Breaking News
light_mode

Video Game, Bukan Sembarang Permainan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 16 Sep 2017
  • visibility 187
Istimewa

Oleh : Achmad Ulil Albab*

Video game merupakan medium yang menjadi dewasa dengan begitu cepat,
dibandingkan dengan media lainnya. Namun, masih banyak yang menganggapnya
sebagai mainan anak-anak belaka.
Fahmi Hasni (Editor Tech in Asia Indonesia)

Tidak sedikit yang menganggap video game adalah tentang kehidupan
anak-anak, video game dianggap sebagai hal yang sangat merugikan, bermain video
game dianggap buang-buang waktu dan tenaga hingga kerap mendapat stigma
negatif.

Pada pertengahan 2012 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
sempat membuat telinga para pemain video game Indonesia panas. Pada acara
pembekalan calon perwira remaja (Capaja) TNI dan Polri di Akademi Militer
Magelang, ia menggunakan istilah “generasi video game” untuk mendefinisikan
generasi yang tidak peduli pada lingkungan. Hlm 31

Judul Buku . Ideologame, Pengaruh Video Game atas BudayaPenulis . Aziz Dharma,dkkPenerbit . Ekspresi BukuTahun Terbit . Februari, 2017ISBN . 978-979-99631-7-8Halaman . xxvi + 190 hlm

Memang banyak yang memberi stigma negatif, terutama dari kalangan
orang tua. Hal ini disebabkan, seperti dikatakan Padmo Adi, seorang pemerhati
video game asal Solo, “Seseorang yang bermain video game itu bisa saja terasing
dari tubuhnya sendiri.” Ia menjelaskan bagaimana video game dapat mengambil
alih kesadaran seseorang. Saat bermain video game, orang bisa melupakan rasa
lapar dan haus. Tak heran apabila ditemukan kasus pemuda yang mati di game
center karena terlalu lama bermain dan mengabaikan pemenuhan kebutuhan badan.
Hlm 38

Oleh sebab itu video game juga gamernya yang mengadapat nyinyiran,kritikan
dimana-mana. Salah satu kritik pedas muncul dari motivator kondang, Mario
Teguh. Melalui status facebooknya pada Maret 2015, ia menyatakan banyak anak
muda cerdas menjadi  terbelakang karena
berlebihan bermain video game. Ia juga menambahkan bahwa hidup bukanlah game
karena kemiskinan terjadi pada orang yang menelantarkan masa mudanya. Hlm 115

Sampai di sini video game dikatakan sebagai aktivitas yang tak
punya nilai kebermanfaatannya, video game dikatakan sebagai aktivitas
buang-buang waktu.

Tidak semua benar
Melihat besarnya stigma negatif terhadap video game, tentu hal ini
menjadi perhatian serius untuk keberlangsungan dunia video game. Sebab menurut
Martin Suryajaya yang juga pemerhati video game, video game sudah
menjadi sebuah kenyataan budaya populer yang tak mungkin dihindari.Hlm xiv

Namun memahami fenomena video game tentu mesti obyektif. Pandangan
negatif itu tidak semua dapat dibenarkan. Video game jenis play station
(PS) menciptakan sebuah ruang interaksi yang mirip dengan permainan tradisional
yang identik dengan rasa kebersamaan.
“Kalau bermain sendiri enggak seru,” ucap Gusti, salah seorang anak
yang mengenakan jersey Tim Garuda. “Biasanya kami rombongan mainnya, kalau
enggak ada teman ya enggak jadi,” imbuh Gusti. Hlm 86

Tidak hanya sekadar permainan, video game juga bisa menjadi media
meraup penghasilan, caranya dengan menjadi game taster. “Menjadi Quality
Assurance
(game taster) itu  tidak
ada sekolahnya. Jadi, bagaimana kita menemukan sebuah kesalahan atau sering
kita sebut bugs itu kalau kita tidak punya pengalaman dari main video
game? Dengan pengalaman itulah, kita pasti paham logika dari sebuah game.“

Selain menjadi game taster, meraup penghasilan dari bermain video
game juga bisa dilakukan dengan media youtube. Rivaldo Santosa (24),  ia mendapat penghasilan dari kanal youtube
bernama The Lazy Monday. Ia rutin mengisi The Lazy Monday dengan video-video
pengalamannya bermain video game dan menarasikan perkembangan teknologi sebagai
media dari video game itu sendiri. Hlm 54 
*Mahasiswa Tarbiyah STAIN Kudus


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Pati Minta Pengelolaan Dana Desa Transparan untuk Kemajuan Desa

    Ketua DPRD Pati Minta Pengelolaan Dana Desa Transparan untuk Kemajuan Desa

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 176
    • 0Komentar

    PATI – Penggunaan dana desa menjadi perhatian tersendiri dari kalangan DPRD Kabupaten Pati. Ini seperti diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin. Dirinya meminta penggunaan dana desa dapat transparan. Bantuan dana desa yang disalurkan untuk 401 desa di Bumi Mina Tani ini diharapkan menjadi kunci keberhasilan kemajuan desa. “Pengelolaan dana desa itu harus sesuai dengan […]

  • Suasana gayeng setelah pementasan Geger Bumi Muria di TMII Jakarta 

    Pentas Asal Usul Kretek Ramaikan TMII Jakarta

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Suasana gayeng setelah pementasan Geger Bumi Muria di TMII Jakarta JAKARTA – Perwakilan Kabupaten Kudus tampil  pentas duta seni, yang digelar oleh Badan Penghubung Jawa Tengah di TMII Jakarta. Pentas duta seni sempat vakum selama 3 tahun akibat pandemi, tahun ini mulai diadakan kembali.  Kali ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus menggandeng komunitas seni […]

  • Keputusan Berat Rasionalisasi Skuad Persipa 2019, Dua Pemain dan Asisten Pelatih Dicoret

    Keputusan Berat Rasionalisasi Skuad Persipa 2019, Dua Pemain dan Asisten Pelatih Dicoret

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Rudi Widodo Tim manajemen dan pelatih akhirnya mengambil keputusan berat. Keputusan itu terkait rasionalisasi skuad Laskar Saridin musim ini. Pada laga Safari Ramadan melawan Persikober akhir pekan lalu (2/6/2019), tim pelatih akhirnya mengumumkan pemecatan terhadap dua pemain dan asisten pelatih. Dua pemain itu Vendy Sukma Jaya (Klaten) yang berposisi striker dan playmaker, Diky Wicaksana (Semarang). […]

  • Persipa Pati Raih Kemenangan Tipis Atas Persikas Subang di Penutup Putaran Pertama Liga 2

    Persipa Pati Raih Kemenangan Tipis Atas Persikas Subang di Penutup Putaran Pertama Liga 2

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 230
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati berhasil menaklukkan Persikas Subang dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan Pegadaian Liga 2 musim 2024/2025 yang berlangsung di Stadion Joyokusumo Pati, Senin (21/10/2024). Gol tuan rumah dicetak oleh Hasan Husain, gelandang Persipa Pati, pada menit ke-19. Kemenangan ini menjadi penutup putaran pertama Pegadaian Liga 2 bagi Persipa Pati. Pelatih Persipa Pati, […]

  • DPRD Pati Beri Tiga Masukan Peningkatan SDM

    DPRD Pati Beri Tiga Masukan Peningkatan SDM

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 228
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati memberikan tiga masukan terkait peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Pati. Masukan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Pemerintah Kabupaten Pati, yang membahas tentang pembangunan daerah. Salah satu anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati dari partai Golkar, menekankan pentingnya pengembangan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. “Pendidikan vokasi […]

  • Edy Wuryanto Minta Pemerintah Lakukan Pembenahan Menyeluruh Penanganan Campak

    Edy Wuryanto Minta Pemerintah Lakukan Pembenahan Menyeluruh Penanganan Campak

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.992
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengingatkan bahwa angka penurunan kasus campak sebesar 93 persen yang disampaikan pemerintah tidak boleh menjadi alasan untuk mengendurkan kewaspadaan. Pada awal tahun ini, tercatat sebanyak 2.220 kasus penyakit tersebut. Menurutnya, pencapaian penurunan kasus perlu ditelaah secara cermat mengingat tren penurunan target imunisasi dasar selama beberapa tahun […]

expand_less