Breaking News
light_mode

Dua Pasangan Tak Resmi Terjaring Operasi Kos-kosan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
  • visibility 342

Lingkar Muria, PATI – Polsek Juwana melakukan operasi di kos-kosan pagi
kemarin Selasa (13/3/18). Operasi itu dilakukan di beberapa tempat kos di Kecamatan Juwana. Dari
operasi tersebut, petugas menemukan dua pasang laki-laki dan perempuan yang
bukan suami-istri sedang berduaan di kamar kos.
Operasi itu dilakukan secara
gabungan, dari Polsek Juwana dan Satpol PP Kecamatan Juwana. Kapolsek Juwana
AKP Didi Dewantoro mengungkapkan, kegiatan operasi ini dilakukan atas keluhan
dari masyarakat yang disampaikan ke polsek.
”Sering masyarakat menyampaikan
keluhan kepada kami, katanya di tempat tersebut sering menjadi tempat berkumpul
muda-mudi saat tengah malam. Sebab itu kami lakukan tindakan operasi ini,” kata
AKP Didi.
Lebih lanjut pihaknya mengimbau
supaya semuanya terutama kepala desa sampai ketua RT turut aktif menjaga serta
memantau lingkungan masing-masing. ”Jangan sampai tempat kos yang harusnya baik
malah melekat dengan kesan negatif, sebab kerap dijadikan tindakan kriminal.
Jangan sampai kos juga lekat sebagai tempat kumpul kebo,” papar AKP Didi.
Pihak kecamatan, kata AKP Didi
mestinya juga aktif mengontrol kos-kosan. Baik soal perijinan serta aktivitas
di kos-kosan. Sementara itu, untuk dua pasangan tak resmi diamankan ke Mapolsek
Juwana. Mereka akan dimintai untuk menunjukkan bukti sebagai pasangan.
”Jika tidak bisa menunjukkan,
mereka akan kami berikan pembinaan,” jelas AKP Didi yang turut memimpin operasi
tersebut.     
Selain memeriksa para penghuninya,
operasi yang dilakukan bersama dengan pihak desa setempat pun menyasar
pencarian obat-obatan terlarang. ”Kami juga melakukan penggeledahan terhadap
barang-barang milik penghuni, siapa tahu menyimpan obat-obatan terlarang atau
narkoba. Untuk pengawasan penting dilakukan,” pungkasnya. (mil)

OPERASI
RUMAH KOS DI JUWANA
DASAR
Keluhan masyarakat mengenai tempat
kos yang sering dibuat berkumpul muda-mudi
LOKASI
Desa Kauman
Desa Pajeksan
Desa Growong Lor
Desa Growong Kidul
TEMUAN
Dua penghuni tanpa memiliki
identitas
Dua pasangan bukan suami istri
Rata-rata penghuni adalah pekerja
di warung kopi, dan kafe
SASARAN
Pendataan penghuni
Mengecek perijinan

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meskipun Keuangan Ngenes, Bupati Hartopo Tetap Prioritaskan Santunan Kematian

    Meskipun Keuangan Ngenes, Bupati Hartopo Tetap Prioritaskan Santunan Kematian

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Bupati Kudus Hartopo menyerahkan santunan kematian untuk warga kurang mampu Santunan kematian warga kurang mampu menjadi program priotitas Bupati Kudus Hartopo. Program santunan itu tetap dipertahankan semaksimal mungkin meskipun masih saja ada refocusing APBD. KUDUS – Bupati Kudus Hartopo menyalurkan santunan kematian kepada warga kurang mampu, di pendopo kabupaten, Rabu (16/11/2022).  “Santunan kematian memang program […]

  • Ubah Pola Penanganan, Edy Wuryanto Minta Pemerintah Antisipasi PHK Sebelum Terjadi

    Ubah Pola Penanganan, Edy Wuryanto Minta Pemerintah Antisipasi PHK Sebelum Terjadi

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.282
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penanganan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tidak boleh lagi dilakukan dengan pola yang sekadar merespons setelah peristiwa terjadi. Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendesak pemerintah mengubah pendekatan dari sekadar menolong korban, menjadi upaya pencegahan saat tanda-tanda kesulitan mulai terlihat di dunia usaha. “Jangan biasakan negara hanya menjadi pemadam kebakaran. Negara harus […]

  • Dewan Pati Dorong Pengembangan Pariwisata untuk Tingkatkan PAD

    Dewan Pati Dorong Pengembangan Pariwisata untuk Tingkatkan PAD

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Hardi, yang menilai bahwa Pati memiliki potensi wisata yang belum tergarap maksimal. “Pati memiliki banyak destinasi wisata yang menarik, mulai dari wisata alam hingga budaya. Namun, promosi dan pengelolaan yang baik […]

  • Angkutan Umum Kudus Terancam Punah, Organda Usul Angkutan Khusus Pelajar

    Angkutan Umum Kudus Terancam Punah, Organda Usul Angkutan Khusus Pelajar

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 282
    • 0Komentar

    KUDUS – Nasib angkutan umum di Kabupaten Kudus memprihatinkan. Jumlah armada yang beroperasi kini tinggal separuh dari jumlah sebelumnya, yakni hanya sekitar 150 kendaraan dari total 650 kendaraan yang tersebar di 13-14 trayek aktif (dari 20 trayek sebelumnya). Ketua DPC Organda Kudus, Mahmudun, mengungkapkan penurunan drastis ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kemudahan akses kredit […]

  • Polresta Pati Hancurkan Ribuan Knalpot Brong, Tegaskan Larangan Penggunaan

    Polresta Pati Hancurkan Ribuan Knalpot Brong, Tegaskan Larangan Penggunaan

    • calendar_month Rab, 3 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 323
    • 0Komentar

    PATI – Sat Lantas Polresta Pati telah berhasil menghancurkan ribuan knalpot brong yang dikumpulkan selama operasi penegakan hukum yang intensif sepanjang tahun 2023. Dalam operasi tersebut, Sat Lantas Polresta Pati berhasil mengamankan sekitar 1500 knalpot brong dari berbagai jenis kendaraan. Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, yang diwakili oleh Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol […]

  • Petani Kopi di Pati Panen Dini Demi Kejar Harga Tinggi

    Petani Kopi di Pati Panen Dini Demi Kejar Harga Tinggi

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 311
    • 0Komentar

    PATI – Harga kopi robusta di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengalami lonjakan signifikan pada tahun 2024, mencapai Rp 75 ribu per kilogram di tingkat petani. Kenaikan harga ini mendorong para petani untuk memanen kopi lebih awal, meskipun buahnya masih hijau. Hal ini disambut gembira oleh petani kopi robusta di Pegunungan Muria, Dukuh Segawe, Desa Klakahkasihan, […]

expand_less