Breaking News
light_mode

Video Game, Bukan Sembarang Permainan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 16 Sep 2017
  • visibility 163
Istimewa

Oleh : Achmad Ulil Albab*

Video game merupakan medium yang menjadi dewasa dengan begitu cepat,
dibandingkan dengan media lainnya. Namun, masih banyak yang menganggapnya
sebagai mainan anak-anak belaka.
Fahmi Hasni (Editor Tech in Asia Indonesia)

Tidak sedikit yang menganggap video game adalah tentang kehidupan
anak-anak, video game dianggap sebagai hal yang sangat merugikan, bermain video
game dianggap buang-buang waktu dan tenaga hingga kerap mendapat stigma
negatif.

Pada pertengahan 2012 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
sempat membuat telinga para pemain video game Indonesia panas. Pada acara
pembekalan calon perwira remaja (Capaja) TNI dan Polri di Akademi Militer
Magelang, ia menggunakan istilah “generasi video game” untuk mendefinisikan
generasi yang tidak peduli pada lingkungan. Hlm 31

Judul Buku . Ideologame, Pengaruh Video Game atas BudayaPenulis . Aziz Dharma,dkkPenerbit . Ekspresi BukuTahun Terbit . Februari, 2017ISBN . 978-979-99631-7-8Halaman . xxvi + 190 hlm

Memang banyak yang memberi stigma negatif, terutama dari kalangan
orang tua. Hal ini disebabkan, seperti dikatakan Padmo Adi, seorang pemerhati
video game asal Solo, “Seseorang yang bermain video game itu bisa saja terasing
dari tubuhnya sendiri.” Ia menjelaskan bagaimana video game dapat mengambil
alih kesadaran seseorang. Saat bermain video game, orang bisa melupakan rasa
lapar dan haus. Tak heran apabila ditemukan kasus pemuda yang mati di game
center karena terlalu lama bermain dan mengabaikan pemenuhan kebutuhan badan.
Hlm 38

Oleh sebab itu video game juga gamernya yang mengadapat nyinyiran,kritikan
dimana-mana. Salah satu kritik pedas muncul dari motivator kondang, Mario
Teguh. Melalui status facebooknya pada Maret 2015, ia menyatakan banyak anak
muda cerdas menjadi  terbelakang karena
berlebihan bermain video game. Ia juga menambahkan bahwa hidup bukanlah game
karena kemiskinan terjadi pada orang yang menelantarkan masa mudanya. Hlm 115

Sampai di sini video game dikatakan sebagai aktivitas yang tak
punya nilai kebermanfaatannya, video game dikatakan sebagai aktivitas
buang-buang waktu.

Tidak semua benar
Melihat besarnya stigma negatif terhadap video game, tentu hal ini
menjadi perhatian serius untuk keberlangsungan dunia video game. Sebab menurut
Martin Suryajaya yang juga pemerhati video game, video game sudah
menjadi sebuah kenyataan budaya populer yang tak mungkin dihindari.Hlm xiv

Namun memahami fenomena video game tentu mesti obyektif. Pandangan
negatif itu tidak semua dapat dibenarkan. Video game jenis play station
(PS) menciptakan sebuah ruang interaksi yang mirip dengan permainan tradisional
yang identik dengan rasa kebersamaan.
“Kalau bermain sendiri enggak seru,” ucap Gusti, salah seorang anak
yang mengenakan jersey Tim Garuda. “Biasanya kami rombongan mainnya, kalau
enggak ada teman ya enggak jadi,” imbuh Gusti. Hlm 86

Tidak hanya sekadar permainan, video game juga bisa menjadi media
meraup penghasilan, caranya dengan menjadi game taster. “Menjadi Quality
Assurance
(game taster) itu  tidak
ada sekolahnya. Jadi, bagaimana kita menemukan sebuah kesalahan atau sering
kita sebut bugs itu kalau kita tidak punya pengalaman dari main video
game? Dengan pengalaman itulah, kita pasti paham logika dari sebuah game.“

Selain menjadi game taster, meraup penghasilan dari bermain video
game juga bisa dilakukan dengan media youtube. Rivaldo Santosa (24),  ia mendapat penghasilan dari kanal youtube
bernama The Lazy Monday. Ia rutin mengisi The Lazy Monday dengan video-video
pengalamannya bermain video game dan menarasikan perkembangan teknologi sebagai
media dari video game itu sendiri. Hlm 54 
*Mahasiswa Tarbiyah STAIN Kudus


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang pedagang kelapa kopyor di Desa Ngagel Dukuhseti Pati sedang mengemas buah kelapa kopyor untuk dijual

    Anggota DPRD Pati Dorong Pengembangan Kelapa Kopyor untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 189
    • 0Komentar

    PATI – Kelapa kopyor menjadi potensi unggulan yang perlu terus ditingkatkan untuk mendorong produktivitas dan perekonomian warga desa. Maulana Andika Prastya, anggota DPRD Pati dari Partai Gerindra, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam membina masyarakat agar budidaya kelapa kopyor semakin maju. “Harus terus ada pembinaan, pendampingan supaya potensi kelapa kopyor di Pati ini semakin maju,” […]

  • Ratusan Warga Grobogan Antusias Ikuti Sosialisasi Cek Kesehatan Gratis dari Kemenkes dan DPR RI

    Ratusan Warga Grobogan Antusias Ikuti Sosialisasi Cek Kesehatan Gratis dari Kemenkes dan DPR RI

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 154
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Ratusan warga dari berbagai desa di Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, memadati Pendopo Kecamatan Tegowanu pada Minggu (14/9) pagi. Kedatangan mereka adalah untuk mengikuti sosialisasi pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Acara ini merupakan bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang bertujuan […]

  • Unit Kerja BRI Pati Tingkatkan Keakraban dengan Nasabah Lewat Jajanan Tradisional di Hari Pelanggan Nasional

    Unit Kerja BRI Pati Tingkatkan Keakraban dengan Nasabah Lewat Jajanan Tradisional di Hari Pelanggan Nasional

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 164
    • 0Komentar

    PATI – Seluruh unit kerja BRI di Pati turut memperingati Hari Pelanggan Nasional 2025 dengan menyambut nasabah secara khusus. Peringatan ini tidak hanya dilakukan di BRI Kanca Pati, tetapi juga di dua unit BRI KCP, 41 BRI Unit, dan 2 kantor kas. Agus Sumartono, Supervisor Penunjang Operasional BRI Cabang Pati, mengungkapkan bahwa seluruh unit kerja […]

  • Ujian Berat Lawan Persebaya dan Momentum Persijap Jepara Keluar dari Zona Degradasi

    Ujian Berat Lawan Persebaya dan Momentum Persijap Jepara Keluar dari Zona Degradasi

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.341
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara akan menghadapi ujian berat saat menjamu Persebaya Surabaya pada Sabtu (21/2/2026) di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, pukul 20.30 WIB. Laga ini menjadi pertandingan krusial bagi Laskar Kalinyamat yang saat ini masih berjuang keluar dari zona degradasi. Kemenangan menjadi harga mati bagi Persijap untuk menjaga peluang bertahan di kompetisi. Pelatih Persijap, […]

  • CaIeg DPRD Pati Danu Ikhsan.

    Danu Ikhsan Caleg DPRD Pati : Wayahe Cah Nom Tampil

    • calendar_month Sen, 4 Des 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Danu Ikhsan caIeg DPRD Pati pada PemiIu 2024, wayahe cah nom tampiI.

  • DPRD Pati Dorong Perbanyak Jumlah Sekolah Adiwiyata

    DPRD Pati Dorong Perbanyak Jumlah Sekolah Adiwiyata

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.901
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati mendorong perluasan cakupan sekolah adiwiyata di seluruh daerah, guna menanamkan kesadaran lingkungan pada generasi muda. Bambang Susilo, anggota DPRD setempat, menyampaikan bahwa pembinaan gerakan peduli lingkungan di sekolah memiliki peran krusial dalam pembentukan karakter siswa. “Pembinaan di sekolah sangat penting karena dapat mendidik para siswa untuk memiliki kepedulian terhadap […]

expand_less