Breaking News
light_mode

Video Game, Bukan Sembarang Permainan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 16 Sep 2017
  • visibility 295
Istimewa

Oleh : Achmad Ulil Albab*

Video game merupakan medium yang menjadi dewasa dengan begitu cepat,
dibandingkan dengan media lainnya. Namun, masih banyak yang menganggapnya
sebagai mainan anak-anak belaka.
Fahmi Hasni (Editor Tech in Asia Indonesia)

Tidak sedikit yang menganggap video game adalah tentang kehidupan
anak-anak, video game dianggap sebagai hal yang sangat merugikan, bermain video
game dianggap buang-buang waktu dan tenaga hingga kerap mendapat stigma
negatif.

Pada pertengahan 2012 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
sempat membuat telinga para pemain video game Indonesia panas. Pada acara
pembekalan calon perwira remaja (Capaja) TNI dan Polri di Akademi Militer
Magelang, ia menggunakan istilah “generasi video game” untuk mendefinisikan
generasi yang tidak peduli pada lingkungan. Hlm 31

Judul Buku . Ideologame, Pengaruh Video Game atas BudayaPenulis . Aziz Dharma,dkkPenerbit . Ekspresi BukuTahun Terbit . Februari, 2017ISBN . 978-979-99631-7-8Halaman . xxvi + 190 hlm

Memang banyak yang memberi stigma negatif, terutama dari kalangan
orang tua. Hal ini disebabkan, seperti dikatakan Padmo Adi, seorang pemerhati
video game asal Solo, “Seseorang yang bermain video game itu bisa saja terasing
dari tubuhnya sendiri.” Ia menjelaskan bagaimana video game dapat mengambil
alih kesadaran seseorang. Saat bermain video game, orang bisa melupakan rasa
lapar dan haus. Tak heran apabila ditemukan kasus pemuda yang mati di game
center karena terlalu lama bermain dan mengabaikan pemenuhan kebutuhan badan.
Hlm 38

Oleh sebab itu video game juga gamernya yang mengadapat nyinyiran,kritikan
dimana-mana. Salah satu kritik pedas muncul dari motivator kondang, Mario
Teguh. Melalui status facebooknya pada Maret 2015, ia menyatakan banyak anak
muda cerdas menjadi  terbelakang karena
berlebihan bermain video game. Ia juga menambahkan bahwa hidup bukanlah game
karena kemiskinan terjadi pada orang yang menelantarkan masa mudanya. Hlm 115

Sampai di sini video game dikatakan sebagai aktivitas yang tak
punya nilai kebermanfaatannya, video game dikatakan sebagai aktivitas
buang-buang waktu.

Tidak semua benar
Melihat besarnya stigma negatif terhadap video game, tentu hal ini
menjadi perhatian serius untuk keberlangsungan dunia video game. Sebab menurut
Martin Suryajaya yang juga pemerhati video game, video game sudah
menjadi sebuah kenyataan budaya populer yang tak mungkin dihindari.Hlm xiv

Namun memahami fenomena video game tentu mesti obyektif. Pandangan
negatif itu tidak semua dapat dibenarkan. Video game jenis play station
(PS) menciptakan sebuah ruang interaksi yang mirip dengan permainan tradisional
yang identik dengan rasa kebersamaan.
“Kalau bermain sendiri enggak seru,” ucap Gusti, salah seorang anak
yang mengenakan jersey Tim Garuda. “Biasanya kami rombongan mainnya, kalau
enggak ada teman ya enggak jadi,” imbuh Gusti. Hlm 86

Tidak hanya sekadar permainan, video game juga bisa menjadi media
meraup penghasilan, caranya dengan menjadi game taster. “Menjadi Quality
Assurance
(game taster) itu  tidak
ada sekolahnya. Jadi, bagaimana kita menemukan sebuah kesalahan atau sering
kita sebut bugs itu kalau kita tidak punya pengalaman dari main video
game? Dengan pengalaman itulah, kita pasti paham logika dari sebuah game.“

Selain menjadi game taster, meraup penghasilan dari bermain video
game juga bisa dilakukan dengan media youtube. Rivaldo Santosa (24),  ia mendapat penghasilan dari kanal youtube
bernama The Lazy Monday. Ia rutin mengisi The Lazy Monday dengan video-video
pengalamannya bermain video game dan menarasikan perkembangan teknologi sebagai
media dari video game itu sendiri. Hlm 54 
*Mahasiswa Tarbiyah STAIN Kudus


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Muntamah Dorong Pengembangan Karakter Lewat Pendidikan Agama

    Anggota DPRD Pati Muntamah Dorong Pengembangan Karakter Lewat Pendidikan Agama

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 297
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muntamah, menekankan pentingnya pengembangan karakter anak melalui pendidikan, baik formal maupun non-formal. Ia menjelaskan bahwa pendidikan memiliki ruang lingkup yang luas, tidak hanya terbatas pada bangku sekolah. “Pendidikan agama sangat penting bagi masyarakat untuk membentuk akhlakul karimah atau karakter yang baik pada anak-anak,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa mendidik generasi muda […]

  • Kerja Keras Tiga Bulan Terakhir Polres Jepara Berhasil Ungkap 13 Kasus Narkotika

    Kerja Keras Tiga Bulan Terakhir Polres Jepara Berhasil Ungkap 13 Kasus Narkotika

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

      Konferensi pers ungkap kasus narkotika Polres Jepara  Penanganan kasus narkotika menjadi perhatian tersendiri bagi Polres Jepara. Selama kurun waktu 3 bulan ini sudah ada 13 kasus narkotika yang ditangani. JEPARA – Polres Jepara melalui Satresnarkoba terus bekerja keras memberantas para pengedar maupun pengguna narkoba di wilayah hukumnya demi kelangsungan hidup generasi penerus yang terbebas […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Yakin Pihak Keamanan Ciptakan Situasi Kondusif

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Yakin Pihak Keamanan Ciptakan Situasi Kondusif

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati terkait nasib Bupati Sudewo, Pansus Hak Angket DPRD Pati percaya kepada pihak keamanan mampu menciptakan situasi kondusif. Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait keamanan. “Keamanan ini kan ranahnya Pak Kapolres, Pak Dandim, Satpol PP, nanti […]

  • Pemain Persiku Kudus Caique Souza berdule dengan pemain Persiba Balikpapan. [DOK PERSIBA BALIKPAPAN]

    Persiku Kudus Tahan Imbang Persiba 0 – 0, Debut Manis di Awal Putaran Ketiga

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.313
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Tim Persiku Kudus meraih hasil cukup positif saat bertandang ke markas Persiba Balikpapan, (15/2/2026). Laga pertama putaran ketiga Liga 2 Championship ini berakhir dengan skor 0 – 0, dengan tambahan satu poin dari Balikpapan ini membuat Persiku Kudus tetap berada di papan tengah klasemen sementara grup B. Persiku sebenarnya tampil bagus, berulang kali […]

  • Mengenal Makna Semboyan Pati Bumi Mina Tani

    Mengenal Makna Semboyan Pati Bumi Mina Tani

    • calendar_month Sel, 21 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 2.025
    • 0Komentar

    Gerbang kota Pati bertuliskan Pati Bumi Mina Tani/ @kesetography Setiap kota/kabupaten di Indonesia selalu memiliki semboyan. Begitu juga dengan Kabupaten Pati di Jawa Tengah ini yang memiliki semboyan Bumi Mina Tani. Semboyan ini didasari dari kearifan lokal daerah. Sebab Kabupaten Pati sangat melimpah hasil pertanian dan perikanan kelautannya. Pati dikenal sebagai daerah lumbung pangan di […]

  • Gus Mus Sentil Soal Agama dan Kemanusiaan

    Gus Mus Sentil Soal Agama dan Kemanusiaan

    • calendar_month Jum, 28 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Suasana ngaji budaya Suluk Maleman bersama Gus Mus PATI – Sentilan yang sederhana namun sangat mengena disampaikan KH Mustofa Bisri saat ikut mengisi dalam Suluk Maleman yang digelar pada Sabtu (22/12/2018) malam kemarin. Pria yang karib disapa Gus Mus situ menyebut seringkali manusia kurang bersyukur atas anugerah yang diberikan. Hal itulah yang terkadang juga membuat […]

expand_less