Breaking News
light_mode

HMI dan KAHMI Pati Adakan Nobar Film ‘Lafran’ untuk Mengenang Perjuangan Pendiri HMI

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
  • visibility 157

PATI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) beserta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pati mengadakan acara nonton bareng atau nobar film “Lafran” di Bioskop New Star Cineplex Ultima Pati pada Minggu (23/6/2024).

Film tersebut mengisahkan tentang Lafran Pane, sosok pendiri HMI, dan perjuangan saat mendirikan HMI pada 5 Februari 1947 di Kampus Sekolah Tinggi Islam (STI), yang sekarang menjadi Universitas Islam Indonesia (UII). HMI didirikan sebagai organisasi mahasiswa Islam pertama di Indonesia yang independen dari ormas dan partai politik.

Lafran Pane merasa perlu adanya perubahan di kalangan mahasiswa yang dianggap terlalu apatis terhadap perjalanan bangsa. Ia menginginkan mahasiswa sebagai agen kontrol yang independen dan tidak terpengaruh oleh pihak manapun.

Di kampus STI, Lafran Pane dan teman-temannya membentuk HMI dengan hanya 13 anggota. Mereka menghadapi tantangan dari pengaruh Belanda, ketidaktahuan mahasiswa tentang Islam, dan ejekan dari sesama mahasiswa yang mempertanyakan keberadaan HMI.

Ketua Majelis Daerah (MD) KAHMI Pati, Bogi Yulistanto, mengatakan acara ini dihadiri oleh sekitar 75 hingga 100 kader, alumni, dan simpatisan HMI dari seluruh Kabupaten Pati. Ia berharap para peserta dapat mengambil pelajaran dari perjuangan Lafran Pane, pendiri HMI.

“Mudah-mudahan apa yang kita lihat hari ini bisa menjadi contoh bagi KAHMI dan HMI Pati atas perjuangan Lafran Pane yang telah membuat HMI seperti saat ini,” kata dia.

Bogi juga mendorong para kader untuk menjadikan film ini sebagai motivasi dalam membangun HMI di Kabupaten Pati.

“Membangun HMI di Pati akan sedikit sama persis seperti yang dilakukan Lafran Pane sekitar tahun 1947-an itu. Saya yakin HMI Pati akan semakin besar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua HMI Cabang Persiapan Pati, Arif Hidayatulloh, berharap bahwa setelah menonton film Lafran, seluruh kader HMI di Pati akan lebih memahami dan menghayati tujuan awal berdirinya HMI.

“Tujuannya, pertama adalah untuk mempertahakan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mempertinggi derajat umat Islam,” katanya.

Selain itu, Arif menambahkan bahwa tujuan HMI mencakup dua aspek besar, yaitu ke-Indonesiaan dan ke-Islaman, dengan semangat kader HMI untuk Indonesia.

“Jadi dari situ mengandung dua aspek besar. Pertama adalah aspek ke-Indonesiaan dan ke-Islaman. Hablumminallah Hablumminannas, di mana kader HMI Lillahi Ta’ala untuk Indonesia,” terangnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Joni Kurnianto: Peran PKL Sebagai Penopang Ekonomi Harus Diakui dengan Regulasi

    Joni Kurnianto: Peran PKL Sebagai Penopang Ekonomi Harus Diakui dengan Regulasi

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.850
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menekankan bahwa Pedagang Kaki Lima (PKL) memerlukan penguatan regulasi yang substansial, mengingat mereka berperan sebagai pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemikiran ini dijabarkan secara komprehensif dalam disertasi doktoralnya yang berjudul “Penguatan Regulasi Pedagang Kaki Lima dalam Meningkatkan Ekonomi Daerah”, yang disusun pada Program […]

  • Rancangan RPJMD Pati 2025-2029 Disepakati Bersama, Fokus pada Sektor Strategis

    Rancangan RPJMD Pati 2025-2029 Disepakati Bersama, Fokus pada Sektor Strategis

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.971
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat telah mencapai kesepakatan terkait rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025 hingga 2029. Dokumen ini akan menjadi pijakan serta arah utama pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Beberapa sektor yang dianggap strategis menjadi prioritas dalam rancangan awal tersebut, di […]

  • Wabup Pati Hadiri Pengajian 1000 Hari Alm. Sulastri, Dimeriahkan Artis Ternama

    Wabup Pati Hadiri Pengajian 1000 Hari Alm. Sulastri, Dimeriahkan Artis Ternama

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 155
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan warga Pati memadati acara pengajian memperingati 1000 hari wafatnya almarhumah Ibu Sulastri binti Partomin di Kembang Kidul, Dukuhseti, Jumat (11/7). Acara yang khidmat ini dihadiri Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, penceramah nasional Dr. (H.C.) K.H. Zulfa Mustofa (Wakil Ketua Umum PBNU), dan Wakil Bupati Merauke, Dr. Fauzun Nihayah, S.H.I., M.H., putri […]

  • Edy Wuryanto Tegaskan Kesejahteraan Buruh Bukan Beban Pengusaha Semata

    Edy Wuryanto Tegaskan Kesejahteraan Buruh Bukan Beban Pengusaha Semata

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.198
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rencana penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 mendapatkan penolakan dari kelompok buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengumumkan rencana penyelenggaraan aksi unjuk rasa di kawasan Istana Negara pada hari Jumat, 19 Desember 2025. Mereka menentang Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Pengupahan yang dinilai kurang melibatkan serikat pekerja dan berpotensi mengurangi kedudukan prinsip kebutuhan […]

  • Suka Tantangan Keluar dari Zona Nyaman

    Suka Tantangan Keluar dari Zona Nyaman

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Juara Intelegensia Duta Wisata Pati 2019 Orang biasanya menyenangi zona nyaman. Dan cenderung menghindari tantangan. Namun hal itu tak berlaku dalam kamus kehidupan Juara Intelegensia Duta Wisata Kabupaten Pati 2019. Sheryl FebiValentine. Gadis kelahiran Pati, 16 Februari 1996 ini malah suka dengan tantangan baru dan mencoba keluar dari zona nyaman. ”Saya percaya. Belajar hal baru […]

  • Anggota Komisi IX DPR RI Soroti Penonaktifan 7,3 Juta Peserta BPJS PBI

    Anggota Komisi IX DPR RI Soroti Penonaktifan 7,3 Juta Peserta BPJS PBI

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 238
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyoroti penonaktifan 7,3 juta peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) oleh Kementerian Sosial. Ia mengungkapkan banyak aduan dari masyarakat Grobogan yang mengalami hal serupa. “Dari data yang kami terima, banyak masyarakat di Grobogan yang dieksklusi dari kepesertaan BPJS PBI,” ujarnya Jumat (4/7). Edy mendesak peninjauan ulang […]

expand_less