Breaking News
light_mode

Warga Geruduk Kantor DPRD Pati Dukung Pelaksaan Hak Angket, Tuntut Pemakzulan Jokowi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
  • visibility 198

PATI – Aliansi Rakyat Menggugat menggeruduk Kantor DPRD Kabupaten Pati, Jumat (1/3/2024). Mereka melakukan unjuk rasa dalam rangka mendukung pelaksanaan hak angket dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Mereka menuding terdapat kecurangan dalam Pemilu 2024. Selain itu peserta aksi juga meminta Presiden Jokowi untuk dimakzulkan.

Dalam dokumen tuntutan, ada pula permintaan agar aparat penegak hukum beserta instansi terkait menindak tegas oknum pelaku kejahatan Pilpres 2024.

Jumadi, salah seorang pengunjuk rasa menuntut Presiden Joko Widodo dilengserkan karena pihaknya menilai Jokowi telah melakukan konspirasi politik yang tidak beretika.

“Jokowi sudah tidak beretika sebagai presiden RI. Jokowi menabrak aturan konstitusi yang mereka buat sendiri. Jokowi sudah melakukan konspirasi kejahatan publik dan konspirasi kejahatan politik untuk merusak tatanan demokrasi dalam rangka Pemilu,” paparnya.

Selain itu Jumadi mengklaim, ada kejahatan politik yang diatur sedemikian rupa. Agar salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden menang dalam Pilpres 2024.
Intrik jahat itu antara lain adalah politisasi bantuan sosial menjelang hari pencoblosan.
Selain itu adalah penunjukan Penjabat (Pj) Gubernur di sejumlah provinsi yang sarat kepentingan politik.

“Penunjukan Pj adalah titipan-titipan yang dikasih PR untuk memenangkan salah satu paslon,” ucap Jumadi.

Lebih lanjut dia mengajak rakyat Indonesia untuk tegas dan tergugah hati nuraninya demi menyuarakan hal ini.

“DPR RI harus punya nurani, hak angket harus diwujudkan agar semua persoalan tentang Pemilu 2024 terselesaikan,” kata dia.

Hal senada diungkapkan oleh orator aksi, Sumadi. Dia mempertanyakan bansos yang digelontorkan Jokowi jelang Pemilu 2024. Bagi dia, hal itu adalah kampanye terselubung dengan menggunakan fasilitas negara.

“Bagaimana bisa seorang presiden mambagi bansos untuk kampanye? Uang rakyat, fasilitas negara Rp 500 triliun digunakan untuk kampanye. Uang segitu digunakan untuk kampanye, paslonnya pasti menang,” tegas dia.

Para pengunjuk rasa diterima oleh Ketua Komisi A DPRD Pati Bambang Susilo, yang mewakili pimpinan DPRD.

“Saya diberi mandat oleh Ketua DPRD untuk menyambut pengunjuk rasa. Sebab anggota yang lain punya kegiatan masing-masing. Intinya kami mendukung dan berterima kasih karena aksi berlangsung tertib, aman, dan damai,” kata Ketua DPC PKB Pati ini.

Bambang mengatakan, pihaknya akan meneruskan gugatan dari para pengunjuk rasa kepada DPR RI. Sebagai bentuk komitmen, dia juga telah mendatangani dokumen tuntutan.

“Hak angket ini ranahnya DPR RI. Kami hanya mendukung adanya hak angket ini,” pungkas Bambang Susilo.

Penulis: Arif

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Pati: Harmoni Kerja Dorong Kecepatan Pembangunan Pati

    Ketua DPRD Pati: Harmoni Kerja Dorong Kecepatan Pembangunan Pati

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.769
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengemukakan bahwa acara halal bihalal yang digelar memiliki makna dan manfaat yang signifikan bagi lingkungan kerja daerah. Pernyataan tersebut disampaikannya setelah mengadakan kegiatan silaturahmi halal bihalal, yang berlangsung usai penyelenggaraan Rapat Paripurna dengan pokok bahasan penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pati untuk […]

  • Anggota Komisi B DPRD Pati : Luas Tambah Tanam Dorong Peningkatan Kualitas dan Kuantitas

    Anggota Komisi B DPRD Pati : Luas Tambah Tanam Dorong Peningkatan Kualitas dan Kuantitas

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.146
    • 0Komentar

    PATI – Target Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Kabupaten Pati tahun 2026 diproyeksikan mengalami kenaikan signifikan. Pemerintah daerah menargetkan capaian LTT tahun ini mencapai 119 ribu hektare, meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Target tersebut merupakan amanat yang diturunkan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada Pemerintah Kabupaten Pati. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, menilai […]

  • DPRD Pati Kawal Isu Strategis Pembangunan Kabupaten Pati 2025-2029

    DPRD Pati Kawal Isu Strategis Pembangunan Kabupaten Pati 2025-2029

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 388
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berkomitmen mengawal isu-isu strategis pembangunan daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Hal ini ditegaskan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (22/05/2025). Hardi menyatakan isu strategis […]

  • Bus Tingkat PR Sukun, Sebuah Lambang Kejayaan ?

    Bus Tingkat PR Sukun, Sebuah Lambang Kejayaan ?

    • calendar_month Sab, 16 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Tampak samping belakang body bus tingkat PR Sukun/ Instagram Laksana Bus tingkat berwarna biru tua itu mencuri perhatian publik. Khususnya di kalangan bus mania. Dari foto-foto dan video yang tersebar di sosial media, orang pasti akan berdecak kagum melihat penampakan bus itu. KUDUS – Panjangnya 14,5 meter, tinggi 5,1 meter dan lebarnya 2,5 meter. Tampak […]

  • DPRD Pati Sampaikan Pokok Pikiran : Akses Pendidikan Harus Layak dan Merata

    DPRD Pati Sampaikan Pokok Pikiran : Akses Pendidikan Harus Layak dan Merata

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.961
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Ir. Bambang Susilo, yang mewakili Ketua DPRD, menyampaikan Pokok Pikiran institusi tersebut dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pati Tahun 2027. Acara berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati pada hari Selasa, 31 Maret 2026. Salah satu fokus utama yang disampaikan berkaitan dengan […]

  • Juara Sekolah Bersih, SD Negeri Kuanyar 2 Jadi Spot Selfi

    Juara Sekolah Bersih, SD Negeri Kuanyar 2 Jadi Spot Selfi

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Spot selfi JEPARA – Keberhasilan SD Negeri 2 Kuanyar, Mayong menjadi juara pertama lomba Sekolah Dasar Bersih dan Sehat (SDBS) Kabupaten Jepara tahun 2019, membuat sekolah ini makin tenar. Hal itu karena warga sekitar yang menjadikan sekolah tersebut menjadi spot selfi dadakan.  “Belakangan, warga sekitar menjadikan sekolah kami sebagai spot foto. Kebanyakan berfoto tidak di […]

expand_less