Breaking News
light_mode

Polresta Pati Tingkatkan Keamanan Jelang Unjuk Rasa dengan Edukasi Masyarakat

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
  • visibility 149

PATI – Menyikapi rencana aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di Kabupaten Pati pada Jumat, 19 September 2025, jajaran Satbinmas Polresta Pati mengambil inisiatif strategis.

Sehari sebelumnya, pada Kamis (18/9/2025), mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB, petugas secara aktif menyambangi dan memberikan edukasi Kamtibmas kepada masyarakat serta pelaku usaha di berbagai titik keramaian sekitar Alun-Alun Pati, dengan tujuan utama memperkuat ketahanan sosial dan menjaga kondusivitas wilayah dari potensi gejolak.

Edukasi menyasar pusat-pusat keramaian seperti pertokoan, perbankan, dan rumah makan di sekitar alun-alun, termasuk Indomaret, Alfamart, Optik Melawai, RM Padang, toko kain, toko kelontong, serta beberapa bank dan apotek. Tujuannya adalah meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap potensi provokasi.

Menurut Kasat Binmas Polresta Pati, KOMPOL Sunar, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan masyarakat tetap tenang dan tidak panik menjelang unjuk rasa.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan menjaga situasi tetap aman serta kondusif di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

KOMPOL Sunar juga menekankan pentingnya kewaspadaan bagi pelaku usaha terhadap potensi kerawanan.

“Jika melihat kelompok yang mencurigakan, kami sarankan pemilik toko segera menutup tempat usaha dan mengutamakan keselamatan,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu memantau lingkungan sekitar guna mencegah tindak kriminal.

“Kami meminta masyarakat untuk selalu waspada, tidak lengah, dan memastikan CCTV berfungsi dengan baik, bahkan saat toko tutup,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengingatkan warga untuk menjaga barang berharga, terutama kendaraan bermotor yang sering diparkir di sekitar alun-alun.

“Hindari parkir sembarangan dan gunakan kunci ganda untuk mencegah kejahatan,” tambahnya.

KOMPOL Sunar juga menekankan pentingnya menolak isu-isu yang dapat memicu keresahan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu yang beredar, baik di media sosial maupun dalam percakapan sehari-hari,” katanya.

Kegiatan yang dilaksanakan di 15 titik lokasi ini berjalan dengan lancar dan kondusif.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan tanpa hambatan. Masyarakat sangat kooperatif dan menerima himbauan kami dengan baik,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Empon-empon di Kudus Tetap Bertahan di Tengah Lesunya Pasar

    Petani Empon-empon di Kudus Tetap Bertahan di Tengah Lesunya Pasar

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 248
    • 0Komentar

    KUDUS – Meskipun harga jual empon-empon anjlok dan daya beli pasar menurun, para petani di Kudus tetap teguh melanjutkan usaha mereka. Salah satunya adalah Muhammad Afif Rohman, atau Khafid, petani dari Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, yang mengelola lahan satu hektare di Menawan dengan target produksi 30 ton. Khafid mengakui penurunan harga disebabkan oleh lemahnya daya […]

  • Menyemai Semangat Literasi Anak-Anak di Desa Kaliputu, Sinergi Mahasiswa Psikologi UMK dan Sanggar Tari RASTI

    Menyemai Semangat Literasi Anak-Anak di Desa Kaliputu, Sinergi Mahasiswa Psikologi UMK dan Sanggar Tari RASTI

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.464
    • 0Komentar

    KUDUS – Suasana Sanggar Tari RASTI Desa Kaliputu Kecamatan Kota Kudus, tampak berbeda dari biasanya. Jika pertemuan mingguan biasanya diisi dengan latihan menari, hari ini anak-anak tampak antusias mengikuti rangkaian permainan literasi, Jumat (1/5/2026). Sejumlah mahasiswa jurusan psikologi Universitas Muria Kudus tengah menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Pohon Literasi”. Program ini dirancang untuk menumbuhkan semangat […]

  • Komisi C DPRD Pati Apresiasi CFD, Nilai Jadi Langkah Nyata Hidupkan Alun-Alun Kembangjoyo

    Komisi C DPRD Pati Apresiasi CFD, Nilai Jadi Langkah Nyata Hidupkan Alun-Alun Kembangjoyo

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.891
    • 0Komentar

    PATI – Penyelenggaraan program Car Free Day (CFD) yang digelar rutin setiap minggu genap di Alun-Alun Kembangjoyo mendapatkan tanggapan positif dari sejumlah pihak, termasuk jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati. Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, menyampaikan apresiasinya karena kegiatan ini dinilai berhasil membangkitkan kembali suasana kawasan yang sebelumnya sempat terlihat sepi dan […]

  • DPRD Pati Sosialisasikan Netralitas ASN dalam Pilkada 2024

    DPRD Pati Sosialisasikan Netralitas ASN dalam Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 196
    • 0Komentar

    PATI – Muslihan, anggota DPRD Pati, mewakili Ketua DPRD Pati Ali Badrudin, menjadi narasumber dalam Penyuluhan Hukum bagi Kepala Desa/Lurah menjelang Pilkada 2024 di Kabupaten Pati. Acara yang digelar hari ini dihadiri oleh seluruh kepala desa, ASN, serta Pj Bupati Pati, Kapolresta Pati, Dandim Pati, dan Kepala Kejaksaan Negeri Pati. Dalam penyampaiannya, Muslihan menekankan pentingnya […]

  • Pendayagunaan Tenaga Kesehatan Masuk Top Topic RUU Kesehatan

    Pendayagunaan Tenaga Kesehatan Masuk Top Topic RUU Kesehatan

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto  Dalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) tentang kesehatan (RUU Kesehatan) ada 25 top topik, salah satunya adalah masalah pendayagunaan tenaga kesehatan. JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengapresiasi kinerja Menkes Budi Gunadi Sadikin atas upaya cepat menyelesaikan DIM dalam waktu kurang dari 69 hari. Budi Gunadi […]

  • Edy Wuryanto Minta Kemenaker Kaji Ulang Aturan THR Demi Pekerja dan Ekonomi

    Edy Wuryanto Minta Kemenaker Kaji Ulang Aturan THR Demi Pekerja dan Ekonomi

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.463
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah telah mengimbau perusahaan swasta untuk menerapkan Work From Anywhere (WFA) pada periode 16-17 Maret dan 25-27 Maret 2026, yang mengapit Hari Raya Idul Fitri 2026. Tujuannya mulia: melancarkan arus mudik-balik dan menggenjot perekonomian. Namun, langkah ini dinilai berpotensi terhambat oleh jadwal pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) yang masih diberikan pada H-7 Lebaran, […]

expand_less