Breaking News
light_mode

KPK Incar Praktek Culas Oknum Pegawai Lapas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
  • visibility 151


Pemaparan materi dalam agenda Workshop Sosial Media for Sosial Good 


SEMARANG – Jangan macam-macam. Manajemen Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) terus dipantau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal
itu tidak lepas dari sepak terjang Lapas selama ini yang disinyalir menjadi
ladang pungutan liar (pungli) dan gratifikasi.

Hal tersebut dilakukan agar
pengelolaan lapas semakin baik dan meminalisir praktek pungli yang dilakukan
oknum petugas lapas.

“Secara berkala KPK melakukan
kajian. Terhadap kegiatan atau manajemen di kementrian-kementrian. Salah
satunya, untuk tahun ini kami fokus di Kemenkumham,” ungkap, Kristelina, Humas
KPK, dalam agenda Workshop Sosial Media for Sosial Good yang diadakan Semarang
Komunitas Anti Korupsi (3/8/2019), di Haka Hotel Semarang.

Sebelumnya, KPK sudah menangkap
pelaku gratifikasi di Lapas Sukamiskin. Sehingga beberapa pelaku korupsi bisa
bebas keluar dengan izin sakit. Namun, dalam temuannya tidak sakit, bahkan
sampai berhari-hari di luar lapas. Tak hanya alasan sakit, para pelaku korupsi
juga bisa membawa telpon seluler, dan laptop di dalam lapas. Dimana barang
tersebut adalah barang haram bagi tahanan penghuni lapas.

“Mereka juga bisa membangun
ruang tahanan yang ditempati dengan berbagai fasilitas, layaknya seperti rumah
mereka sesendiri. Itu yang menjadi kajian kami saat ini. ada praktek-praktek
culas yang dilakukan oknum petugas lapas,” terang Kristelina.

KPK juga mendorong Kemenkuham agar
memperhatikan petugas kelapa lapas yang beritregritas. Karena sebagai jabatan
tertinggi di lapas, banyak sekali godaannya. Indentifikasi potensi kerawanan
korupsi telah dilakukan KPK, dengan cara mewawancarai beberapa narapida dan
petugas lapas. KPK berharap dengan hal tersebut manajemen lapas bisa lebih baik
kedepannya. (ide/alb)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Potensi Buah Lokal

    Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Potensi Buah Lokal

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 356
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati mendorong generasi muda untuk terjun dan mengembangkan sektor pertanian tanaman buah di Kabupaten Pati. Kabupaten Pati dikenal sebagai daerah penghasil buah-buahan khas, seperti jambu citra dan kelapa kopyor. Anggota DPRD Pati, Eko Kuswanto, menyatakan bahwa sektor ini memiliki potensi besar dan menjanjikan. “Pertanian tanaman buah ini merupakan bisnis yang menjanjikan. Potensinya […]

  • Intip Fasilitas Rusunawa Pulodarat Jepara Mirip Apartemen

    Intip Fasilitas Rusunawa Pulodarat Jepara Mirip Apartemen

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Bagian depan rusunawa Pulodarat yang mirip apartemen Di Rusunawa Pulodarat, hunian murah dengan fasilitas bagus nyata adanya. Pemerintah menyediakan fasilitas itu bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Rusunawa ini sudah mirip apartemen. JEPARA – Pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) di Desa Pulodarat, Kecamatan Pecangaan, Jepara, telah rampung. Awal bulan depan flat yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah […]

  • Pedas Menggoda Seblak Mamita

    Pedas Menggoda Seblak Mamita

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Farida tak menyisakan sedikitpun kuah seblak spesial yang disantapnya di siang yang terik itu. Semua isinya tandas tak tersisa. Penggemar masakan pedas itu nampak puas dengan menu andalan dan paling laris di Kedai Mamita, Tayu tersebut. Semangkuk seblak spesial itu berisi krupuk, makaroni, bakso, sosis, ceker, dan telur. Dengan bumbu racikan dapur Kedai Mamita, seblak […]

  • Momen Langka! The Dudas Minus One ‘Nongkrong’ di Rumah Komika Asli Pati, Coki Anwar

    Momen Langka! The Dudas Minus One ‘Nongkrong’ di Rumah Komika Asli Pati, Coki Anwar

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 156
    • 0Komentar

    PATI – Desa Bulumanis Lor, Margoyoso, Pati, mendadak ramai pada Minggu siang (10/8) dengan kunjungan tak terduga dari grup artis ternama, The Dudas Minus One. Sebelum melanjutkan perjalanan syuting dan eksplorasi kota-kota di Jawa Tengah, mereka menyempatkan diri mengunjungi kediaman komika Coki Anwar. Kedatangan Raffi Ahmad, Gading Marten, Ariel NOAH, Desta, dan kawan-kawan ini langsung […]

  • Warga Dukuh Tapen Desa Tawangharjo Bersatu Dukung Kadus Terpilih, Tolak Intimidasi dan Penyuapan

    Warga Dukuh Tapen Desa Tawangharjo Bersatu Dukung Kadus Terpilih, Tolak Intimidasi dan Penyuapan

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 179
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan warga Dukuh Tapen, Desa Tawangharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, menggelar demonstrasi di kantor balai desa setempat pada hari Selasa, (6/11/2024). Mereka menuntut dilantiknya Selamet Riyadi, yang terpilih sebagai Kepala Dusun (Kadus) Tapen, setelah diduga mendapat intimidasi untuk mundur. Massa aksi membawa spanduk bertuliskan “Wong Tapen Butuh Keadilan”, “Selamet Ora Kamituwo Kades Lengser”, […]

  • Banjir Rendam SD di Desa Ketitangwetan, Siswa Terpaksa Diliburkan

    Banjir Rendam SD di Desa Ketitangwetan, Siswa Terpaksa Diliburkan

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 391
    • 0Komentar

    PATI – Banjir kembali melanda Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, dan kali ini berdampak pada dunia pendidikan. SD Ketitangwetan, yang terletak di tengah permukiman warga, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 75 sentimeter, menyebabkan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut dihentikan sementara. Menurut Dian Sofiana, seorang guru di SD Ketitangwetan, para siswa diliburkan untuk […]

expand_less