Breaking News
light_mode

Dugaan Penyelewengan Tanah Bengkok di Kalirejo, Desa Merugi Ratusan Juta Rupiah

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
  • visibility 314

GROBOGAN – Polemik pengelolaan tanah bengkok di Desa Kalirejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, mencuat ke permukaan.

Diduga, hasil lelang tanah bengkok selama 16 tahun tidak pernah dilaporkan sebagai Pendapatan Asli Desa (PAD), menyebabkan kerugian desa diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Yatno, seorang petani penggarap lahan bengkok selama 10 tahun, mengungkapkan bahwa ia dan beberapa warga lainnya menyetor uang sewa langsung kepada Sekretaris Desa (Sekdes) Kalirejo tanpa melalui mekanisme kas desa.

“Setiap tahun kami setor langsung ke pa carik (sekdes), tidak melalui lelang bondo deso atau kas desa. Saya sendiri menggarap sebanyak seperempat bau dengan harga Rp 3 juta per tahun untuk sewa lahan sawah. Kalau lahan yang lokasinya di tengah, harga sewanya beda, bisa lebih tinggi sekitar Rp 500 ribu,” jelas Yatno pada Senin (29/9/2025).

Menurut data, ada sejumlah nama warga yang turut menggarap tanah bengkok, termasuk Riali Santoso, Sujadi, Sumarno, Pasirin, Suji, Saadi, Yatno, Rebo, Gimin, dan Samidi. Total lahan yang dikelola mencapai 9 bau atau setara dengan 6 hektar sawah.

Bendahara desa, Lasiyem, membenarkan adanya pengembalian sebagian tanah bengkok ke desa oleh Sekdes yang berstatus PNS sejak 2009.

“Memang ada pengembalian, tapi besarannya kami tidak tahu. Kami hanya menerima laporan. Soal dilaporkan ke BPD atau tidak, itu kewenangan panitia,” ujarnya saat dikonfirmasi di kediamannya.

Namun, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mengklaim tidak pernah menerima laporan hasil lelang tanah bengkok dari panitia yang diketuai oleh Sekdes.

Bahkan, BPD Kalirejo mengaku telah menyurati Bupati Grobogan pada tahun 2024 terkait masalah ini, namun belum mendapatkan respons.

“BPD tidak pernah menerima laporan hasil lelang. Padahal itu menjadi kewajiban panitia menyerahkan laporan hasil lelang bondo desa. Bahkan kami sudah pernah menyurati bupati, tapi tidak ditindaklanjuti,” ungkap salah seorang anggota BPD.

Dengan potensi pendapatan dari sewa lahan bengkok seluas 6 hektar yang mencapai Rp 3 juta per seperempat bau per tahun, desa seharusnya menerima pendapatan yang signifikan. Estimasi kerugian selama 16 tahun akibat tidak adanya setoran ke kas desa mencapai Rp 832 juta.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Alasan Kota Pati Sulit Dilupakan

    Lima Alasan Kota Pati Sulit Dilupakan

    • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Kota Pati terletak di Jawa Tengah. Salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki wilayah paling luas. Pati memiliki pantai, hingga dataran tinggi pegunungan. Kotanya tak terlalu ramai. Hingga mendapat julukan kota pensiunan. Namun, kota ini punya daya tarik sendiri yang membuat siapapun betah berlama-lama tinggal di kota yang terdiri dari 21 kecamatan, 401 desa, […]

  • Bawa Sabit, Warga Juwana Lukai Leher Korban Lalu Kabur, Berakhir Diamankan di Surabaya

    Bawa Sabit, Warga Juwana Lukai Leher Korban Lalu Kabur, Berakhir Diamankan di Surabaya

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.485
    • 0Komentar

    PATI — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pati menggelar konferensi pers guna membeberkan perkembangan penanganan perkara dugaan penganiayaan berat yang terjadi di wilayah Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Konferensi pers berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polresta Pati, dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Perkara ini tercatat dalam Laporan Polisi bertanggal 20 September 2026. Peristiwa yang disidik […]

  • Meriahnya Karnaval Bersih Desa Di Pelemgede, Sedot Antusias Ribuan Warga

    Meriahnya Karnaval Bersih Desa Di Pelemgede, Sedot Antusias Ribuan Warga

    • calendar_month Sen, 25 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

      Kemeriahan karnaval di Desa Pelemgede Kecamatan Pucakwangi Pati Ribuan warga menyemut dalam acara karnaval Sedekah bumi Desa Pelemgede Kecamatan Pucakwangi. Dalam acara tersebut sejumlah gunungan diarak keliling desa. PATI – Pemerintah Desa (Pemdes) Pelemgede Kecamatan Pucakwangi menggelar karnaval atau kirab dalam rangka sedekah bumi, Minggu (24/7/2022). Karnaval tersebut diikuti oleh semua rukun tetangga (RT) […]

  • Damainya Pantai Lemah Abang di Jepara Utara (1)

    Damainya Pantai Lemah Abang di Jepara Utara (1)

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Pantai Lemah Abang memang tak sepopuler Pantai Bondo atau Bandengan. Pantai ini sedikit tersembunyi. Lokasinya di Desa Balong Kecamatan Kembang. Dari pusat Kota Jepara jaraknya 30 kilometer. Sebuah pantai indah yang masih sunyi dan asri.   Ardian Firda Maulida berjalan agak cepat. Mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Kudus itu naik ke sebuah tebing yang menghadap […]

  • Miras Oplosan Kembali Diamankan Satpol PP Jepara

    Miras Oplosan Kembali Diamankan Satpol PP Jepara

    • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sejumlah barang bukti hasil sitaan Satpol PP Jepara JEPARA – Seperti mencabut rumput di pekarangan. Keberadaan minuman keras (miras) oplosan di Kabupaten Jepara tak ada habisnya. Satu disikat, di tempat lain kasus serupa ditemukan lagi. Baru-baru ini aparat Satpol PP kembali mengamankan ratusan liter miras oplosan di dua kecamatan. Kabid Penegakan Perda dan Ketertiban Masyarakat […]

  • Kunjungan Kerja Firman Subagyo ke Pati: Apresiasi Program Sudewo untuk Majukan Sektor Pesisir

    Kunjungan Kerja Firman Subagyo ke Pati: Apresiasi Program Sudewo untuk Majukan Sektor Pesisir

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 335
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati terus memacu pembangunan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, perikanan, hingga pertanian. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Pati H. Sudewo saat menghadiri acara di wilayah pesisir Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Minggu (13/7/2025), bersama anggota DPR RI Firman Subagyo. Sudewo menyatakan bahwa pembangunan jalan Tayu–Dukuhseti hingga Puncel akan segera dirampungkan, membuka akses […]

expand_less