Breaking News
light_mode

Penempatan Pedagang Pasar Rogowongso Mundur Lagi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 26 Jan 2018
  • visibility 169
Tampak pekerja sedang mengerjakan
untuk pembuatan sekat di los Pasar Rogowongso
Lingkar Muria, PATI – Beberapa pedagang Pasar Rogowongso yang masih
menempati kios darurat di kawasan Pecinan mengaku resah. Hal ini lantaran
jadwal untuk masuk ke dalam pasar yang telah selesai direvitalisasi pada akhir
Desember tahun kemarin, tak kunjung dapat ditempati.
Salah satu pedagang Kustini, 51,
mengaku dirinya ingin segera pindah dan menempati bangunan baru di dalam pasar.
Menurutnya, meskipun lebih ramai saat berjualan di tepi jalan, namun resiko
besar.
”Memang kalau di pinggir jalan
seperti ini lebih ramai. Akan tetapi ada rasa was-was ketika sedang melayani
pembeli, sebab banyak kendaraan berseliweran,” terang pedagang bumbu masakan
ini.
Untuk itu, lanjut Kustini, dirinya
ingin segera dipindah untuk menempati bangunan pasar, agar lebih nyaman dan
aman. Selain itu, lanjut Kustini saat berdagang di pinggir jalan juga iurannya
banyak.
”Ada iuran per hari Rp 10 ribu
untuk satu kios ditambah kebersihan Rp 2500. Cukup memberatkan, tapi namanya
butuh berdagang memenuhi kebutuhan hidup ya dijalani saja,” tutur perempuan
yang telah 40 tahun berdagang di pasar yang terletak di Jalan Setiabudi ini.
Lebih lanjut, Kustini berharap
dapat segera direlokasi ke bangunan yang secara telah diresmikan serentak di
Pasar Tayu beberapa waktu yang lalu. ”Jangan sampai mundur lagi,” katanya
singkat.
Sementara itu Kepala Pasar Rogowongso,
Karsiman mengaku pihaknya memang mengalami kendala. ”Rencananya memang hari ini
(kemarin, Red) pedagang yang masih berjualan di kios darurat sudah bisa
direlokasi. Namun, karena untuk menempatkan pedagang di los ini ada sedikit
kendala,” terang Karsiman.
Maksimal, lanjut Karsiman, pihaknya
menargetkan tanggal 30 Januari, semua pedagang sudah bisa kembali menempati
pasar. ”Selain karena akan ada gelaran pasar imlek, juga sudah seharusnya
pedagang bisa menempati bangunan baru yang sudah tertunda ini,” imbuhnya.
Kendala yang dihadapi dalam
penempatan pedagang ini, kata Karsiman, disebabkan ukuran pasar yang berubah.
Hal itu juga memengaruhi ukuran los yang ada. ”Itu kendala yang kami hadapi.
Sementara tekad kami usai revitalisasi ini ukuran los milik pedagang mesti
sesuai dengan izin yang dimiliki. Jangan sampai berkurang harus pas.
Kesulitannya, ukuran masing-masing berbeda dan angkanya tidak bulat. Jadi mesti
lebih cermat menghitungnya, supaya tak ada yang dirugikan,” papar Karsiman.
Dari pantauan di lapangan, hingga saat ini, masih terlihat beberapa
tukang yang sedang mengerjakan sekat untuk los-los yang bakal ditempati
pedagang. Pengerjaaan ini dilakukan swadaya oleh masing-masing pedagang
sendiri. Bahan material sekat juga diseragamkan.

”Karena saat ini Pasar Rogowongso
merujuk ke pasar modern, jadi tampilannya mesti berbeda dari sebelumnya.
Termasuk sekat los ini dikerjakan secara seragam supaya serasi. Dan juga
pengaturan zonasi dagangan, agar pembeli gampang untuk berbelanja,” imbuh
Karsiman. (lil)  
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Dihajar Macan Muria, Laskar Saridin Fokus Perbaiki Psikologi

    Usai Dihajar Macan Muria, Laskar Saridin Fokus Perbaiki Psikologi

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Para pemain Persipa diminta tetap semangat. Jajaran pelatih terus memompa semangat anak asuhnya, serta melupakan kekalahan tujuh gol tanpa balas yang membuat Laskar Saridin babak belur di laga perdana Liga 3 Zona Jawa Tengah tersebut. Para pemain diharap terus optimis dan menjaga semangatnya. Kepala Pelatih Persipa, Slamet Riyadi mengungkapkan, selama kurang […]

  • Karena Kita Sendiri yang Menyuburkan Korupsi

    Karena Kita Sendiri yang Menyuburkan Korupsi

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Suatu pagi di beranda facebook, seorang teman yang saya kenal sebagai budayawan Kota Jepara menulis status yang mendadak menyentak nurani. Statusnya pagi itu berbunyi. “Munafik, kita benci korupsi tapi tidak menolak politik uang”. Dalam statusnya tersebut, teman saya itu secara terang mengajak kita untuk menolak politik uang di segala pesta demokrasi. Dari pemilihan kepala desa, […]

  • Ketua DPRD Pati Dukung Askab PSSI Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

    Ketua DPRD Pati Dukung Askab PSSI Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 348
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pati. Dukungan ini disampaikan saat menerima kunjungan dari pengurus Askab PSSI Pati. Ali Badrudin berharap, melalui kegiatan-kegiatan yang ada, akan muncul talenta-talenta sepak bola dari Kabupaten Pati yang mampu bersinar baik di tingkat regional maupun nasional. […]

  • Pergantian Besar di Gedung DPRD Kabupaten Pati: Wajah Baru Mendominasi Pemilu Legislatif 2024

    Pergantian Besar di Gedung DPRD Kabupaten Pati: Wajah Baru Mendominasi Pemilu Legislatif 2024

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101
    • 0Komentar

    POLITIK – Hampir sebagian besar DPRD Kabupaten Pati bakal diisi wajah baru. Sejumlah pendatang baru bermunculan dalam Pemilu Legislatif 2024. PDI Perjuangan masih menjadi partai penguasa dengan perolehan 14 kursi. Sementara Partai Nasdem jeblok dari yang semula mendapat 5 kursi, kini tinggal 3 kursi saja. Berikut 50 nama caleg yang berhasil lolos ke Gedung DPRD […]

  • Kontingen Dari Sekolahan Ramaikan Karnaval Budaya Ngembalrejo

    Kontingen Dari Sekolahan Ramaikan Karnaval Budaya Ngembalrejo

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Kemeriahan Kirab Budaya LAILA/LINGKAR MURIA Lingkar Muria, KUDUS – Karnaval budaya kembali digelar Pemerintah Desa Ngembalrejo, dengan mengambil start dari lapangan belakang balai desa (29/8/2017) lalu. Sekitar seribu peserta turut andil dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Republik Indonesia ini. Hampir semua elemen masyarakat terlibat dalam karnaval, mulai dari warga hingga lembaga pendidikan di […]

  • Pandemi dan Alarm Kemanusiaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa

    Pandemi dan Alarm Kemanusiaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 118
    • 0Komentar

      Gus Mus mengingatkan tentang hikmah di balik pandemi yang melanda negeri ini. Sudah seharusnya saat ini umat muslim justru berterimakasih atas kondisi yang tengah terjadi. Ini menjadi bentuk teguran dari Allah. Kita harus berterimakasih karena Allah masih ngeman, kita masih ditegur. Salah satu caranya ingatlah jika kita semua ini masih bersaudara.  PATI – KH. […]

expand_less