Breaking News
light_mode

KPK Incar Praktek Culas Oknum Pegawai Lapas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
  • visibility 294


Pemaparan materi dalam agenda Workshop Sosial Media for Sosial Good 


SEMARANG – Jangan macam-macam. Manajemen Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) terus dipantau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal
itu tidak lepas dari sepak terjang Lapas selama ini yang disinyalir menjadi
ladang pungutan liar (pungli) dan gratifikasi.

Hal tersebut dilakukan agar
pengelolaan lapas semakin baik dan meminalisir praktek pungli yang dilakukan
oknum petugas lapas.

“Secara berkala KPK melakukan
kajian. Terhadap kegiatan atau manajemen di kementrian-kementrian. Salah
satunya, untuk tahun ini kami fokus di Kemenkumham,” ungkap, Kristelina, Humas
KPK, dalam agenda Workshop Sosial Media for Sosial Good yang diadakan Semarang
Komunitas Anti Korupsi (3/8/2019), di Haka Hotel Semarang.

Sebelumnya, KPK sudah menangkap
pelaku gratifikasi di Lapas Sukamiskin. Sehingga beberapa pelaku korupsi bisa
bebas keluar dengan izin sakit. Namun, dalam temuannya tidak sakit, bahkan
sampai berhari-hari di luar lapas. Tak hanya alasan sakit, para pelaku korupsi
juga bisa membawa telpon seluler, dan laptop di dalam lapas. Dimana barang
tersebut adalah barang haram bagi tahanan penghuni lapas.

“Mereka juga bisa membangun
ruang tahanan yang ditempati dengan berbagai fasilitas, layaknya seperti rumah
mereka sesendiri. Itu yang menjadi kajian kami saat ini. ada praktek-praktek
culas yang dilakukan oknum petugas lapas,” terang Kristelina.

KPK juga mendorong Kemenkuham agar
memperhatikan petugas kelapa lapas yang beritregritas. Karena sebagai jabatan
tertinggi di lapas, banyak sekali godaannya. Indentifikasi potensi kerawanan
korupsi telah dilakukan KPK, dengan cara mewawancarai beberapa narapida dan
petugas lapas. KPK berharap dengan hal tersebut manajemen lapas bisa lebih baik
kedepannya. (ide/alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Kemeriahan HUT Kudus Tahun 2023

    Daftar Kemeriahan HUT Kudus Tahun 2023

    • calendar_month Ming, 3 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Logo HUT Kudus tahun 2023/Disbudpar Kudus KUDUS – Dalam rangka memeriahkan ulang tahun ke -474 Kabupaten Kudus, berbagai kegiatan hiburan digelar untuk masyarakat. Acara hiburan berlangsung selama satu bulan penuh di bulan September tahun 2023 ini. Berikut daftar hiburan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kudus. 1. Wayang Klitik tanggal 2 September 2023 jam 19.40 di […]

  • Kades Tlogomojo-Batangan Bantah Tuduhan Penyelewengan Pembangunan Embung

    Kades Tlogomojo-Batangan Bantah Tuduhan Penyelewengan Pembangunan Embung

    • calendar_month Kam, 14 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 981
    • 0Komentar

    Kepala Desa Tlogomojo menunjukkan data-data tentang pembangunan embung desa  Lingkar Muria, PATI – Kepala Desa Tologomojo Sunoto membantah tuduhan atas dugaan penyelewengan pembangunan embung desa, yang telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Pati. Soal tanah kerukan yang diduga dijual, Sunoto mengaku hasil penjualan itu untuk operasional pembangunan embung. ”Tanah hasil kerukan memang dijual. Akan tetapi hasil […]

  • Doa Bersama untuk Affan Kurniawan, Polsek Pati Kota Rangkul Komunitas Ojol

    Doa Bersama untuk Affan Kurniawan, Polsek Pati Kota Rangkul Komunitas Ojol

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 301
    • 0Komentar

    PATI – Polsek Pati Kota mengadakan kegiatan preventif berupa penggalangan dan sambang dialogis bersama komunitas driver ojek online (ojol) di wilayah Kecamatan Pati pada Jumat (29/8/2025). Acara yang berlangsung di Pangkalan Ojol Jl. Pemuda Pati ini dihadiri sekitar 50 driver dari berbagai aplikasi seperti Gojek, Grab, dan Shopee Food. Kapolsek Pati Kota, IPTU Heru Purnomo, […]

  • SS Sebut Ada yang Menakutkan Masyarakat Selain Politik Genderuwo

    SS Sebut Ada yang Menakutkan Masyarakat Selain Politik Genderuwo

    • calendar_month Ming, 11 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

    ISTIMEWA Istilah politik genderuwo yang dilontarkan Presiden Jokowi membuat “heboh”. Beberapa mengkritik pernyataan Jokowi tersebut. Tak terkecuali dari kubu lawannya di Pilpres mendatang. Seperti Sudirman Said (SS) yang merupakan bagian dari tim sukses pasangan Prabowo-Sandi. Sudirman Said menyebut, mengenai politik genderuwo yang sedang ramai jadi perbincangan, masyarakat sepertinya lebih takut genderuwo ekonomi. ”Justru yang lebih […]

  • PPP Usung H. Suwito sebagai Calon Pimpinan DPRD Pati Periode 2024-2029

    PPP Usung H. Suwito sebagai Calon Pimpinan DPRD Pati Periode 2024-2029

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 335
    • 0Komentar

    PATI – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pati resmi mengajukan H. Suwito sebagai calon pimpinan DPRD Kabupaten Pati periode 2024-2029. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris DPC PPP Kabupaten Pati, Zamroni. “Kami mengajukan satu nama, yaitu H. Suwito, untuk posisi pimpinan. Keputusan ini telah sesuai dengan peraturan organisasi dan disetujui oleh DPP PPP. Alhamdulillah, SK […]

  • Ketua Komisi C DPRD Pati : Langkah Sederhana Berbelanja di PKL Sangat Berdampak bagi Pelaku Usaha Kecil

    Ketua Komisi C DPRD Pati : Langkah Sederhana Berbelanja di PKL Sangat Berdampak bagi Pelaku Usaha Kecil

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.636
    • 0Komentar

    PATI – Melihat peran strategis usaha mikro, kecil, dan menengah dalam menopang perekonomian warga, Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto mengajak masyarakat memberikan dukungan nyata dengan berbelanja langsung ke pedagang kaki lima dan pelaku usaha lokal. Langkah sederhana ini dinilai mampu menggerakkan perputaran uang di tingkat akar rumput. Ajakan itu disampaikan Joni saat mengunjungi […]

expand_less