Breaking News
light_mode

Pemerintah dan Pupuk Indonesia Gelar Gebyar Diskon Pupuk untuk Kesejahteraan Petani

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 17 Jan 2024
  • visibility 145

Grobogan – Dalam upaya mendukung sektor pertanian yang merupakan pilar penting dalam perekonomian Indonesia, pemerintah memastikan ketersediaan pupuk, baik subsidi maupun nonsubsidi, untuk para petani.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan dukungannya kepada petani dengan mengalokasikan sekitar Rp 25 triliun setiap tahunnya untuk program subsidi pupuk, dan pada tahun 2024, alokasi tersebut direncanakan untuk ditambah sebesar Rp 14 triliun.

Pemerintah juga memudahkan mekanisme penebusan pupuk bersubsidi dengan hanya menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), memudahkan petani dalam memenuhi kebutuhan pupuknya.

Direktur Produksi PT Pupuk Indonesia (Persero), Bob Indiarto, menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya menyediakan pupuk bersubsidi, tetapi juga menjamin ketersediaan pupuk nonsubsidi.

“Pemerintah melalui Pupuk Indonesia, memastikan ketersediaan pupuk di seluruh Indonesia, baik itu pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi. Pemerintah membantu memperoleh pupuk dengan mudah guna mendukung program percepatan musim tanam pada awal tahun 2024,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dalam rangka menjaga ketersediaan pupuk, Pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN dan Kementerian Pertanian melalui Pupuk Indonesia menggelar program Gebyar Diskon Pupuk di berbagai kota/kabupaten selama bulan Januari sampai dengan Februari 2024, salah satunya di Gudang Pupuk Penyangga (GPP) Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (15/1/2024).

“Selama musim tanam ini, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dukungan bagi petani agar bisa mendapatkan hasil yang optimal di musim panen nanti. Gebyar Diskon Pupuk 2024 diselenggarakan Pupuk Indonesia, bekerjasama dengan pemerintah, di berbagai kota selama bulan Januari hingga Februari 2024. Rangkaian acara ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk petani serta memberikan kemudahan bagi petani untuk memperoleh pupuk di musim tanam ini,” imbuhnya.

Pupuk Indonesia ditugaskan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pupuk nonsubsidi dan mendorong petani untuk segera melakukan penebusan pupuk dengan menawarkan pupuk nonsubsidi dengan harga terjangkau.

Pemerintah juga terus memantau ketersediaan stok pupuk, baik subsidi maupun nonsubsidi, dengan melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah sentra pertanian.

Per tanggal 31 Desember 2023, ketersediaan pupuk bersubsidi dan nonsubsidi mencapai 1.744.302 ton, atau 236 persen dari stok minimum yang ditetapkan pemerintah. Stok ini terdiri dari pupuk bersubsidi sebesar 1.215.280 ton dan pupuk nonsubsidi sebesar 529.022 ton.

Program Gebyar Diskon Pupuk ini diharapkan dapat mendorong petani untuk menanam lebih awal dan membantu meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani.

“Semoga program ini dapat mendorong petani untuk menanam lebih awal sehingga kesuksesan musim tanam awal tahun ini bisa kita tuai bersama saat panen bulan april nanti,” pungkasnya.

Penulis: Fatwa

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imam Suroso Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir Desa Kasiyan

    Imam Suroso Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir Desa Kasiyan

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPR RI Imam Suroso menggelar kegiatan pengobatan gratis bagi warga yang terkena dampak banjir di Desa Kasiyan Kecamatan Sukolilo pagi kemarin. Menggunakan perahu milik warga Imam Suroso dan tim dokter dari RS Mitra Bangsa mengunjungi warga yang masih bertahan di rumahnya masing-masing. ”Kemarin ada masyarakat termasuk dari kepala desa sendiri yang menginformasikan […]

  • DPRD Pati Dorong Peningkatan Layanan di Sektor Vital

    DPRD Pati Dorong Peningkatan Layanan di Sektor Vital

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.868
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menekankan perlunya perbaikan layanan pada tiga sektor strategis yang menyentuh kehidupan masyarakat luas, yaitu pertanian, pendidikan, dan kesehatan. Upaya ini dinilai sangat penting mengingat ketiga sektor tersebut menjadi dasar kebutuhan utama warga. Sebagai Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin menggarisbawahi bahwa perlu difokuskan pengembangan potensi sektor pertanian […]

  • Modernisasi Pertanian, Genjot Nilai Ekonomi

    Modernisasi Pertanian, Genjot Nilai Ekonomi

    • calendar_month Ming, 28 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    SIMBOLIS : Bupati Haryanto dan anggota komisi IV DPR RI Firman Soebagyo menyerahkan alat mesin pertanian kepada kelompok tani di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan kemarin Lingkar Muria, PATI – Selama ini di Kabupaten Pati nilai ekonomi pertanian masih dikuasai kalangan tengkulak. Hal ini disebabkan ketidakmampuan petani, sebab masih banyak yang masih bertani dengan cara […]

  • DPRD Pati Revisi Perda PKL, Fokus Perizinan dan Perlindungan

    DPRD Pati Revisi Perda PKL, Fokus Perizinan dan Perlindungan

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 177
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati tengah merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pedagang Kaki Lima (PKL). Revisi ini difokuskan pada penyederhanaan perizinan dan peningkatan perlindungan bagi para PKL. Sistem zonasi yang sebelumnya membatasi lokasi berjualan, kini dihapus dari Perda. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslikan, menjelaskan perubahan signifikan dalam Raperda (Rancangan Peraturan […]

  • DPRD Pati Minta Normalisasi Silugonggo Menyeluruh, Petani Tambak Juwana Jadi Prioritas

    DPRD Pati Minta Normalisasi Silugonggo Menyeluruh, Petani Tambak Juwana Jadi Prioritas

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.342
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Narso, mengajak agar dilakukan normalisasi menyeluruh pada Sungai Silugonggo, mencakup seluruh ruas mulai dari hulu hingga hilir. Tindakan ini bertujuan untuk mengurangi ancaman banjir yang datang secara berkala setiap tahun. Menurutnya, jika program tersebut akan diwujudkan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), maka kondisi […]

  • Tiba dengan Selamat, Pemudik Disambut Bupati Haryanto

    Tiba dengan Selamat, Pemudik Disambut Bupati Haryanto

    • calendar_month Sen, 11 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    PATI – Para pemudik yang memanfaatkan program mudik gratis tiba Terminal Kembangjoyo Sabtu (9/6) malam lalu. Kedatangan mereka langsung disambut Bupati Haryanto bersama Forkopimda. Bahkan, bupati beserta Forkopimda telah menunggu pemudik di terminal sejak pukul 21.00 lebih. Para pemudik kemudian baru sampai sekitar pukul 23.00. Ada empat bus yang sampai. Bupati Haryanto menuturkan, kegiatan mudik […]

expand_less