Breaking News
light_mode

Tingkah Mahasiswa UIN Walisongo Jadi Badut Hibur Pasien Corona

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
  • visibility 154

 

Aksi badut yang diperankan mahasiswa UIN Walisongo menghibur para peserta isolasi terpusat di rumah dinas Walikota Semarang.

Gelak tawa pecah di pelataran rumah dinas
Walikota Semarang, Minggu (1/8/2021). Sejumlah pasien Covid-19 yang sedang
menjalani isolasi mandiri terpusat tampak gembira. Hari itu mereka mendapat
hiburan gratis dari para badut  yang
merupakan mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

SEMARANG – Puluhan
pasien Covid-19 itu dikejutkan dengan kedatangan belasan mahasiswa UIN
Walisongo Semarang. Mereka mengira, mahasiswa akan menggelar demonstrasi karena
datang mengenakan atribut jas almamater yang lengkap.

Ternyata para mahasiswa itu
justru hadir memberikan kejutan. Mereka menggelar konser dadakan, dan mengajak
para pasien bernyanyi dan tertawa bersama.

Membawa gitar dan cajon,
aksi panggung dadakan mahasiswa UIN Walisongo itu berhasil membuat pasien
terhibur. Mereka turut bernyanyi dan berjoget dengan iringan musik sederhana
itu. Tentu, dengan pembatasan jarak dan protokol kesehatan sangat ketat

Suasana semakin meriah
ketika ada sesosok badut muncul di hadapan para pasien isoman. Dengan tingkah
lucunya, badut yang juga salah satu mahasiswa UIN Walisongo itu mengajak pasien
untuk joget bersama. Tak ayal, tingkah lucu badut membuat beberapa pasien tak
berhenti tertawa.

“Ayo semuanya joget,
biar sehat. Hari ini kita hadir untuk menghibur bapak ibu semua. Yang isolasi
semoga cepat sembuh, para nakes semoga lebih semangat,” kata salah satu
mahasiswa membuka acara.

Tak hanya pasien, sejumlah
tenaga kesehatan yang sedang bertugas di tempat itu juga begitu antusias.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyaksikan aksi mahasiswa menghibur pasien corona.


Saat konser dadakan
digelar, tiba-tiba muncul Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar yang
sedang gowes pagi mampir karena melihat ada aktivitas menarik di sana.

“Lho ini mahasiswa
dari mana? Kenapa di sini, kok nggak ikut demo?,” seloroh Ganjar.

“Kan kondisinya lagi
susah pak, masa demo. Lebih baik melakukan kegiatan seperti ini. Menghibur
saudara-saudara kita yang sedang isolasi. Lebih bermanfaat,” katanya
sambil diacungi dua jempol oleh orang nomor satu di Jawa Tengah ini.

Koordinator kegiatan, Rina
Purwaningsih mengatakan, mahasiswa yang hadir dalam acara itu adalah mahasiswa
dari jurusan Pemberdayaan Masyarakat Islam (PMI) UIN Walisongo Semarang. Mereka
sengaja datang ke tempat isolasi terpusat itu untuk memberikan hiburan.

“Kami merasa tergerak
untuk mengikuti anjuran pak Ganjar, yang menyarankan agar mahasiswa turun dan
ikut serta dalam penanganan Covid-19. Nah kali ini kami ikut serta, dengan cara
menghibur pasien yang sedang isolasi. Harapannya mereka bisa bahagia,”
katanya dalam rilis yang diterima Lingkar Muria.

Semua talent yang
dihadirkan untuk menghibur lanjut Rina adalah mahasiswa. Baik pemain musik,
penyanyi, pembaca puisi termasuk badut yang beraksi lucu di sana.

“Kenapa kami minta ada
teman yang jadi badut, ya itu salah satu media agar pasien di sini terhibur.
Setidaknya, dengan tingkah lucu badut itu, para pasien di sini bisa tersenyum.
Karena kami tahu, mereka pasti bosan selama menjalani isolasi,” jelasnya.

Tak hanya menghibur pasien,
Rina mengatakan mahasiswa UIN Walisongo siap bergerak membantu penanganan
pandemi dengan cara lain. Dalam waktu dekat, mereka sepakat akan turun ke jalan
dan melakukan pendataan pada pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku UKM yang terdampak
pandemi.

“Rencana ke depan kita
akan mendata PKL dan pelaku UKM yang terdampak PPKM Darurat. Data itu akan kami
serahkan ke pemerintah agar bisa dibantu dan dicarikan solusi,”
pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur
Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah
tergugah untuk ikut berperan dalam penanganan Covid-19. Dirinya bangga, karena
setelah beberapa waktu lalu banyak kawan-kawan mahasiswa datang ke rumahnya dan
menyatakan siap membantu, mereka langsung eksekusi.

“Eksekusinya ada yang
kemarin mahasiswa Upgris sosialisasi prokes, mahasiswa Polines belanja dan
dibagikan ke yang membutuhkan dan hari ini kawan-kawan UIN datang membawa
hiburan. Mereka bawa badut, bawa musisi, nyanyi bareng menghibur saudara-saudara
kita yang isolasi. Ini top,” katanya.

Cara-cara mahasiswa itu
lanjut Ganjar sangat kreatif. Gerakan mereka dalam membantu penanganan pandemi
sangat kongkret dan terlihat bahwa mereka benar-benar terjun membantu
masyarakat.

“Saya mengajak
mahasiswa di Jateng di kampus manapun. Mari kita terlibat dalam penanganan
Covid ini. Terserah anda mau ambil bagian yang mana, mau bantu mereka yang
isolasi, mau menghibur seperti kawan-kawan UIN ini atau membantu mereka yang
kesulitan ekonomi. Kawan-kawan mahasiswa pasti punya kreasi yang luar biasa dan
mudah-mudahan seluruh Jateng bergerak semua,” pungkasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Lebih Perhatikan Pengembangan Minat Bakat Anak Muda

    DPRD Pati Dorong Pemkab Lebih Perhatikan Pengembangan Minat Bakat Anak Muda

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 205
    • 0Komentar

    PATI – Didin Syafrudin, anggota DPRD Pati, mendesak pemerintah daerah (Pemda) untuk meningkatkan perhatian terhadap bakat anak muda. Menurutnya, hal ini penting untuk mengurangi tingkat kejenuhan dan mendorong anak muda untuk berpikir positif dan produktif. “Sejauh yang saya tahu, perhatian terhadap bakat anak muda masih minim. Kami berharap Pemda dapat menginisiasi,” ujarnya. Didin mencontohkan, anak […]

  • DPRD Pati Dorong Kemudahan Akses Pupuk Subsidi bagi Petani

    DPRD Pati Dorong Kemudahan Akses Pupuk Subsidi bagi Petani

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 188
    • 0Komentar

    PATI  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tengah melakukan pendataan alokasi pupuk subsidi untuk tahun 2026, yang dimulai sejak 22 September 2025 hingga 25 Oktober 2025. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menekankan pentingnya ketersediaan pupuk bagi petani. “Ketersediaan pupuk sangat penting bagi pertumbuhan tanaman itu sendiri, yang berkaitan langsung dengan potensi panen para […]

  • Anggota DPRD Pati Hardi : Pemkab Harus Dukung UMKM Anak Muda

    Anggota DPRD Pati Hardi : Pemkab Harus Dukung UMKM Anak Muda

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 164
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi Gerindra, Hardi, mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk memberikan perhatian khusus terhadap UMKM yang dikelola anak muda. Hal ini disampaikan Hardi menanggapi penurunan drastis angka wirausaha muda di Kabupaten Pati, yang mencapai -66,67%. “Visi Pati untuk mencapai kesejahteraan dan keunggulan tidak akan tercapai jika kita tidak memperhatikan kelompok wirausaha […]

  • DPRD Pati Prioritaskan Kesejahteraan PKL dalam Raperda Baru

    DPRD Pati Prioritaskan Kesejahteraan PKL dalam Raperda Baru

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 189
    • 0Komentar

    PATI – Fokus utama public hearing yang digelar Komisi B DPRD Kabupaten Pati Senin (16/6/2025) adalah Raperda Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL). Pertemuan yang dihadiri perwakilan PKL, akademisi, Satpol PP, Disdagperin, dan DPUTR ini menghasilkan poin-poin penting terkait perlindungan dan pemberdayaan PKL. Ketua Komisi B, Muslihan, menekankan bahwa Raperda ini bukan hanya sekadar […]

  • DPRD Pati Sidak Desa Koripandriyo, Temukan Sistem Presensi Manual

    DPRD Pati Sidak Desa Koripandriyo, Temukan Sistem Presensi Manual

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 165
    • 0Komentar

    PATI – Komisi A DPRD Kabupaten Pati kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Desa Koripandriyo, Kecamatan Gabus, Kamis (15/5/2025). Sidak tersebut difokuskan pada pengecekan kedisiplinan dan kinerja perangkat desa dalam memberikan pelayanan publik. Hasil sidak menunjukkan sistem presensi di Balai Desa Koripandriyo masih menggunakan metode manual. “Presensi masih manual dan otomatis tidak ada. Apalagi alat […]

  • Versi Pesona Indonesia, Inilah Top 10 Wisata Jepara, Sayang Desa Tempur tak Masuk

    Versi Pesona Indonesia, Inilah Top 10 Wisata Jepara, Sayang Desa Tempur tak Masuk

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Salah satu spot wisata di Karimunjawa  Pesona Indonesia merilis daftar wisata-wisata terbaik di tiap kabupaten/kota seluruh Indonesia. Rilis itu menjadi bagian dari Pesona Mudik 2019. Lalu di Jepara wisata apa saja yang patut dikunjungi? Urutan pertama adalah Kepulauan Karimunjawa. Pesona wisata pantai di Karimunjawa memang tiada duanya. Wisata di kecamatan terluar Kabupaten Jepara itu bahkan […]

expand_less