Breaking News
light_mode

Edy Wuryanto Tegaskan Kesejahteraan Buruh Bukan Beban Pengusaha Semata

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 19 Des 2025
  • visibility 1.274

JAKARTA – Rencana penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 mendapatkan penolakan dari kelompok buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengumumkan rencana penyelenggaraan aksi unjuk rasa di kawasan Istana Negara pada hari Jumat, 19 Desember 2025.

Mereka menentang Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Pengupahan yang dinilai kurang melibatkan serikat pekerja dan berpotensi mengurangi kedudukan prinsip kebutuhan hidup layak (KHL).

Menurut perkiraan KSPI, penerapan indeks tertentu akan membuat kenaikan UMP 2026 hanya mencapai 4 hingga 6 persen, lebih rendah dibandingkan kenaikan UMP 2025 yang sebesar 6,5 persen.

Dalam tanggapan terhadap kondisi ini, Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Edy Wuryanto menyatakan bahwa perdebatan seputar UMP 2026 perlu diperhatikan secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi besaran persentase kenaikan, melainkan juga dari substansi perlindungan kesejahteraan pekerja sesuai dengan amanat konstitusi.

“Dalam pemaparan Menteri Ketenagakerjaan sudah disebutkan indeks kenaikan berada di rentang 0,5 sampai 0,9. Ini jelas lebih baik dibanding PP 51 Tahun 2023 yang hanya 0,1 sampai 0,3, dan sudah mengacu pada kebutuhan hidup layak serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168,” kata Edy.

Edy menjelaskan bahwa dengan asumsi tingkat inflasi sekitar 3 persen dan pertumbuhan ekonomi 5 persen, kenaikan UMP 2026 yang realistis berada pada rentang 5,5 hingga 7,5 persen.

Menurutnya, kisaran tersebut masih selaras dengan harapan buruh untuk menjaga daya beli serta mencegah penurunan upah riil. Namun demikian, politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini menegaskan bahwa dasar utama penetapan UMP bukan hanya formula perhitungan, melainkan kebutuhan hidup layak pekerja di setiap daerah.

“Kalau upah minimum masih di bawah KHL, maka yang harus dijadikan patokan adalah KHL. Upah minimum harus dinaikkan hingga memenuhi kebutuhan hidup layak. Ini bagian dari amanat UUD 1945 bahwa setiap warga negara berhak atas penghidupan yang layak,” tuturnya.

Selanjutnya, Edy mengingatkan bahwa kenaikan upah secara nominal tidak akan secara otomatis meningkatkan kesejahteraan jika tidak diiringi dengan pengendalian inflasi, terutama pada komponen pangan, perumahan, dan transportasi yang menjadi kebutuhan utama bagi pekerja.

“Upah bisa naik, tapi kalau harga beras, sewa rumah, dan transportasi naik lebih tinggi, maka upah riil justru turun. Karena itu, pemerintah wajib menjaga inflasi dan memperkuat subsidi kebutuhan dasar agar daya beli buruh benar-benar terjaga,” ujarnya.

Edy juga mengajak agar kebijakan UMP diimbangi dengan dukungan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pekerja sektor informal, baik melalui peningkatan kompetensi maupun pemberian subsidi langsung untuk kebutuhan hidup pokok.

“Kesejahteraan pekerja tidak boleh hanya dibebankan pada pengusaha. Negara harus hadir melalui APBN dan APBD, terutama untuk pekerja UMKM dan informal, agar kebijakan upah tidak memperlebar kesenjangan dan benar-benar menurunkan angka kemiskinan,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tampil di Kandang, Persipa Disikat Persikat

    Tampil di Kandang, Persipa Disikat Persikat

    • calendar_month Ming, 8 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    PATI – Persipa harus mengakui keunggulan lawannya. Meski bermain di depan ribuan pendukungnya, Persipa disikat Persikat 1-4 di Stadion Joyokusumo Minggu (8/4/2018) kemarin. Dengan begitu, Laskar Saridin tak mampu menambah perolehan poinnya di klasemen sementara Liga 3 Jawa Tengah Grup A. Tim tamu yang datang dengan kepercayaan diri tinggi, usai menahan imbang Persiku di kandangnya, […]

  • Full Menyerang Persijap Gagal Kalahkan Persela Lamongan

    Full Menyerang Persijap Gagal Kalahkan Persela Lamongan

    • calendar_month Sab, 1 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Statistik pertandingan yang seharusnya membuat Persijap Jepara menang minimal 3 gol lebih. Tampil agresif sepanjang 90 menit tidak mampu membuat Persijap Jepara mengamankan poin penuh di kandangnya. Bahkan hampir saja tim tamu Persela Lamongan membikin malu Laskar Kalinyamat. JEPARA – Data statistik di akhir pertandingan menunjukkan dominasi Persijap Jepara atas Persela Lamongan, Sabtu (1/10/2022) di […]

  • Ketua DPRD Pati Tekankan Pentingnya Kerja Sama untuk Atasi Banjir

    Ketua DPRD Pati Tekankan Pentingnya Kerja Sama untuk Atasi Banjir

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 349
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mendesak penanganan banjir yang kerap melanda daerahnya. Beliau menekankan perlunya solusi jangka panjang untuk mengatasi bencana tahunan ini yang berdampak luas terhadap petani, masyarakat, dan pelaku usaha. “Penanganan jangka panjang harus benar-benar dipikirkan bersama. Kami sangat berharap ada langkah konkret ke arah sana,” tegasnya. Ali menambahkan, penanganan […]

  • Ingin Mandiri dan Punya Toko Sendiri

    Ingin Mandiri dan Punya Toko Sendiri

    • calendar_month Sab, 9 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Priska Ainun Zumrotul Ulfa Sumber : Facebook Priska Ainun Zamrotul Ulfa Sudah sejak lama, perempuan kelahiran Jepara 29 Juli 1997 ini gemar dunia bisnis. Namun baru di awal tahun 2016 lalu ia menekuni dunia bisnis, tepatnya jualan online. Jilbab menjadi barang pertama yang dijualnya. Lalu merambah berjualan tas, sepatu, baju, dan kosmetik. Ia mengaku senang […]

  • Laga Emosional Menuju Final

    Laga Emosional Menuju Final

    • calendar_month Ming, 30 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Para pemain Persijap Jr menunduk lesu usai kalah dari Persipa Jr di Stadion Joyokusumo  PATI – Persipa Jr berhasil melenggang ke partai puncak Piala Soertain U-17 Zona Jawa Tengah. Kepastian tiket final itu didapat dalam balutan laga yang penuh emosional bagi kedua kesebelasan. Dimana Persipa Jr berhasil lolos ke final dengan menyakinkan setelah menang 1 […]

  • Momentum HUT RI ke-80, DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Persatuan

    Momentum HUT RI ke-80, DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Persatuan

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 295
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, DPRD Kabupaten Pati menggelar acara pembacaan Undang-Undang Dasar 1945. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upacara peringatan, dengan tujuan untuk merefleksikan nilai-nilai kebangsaan dan semangat perjuangan. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, H. Hardi, SH, menyampaikan bahwa momentum ini sangat penting untuk mengingatkan kembali […]

expand_less