Breaking News
light_mode

Slametan Labuhan Ala Warga Bungu Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 11 Des 2020
  • visibility 338

 


Bambang
Prawoto dengan khusyuk memimpin pembacaan tahlil di depan sebuah punden pada
Jumat Legi (11/12/2020). Kiai kampung itu memimpin sebuah ritual slametan yang
menjadi kearifan lokal di desanya yang berada di lereng Pegunungan Muria.

Peralihan
musim kemarau ke musim penghujan ditandai khusus dengan slametan. Warga Dukuh
Pagir-Tumut, Desa Bungu Kecamatan Mayong menyebutnya Slametan Labuhan.

Kearifan
lokal warga di lereng Pegunungan Muria ini melengkapi satu dari sekian tradisi
slametan di Indonesia yang sangat beragam jenis dan tata caranya. Namun
memiliki tujuan sama, tradisi slametan bertujuan untuk tolak balak, menolak
marabahaya yang akan datang.

Bahaya
atau balak yang dimaksud bisa berupa bencana alam, pagebluk, dan lainnya.
Labuhan sendiri berasal dari bahasa Jawa yang artinya saat awal-awal peralihan
dari musim panas ke musim hujan.

Waktu
labuhan ini bagi sebagian orang sangat ditunggu, karena merupakan waktu yang
terbaik untuk bercocok tanam. Menanam pohon-pohon seperti pohon buah.

Namun
juga menjadi kewaspadaan sendiri dengan adanya hujan disertai angin kencang,
dan tanah longsor. Khususnya warga yang tinggal di pegunungan.

Di
Dukuh Pagir-Tumut wilahnya pegunungan berupa tebing-tebing tinggi. Banyak
kejadian bencana alam di masa lalu yang membuat trauma.Terkahir yang sangat
mengejutkan, yakni longsor dan tanah terbelah di tahun 2014. Warga terpaksa mengungsi
ke tempat yang aman.

Menurut
warga kejadian semacam itu seakan bentuk teguran Tuhan Yang Maha Esa melalui
alamnya.

Karena
itu warga di sini selalu melaksanakan slametan labuhan untuk meminta
perlindungan Sang Maha Pencipta dari segala bencana.

Dalam
tradisi labuhan ini, warga akan menyembelih kambing sebagai sodaqohan. Mereka
secara sukarela iuran. Masing-masing Rp15 ribu per rumah.

Slametan
ini digelar di sebuah punden setempat. Yang konon diyakini sebagai cikal bakal
dukuh yang mereka tempati. Punden ini bernama Mbah Jomblo.

Kambing
akan diolah di area punden Mbah Jomblo, dari pagi sampai siang. Jika sudah
matang, masyarakat akan berbondong-bondong mendatangi makam itu untuk
selanjutnya mengadakan ritual selametan. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Komisi D DPRD Pati: Pembangunan Revitalisasi SD Negeri Sampok Dinilai Tidak Sesuai Anggaran

    Sidak Komisi D DPRD Pati: Pembangunan Revitalisasi SD Negeri Sampok Dinilai Tidak Sesuai Anggaran

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.860
    • 0Komentar

    PATI – Pembangunan revitalisasi SD Negeri Sampok yang berada di Kecamatan Gunung Wungkal menjadi perhatian publik. Hal ini muncul setelah anggaran pembangunan sebesar lebih dari Rp 700 juta dinilai tidak sesuai dengan hasil pembangunan yang terwujud. Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, mengungkapkan bahwa tim melakukan sidak ke sekolah tersebut setelah menerima laporan terkait […]

  • DPRD Pati Rilis Jadwal Kegiatan Bulan April 2026, Padat dengan Rapat dan Kunjungan Kerja

    DPRD Pati Rilis Jadwal Kegiatan Bulan April 2026, Padat dengan Rapat dan Kunjungan Kerja

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.196
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati telah merilis agenda resmi kegiatan untuk bulan April tahun 2026. Jadwal yang telah ditetapkan ini memuat berbagai kegiatan penting, mulai dari rapat badan, rapat komisi, kunjungan kerja, hingga kegiatan pendidikan dan pelatihan yang akan berlangsung sepanjang bulan. Berikut adalah rincian lengkap agenda kegiatan DPRD Kabupaten Pati […]

  • Askab PSSI Pati Umumkan Jadwal Liga 4 Piala Bupati

    Askab PSSI Pati Umumkan Jadwal Liga 4 Piala Bupati

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 370
    • 0Komentar

    PATI – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pati bersiap menggelar kompetisi Liga 4 Piala Bupati pada November 2025. Kompetisi ini akan menjadi ajang bagi klub-klub anggota PSSI Pati yang memenuhi persyaratan. Ketua Umum Askab PSSI Pati, Dian Dwi Budianto, menyatakan bahwa kompetisi Liga 4 akan dimulai dari putaran kabupaten/kota. “Kompetisi Liga 4 sekarang dimulai dari putaran […]

  • Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih: DPRD Pati Beri Dukungan dan Pengawasan

    Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih: DPRD Pati Beri Dukungan dan Pengawasan

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 260
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak agar Koperasi Desa Merah Putih di setiap desa beroperasi secara optimal untuk menggenjot perekonomian desa. Dukungan terhadap pembentukan koperasi ini datang dari berbagai pihak, termasuk Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan. Muslihan menekankan pentingnya manajemen yang baik dan transparansi dalam pengelolaan koperasi. “Kinerjanya harus […]

  • Longsor Timpa Satu Rumah di Gembong

    Longsor Timpa Satu Rumah di Gembong

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sisi rumah milik Karnadi Dukuh Bengkal Kulon  RT 02 RW 07 Desa Plukaran Kecamatan Gembong tertimpa longsoran setinggi empat meter siang kemarin Lingkar Muria, PATI – Hujan lebat mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Pati sejak pagi hingga siang kemarin Sabtu (3/2/18). Di beberapa titik, hujan disertai pula dengan angin. Akibatnya terjadi beberapa bencana alam. Seperti […]

  • Sosialisasi Rambu Kelas Jalan di Juwana – Wedarijaksa, Anggota Dewan Heran

    Sosialisasi Rambu Kelas Jalan di Juwana – Wedarijaksa, Anggota Dewan Heran

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Rambu Dibenahi, Sebulan Disosialisasi Papan peringatan larangan melewati Jalan Juwana – Wedarijaksa untuk kendaraan berat seperti truk tronton di pertigaan Wedarijaksa. Lingkar Muria, PATI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati bergerak cepat guna membenahi rambu-rambu kelas jalan yang selama ini dilanggar truk besar seperti tronton. Hal ini diupayakan dengan sejumlah pembenahan rambu sejak Jumat (26/1) […]

expand_less