Breaking News
light_mode

Komisi A DPRD Pati : Terkendala Anggaran Usulan Pos Damkar Mandek

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
  • visibility 24.246

PATI – Harapan masyarakat untuk memiliki pos pemadam kebakaran (damkar) baru di wilayah timur dan utara Kabupaten Pati sepertinya belum bisa terwujud dalam waktu dekat. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, mengakui bahwa usulan pembangunan pos di kawasan eks Kawedanan Tayu dan Jakenan saat ini masih terganjal oleh ketersediaan anggaran.

Politisi Fraksi PKS ini menjelaskan, kondisi kedua lokasi tersebut berbeda. Di wilayah Tayu, kendaraan pemadam kebakaran sebenarnya sudah tersedia, namun belum memiliki kantor atau pos yang layak untuk beroperasi. Sementara di Jakenan, baik armada maupun bangunan pos sama sekali belum ada.

“Kendalanya memang di anggaran. Kalau untuk Tayu sudah ada armadanya tapi belum ada tempatnya, kalau di Jakenan belum ada armada dan tempatnya,” papar Narso.

Tidak hanya soal pembangunan fisik dan pengadaan kendaraan, Narso menegaskan bahwa pemerintah daerah juga harus memikirkan biaya operasional jangka panjang. Salah satunya adalah ketersediaan anggaran untuk gaji dan tunjangan personel.

“Nah, selain anggaran untuk tempat dan mobil, kita harus menyediakan juga anggaran untuk operasionalnya. Karena satu pemadam kebakaran itu kan butuh beberapa petugas pemadam kebakaran dan itu harus kita sediakan dan sampai saat ini anggaran kita belum ada,” lanjutnya.

Secara teknis, untuk satu pos damkar yang ideal minimal membutuhkan 9 personel yang dibagi menjadi 3 shift kerja. Sampai saat ini, penanganan kebakaran di wilayah jauh masih mengandalkan bantuan dari pihak lain, seperti koordinasi dengan PG Pakis untuk wilayah Tayu, namun hal ini dinilai bukan solusi permanen.

“Kalau sekarang ya, untuk penanganan kebakaran, teman-teman di Satpol PP kemarin kita sudah koordinasi. Selain, kalau untuk yang eks kawedanan Tayu itu koordinasinya dengan PG Pakis. Kita minta tolong dari PG Pakis tetapi tidak bisa terus-terusan minta tolong, pemkab juga harus menyediakan,” paparnya.

Padahal, layanan pemadam kebakaran merupakan urusan wajib yang harus disediakan pemerintah daerah mengingat luasnya wilayah Pati dan jarak antar kecamatan yang cukup jauh.

Berdasarkan data, penyebab kebakaran paling sering terjadi akibat aktivitas pembakaran sampah dan korsleting listrik. Usulan penambahan fasilitas ini sebenarnya sudah disuarakan sejak tahun 2022, namun hingga kini belum ada realisasi.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Apresiasi Upaya Pemkab Hidupkan Alun-Alun Kembangjoyo

    DPRD Pati Apresiasi Upaya Pemkab Hidupkan Alun-Alun Kembangjoyo

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.921
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati telah melaksanakan sejumlah langkah strategis untuk “menghidupkan kembali” Alun-Alun Kembangjoyo, dengan dua program utama yaitu penyelenggaraan Car Free Day (CFD) khusus dan pemasangan layanan wifi gratis. Langkah ini mendapatkan apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Pati Suwito. Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengungkapkan rencana tersebut usai mengikuti kegiatan Jumat Bersih […]

  • Belum Ada Pemain yang Resmi Direkrut, Persiku Kudus Dirujak Netizen di Sosmed

    Belum Ada Pemain yang Resmi Direkrut, Persiku Kudus Dirujak Netizen di Sosmed

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

      OLAHRAGA – Persiku Kudus awalnya sangat agresif dalam menyiapkan tim untuk Liga 2 musim 2024/2025. Namun hingga kini belum ada satu pun pemain yang resmi dikenalkan kepada public. Hal itu membuat sejumlah netizen membully tim berjuluk Macan Muria itu. Netizen membandingkan dengan situasi di Persijap Jepara, yang saat ini sudah memperkenalkan sejumlah pemain barunya […]

  • Seni Ukir Jepara Terancam Punah PJ Bupati Minta Dibuatkan Roadmap

    Seni Ukir Jepara Terancam Punah PJ Bupati Minta Dibuatkan Roadmap

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 237
    • 0Komentar

    PJ Bupati Jepara melihat karya ukir Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta menaruh perhatian besar pada seni ukir khas Jepara. Sekuat tenaga jangan sampai warisan budaya ini punah digerus laju zaman. Karena itu pihaknya meminta dibuatkan roadmap sebagai upaya melestarikan warisan budaya ini. JEPARA – Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta meminta dibuat peta jalan atau roadmap […]

  • DPRD Pati Soroti Kinerja Bank Sampah yang Belum Optimal

    DPRD Pati Soroti Kinerja Bank Sampah yang Belum Optimal

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 344
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, H. Joni Kurnianto, ST, M.MT, menyoroti kinerja Bank Sampah di Kabupaten Pati yang dinilai belum optimal. Program yang diharapkan mampu mengurangi sampah dan meningkatkan perekonomian masyarakat ini, menurutnya, masih sebatas wacana. Dalam keterangannya Jumat lalu (21/6), Joni menekankan pentingnya realisasi program Bank Sampah, bukan hanya sekedar slogan. […]

  • KPH Pati, Pramuka Saka Wanabhakti, dan KWARCAB Pati:  Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

    KPH Pati, Pramuka Saka Wanabhakti, dan KWARCAB Pati: Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 227
    • 0Komentar

    PATI – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati, Pramuka Saka Wanabhakti, dan Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Pati menggelar aksi sosial berbagi takjil Ramadhan 1446 H pada Senin (24/03/2025) sore. Aksi ini membagikan sebanyak 250 bungkus takjil kepada masyarakat yang sedang berpuasa. Sukmono Edwi Susanto, dalam kesempatan tersebut, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. […]

  • Persipa Pati Kembali Tumbang, Eduard Tjong Akui Performa Tim Masih Stagnan

    Persipa Pati Kembali Tumbang, Eduard Tjong Akui Performa Tim Masih Stagnan

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.391
    • 0Komentar

    PATI – Persipa Pati kembali harus merasakan kepahitan Kekalahan di kompetisi Liga Nusantara. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Moch Soebroto Magelang pada malam hari 23 Desember 2015, Laskar Saridin takluk dengan skor telak 3 – 0 dari Batavia FC. Batavia FC langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Gol pembuka tercipta pada menit ke-9 melalui […]

expand_less