Breaking News
light_mode

Penyemprotan Disinfektan Tidak Efektif

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 5 Apr 2020
  • visibility 189
Penyemprotan disinfektan yang dilakukan Polres Pati belum lama ini 

Penyemprotan disinfektan tidak
lagi disarankan. Karena dinilai tidak efektif dan malah membahayakan. Apalagi yang
disemprot-semprotkan ke tubuh manusia. Bukan hanya virusnya saja yang mati. Bisa-bisa
orangnya mati karena penyemprotan itu.

Ketua Satgas Penanggulangan
Penyebaran COVID-19 Kabupaten Jepara, Edy Sujatmiko tidak merekomendasikan
penggunaan cairan disinfektan. Di samping mengandung zat kimia yang berbahaya
bagi kesehatan, harganya cukup mahal, juga tidak efektif untuk jangka waktu
lama.

Pria yang juga Sekda Jepara ini menilai, disinfektan memang cukup
ampuh menangkal virus corona. Namun, hal itu saat masih berupa cairan, yang
hanya bertahan kurang dari tiga jam. “Karena dia membunuh ketika masih berwujud
cairan. Disemproti, kalau sudah kering sudah tidak bisa membunuh,” terang Edy dalam
rapat evaluasi langkah pencegahan persebaran COVID-19 atau virus corona, di
ruang kerja Bupati Jepara awal April ini.

Pihaknya khawatir, warga akan terlena karena merasa sudah aman
setelah disemprot disinfektan. Edy lebih menganjurkan warga memanfaatkan
detergen atau sabun dan air. “Pencegahan lebih baik memakai detergen, cuci
tangan pakai sabun, mengisolasi diri dan menggunakan masker bilamana dia merasa
sakit,” jelas Edy.

Meskipun begitu, pihaknya tidak melarang cara pencegahan dengan
penyemprotan disinfektan. Kepada satgas tingkat bawah, diimbau lebih
memaksimalkan pendataan bagi warga yang baru datang dari perantauan. Selain
juga terus melakukan sosialisasi, dan mengupayakan alat pelindung diri (APD).
(arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Takbiran Unik di Ketitangwetan, Replika Hewan dan Tokoh Wayang Semarakkan Malam Idul Fitri

    Takbiran Unik di Ketitangwetan, Replika Hewan dan Tokoh Wayang Semarakkan Malam Idul Fitri

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.574
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar tradisi takbiran keliling dengan nuansa berbeda. Tak sekadar pawai obor atau kendaraan hias, puluhan replika hewan serta tokoh pewayangan turut diarak mengelilingi desa. Iring-iringan tersebut diiringi lantunan takbir yang menggema sepanjang perjalanan, menciptakan suasana […]

  • Penanganan Kasus Wartawan Abal-Abal Dinilai Lambat, Kuasa Hukum Bakal Demo Polresta Pati

    Penanganan Kasus Wartawan Abal-Abal Dinilai Lambat, Kuasa Hukum Bakal Demo Polresta Pati

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Nimerodi Gulo, kuasa hukum para korban PATI – Kuasa hukum para korban pemerasan yang dilakukan oleh wartawan abal-abal mendorong pihak kepolisian agar cepat menangani dugaan kasus pemerasan di beberapa SPBU di Kabupaten Pati. Jika tidak, dalam waktu dekat ia bakal menggeruduk Mapolresta Pati. “Misalnya ini kalau tidak ditingkatkan kasusnya, pekan depan saya bawa masa untuk […]

  • Seminar Pendidikan FK2MTs NU dan LP Ma’arif PCNU Kudus Bahas Branding Madrasah Berbasis Keunggulan Lokal

    Seminar Pendidikan FK2MTs NU dan LP Ma’arif PCNU Kudus Bahas Branding Madrasah Berbasis Keunggulan Lokal

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 210
    • 0Komentar

    KUDUS – Forum Komunikasi Kepala Madrasah Tsanawiyah (FK2MTs) NU bersama Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif PCNU Kabupaten Kudus menyelenggarakan seminar pendidikan di Wisma Karyawan PT Djarum Jl Mayor Basuno, Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus pada Sabtu (12/7/2025). Seminar ini mengangkat tema “Membranding Madrasah Berbasis Keunggulan Lokal untuk Mewujudkan Madrasah Berkualitas dan Berkarakter.” Acara dibuka oleh […]

  • Kondisinya Begini, Lapangan Stadion Joyokusumo Dikeluhkan

    Kondisinya Begini, Lapangan Stadion Joyokusumo Dikeluhkan

    • calendar_month Ming, 25 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 215
    • 0Komentar

     Lingkar Muria, PATI  – Kondisi lapangan Stadion Joyokusumo dinilai buruk, dan tak layak. Kontur lapangan terlalu keras dan kondisi rumputnya juga tumbuh tak merata. Hal itu diungkapkan anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Jamari. Kepada sejumlah wartawan, pria yang juga pemerhati olahraga di Bumi Mina Tani ini menyoroti kondisi lapangan Stadion Joyokusumo yang dinilai tidak layak […]

  • Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Senilai Rp313 Juta Bagi Warga Terdampak Rob di Tunggulsari

    Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Senilai Rp313 Juta Bagi Warga Terdampak Rob di Tunggulsari

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.163
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menegaskan komitmennya untuk memantau secara ketat upaya penanganan banjir rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu. Langkah ini diambil setelah dilakukan peninjauan langsung bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Selasa (23/6/2026). Penanganan difokuskan pada perbaikan empat bagian tanggul yang jebol dengan total panjang sekitar 450 meter, yang menjadi pintu […]

  • YPI Monumen Mujahidin Bageng Gelar Istigasah untuk Memulai Semester Genap 2025/2026

    YPI Monumen Mujahidin Bageng Gelar Istigasah untuk Memulai Semester Genap 2025/2026

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.504
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memulai semester genap tahun ajaran 2025/2026, Yayasan Perguruan Islam (YPI) Monumen Mujahidin Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, menyelenggarakan kegiatan istigasah atau doa bersama di Masjid Al-Masyhur Desa Bageng, Minggu (4/1/2026) Acara yang berjalan tertib dihadiri oleh seluruh komponen yayasan, mulai dari pengurus, guru, hingga ratusan siswa dari jenjang Raudhatul Athfal (RA), […]

expand_less