Breaking News
light_mode

Persijap Jepara jadi Lumbung Gol Bhayangkara FC, Apa yang Salah ?

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
  • visibility 218

JEPARA – Persijap Jepara memulai babak 8 besar Liga 2 musim 2024/2025 dengan hasil buruk. Karena dibantai Bhayangkara FC dengan skor 3 – 0 di Stadion Pakansari Bogor, (21/1/2025).

Selain kalah telak dan tak mampu mencetak sebiji gol pun, secara permainan Persijap tampil sangat buruk.

Anak asuh Widodo C Putro dibombardir selama 2 x 45 menit, para pemain Persijap tampak kuwalahan membendung agresifitas serangan Bhayangkara FC.

Bahkan dalam statistik Persijap hanya mampu melesakkan 3 kali tembakan dan hanya 1 tembakan yang mengarah ke gawang Bhayangkara.

Sedangkan Bhayangkara total melakukan 20 kali tembakan ke gawang Persijap dengan 11 diantaranya mengarah ke gawang. Bhayangkara unggul penguasaan bola 57 %.

Kekelahan ini membuat Persijap semakin inferior atas tim yang difavoritkan promosi ke Liga 1 ini. sebab dari tiga kali pertemuan, Bhayangkara selalu menang dan total mencatatkan 9 gol.

Pada pertemuan pertama Persijap kalah 2 – 0, kemudian di pertemuan kedua kalah 4 – 0 dan kemarin kalah lagi 3 – 0.

Hasil ini sangat disesali para pendukung Persijap Jepara, apalagi secara permainan juga sangat buruk. Terlihat lini tengah Persijap terasa “mati”.

Permainan tidak berkembang sama sekali, bola saat dikirim kedepan selalu mudah lepas. Para pemain Bhayangkara terlihat sangat mudah menghentikan permainan Persijap.

Kekelahan ini membuat langkah Persijap agak berat untuk mendapatkan tiket promosi ke Liga 1. Sebab pertandingan di babak 8 besar sangat singkat.

Persijap tergabung bersama Bhayangkara FC, Pesela dan PSKC Cimahi. Bhayangkara dan Persela tentunya jadi tim favorit yang akan lolos ke Liga 1.

Namun kesempatan itu masih ada, asalkan di pertandingan selanjutnya bisa meraih hasil kemenangan.

Diketahui hanya tim teratas di masing-masing grup yang berhak lolos langsung ke Liga 1, sementara peringkat kedua akan diadu lagi untuk memperebutkan satu tiket sisa ke Liga 1.

Target realistis Persijap bisa finish di peringkat kedua untuk merebut satu tiket promosi ke Liga 1 musim depan. Namun hal itu terasa sangat berat, melihat komposisi pemain dan permaianan yang ditunjukkan saat menghadapi Bhayangkara FC kemarin.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bus Persipa Pati Dicegat, Lapangan Ditempeli Pecahan Kaca di Manado

    Bus Persipa Pati Dicegat, Lapangan Ditempeli Pecahan Kaca di Manado

    • calendar_month Sab, 27 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 196
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati mengalami serangkaian intimidasi saat melakukan latihan resmi di Stadion Klabat Manado pada Jumat (26/1) sore. Joni Kurnianto, CEO Persipa Pati, diberi tahu langsung tentang insiden tersebut oleh Manajer Umum Persipa Pati, Dian Dwi Budianto, yang berada di tempat kejadian. Diketahui bahwa pada hari Sabtu (27/1), Persipa Pati akan berhadapan dengan Sulut […]

  • Lestari Moerdijat: Keragaman Pulau dan Suku Bukan Kelemahan, Tapi Kekuatan Indonesia

    Lestari Moerdijat: Keragaman Pulau dan Suku Bukan Kelemahan, Tapi Kekuatan Indonesia

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.083
    • 0Komentar

    KUDUS – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (yang akrab disapa Rerie), menekankan pentingnya merawat kebhinekaan sebagai modal sosial terbesar bangsa Indonesia dalam menghadapi krisis multidimensi. Pesan ini disampaikannya saat memberikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI secara virtual kepada ratusan anggota Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK). Acara yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan DPRD Kabupaten Kudus […]

  • Tangkal Hoaks, Begini Caranya

    Tangkal Hoaks, Begini Caranya

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    SUMBER : BINTANG.COM Lingkar Muria, PATI – Komisi Penyiaran Daerah Indonesia (KPID) Jawa Tengah, mendorong masyarakat untuk menjadi konsumen media yang cerdas dan kritis. Hal itu lantaran banyaknya siaran media yang kurang mendidik. Terlebih banyaknya informasi yang hoaks atau tidak benar. Demikian dikemukakan komisioner KPID Jawa Tengah Tazkiyyatul Muthmainnah, dalam kegiatan literasi media di ruang […]

  • Komisi D DPRD Pati Sosialisasi Aturan Sekolah, Wali Murid Lega Tak Ada Lagi Pungutan Wajib

    Komisi D DPRD Pati Sosialisasi Aturan Sekolah, Wali Murid Lega Tak Ada Lagi Pungutan Wajib

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.748
    • 0Komentar

    PATI – Guna meringankan beban biaya pendidikan bagi masyarakat, Komisi D DPRD Kabupaten Pati secara tegas melarang segala bentuk pungutan yang dipungut melalui lembaga komite sekolah. Pernyataan tersebut disampaikan saat digelarnya sosialisasi peraturan pengelolaan komite sekolah di SMP Negeri 1 Tayu. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur legislatif, Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, pihak manajemen sekolah, serta […]

  • DPRD Pati : Harus Ada Pendampingan Pertanian Modern

    DPRD Pati : Harus Ada Pendampingan Pertanian Modern

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 213
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Warsiti, menekankan perlunya pendampingan dan pelatihan bagi para petani untuk membantu mereka mengadopsi praktik pertanian modern yang berkelanjutan. “Sosialisasi dan pelatihan tentang teknik pertanian modern sangat penting untuk meningkatkan produktivitas,” tegasnya. Warsiti, yang sebelumnya menjabat di Komisi A DPRD Pati, juga meminta pemerintah untuk memperhatikan infrastruktur pertanian, seperti irigasi dan […]

  • Bocah 6 Tahun Hilang, Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Ndaleman Kayen

    Bocah 6 Tahun Hilang, Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Ndaleman Kayen

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 195
    • 0Komentar

    PATI – Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun, MKA, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Ndaleman, Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Senin (3/3/2025). Kehilangan tragis ini terjadi sekitar pukul 21.30 WIB, setelah bocah tersebut dilaporkan hilang sejak pukul 17.00 WIB. Proses pencarian yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Tim Basarnas, BPBD Pati, Koramil 04 Kayen, Polsek Kayen, […]

expand_less