Breaking News
light_mode

Asistensi Kemendagri untuk Masa Transisi, DPRD Pati Berikan Dukungan Penuh

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
  • visibility 3.217

PATI – Komisi B dan Komisi C DPRD Kabupaten Pati turut mendukung asistensi yang diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, yang bertujuan menjaga stabilitas penyelenggaraan pemerintahan di masa transisi kepemimpinan.

Hal itu disampaikan setelah kedua ketua komisi, Muslihan dan Joni Kurnianto, menghadiri rapat koordinasi antara Pemkab Pati dan Kemendagri di Ruang Paringgitan Pendopo Kabupaten Pati pada Kamis (12/3/2026).

Rapat koordinasi tersebut fokus pada penyelenggaraan pemerintahan daerah, dengan penekanan pada tahap transisi kepemimpinan yang membutuhkan bimbingan khusus agar sesuai aturan yang berlaku.

Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, menjelaskan bahwa kedatangan tim dari Kemendagri memiliki tujuan ganda, yaitu memberikan pembinaan dan arahan agar seluruh rangkaian proses pemerintahan tetap berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Kehadiran tim Kemendagri bertujuan memberikan pembinaan sekaligus arahan agar seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan daerah tetap berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan, khususnya pada masa transisi kepemimpinan daerah,” ujar Joni.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pati untuk konsisten menjaga stabilitas jalannya pemerintahan, sekaligus memastikan bahwa pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat tetap berjalan lancar dan optimal.

Menurut Joni, asistensi ini merupakan kelanjutan dari pembinaan yang sebelumnya telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada Pemkab Pati.

Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memperkuat kerja sama sinergis antara pemerintah daerah dan DPRD, guna memastikan setiap kebijakan serta program pembangunan dapat dijalankan dengan selaras dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Kemendagri secara langsung memberikan dukungan asistensi kepada Pemkab Pati untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan pemerintahan di masa transisi.

Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, acara tersebut juga dihadiri oleh Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah terkait, dengan tujuan utama memastikan stabilitas pemerintahan dan tidak adanya gangguan pada pelayanan publik bagi masyarakat Pati.

Dalam kesempatan tersebut juga ditegaskan bahwa kehadiran tim Kemendagri bertujuan memberikan pembinaan sekaligus arahan agar seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan daerah tetap berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan, khususnya pada masa transisi kepemimpinan daerah.

(adv)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Tanggapi Program “Xpose Uncensored” Trans7 yang Diduga Lecehkan Pesantren

    Anggota DPRD Pati Tanggapi Program “Xpose Uncensored” Trans7 yang Diduga Lecehkan Pesantren

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 314
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari berbagai fraksi mengecam keras program televisi “Xpose Uncensored” yang tayang di Trans7 pada 13 Oktober 2025. Program tersebut dinilai telah melecehkan martabat pesantren dan para kyai melalui narasi yang dianggap menyesatkan serta tidak menghormati nilai-nilai adab santri. Muslihan, anggota DPRD Pati dari fraksi PPP, menyampaikan pernyataan tegasnya. “Jangan pernah […]

  • Daftar ke KPU PKS Pati Usung 50 Nama Caleg

    Daftar ke KPU PKS Pati Usung 50 Nama Caleg

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    PKS Pati daftar ke KPU PATI – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pati mendaftar ke KPU pada hari ini, Senin 8 Mei 2023, total ada sebanyak 50 nama caleg yang didaftarkan.  Dengan komposisi caleg perempuan di atas 30 persen. Ini merupakan bentuk kepedulian PKS terhadap keterlibatan perempuan dalam ranah politik. Rombongan DPD PKS Kabupaten Pati […]

  • Kursi Almarhum Riyanto Belum Terisi, DPRD Pati Tunggu Usulan Resmi dari Golkar

    Kursi Almarhum Riyanto Belum Terisi, DPRD Pati Tunggu Usulan Resmi dari Golkar

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.224
    • 0Komentar

    PATI – Hingga saat ini, proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Golkar belum dapat dilaksanakan. Pihak dewan menyatakan masih menunggu penyampaian usulan resmi dari fraksi terkait guna mengisi kursi yang kosong setelah ditinggalkan oleh almarhum Riyanto. Sebagai informasi, Riyanto yang menjabat sebagai anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati dari […]

  • 200 Pemuda Grobogan Ikuti Seleksi Magang Jepang, Program SMART IKAPEKSI Resmi Dibuka

    200 Pemuda Grobogan Ikuti Seleksi Magang Jepang, Program SMART IKAPEKSI Resmi Dibuka

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 315
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Sebanyak 200 anak muda dari berbagai daerah di sekitar Grobogan antusias mengikuti seleksi program magang ke Jepang dalam kegiatan bertajuk SMART IKAPEKSI. Program yang resmi dimulai Senin (28/7/2025) ini menandai tonggak sejarah bagi Kabupaten Grobogan sebagai daerah pertama di Jawa Tengah yang menyelenggarakan Seleksi Magang Jepang Rekrutmen Terpadu bersama IKAPEKSI Indonesia (Ikatan Pengusaha […]

  • DPRD Pati Ingatkan Reboisasi di Pegunungan Kendeng

    DPRD Pati Ingatkan Reboisasi di Pegunungan Kendeng

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 417
    • 0Komentar

    PATI – Banjir yang kerap melanda wilayah selatan Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi keprihatinan bagi masyarakat yang terdampak. Banjir dengan kedalaman yang bervariasi terjadi secara berkala, menimbulkan kerugian dan ketidaknyamanan. Masyarakat mendesak para pemangku kebijakan untuk mengambil langkah antisipasi yang efektif agar musibah banjir dapat diatasi. Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pati telah menyuarakan keprihatinan mereka […]

  • Diliburkan Dua Pekan Bukan untuk Piknik

    Diliburkan Dua Pekan Bukan untuk Piknik

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Belajar mandiri di rumah  Para pelajar di Jawa Tengah diliburkan. Selama dua pekan. Waktu libur itu bukan untuk liburan. Apalagi jalan-jalan. Pemerintah memiliki kebijakan meminimalisir kontak dengan orang banyak. Karena itu para pelajar diminta libur dan belajar mandiri di rumah. Buku-buku dan beberapa lembar kertas berserak di meja belajar Windi Fibriani. Di kamarnya, siang itu […]

expand_less