Desa Dan Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Pati
Tahun 2019 tahap II ini dihadiri oleh Bupati Pati, Kepala Kejaksaan Negeri
Pati, Kapolres Pati, Kepala BPK RI Perwakilan Jateng / yang mewakili. Sekda
Pati, Asisten Pemerintahan Sekda, tim Fasilitasi DD dan ADD Kabupaten Pati,
Tenaga Ahli P3MD, camat. 

Kegiatan
ini bertujuan menanamkan jiwa kebersamaan, menciptakan tim kerja yang solid di
penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pemberdayaan dan
pelayanan kepada masyarakat.

Kepala
Dispermades Pati, Mochtar mengatakan maksud dari kegiatan ini yaitu, memberikan
pemahaman secara teknis maupun manajerial tentang pengelolaan keuangan desa
pada umumnya, dan khususnya adalah pengelolaan dana desa serta alokasi dana
desa.

“Selain
itu juga untuk memberikan pemahaman, tugas, kewenangan serta tanggung jawab
bagi masing – masing unsur penyelenggara pemerintahan desa yaitu Kades, sekdes
dan BPD yang mengemban amanat untuk penyelenggaraan pemerintaham desa,
pembangunan desa dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dia
menambahkan, untuk output maupun outcome dari kegiatan ini adalah peningkatan
kapasitas aparatur pemerintahan desa dan lembaga desa di dalam mengemban
amanahnya. Sedangkan manfaatnya, yaitu terwujudnya peningkatan efektifitas dan
akuntabilitas pengelolaan DD dan ADD tahun 2019.

Sementara
itu, Bupati Pati Haryanto dalam arahannya mengatakan, kegiatan seperti ini
memang bukanlah yang pertama bagi para kades dan lembaga desa. Khususnya kades
baru yang telah resmi menjabat. Meskipun di kesempatan sebelumnya, para kades
yang telah terpilih telah mengikuti pembekalan dan pelatihan selama 8 hari,
tetap harus mengikuti kegiatan ini.

“Hal
ini disebabkan, yang namanya pengelolaan keuangan desa, pemerintahan itu
dinamis. Selalu berubah – ubah, lantaran aturan atau acuannya tidak hanya satu
regulasi. Setiap kali kita mendapatkan program baru, diikuti dengan pengelolaan
maupun aturan yang baru pula”, paparnya.

Haryanto
menegaskan bahwa kegiatan ini, guna menambah wawasan maupun pengetahuan serta
kekompakan untuk kades, sekdes serta BPD. Sebab apabila mengelola keuangan desa
tidak disertai kekompakan, maka tidak akan bisa berjalan.

Dia
menambahkan, jika dalam pengelolaan keuangan tidak diiringi rasa kepercayaan,
maka akan menjadi permasalahan. Oleh karena itu, pembekalan, bimbingam,
pelatihan semacam ini, memang bertujuan agar para kades, sekdes, lembaga desa,
tidak melakukan penyimpangan dalam melakukan proses administrasi serta
pertanggung jawaban. (fmh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Soroti Potensi Bencana Musim Kemarau, Kekeringan Makin Meluas

    Dewan Soroti Potensi Bencana Musim Kemarau, Kekeringan Makin Meluas

    • calendar_month Sel, 28 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 362
    • 0Komentar

    PATI – Dalam sebulan ini, musim kemarau melanda Kabupaten Pati. Diprediksi musim kemarau tahun ini bakal mencapai puncaknya hingga September. Berbagai bencana mengintai, yang paling mengkhawatirkan persoalan kekeringan air. Melihat hal tersebut, DPRD Kabupaten Pati mengimbau agar masyarakat sebelumnya telah bersiap. Dimana bencana kekeringan menjadi rutinitas yang dialami masyarakat Kabupaten Pati tiap tahunnya. Khususnya yang […]

  • Mantan Napiter Poso Deklarasi Lawan Radikalisme dan Terorisme

    Mantan Napiter Poso Deklarasi Lawan Radikalisme dan Terorisme

    • calendar_month Kam, 24 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 301
    • 0Komentar

      Suasana deklarasi lawan radikalisme dan terorisme oleh mantan napi terorisme POSO, Nasional – Upaya Satgas Madago Raya dengan menggandeng Kementrian Agama Kabupaten Poso, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Poso, tokoh agama dan tokoh adat telah memberikan harapan terciptanya kedamaian di Bumi Sintuwu Maroso, Poso Sulawesi Tengah. Warga masyarakat Dusun Tamanjeka Desa Masani Kec. Poso […]

  • DPRD Pati Apresiasi Sukses Panen 10 Ton Per Hektar di Desa Mangunrekso

    DPRD Pati Apresiasi Sukses Panen 10 Ton Per Hektar di Desa Mangunrekso

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 382
    • 0Komentar

    PATI – Program “10 Ton per Hektar” yang digagas Bupati Pati, Sudewo, terus digencarkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Namun, program ini menghadapi tantangan di wilayah selatan Pati, khususnya di lahan sawah tadah hujan seperti di Kecamatan Tambakromo. Kondisi tanah yang kurang subur dan ketergantungan pada air hujan menjadi kendala utama. Anggota Komisi […]

  • KPK Incar Praktek Culas Oknum Pegawai Lapas

    KPK Incar Praktek Culas Oknum Pegawai Lapas

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Pemaparan materi dalam agenda Workshop Sosial Media for Sosial Good  SEMARANG – Jangan macam-macam. Manajemen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terus dipantau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu tidak lepas dari sepak terjang Lapas selama ini yang disinyalir menjadi ladang pungutan liar (pungli) dan gratifikasi. Hal tersebut dilakukan agar pengelolaan lapas semakin baik dan meminalisir praktek […]

  • Komisi C DPRD Pati Sidak Jembatan Ambrol di Pucakwangi, Ini Catatan untuk DPUTR

    Komisi C DPRD Pati Sidak Jembatan Ambrol di Pucakwangi, Ini Catatan untuk DPUTR

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 490
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Komisi C langsung bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi jembatan yang ambrol di Dukuh Kudur, Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi pada Jumat (24/10/2025). Jembatan tersebut ambrol setelah diguyur hujan beberapa hari terakhir, padahal baru saja selesai diperbaiki Sidak ini dilakukan setelah video ambrolnya jembatan viral di media […]

  • Nazal Mustofa: Persipa Pati Sudah Pelajari Kelebihan dan Kelemahan Dejan FC

    Nazal Mustofa: Persipa Pati Sudah Pelajari Kelebihan dan Kelemahan Dejan FC

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.608
    • 0Komentar

    PATI – Persipa Pati memasuki laga lanjutan Liga Nusantara musim 2025/2026 putaran ketiga dengan semangat membara, siap menghadapi tantangan berat melawan Dejan FC. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (7/1/2026) pukul 19.00 WIB akan digelar di Stadion Moch Soebroto, Magelang. Dalam Konferensi Pers Pra-Pertandingan, Kepala Pelatih Nazal Mustofa menekankan tekad tim untuk meraih poin penuh. […]

expand_less