Breaking News
light_mode

Persijap Jepara jadi Lumbung Gol Bhayangkara FC, Apa yang Salah ?

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
  • visibility 241

JEPARA – Persijap Jepara memulai babak 8 besar Liga 2 musim 2024/2025 dengan hasil buruk. Karena dibantai Bhayangkara FC dengan skor 3 – 0 di Stadion Pakansari Bogor, (21/1/2025).

Selain kalah telak dan tak mampu mencetak sebiji gol pun, secara permainan Persijap tampil sangat buruk.

Anak asuh Widodo C Putro dibombardir selama 2 x 45 menit, para pemain Persijap tampak kuwalahan membendung agresifitas serangan Bhayangkara FC.

Bahkan dalam statistik Persijap hanya mampu melesakkan 3 kali tembakan dan hanya 1 tembakan yang mengarah ke gawang Bhayangkara.

Sedangkan Bhayangkara total melakukan 20 kali tembakan ke gawang Persijap dengan 11 diantaranya mengarah ke gawang. Bhayangkara unggul penguasaan bola 57 %.

Kekelahan ini membuat Persijap semakin inferior atas tim yang difavoritkan promosi ke Liga 1 ini. sebab dari tiga kali pertemuan, Bhayangkara selalu menang dan total mencatatkan 9 gol.

Pada pertemuan pertama Persijap kalah 2 – 0, kemudian di pertemuan kedua kalah 4 – 0 dan kemarin kalah lagi 3 – 0.

Hasil ini sangat disesali para pendukung Persijap Jepara, apalagi secara permainan juga sangat buruk. Terlihat lini tengah Persijap terasa “mati”.

Permainan tidak berkembang sama sekali, bola saat dikirim kedepan selalu mudah lepas. Para pemain Bhayangkara terlihat sangat mudah menghentikan permainan Persijap.

Kekelahan ini membuat langkah Persijap agak berat untuk mendapatkan tiket promosi ke Liga 1. Sebab pertandingan di babak 8 besar sangat singkat.

Persijap tergabung bersama Bhayangkara FC, Pesela dan PSKC Cimahi. Bhayangkara dan Persela tentunya jadi tim favorit yang akan lolos ke Liga 1.

Namun kesempatan itu masih ada, asalkan di pertandingan selanjutnya bisa meraih hasil kemenangan.

Diketahui hanya tim teratas di masing-masing grup yang berhak lolos langsung ke Liga 1, sementara peringkat kedua akan diadu lagi untuk memperebutkan satu tiket sisa ke Liga 1.

Target realistis Persijap bisa finish di peringkat kedua untuk merebut satu tiket promosi ke Liga 1 musim depan. Namun hal itu terasa sangat berat, melihat komposisi pemain dan permaianan yang ditunjukkan saat menghadapi Bhayangkara FC kemarin.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Beri Tiga Masukan Pengembangan Industri

    DPRD Pati Beri Tiga Masukan Pengembangan Industri

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PATI – Salah satu anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati dari Partai Golkar, memberikan tiga masukan penting untuk pengembangan industri di wilayah tersebut. Ia menekankan pentingnya pengembangan industri pengolahan hasil pertanian, perikanan, dan peternakan. “Kita harus bisa mengolah hasil bumi kita sendiri agar memiliki nilai tambah dan bisa bersaing dengan daerah lain,” ujarnya. Selain itu, […]

  • Persipa Pati Terpuruk di Papan Bawah Usai Kalah Telak dari Persijap

    Persipa Pati Terpuruk di Papan Bawah Usai Kalah Telak dari Persijap

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 251
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati menelan kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara dalam lanjutan Pegadaian Liga 2 Indonesia musim 2024/2025. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (6/10/2024) ini menjadi mimpi buruk bagi Laskar Saridin. Meskipun mampu bertahan hingga menit ke-37 dengan skor imbang, Persipa akhirnya menyerah setelah Rosalvo Jr. mencetak gol pembuka untuk […]

  • Edy Wuryanto Minta Pemerintah Lakukan Pembenahan Menyeluruh Penanganan Campak

    Edy Wuryanto Minta Pemerintah Lakukan Pembenahan Menyeluruh Penanganan Campak

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.019
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengingatkan bahwa angka penurunan kasus campak sebesar 93 persen yang disampaikan pemerintah tidak boleh menjadi alasan untuk mengendurkan kewaspadaan. Pada awal tahun ini, tercatat sebanyak 2.220 kasus penyakit tersebut. Menurutnya, pencapaian penurunan kasus perlu ditelaah secara cermat mengingat tren penurunan target imunisasi dasar selama beberapa tahun […]

  • Korban Sodomi di Jepara Dapat Perhatian dari Mensos Risma

    Korban Sodomi di Jepara Dapat Perhatian dari Mensos Risma

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 226
    • 0Komentar

      Kunjungan Mensos Risma ke Polres Jepara/ Doc Polres Jepara  JEPARA – Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan perhatian khusus tentang kasus memilukan korban sodomi di Jepara, yang menimpa seorang remaja berusia 13 tahun. Risma menemui korban di ruangan gelar perkara Satreskrim Polres Jepara, Senin (15/5/2023). Seperti diketahui baru-baru ini di Kabupaten Jepara ramai diberitakan seorang […]

  • Kesal Banyak Korban Kecelakaan, Warga Pati Gotong Royong Perbaiki Jalan Berlubang

    Kesal Banyak Korban Kecelakaan, Warga Pati Gotong Royong Perbaiki Jalan Berlubang

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.132
    • 0Komentar

    PATI – Jalan Pati-Purwodadi di sekitar Perempatan Pentol, Desa Blaru, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, akhirnya diperbaiki oleh warga setempat pada hari Rabu (11/2/2026). Inisiatif ini diambil sebagai bentuk protes atas lambatnya respons pemerintah terhadap kerusakan jalan yang sudah berlangsung berbulan-bulan dan mengakibatkan banyak kecelakaan. Dengan bergotong royong, belasan warga mengumpulkan material seperti batu dan base […]

  • Dapat Bonus Demografi, 60 Persen Penduduk Jepara Usia Produktif

    Dapat Bonus Demografi, 60 Persen Penduduk Jepara Usia Produktif

    • calendar_month Jum, 28 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    SUMBER : JEPARA.GO.ID JEPARA – Asisten II Setda Jepara Mulyaji menyebut, Kabupaten Jepara mendapat bonus demografi. Dari 1,2 juta penduduknya, 60 persen berada dalam usia produktif. Dimana penduduknya tercatat berkisar antara umur 15 – 64 tahun. Mulyaji menganggap bonus demografi tersebut harus ditangkap sebagai peluang peluang positif dan harus didukung generasi produktif yang berkualitas. ”Jumlah […]

expand_less