Breaking News
light_mode

Polresta Pati Gelar E-Sport Cup 2026, Dorong Generasi Muda Berprestasi dalam Olahraga Digital

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
  • visibility 3.136

PATI – Ajang E-Sport Kapolresta Pati Cup 2026 menjadi wahana Polisi Resor Kota (Polresta) Pati dalam mempererat hubungan dengan generasi muda. Digelar di Stadion Joyokusumo Pati pada hari Kamis, 12 Maret 2026, acara ini diikuti dengan antusias oleh puluhan tim pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari SMP, SMA hingga SMK yang berasal dari seluruh Kabupaten Pati.

Berlangsung selama dua hari, yaitu dari tanggal 11 hingga 12 Maret 2026, turnamen ini menyelenggarakan kompetisi untuk dua permainan populer di kalangan anak muda, yaitu Mobile Legends: Bang Bang dan Free Fire Battlegrounds. Sebanyak 31 tim dari berbagai sekolah mengikuti ajang ini, menjadikannya salah satu ajang e-sport pelajar terbesar yang pernah diselenggarakan oleh Polresta Pati.

Kepala Polresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menyampaikan bahwa kompetisi E-Sport Kapolresta Pati Cup merupakan upaya kepolisian untuk menjaring generasi muda agar lebih terlibat dalam aktivitas positif. Menurutnya, acara semacam ini berfungsi sebagai media komunikasi antara Polri dan kalangan pelajar sekaligus tempat bagi mereka untuk mengembangkan bakat di bidang teknologi dan olahraga digital.

“Kami dari Polresta Pati sengaja mengadakan pertandingan E-Sport ini untuk merangkul generasi muda, khususnya Gen Z, agar memiliki wadah dalam menyalurkan bakat dan kreativitas mereka,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kompetisi seperti ini bukan hanya sebatas sarana hiburan semata, melainkan juga sebagai cara untuk membentuk karakter generasi muda agar lebih memiliki kedisiplinan, sportifitas, serta mampu bersaing dengan cara yang sehat.

“Kompetisi seperti ini adalah kegiatan positif yang dapat membentuk karakter disiplin, sportivitas, dan semangat berkompetisi di kalangan pelajar,” jelasnya.

Polresta Pati juga memberikan arahan agar generasi muda tetap menggunakan teknologi dengan penuh kecermatan dan tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat membahayakan masa depan mereka.

“Kami berharap generasi muda tidak terkontaminasi hal-hal negatif. Justru melalui kegiatan seperti ini mereka bisa berkembang, berprestasi, dan membawa nama baik sekolahnya,” tambahnya.

Pada babak final yang berlangsung ketat, dua sekolah berhasil meraih gelar juara pertama di masing-masing kategori. Tim dari SMKN 2 Pati unggul dalam kategori Free Fire Battlegrounds, sedangkan tim SMAN 3 Pati menjadi pemenang di kategori Mobile Legends: Bang Bang.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang yang telah berjuang dengan penuh semangat. Bagi yang belum berhasil, tetap semangat dan terus berlatih. Polresta Pati akan terus mendukung kegiatan positif bagi generasi muda,” pungkasnya.

Para juara mendapatkan trofi khusus Kapolresta Pati serta hadiah uang pembinaan. Pemenang juara pertama menerima uang pembinaan sebesar Rp2.500.000, juara kedua Rp1.500.000, dan juara ketiga Rp1.000.000. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif hingga tahap penutupan.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Pati Ajak Pemdes Optimalkan Bumdes untuk Tingkatkan Ekonomi Desa

    Dewan Pati Ajak Pemdes Optimalkan Bumdes untuk Tingkatkan Ekonomi Desa

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 190
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, mendorong pemerintah desa (Pemdes) untuk memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai strategi utama dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Bandang yakin Bumdes memiliki potensi besar untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan warga jika dikelola secara maksimal. “Bumdes memiliki peluang besar untuk meningkatkan ekonomi lokal,” ujarnya. […]

  • Hadiri Cap Go Meh, Safin Ajak Tionghoa Perantauan Bangun Usaha di Pati

    Hadiri Cap Go Meh, Safin Ajak Tionghoa Perantauan Bangun Usaha di Pati

    • calendar_month Rab, 20 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    PATI – Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Hok Tik Bio digelar Selasa (19/2/2019) malam. Pelataran kelenteng penuh. Dari masyarakat Tionghoa, lintas agama sampai para pejabat duduk rapat menikmati sajian lontong khas Cap Go Meh diselingi pentas kesenian ala tionghoa. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Saiful Arifin mengapresiasi kegiatan budaya tersebut.  “Inilah salah satu wujud […]

  • DPRD Pati Siap Fasilitasi Ekspansi Usaha Perikanan Juwana ke Sukoharjo

    DPRD Pati Siap Fasilitasi Ekspansi Usaha Perikanan Juwana ke Sukoharjo

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 225
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, Mukit, menyatakan kesiapannya memfasilitasi pengusaha perikanan dari Kecamatan Juwana untuk menjajaki pasar di Kabupaten Sukoharjo. Hal ini menyusul isu berkembang mengenai aktivitas perikanan di Sukoharjo yang melibatkan banyak pengusaha ikan asal Pati. “Saya akan mengajak teman-teman pengusaha perikanan di Juwana untuk ke Sukoharjo,” tegas Mukit […]

  • Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan, Anggota DPR-RI Ingatkan Pemerintah soal Reformasi Sistem

    Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan, Anggota DPR-RI Ingatkan Pemerintah soal Reformasi Sistem

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 212
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah berencana menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 23 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari kelompok Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri. Kebijakan pemutihan tersebut ditargetkan selesai paling lambat akhir November 2025. Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menilai langkah ini sebagai kebijakan progresif yang berpihak pada rakyat. […]

  • Bunda Luluk Beberkan Manfaat Program Sekolah Penggerak.

    Bunda Luluk Beberkan Manfaat Program Sekolah Penggerak

    • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Program Sekolah Penggerak terus digalakkan, agar semakin memasyarakat sehingga keunggulan dan manfaatnya dapat dipahami.

  • Nyamuk Merebak di Desa Dadirejo, Warga Sindir Desanya sebagai Wisata Nyamuk

    Nyamuk Merebak di Desa Dadirejo, Warga Sindir Desanya sebagai Wisata Nyamuk

    • calendar_month Sab, 28 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 197
    • 0Komentar

     Spanduk bertuliskan wisata sejuta nyamuk terpasang di Desa Dadirejo Kecamatan Margorejo kemarin. PATI – Warga Desa Dadirejo Kecamatan Margorejo geram. Hal itu lantaran desanya yang diserbu nyamuk akibat limbah di sungai yang menumpuk. Wargapun menyindir dengan memasang spanduk bertuliskan “Desa Wisata Sejuta Nyamuk”. Ada beberapa sudut yang dipasang spanduk desa wisata nyamuk. Seperti di gapura […]

expand_less