Breaking News
light_mode

Penempatan Pedagang Pasar Rogowongso Mundur Lagi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 26 Jan 2018
  • visibility 374
Tampak pekerja sedang mengerjakan
untuk pembuatan sekat di los Pasar Rogowongso
Lingkar Muria, PATI – Beberapa pedagang Pasar Rogowongso yang masih
menempati kios darurat di kawasan Pecinan mengaku resah. Hal ini lantaran
jadwal untuk masuk ke dalam pasar yang telah selesai direvitalisasi pada akhir
Desember tahun kemarin, tak kunjung dapat ditempati.
Salah satu pedagang Kustini, 51,
mengaku dirinya ingin segera pindah dan menempati bangunan baru di dalam pasar.
Menurutnya, meskipun lebih ramai saat berjualan di tepi jalan, namun resiko
besar.
”Memang kalau di pinggir jalan
seperti ini lebih ramai. Akan tetapi ada rasa was-was ketika sedang melayani
pembeli, sebab banyak kendaraan berseliweran,” terang pedagang bumbu masakan
ini.
Untuk itu, lanjut Kustini, dirinya
ingin segera dipindah untuk menempati bangunan pasar, agar lebih nyaman dan
aman. Selain itu, lanjut Kustini saat berdagang di pinggir jalan juga iurannya
banyak.
”Ada iuran per hari Rp 10 ribu
untuk satu kios ditambah kebersihan Rp 2500. Cukup memberatkan, tapi namanya
butuh berdagang memenuhi kebutuhan hidup ya dijalani saja,” tutur perempuan
yang telah 40 tahun berdagang di pasar yang terletak di Jalan Setiabudi ini.
Lebih lanjut, Kustini berharap
dapat segera direlokasi ke bangunan yang secara telah diresmikan serentak di
Pasar Tayu beberapa waktu yang lalu. ”Jangan sampai mundur lagi,” katanya
singkat.
Sementara itu Kepala Pasar Rogowongso,
Karsiman mengaku pihaknya memang mengalami kendala. ”Rencananya memang hari ini
(kemarin, Red) pedagang yang masih berjualan di kios darurat sudah bisa
direlokasi. Namun, karena untuk menempatkan pedagang di los ini ada sedikit
kendala,” terang Karsiman.
Maksimal, lanjut Karsiman, pihaknya
menargetkan tanggal 30 Januari, semua pedagang sudah bisa kembali menempati
pasar. ”Selain karena akan ada gelaran pasar imlek, juga sudah seharusnya
pedagang bisa menempati bangunan baru yang sudah tertunda ini,” imbuhnya.
Kendala yang dihadapi dalam
penempatan pedagang ini, kata Karsiman, disebabkan ukuran pasar yang berubah.
Hal itu juga memengaruhi ukuran los yang ada. ”Itu kendala yang kami hadapi.
Sementara tekad kami usai revitalisasi ini ukuran los milik pedagang mesti
sesuai dengan izin yang dimiliki. Jangan sampai berkurang harus pas.
Kesulitannya, ukuran masing-masing berbeda dan angkanya tidak bulat. Jadi mesti
lebih cermat menghitungnya, supaya tak ada yang dirugikan,” papar Karsiman.
Dari pantauan di lapangan, hingga saat ini, masih terlihat beberapa
tukang yang sedang mengerjakan sekat untuk los-los yang bakal ditempati
pedagang. Pengerjaaan ini dilakukan swadaya oleh masing-masing pedagang
sendiri. Bahan material sekat juga diseragamkan.

”Karena saat ini Pasar Rogowongso
merujuk ke pasar modern, jadi tampilannya mesti berbeda dari sebelumnya.
Termasuk sekat los ini dikerjakan secara seragam supaya serasi. Dan juga
pengaturan zonasi dagangan, agar pembeli gampang untuk berbelanja,” imbuh
Karsiman. (lil)  
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nazal Mustofa: Persipa Pati Sudah Pelajari Kelebihan dan Kelemahan Dejan FC

    Nazal Mustofa: Persipa Pati Sudah Pelajari Kelebihan dan Kelemahan Dejan FC

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.580
    • 0Komentar

    PATI – Persipa Pati memasuki laga lanjutan Liga Nusantara musim 2025/2026 putaran ketiga dengan semangat membara, siap menghadapi tantangan berat melawan Dejan FC. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (7/1/2026) pukul 19.00 WIB akan digelar di Stadion Moch Soebroto, Magelang. Dalam Konferensi Pers Pra-Pertandingan, Kepala Pelatih Nazal Mustofa menekankan tekad tim untuk meraih poin penuh. […]

  • Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi Kunjungi Ponpes Al-Huda Pucakwangi

    Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi Kunjungi Ponpes Al-Huda Pucakwangi

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 281
    • 0Komentar

    PATI – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor 1, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Huda di Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, pada Kamis (14/11/2024). Kunjungan ini dilakukan untuk memperkenalkan diri dan meminta doa restu menjelang Pilkada Jawa Tengah yang akan digelar pada 27 November 2024. […]

  • Desa Jepang Pakis Kudus: Lestarikan Tradisi, Majukan Ekonomi Lokal Lewat Suronan Fest

    Desa Jepang Pakis Kudus: Lestarikan Tradisi, Majukan Ekonomi Lokal Lewat Suronan Fest

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 328
    • 0Komentar

    KUDUS – Desa Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, meriah dengan Suronan Fest, tradisi tahunan yang jatuh pada bulan Suro atau Muharram. Lebih dari sekadar pesta rakyat, acara ini menghidupkan kembali nilai sejarah, spiritualitas, dan memberdayakan ekonomi masyarakat setempat. Kepala Desa Jepang Pakis, Sakroni, menjelaskan bahwa Suronan Fest tahun ini dipersembahkan untuk mengenang jasa para […]

  • Jepalo Coffee Folklore: Kedai Kopi di Pati dengan Pesona Pedesaan dan Biji Lokal Pegunungan Muria

    Jepalo Coffee Folklore: Kedai Kopi di Pati dengan Pesona Pedesaan dan Biji Lokal Pegunungan Muria

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.400
    • 0Komentar

    PATI – Di tengah menjamurnya kedai kopi di Kabupaten Pati, konsep yang mengusung ketenangan dan kearifan lokal justru menjadi daya tarik tersendiri. Jepalo Coffee Folklore hadir menawarkan pengalaman ngopi berbeda dengan atmosfer pedesaan yang asri dan menenangkan. Berlokasi di Desa Jepalo, Kecamatan Gunungwungkal, kedai ini menjadi ruang alternatif bagi penikmat kopi yang ingin sejenak menjauh […]

  • Cuaca Buruk Aktivitas Bongkar Tangkapan Ikan Turun

    Cuaca Buruk Aktivitas Bongkar Tangkapan Ikan Turun

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Cuaca buruk yang melanda akhir-akhir ini, turut berdampak pada jumlah kapal nelayan yang melakukan bongkar hasil tangkapan ikan di TPI Unit 2 Juwana. Diprediksi sebelumnya, pada Desember ini merupakan musim panen ikan. Panen berlangsung hingga bulan Januari mendatang. Namun belakangan ini, jumlah kapal yang melakukan aktivitas bongkar hasil tangkapan ikan menurun. […]

  • Rapat persiapan kejuaraan atletik Pati Open 2023

    Kejuaraan Atletik Pati Open Diramaikan Ratusan Atlet Jateng

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Rapat persiapan kejuaraan atletik Pati Open 2023 PATI – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Pati konsisten dalam melakukan pembinaan atlet. Salah satunya dengan menggelar kejuaraan untuk kelompok umur yang bertajuk Kejuaraan Atletik Pati Open Piala Bupati Pati 2023, Sabtu (8/7/2023). Ada sebanyak 250 atlet se-Jawa Tengah bakal turun dalam kejuaraan yang berlangsung […]

expand_less