Breaking News
light_mode

Efektivitas Persebaya Jadi Pembeda, Persijap Jepara Kehilangan Arah di GBT

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 29 Des 2025
  • visibility 1.347

OLAHRAGA – Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, kembali menjadi panggung yang sulit bagi tim tamu. Minggu (28/12/2025) sore, Persijap Jepara datang dengan harapan mencuri poin, namun pulang dengan kenyataan pahit setelah takluk telak 0-4 dari Persebaya Surabaya. Skor besar itu bukan sekadar angka, melainkan cermin jelas dari perbedaan efektivitas kedua tim sepanjang 90 menit pertandingan.

Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya tampil dengan pendekatan yang sederhana namun mematikan. Mereka tidak mendominasi permainan secara berlebihan, tetapi mampu memanfaatkan setiap celah yang ditinggalkan Persijap. Setiap peluang yang hadir nyaris selalu berujung ancaman serius, dan sebagian besar berbuah gol.

Sebaliknya, Persijap justru memulai laga dengan cukup menjanjikan. Di awal babak pertama, Laskar Kalinyamat sempat menciptakan beberapa peluang yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan. Namun, persoalan klasik kembali muncul: penyelesaian akhir yang kurang tenang. Ketika peluang emas tak mampu dikonversi menjadi gol, kepercayaan diri perlahan terkikis.

Momentum pun berbalik. Gol demi gol Persebaya tidak hanya merobek gawang Persijap, tetapi juga memukul mental para pemain. Lini pertahanan yang sebelumnya cukup disiplin mulai kehilangan koordinasi. Ruang antar lini melebar, komunikasi melemah, dan kesalahan kecil berubah menjadi hukuman besar.

Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves, secara terbuka mengakui keunggulan Persebaya. Menurutnya, efektivitas menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut.

“Persebaya bermain sangat efektif. Mereka tidak membutuhkan banyak peluang untuk mencetak gol, sementara kami tidak maksimal saat mendapatkan kesempatan,” ujar Divaldo Alves usai laga.

Pernyataan tersebut menegaskan gambaran pertandingan. Persijap bukan tanpa peluang, tetapi gagal memanfaatkan momen krusial. Di level kompetisi yang ketat, kegagalan dalam satu atau dua kesempatan bisa berdampak besar, terlebih ketika menghadapi tim yang mampu menghukum kesalahan sekecil apa pun.

Divaldo juga menyoroti kurangnya ketenangan di lini belakang anak asuhnya. Setelah kebobolan, konsentrasi pemain menurun, dan tekanan dari tuan rumah semakin sulit dibendung. Situasi ini membuat Persijap kesulitan keluar dari tekanan dan kehilangan kendali permainan seiring berjalannya laga.

Kekalahan telak di Surabaya menjadi cermin evaluasi penting bagi Persijap Jepara. Koordinasi lini belakang dan ketajaman lini depan menjadi dua pekerjaan rumah utama yang harus segera dibenahi. Tanpa perbaikan di dua sektor tersebut, Persijap akan terus berada dalam posisi rentan saat menghadapi tim-tim dengan efektivitas tinggi.

Meski demikian, hasil pahit ini bukan akhir dari segalanya. Divaldo berharap kekalahan di GBT dapat menjadi pelajaran berharga bagi skuad Laskar Kalinyamat. Dengan evaluasi yang tepat dan respons yang cepat, Persijap masih memiliki peluang untuk bangkit dan menunjukkan karakter sesungguhnya pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Pertanyakan Kejelasan Pengembalian Kelebihan Bayar PBB

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Pertanyakan Kejelasan Pengembalian Kelebihan Bayar PBB

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 228
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, Suyono, meminta kejelasan terkait pengembalian kelebihan bayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2). Permintaan ini diajukan mengingat kelebihan bayar tersebut disebabkan oleh pembatalan kebijakan kenaikan PBB P2 sebesar 250 persen oleh Bupati Pati, Sudewo. Pertanyaan tersebut juga disampaikan […]

  • KuIiner keIo merico ikan manyung khas Pati

    Kelo Merico Manyung Kuliner khas Pati Pedas dan Asem

    • calendar_month Kam, 9 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 239
    • 0Komentar

    KuIiner keIo merico ikan manyung khas Pati

  • Dokter RS Graha Husada Jepara Ungkap Penyebab Hipoglikemia dan Hipokalemia yang Dialami Bek Persijap Rahmat Hidayat

    Dokter RS Graha Husada Jepara Ungkap Penyebab Hipoglikemia dan Hipokalemia yang Dialami Bek Persijap Rahmat Hidayat

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.540
    • 0Komentar

    JEPARA – Insiden tumbangnya pemain Rahmat Hidayat di tengah pertandingan bersama Persijap Jepara menjadi perhatian publik. Gelandang andalan Laskar Kalinyamat itu harus dievakuasi menggunakan ambulans setelah mengalami penurunan kondisi fisik secara mendadak. Berdasarkan keterangan tim medis, Rahmat Hidayat mengalami kombinasi gula darah rendah atau hipoglikemia serta kekurangan kalium dalam tubuh atau hipokalemia. Kondisi tersebut membuat […]

  • Tahun Ketiga Bupati Marzuqi Fokus Bangun SDM Jepara

    Tahun Ketiga Bupati Marzuqi Fokus Bangun SDM Jepara

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Di tahun ketiga pemerintahannya bersama Wakil Bupati Dian Kristiandi, Bupati Ahmad Marzuqi ingin memfokuskan pembangunan di bidang sumber daya manusia (SDM). Bupati ingin SDM Jepara berdaya saing tinggi. Pembangunan SDM tersebut sekaligus sebagai optimalisasi pembangunan infrastruktur pariwisata yang telah digalakkan sebelumnya. ”Terkait pembangunan di Jepara, bidang infrastruktur dan pariwisata menjadi program prioritas di tahun kedua […]

  • Perisai Demokrasi Bangsa Hadir untuk Pantau Pemilu 2024

    Perisai Demokrasi Bangsa Hadir untuk Pantau Pemilu 2024

    • calendar_month Ming, 30 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Launching lembaga pemantau pemilu 2024 Para kader muda bangsa membentuk Perisai Demokrasi Bangsa. Ini adalah lembaga pemantau pemilu, yang siap menjaga demokrasi sekaligus memastikan Pemilu 2024 berlangsung jujur dan adil. SEMARANG – Perisai Demokrasi Bangsa didirkan para kader muda jebolan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) dan Pendidikan Pemantau Partisipatif  (P2P) Bawaslu Jawa Tengah dengan peserta […]

  • Bupati Pati Diduga Terlibat Korupsi, KPK: Ada Aliran Commitment Fee

    Bupati Pati Diduga Terlibat Korupsi, KPK: Ada Aliran Commitment Fee

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 222
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa Bupati Pati, Sudewo (SDW), diduga terlibat dalam praktik korupsi terkait suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. “Ya, benar. Saudara SDW merupakan salah satu pihak yang diduga juga menerima aliran commitment fee terkait proyek pembangunan jalur kereta,” ujar Juru […]

expand_less