Breaking News
light_mode

Menteri Lingkungan Hidup : Kudus Masuk Kategori Kota Kotor 

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 26 Des 2025
  • visibility 1.522

KUDUS – Penilaian terhadap kebersihan sebuah daerah bukan sekadar soal estetika, melainkan cerminan dari keseriusan pemerintah dan masyarakat dalam mengelola lingkungan. Itulah yang kini menjadi perhatian di Kabupaten Kudus.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, secara terbuka menyebut Kudus masih masuk dalam kategori kota kotor karena belum mampu memenuhi standar penilaian yang ditetapkan pemerintah pusat.

Hal itu diungkapkan di sela kunjungan ke TPA Tanjungrejo, Jumat (26/12).

Saat ini, nilai kebersihan Kabupaten Kudus baru berada di angka 54 poin. Angka tersebut masih terpaut dari batas minimal 60 poin yang menjadi standar untuk memperoleh sertifikat kebersihan. Dengan capaian itu, Kudus dinilai belum layak keluar dari predikat kota kotor.

Meski demikian, Hanif melihat adanya langkah awal yang positif dari pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa Bupati Kudus bersama DPRD telah menginisiasi peningkatan anggaran pengelolaan sampah dari hulu yang direncanakan mulai tahun 2026. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperbaiki sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Hanif pun optimistis Kabupaten Kudus dapat memperbaiki capaian nilainya. Pemerintah daerah ditargetkan mampu menaikkan enam poin hingga akhir bulan ini sebagai bagian dari proses evaluasi. Peningkatan tersebut menjadi penting karena masuk dalam rangkaian penilaian kota dan kabupaten yang berpeluang mendapatkan anugerah Adipura pada tahun mendatang.

Saat ini, tercatat sekitar 50 daerah di Indonesia yang telah mengantongi sertifikat kebersihan. Untuk meraih predikat Adipura, sebuah kabupaten atau kota harus mencapai nilai minimal 75 poin. Sementara itu, predikat tertinggi, yakni Adipura Kencana, hanya diberikan kepada daerah dengan nilai 85 poin, yang sejauh ini baru diraih oleh 10 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Hanif menegaskan, daerah yang masih berstatus kota kotor tetap akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Menanggapi penilaian tersebut, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa penanganan persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Seluruh elemen masyarakat di Kota Kretek harus terlibat aktif, mulai dari tingkat rumah tangga hingga dunia usaha.

Sam’ani juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan memilah sampah sejak dari rumah. Di sisi lain, pemerintah daerah telah melakukan langkah teknis di tempat pembuangan akhir (TPA), salah satunya dengan penutupan sampah menggunakan geotextile. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari rencana perubahan besar-besaran dalam sistem pengelolaan sampah di Kudus.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan di daerah, Sam’ani optimistis persoalan sampah di Kabupaten Kudus dapat diatasi secara bertahap. Upaya bersama ini diharapkan mampu mengangkat Kudus keluar dari predikat kota kotor sekaligus membuka jalan menuju pencapaian Adipura di masa mendatang.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Jalan RT 03 Mantingan Tengah Belum Terealisasi, Pemdes Masih Tunggu Perkades dan Pencairan Bankap

    Pembangunan Jalan RT 03 Mantingan Tengah Belum Terealisasi, Pemdes Masih Tunggu Perkades dan Pencairan Bankap

    • calendar_month Jum, 21 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.837
    • 0Komentar

    PATI – Rencana pengaspalan jalan di wilayah RT 03 RW 02, Desa Mantingan Tengah, Kecamatan Jakenan hingga kini belum terealisasi. Pemerintah Desa (Pemdes) Mantingan Tengah menyebut pelaksanaan pembangunan fisik masih menunggu proses administrasi dan pencairan anggaran. Kepala Desa Mantingan Tengah, Petemah, mengatakan anggaran pembangunan infrastruktur jalan tersebut bersumber dari Bantuan Keuangan Kabupaten (Bankap). Namun, dana […]

  • Relawan Laskar Pelangi Dukung Wahyu – Haryono Maju Pilkada Pati 2024

    Relawan Laskar Pelangi Dukung Wahyu – Haryono Maju Pilkada Pati 2024

    • calendar_month Sab, 18 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 274
    • 0Komentar

    PATI – Ratusan orang mengantarkan pasangan Wahyu Indriyanto dan Suharyono untuk mendaftar sebagai calon Bupati dan wakil bupati Pati, di kantor DPC PDIP Kabupaten Pati. Mereka membawa spanduk bertuliskan Laskar Pelangi. Selain itu juga membawa bendera PDIP. Wahyu Indriyanto adalah kepala desa Gadingrejo Juwana, sedangkan Suharyono adalah mantan Sekda Kabupaten Pati. Ratusan orang ini mengatasnamakan […]

  • Bidadari Desa Jlegong Ini Juarai Fashion Show Porseni Pelajar NU Keling Jepara

    Bidadari Desa Jlegong Ini Juarai Fashion Show Porseni Pelajar NU Keling Jepara

    • calendar_month Sen, 12 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    JEPARA – Perwakilan dari Ranting IPNU IPPNU Desa Jlegong, Dwi Amelia Akromatul Choiriyah berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba fashion show Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang digelar PAC IPNU IPPNU Keling Minggu (11/11/2018) di auditorium Gedung MWC NU Keling Jalan Raya Jepara – Pati Desa Kelet Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Dwi Amelia Akromatul Choiriyah […]

  • Kopi Theng Kembangkan Kopi Robusta dari Lereng Muria dengan Roasting Sendiri

    Kopi Theng Kembangkan Kopi Robusta dari Lereng Muria dengan Roasting Sendiri

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.715
    • 0Komentar

    PATI – Kopi tidak hanya menjadi minuman untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga berkembang menjadi bagian dari gaya hidup. Hal itu turut dirasakan Moh Fais Amin (32), pelaku usaha Kopi Theng yang memiliki kedai di Desa Langenharjo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Kedai tersebut tercantum di Google Maps dengan nama Kopi Muria Theng. Fais telah menekuni […]

  • Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Hari Koperasi ke-78 di Kabupaten Pati

    Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Hari Koperasi ke-78 di Kabupaten Pati

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 330
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan warga Pati memadati halaman Setda Pati Minggu (13/7) untuk mengikuti jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-78. Acara yang bertema “Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur” ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, beserta perwakilan Forkopimda, Plt Sekda, pimpinan OPD, camat, dan tamu undangan lainnya. Jalan sehat yang dipenuhi dengan […]

  • DPRD Pati Narso : Generasi Muda Perlu Stimulus Agar Terjun ke Sektor Pertanian

    DPRD Pati Narso : Generasi Muda Perlu Stimulus Agar Terjun ke Sektor Pertanian

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 305
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Narso, menekankan pentingnya memberikan stimulus kepada generasi muda dalam rangka pengembangan sektor pertanian. Narso berharap langkah ini dapat mendorong regenerasi di sektor pertanian yang lebih baik di masa depan. “Mereka harus diberikan stimulus agar tertarik dan aktif dalam sektor pertanian. Stimulus ini penting untuk mengembangkan […]

expand_less