Breaking News
light_mode

Halaqah Fiqih Peradaban di Kudus Kupas Masalah Minoritas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
  • visibility 255

 



Halaqah Fikih Peradaban digelar di Kudus

Halaqah Fikih Peradaban digelar di Aula Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an (PTYQ) Kudus, Minggu (13/11/2022). Mengkaji Fikih Siyasah dan masalah kaum minoritas. Menghadirkan sejumlah narasumber tokoh nasional.

KUDUS – Kegiatan Halaqah Fikih Peradaban dihadiri narasumber antara lain Hasyim Asy’ari SH MSi PhD (ketua Komisi Pemilihan Umum/KPU) RI, KH Ulil Abshar Abdalla (ketua Lakpesdam PBNU), dan KH Najib Bukhori Lc MTHI (wakil ketua Lembaga Bahsul Masail/ LBM) PBNU. Halaqah dipandu Prof Dr H Abdurrahman Kasdi (Rektor IAIN Kudus).

Halaqah dihadiri juga para kiai dan sejumlah tokoh antara lain KH Mc Ulinnuha Arwani, KH M Ulil Albab Arwani, KH Em Nadjib Hasan, KH A Badawi Basyir, KH A Ainun Na’im, KH Asyrofi Masyito, KH Nur Khamim, KH Ulinnuha, KH Amin Yasin, dan KH Aslim Akmal.

Hadir pula H M Hilmy, Kiai Syafi’i, KH Ahmad Nashih, Kiai Moh Mujab, Kiai M Islahul Umam, Kiai Naf’an, H Mawahib, KH Syihabuddin Muin, Kiai Kholilurrohman, Dasa Susila, Kiai Syaifuddin, Nyai Hj Chumaidah, Dr Hj Uma Farida dan Dr Malaiha Dewi.

Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari SH MSi PhD, mengutarakan, relasi Nahdlatul Ulama (NU) dengan Negara, yang perlu dicatat adalah perannya yang mengokohkan status (Indonesia, red) sebagai Negara Bangsa (Nation State).

“Indonesia (itu) bukan negara sekuler ekstrem, sebab spirit agama senantiasa melekat pada Negara Indonesia. Bahkan dalam teks-teks kebangsaan, pengadilan, pelantikan di Indonesia tidak pernah terlepas dengan narasi keagamaan, seperti ketuhanan; demi Tuhan, dalam keadilan Tuhan, dan lainnya,” tegasnya.

Dia mengemukakan, jika mengacu pada sudut pandang “mayoritas dan minoritas” dalam sistem pemilihan di Indonesia, pada dasarnya masih belum jelas. “Sistem pemilihan di Indonesia mengacu pada sistem yang proporsional. Dengan demikian, tidak jelas mana yang minoritas dan mana yang mayoritas,” paparnya.

Hak Pilih

Dan menurutnya, penting juga untuk dikemukakan terkait sistem pemilihan di Indonesia, antara lain soal hak pilih perempuan, penyandang disabilitas dan Orang dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Indonesia secara demokrasi lebih maju dibanding Amerika dari sisi memberikan hak pilih perempuan. Amerika memberikan hak pilih terhadap perempuan baru berlangsung tahun 1970-an, sedangkan Indonesia sudah lebih dulu,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, pada mulanya ODGJ dan disabilitas mental tidak memiliki hak pilih. Kemudian pada 2019, Undang-undang (UU) menghapus ketentuan tersebut. “Kuantitas bukan acuan dalam menentukan minoritas – mayoritas. Secara ekonomi, misalnya, meskipun dipegang oleh segilintir orang yang secara kuantitas sedikit, namun secara pengaruh begitu besar,” katanya.

KH Ulil Abshar Abdalla, menyampaikan, bahwa fikih peradaban yang digagas oleh ketua PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), tak lain agar para kiai terlibat berbicara mengenai problematika Internasional.

“Selain halaqah ini, PBNU juga menggagas R-20 (yang baru selesai digelar belum lama ini, red). Sebuah forum diskusi antaragama yang diadakan dengan misi agar agama dapat menjadi solusi atas problematika dunia,” urainya.

Pengagum Imam Al-Ghazali itu menambahkan, bahwa problematika dunia sangat beragam, dan di antara berbagai problematika tersebut juga ada beberapa yang bersinggungan dengan agama.

“Salah satu konten yang menjadi sorotan adalah problematika yang bersinggungan dengan agama. Sehingga perlu ditemukan solusi agar agama menjadi jalan keluar, bukan sumber atas masalah itu sendiri,” ungkapnya. (mif)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Terus Sisir Perairan Banyutowo

    Nelayan Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Terus Sisir Perairan Banyutowo

    • calendar_month Ming, 16 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 245
    • 0Komentar

    NIHIL : Tim SAR yang melakukan pencarian di sepanjang perairan Banyutowo belum bisa menemukan korban nelayan yang tenggelam PATI – Pencarian seorang nelayan yang hilang di perairan Banyutowo Kecamatan Cluwak belum menemui hasil hingga Minggu (16/9/2018) kemarin. Meski, pencarian tersebut telah melibatkan dua regu Tim SAR yang dibantu dibantu delapan kapal nelayan lokal. Rencananya, relawan […]

  • Petani Pati Kompak Dukung Ganjar, Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi

    Petani Pati Kompak Dukung Ganjar, Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi

    • calendar_month Jum, 8 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 312
    • 0Komentar

    PATI – Petani se-Kabupaten Pati memadati Gedung Olah Raga (GOR) Growong Lor Kecamatan Juwana pada Kamis (7/12/2023), dalam Forum Diskusi “Petani Peduli Demokrasi” yang diselenggarakan oleh Pok relawan Petani Bumi Pati Binaan Dukung Ganjar Presiden ke-8 (DGP8) Pati. Menurut Ketua Panitia, Widayatno, acara yang diinisiasi oleh relawan Ganjar-Mahfud, Dukung Ganjar Pranowo Presiden ke-8 (DGP8) Pati, […]

  • Ditolak Warga Puncel Dukuhseti, Pemilik Tutup Operasional Hotel D’Ayana

    Ditolak Warga Puncel Dukuhseti, Pemilik Tutup Operasional Hotel D’Ayana

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 293
    • 0Komentar

    PATI – Hotel D’Ayana di Desa Puncel Kecamatan Dukuhseti Pati, Jawa Tengah resmi ditutup oleh pemiliknya (12/7/2024). Penutupan ini merupakan permintaan warga, karena hotel itu dituding menjadi tempat esek-esek. Masyarakat berulang kali menggelar aksi untuk menutup hotel tersebut. Pemilik hotel, Eko Suprayitno warga Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti membuat surat pernyataan penutupan operasional hotel tersebut. Surat […]

  • Wartawan Jadi Korban Kekerasan, Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati Angkat Bicara

    Wartawan Jadi Korban Kekerasan, Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati Angkat Bicara

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 280
    • 0Komentar

    PATI – Dugaan praktik kekerasan terhadap wartawan mencoreng Gedung DPRD Kabupaten Pati pada Kamis (4/9/2025). Insiden ini terjadi saat sejumlah jurnalis berupaya mewawancarai Ketua Dewan Pengawas (Dewas) RSUD RAA Soewondo, Torang Manurung, yang memilih meninggalkan rapat Panitia Khusus (Pansus) Pemakzulan Bupati Pati Sudewo. Ketua Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan kecaman […]

  • Heboh Pria Telanjang Di Trangkil, Ternyata Positif Overdosis Narkoba

    Heboh Pria Telanjang Di Trangkil, Ternyata Positif Overdosis Narkoba

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 744
    • 0Komentar

    PATI – Kedua pria telanjang yang berada di dalam mobil depan Pasar Trangkil, Pati diketahui merupakan warga Madura. Keduanya mengalami overdosis saat dipaksa keluar dari mobil yang dikendarai Suzuki Ertiga B 2254 KFB. Dari hasil pemeriksaan, satu dari pelaku positif memakai narkoba. Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto mengatakan, saat ini Polres Pati sudah menangani […]

  • Polsek Tlogowungu Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di Pertunjukan Ketoprak

    Polsek Tlogowungu Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di Pertunjukan Ketoprak

    • calendar_month Kam, 23 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 320
    • 0Komentar

    PERISTIWA – Polsek Tlogowungu bersama Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Pati berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor pada sebuah pertunjukan ketoprak di Desa Tlogorejo. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 2 November 2023, sekitar pukul 22.15 WIB, di lokasi pertunjukan ketoprak Agung Budoyo turut Desa Tlogorejo. Pelaku, seorang lelaki berinisial S alias Badengak (49) warga Bangsri, […]

expand_less