Breaking News
light_mode

Perusda Jepara Punya Usaha Batako dari Limbah PLTU

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Rab, 1 Nov 2023
  • visibility 133


JEPARA – Inovasi produk dilakukan oleh Perusahaaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Kabupaten Jepara. Perusahaan ini berhasil memproduksi material bahan bahan bangunan dengan memanfaatkan limbah pembakaran batu bara di PLTU Tanjungjati B yang ada di Kabupaten Jepara.


Bahan bangunan yang diproduksi perusahaan daerah ini adalah paving block dan batako (bata interlock), semen mortar, serta campuran material pengganti pasir yang diberi nama Beton FABA Fc 10.


“Produk tersebut dihasilkan dari bahan baku fly ash bottom ash (FABA), yang merupakan sisa hasil pembakaran batubara PLTU Tanjungjati B,” ujar Direktur Utama Perumda Aneka Usaha Nur Cholis.


Sebelum memutuskan membuka pabrik produk berbahan baku FABA, pihaknya telah melakukan kajian dan analisa bisnis yang matang, berdasar potensi yang ada di Jepara. Menurutnya, sejak 2014, pihaknya telah ditunjuk dalam pengelolaan limbah FABA PLTU Tanjungjati B.


“Dengan pabrik ini, kami ikut membantu pemerintah daerah mengurangi penggunaan material tambang, karena semua produk kami murni menggunakan FABA,” terangnya, saat peresmian pabrik tersebut, di Desa Suwawal Timur, Selasa (31/10/2023).


Roda Perekonomian
Lebih lanjutr Nur Cholis mengaku, pihaknya telah mengantongi sertifikat uji laboratorium kualitas untuk semua produk tersebut. Ia juga berkomitmen melakukan inovasi bisnis, yang berorientasi pada profit untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jepara, karena tujuan BUMD adalah meningkatkan roda perekonomian masyarakat.


“Kami mencoba mengoptimalkan nilai ekonomi FABA menjadi produk yang bernilai tinggi dan memberikan dampak pendapatan bagi perusahaan,” kata dia.


Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko menyampaikan apresiasinya atas peresmian pabrik baru tersebut. Dia berharap, Perumda Aneka Usaha mampu memasarkan produknya ke sejumlah wilayah, bahkan sampai banjir pesanan.


Selain itu, Edy juga berharap, pemasaran batako dan paving block ini dilakukan tidak hanya secara konvensional, tapi bisa lewat e-katalog.


“Kita akan dorong lewat Bankeudes (Bantuan Keuangan Desa), jika ada yang membangun, bisa memanfaatkan produk Perumda ini,” kata Edy.


Edy menambahkan, pihaknya akan membuat suray edaran, agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Jepara untuk bisa mengambil produk dari perumda tersebut.


Penulis : Arif
Editor : Adhim

  • Penulis: Abdul Adhim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Langganan Banjir, Tata Parkir Kapal Jadi Sorotan

    Jadi Langganan Banjir, Tata Parkir Kapal Jadi Sorotan

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 135
    • 0Komentar

      Lingkar Muria, PATI – Banjir menjadi langganan di Kecamatan Juwana. Ada enam desa di kecamatan tersebut yang kerap tergenang banjir tiap musim penghujan tiba di kecamatan setempat. Meliputi Desa Kedungpancing, Bumirejo, Ketip, Doropayung, Jepuro, dan Tluwah. Khususnya Desa Kedungpancing terdampak banjir karena lokasinya yang berimpitan dengan alur Sungai Silugonggo. Kepala Desa Kedungpansing Didik Narwadi […]

  • Tidak Korupsi Sama Dengan Menjaga Marwah Manusia

    Tidak Korupsi Sama Dengan Menjaga Marwah Manusia

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 126
    • 0Komentar

    BUDAYA – Perbincangan soal muruah atau marwah sangat menarik, dalam acara Suluk Maleman, Sabtu (18/5) malam. Terlebih dengan kehadiran KH. A. Mustofa Bisri yang membedah soal tema menjaga muruah tersebut. Kiai kharismatik yang akrab disapa Gus Mus ini menyebut bahwa koruptor dinilai tak dapat menjaga muruah atau kehormatan dirinya sebagai manusia. “Sebuah hadits yang menegaskan […]

  • Suami – Istri di Jepara Tega Buang Bayinya di Sumur

    Suami – Istri di Jepara Tega Buang Bayinya di Sumur

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Ilustrasi JEPARA – Sungguh tega sekali apa yang dilakukan suami istri di Jepara, Jawa Tengah. Keduanya tega membuang bayinya yang masih berusia 3 bulan ke dalam sumur. Peristiwa ini menghebohkan warga masyarakat Jepara dan juga warga jagat maya netizen, (19/5/2023). Peristiwa pembuangan bayi itu terjadi di Desa Balong, Kecamatan Kembang, Jepara. Kasatreskrim Polres Jepara AKP […]

  • Polda Jateng Ungkap Kasus Gendam dengan Kerugian Rp 3 Miliar

    Polda Jateng Ungkap Kasus Gendam dengan Kerugian Rp 3 Miliar

    • calendar_month Rab, 1 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

      Para tersangka gendam yang diamankan Polda Jawa Tengah. Ditreskrimum Polda Jawa Tengah mengungkap kasus gendam dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 3 miliar. Total ada 6 tersangka yang diamankan. Atas aksi kejahatannya tersebut para tersangka bakal dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama–lamanya 4 (empat) tahun penjara. SEMARANG – Sebanyak orang tersangka Pelaku […]

  • Sekolah di Pati Diduga Lakukan Pungli, Komisi D DPRD Lakukan Investigasi

    Sekolah di Pati Diduga Lakukan Pungli, Komisi D DPRD Lakukan Investigasi

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 146
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Pati tengah menyelidiki laporan dugaan pungutan liar (pungli) di sejumlah sekolah di Kabupaten Pati. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan keprihatinan atas praktik pungli yang membebani orang tua siswa. “Kalau ada unsur pidana, kami akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri atau Polresta Pati. Ini persoalan serius, karena pungli melanggar aturan […]

  • Kuliner malam khas kudus yaitu jagung bakar dan sate

    Jagung Bakar khas Kudus Kuliner Malam yang Lezat

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kuliner malam khas kudus yaitu jagung bakar dan sate.

expand_less