Breaking News
light_mode

Takuto Miki Pemain Asing Persipa Ingin Cetak 20 Gol

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 23 Jul 2023
  • visibility 177

 

Takuto Miki saat dimainkan dalam laga uji coba/INSTAGRAM

Inilah profil Takuto Miki, pemain asing Persipa Pati asal Jepang. Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini menargetkan ingin mencetak 20 gol di musim perdananya bermain di Indonesia. 

PATI –  Takuto Miki telah resmi menjadi pemain Persipa Pati, dia bahkan sudah dimainkan dalam laga uji coba melawan Persijap Jepara di stadion Joyokusumo Pati, Minggu (16/7/2023).

Persipa Pati adalah tim pertamanya di Liga Indonesia, sebelumnya Takuto Miki bermain di Liga Mongolia.

Takuto Miki datang ke Indonesia penuh dengan percaya diri, saat menerima pinangan dari tim Persipa, dia ingin memberikan seluruh kemampuannya untuk membantu tim ini meraih kemenangan demi kemenangan di Liga 2 tahun 2023/2024.

Takuto Miki saat bermain di Liga Mongolia dan meraih juara.

 

 “Pada dasarnya saya suka tantangan, saya ingin membawa Persipa menang di Liga 2,” kata Takuto.

Terkait ambisi pribadi, mantan pemain FC Ulanbataar di Liga Mongolia ini hanya ingin membantu tim meraih kemenangan. 

“Inginnya cetak gol yang banyak, tapi yang penting bisa membuat tim meraih kemenangan. Kalau bisa 20 gol,” kata Takuto saat diperkenalkan di kantor Persipa Pati dua hari sebelum dia dimainkan dalam laga uji coba melawan Persijap. 

Pemain yang sebelumnya memperkuat FC Ulanbatar ini juga mengaku dia sangat tertarik dengan atmosfer penonton di Kota Pati. Itu menjadi salah satu alasannya tertarik untuk bermain di Liga Indonesia bersama Persipa Pati. 

CEO Persipa Pati Joni Kurnianto mengungkapkan, kedatangan Takuto Miki adalah sesuai kebutuhan tim, sekaligus mendukung regulasi penggunaan pemain asing yang dilakukan oleh PSSI agar menaikkan value kompetisi Liga 2 agar semakin menarik. 

“Kami juga berharap dengan adanya pemain asing ini para pemain lokal kita bisa mengambil pelajaran. Seperti Takuto ini pemain muda yang bagus,” terang pria yang juga menjabat Exco PSSI Jawa Tengah ini. 

Skuad berjuluk Laskar Saridin ini menjadi tim Liga 2 yang gercep mengamankan jasa pemain asing di musim ini. Joni mengaku tidak mau menunggu terlalu lama. Karena belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, jika kelamaan mengambil pemain, akhirnya hanya dapat pemain sisa saja. (mif)

Editor : A Adhim

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Prihatin: Kecanduan Gadget Ancam Pendidikan Anak, Pancasila Terabaikan

    Anggota DPRD Pati Prihatin: Kecanduan Gadget Ancam Pendidikan Anak, Pancasila Terabaikan

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 210
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, menyoroti fenomena kecanduan gadget pada anak-anak yang semakin mengkhawatirkan. Anggota DPRD dari Partai Golkar ini mengungkapkan keprihatinannya melihat banyak anak lebih memilih bermain gadget daripada belajar, bahkan hingga mengabaikan pendidikan kewarganegaraan yang penting. “Hari ini memang tragis, anak-anak bahkan tidak hafal Pancasila […]

  • Bapemperda DPRD Pati Jadwalkan Pembahasan Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Mulai 11 Mei Mendatang

    Bapemperda DPRD Pati Jadwalkan Pembahasan Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Mulai 11 Mei Mendatang

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.691
    • 0Komentar

    PATI – Badan Pembentukan Peraturan Daerah atau Bapemperda DPRD Kabupaten Pati telah menentukan jadwal untuk melanjutkan proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah mengenai perubahan ketentuan yang mengatur pajak dan retribusi daerah. Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan, menyampaikan bahwa proses pembahasan dokumen peraturan tersebut akan dimulai pada hari Senin, 11 Mei 2026 mendatang. Kegiatan ini […]

  • Tour de Muria Semarakkan Sport Tourism

    Tour de Muria Semarakkan Sport Tourism

    • calendar_month Sen, 12 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

       Ratusan peserta Sukun Tour de Muria mulai mengayuh sepeda/ @kangmas_roho KUDUS – Kegiatan lomba balap sepeda bertajuk Sukun Tour de Muria sukses digelar, Minggu (11/9/2022). Even ini menyemarakkan sport tourism di eks Karesidenan Pati. Tour de Muria diikuti sekitar 600 peserta dari berbagai daerah. Peserta dari mancanegara juga ikut meramaikan even sepeda tersebut. Total […]

  • Persijap Jepara kalah 3-1 melawan tuan rumah PSCS Cilacap di Stadion Wijayakusuma Cilacap (DOC PSCS)

    Kalah Lawan PSCS, Peluang Persijap ke Babak 12 Besar Hampir Tertutup

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Persijap Jepara kalah melawan PSCS Cilacap, hasil ini membuat peluang untuk lolos ke babak 12 besar Liga 2 hampir pasti tertutup dan membuat Laskar Kalinyamat harus siap-siap menjalani babak play off degradasi.

  • Mimpi Buruk Penjudi, Berganti Mimpi Manis Prestasi

    Mimpi Buruk Penjudi, Berganti Mimpi Manis Prestasi

    • calendar_month Sab, 5 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    ILUSTRASI ISTIMEWA Teriakan lantang nan heroik dari Januar Herwanto, manajer Madura FC seakan menjadi awal mimpi buruk sepakbola Indonesia yang karut-marut di bawah bayang-bayang barisan mafia. Ya, sepakbola di negeri yang sudah 73 tahun merdeka ini, alih-alih menyuguhkan prestasi, lebih banyak malah membikin dada sesak. Sebab nihilnya trofi juara yang nangkring di lemari prestasi PSSI. […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Mekanisasi Pertanian Tebu untuk Petani Milenial

    Anggota DPRD Pati Dorong Mekanisasi Pertanian Tebu untuk Petani Milenial

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 211
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, H. Kamari, menekankan pentingnya konsep “petani milenial” dalam sektor pertanian tebu. Menurutnya, konsep ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang mampu mengelola pertanian tebu dengan pendekatan modern dan efisien. “Generasi muda tentu tidak ingin melakukan pekerjaan berat secara manual. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan adalah penggunaan alat-alat mekanisasi seperti […]

expand_less