Breaking News
light_mode

Wisata Sejarah Belasan Gua Jepang di Pegunungan Patiayam

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
  • visibility 428

 

Seorang warga sedang mencoba masuk ke salah satu Gua Jepang di Pegunungan Patiayam, Terban Kudus

Destinasi
wisata sejarah di Kabupaten Kudus terus bertambah. Baru-baru ini ditemukan
belasan gua Jepang di kawasan Pegunungan Patiayam.

KUDUS – Desa Terban
Kecamatan Jekulo belum lama ini telah ditemukan sebanyak 15 gua peninggalan
Jepang yang berlokasi di bawah perbukitan sekitaran Pegunungan Patiayam.

Penemuan ini membuat
Pemerintah Desa Terban terus menggali dan mengembangkan potensi wisata yang ada
di sekitarr Pegunungan Patiayam, khususnya wisata sejarah. Salah satu penemuan
gua Jepang terletak di sisi Utara bukit Cangkaraman.

Lokasi gua yang lebih
tepatnya berada di sekitaran lahan pertanian warga, untuk menuju lokasi Gua,
setidaknya dibutuhkan waktu tempuh kurang lebih 20 menit melewati jalanan
kontur menanjak berbatu.

Memiliki pintu masuk lebar
sekitar 2 meter, panjang pintu masuknya sekitar 7 meter, dan lebar gua kurang
lebih 5 meter. Sementara ketinggian gua hanya berkisar 60 sentimeter. Gua
peniggalam Jepang ini berfungsi untuk beberapa hal antara lain, untuk mengintai,
menyimpan logistik, dan menyiapkan personil, kata Supeno Kepala Desa Terban.

Supeno menjelaskan, hampir
semua gua Jepang yang berada di Bukit Cangkraman punyai pola yang sama.
Bentuknya kotak dan kedalamannya menyerupai huruf T.

Dari beberapa gua Jepang
yang ditemukan, ada 1 gua yang sedikit berbeda karakternya, yaitu gua memiliki
panjang 1 meter dengan kedalaman setengah meter dan memiliki kontur berair,
lokasinya dekat dengan Surau Ghondang Pandean, sehingga air tersebut
dimanfaatkan untuk fasilitas Surau.

”Gua Jepang punya struktur
kotak dan dalamnya T. Ini ada gua tembus namun tengah kami cari,” jelasnya
Supeno.

Beberapa gua keberadaanya
masih belum ditemukan, karena tertutup oleh lahan pertanian milik warga. Ada
yang tertimbun kebun pisang, namun keberadaannya masih bisa terdeteksi dengan
kemunculan mulut gua yang sedikit tertimbun oleh tanah.

”Kawasan Desa Terban
dulunya untuk bergerilya dan hutan. Jika ditarik dalam kearifan lokal Terban
merupakan eranya Mbah Ronggo Kusuma,” kata Supeno.

Selain ditemukannya gua
Jepang beberapa waktu lalu, kawasan Patiayam memang dikenal sebagai lokasi
penemuan fosil purba. Temuan fosil tersebut disimpan di Museum Patiayam.
Jenisnya bermacam-macam, mulai dari gading gajah purba hingga binatang lautnya.

Supeno berharap, dengan
ditemukan gua Jepang ini masyarakat Desa Terban mampu mengelola menjadi
pontensi wista baru, dan bisa dijadikan tambahan pemasukan warga sekitar.
Karena selama ini masih jarang dimanfaatkan oleh warga sekitar, tetapi malah di
memanfaatkan sebagian warga untuk tempat ritual. (nir)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Minta Ada Penambahan Pos Damkar, Percepat Waktu Respons

    DPRD Pati Minta Ada Penambahan Pos Damkar, Percepat Waktu Respons

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.039
    • 0Komentar

    PATI – Mengingat jumlah kasus kebakaran yang cukup tinggi dan luasnya wilayah Kabupaten Pati, DPRD Pati mengajukan permintaan kepada pemerintah daerah agar menambah pos pemadam kebakaran (damkar) di seluruh eks kawedanan. Ali Badrudin, Ketua DPRD Pati, menyampaikan bahwa keberadaan pos damkar di masing-masing wilayah eks kawedanan diharapkan dapat meningkatkan kecepatan tanggapan petugas ketika ada kejadian […]

  • DPRD Pati Soroti Rendahnya Kehadiran Kades dan Camat saat Sosialisasi Bankeu Sarpras Desa

    DPRD Pati Soroti Rendahnya Kehadiran Kades dan Camat saat Sosialisasi Bankeu Sarpras Desa

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.265
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi terkait pemberian Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk pembangunan sarana dan prasarana di wilayah pedesaan. Acara yang bertempat di aula kantor DPUTR Pati ini ditujukan khusus bagi para kepala desa yang tercatat sebagai penerima bantuan, guna memberikan panduan mengenai tata cara dan […]

  • Anggota DPRD Pati Teguh Bandang : Pilkada Tetap Jaga Persatuan!

    Anggota DPRD Pati Teguh Bandang : Pilkada Tetap Jaga Persatuan!

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pati dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah, Anggota DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan. “Persatuan dan kesatuan adalah hal yang harus dijunjung tinggi, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada dan Pilgub,” tegas Bandang. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah perbedaan […]

  • Siswa As-Salafiyah Lahar Implementasikan Hablum Minannas Lewat Bantuan Bencana

    Siswa As-Salafiyah Lahar Implementasikan Hablum Minannas Lewat Bantuan Bencana

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.729
    • 0Komentar

    PATI – Sejak Jumat (9/1/2026), Kabupaten Pati dilanda serangkaian bencana mulai dari banjir hingga tanah longsor. Hingga saat ini, puluhan desa di wilayah Bumi Mina Tani masih terdampak oleh bencana hidrometeorologi tersebut. Kondisi tersebut menggerakkan hati siswa-siswi Yayasan As-Salafiyah Lahar, Kecamatan Tlogowungu, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. Pada Kamis (15/1/2026), saat acara peringatan Isra […]

  • Persijap Jepara kalah 3-1 melawan tuan rumah PSCS Cilacap di Stadion Wijayakusuma Cilacap (DOC PSCS)

    Kalah Lawan PSCS, Peluang Persijap ke Babak 12 Besar Hampir Tertutup

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Persijap Jepara kalah melawan PSCS Cilacap, hasil ini membuat peluang untuk lolos ke babak 12 besar Liga 2 hampir pasti tertutup dan membuat Laskar Kalinyamat harus siap-siap menjalani babak play off degradasi.

  • Wakil Ketua DPRD Pati Apresiasi Program GSMS, Harap Lestarikan Kesenian Daerah

    Wakil Ketua DPRD Pati Apresiasi Program GSMS, Harap Lestarikan Kesenian Daerah

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 341
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, memberikan apresiasi terhadap program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) yang baru saja selesai digelar di Kabupaten Pati. Ia berharap kegiatan pembelajaran sekaligus pentas seni ini dapat menjadi wadah untuk melestarikan kesenian daerah dan menjadi ajang pembelajaran karakter dan budaya. “Saya sangat mengapresiasi program GSMS ini. Ini adalah langkah […]

expand_less