Breaking News
light_mode

Tampil di Kandang, Persipa Disikat Persikat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 8 Apr 2018
  • visibility 209







PATI – Persipa harus mengakui keunggulan
lawannya. Meski bermain di depan ribuan pendukungnya, Persipa disikat Persikat
1-4 di Stadion Joyokusumo Minggu (8/4/2018) kemarin. Dengan begitu, Laskar Saridin tak mampu menambah perolehan poinnya di
klasemen sementara Liga 3 Jawa Tengah Grup A.
Tim tamu yang datang dengan kepercayaan diri tinggi,
usai menahan imbang Persiku di kandangnya, langsung tampil trengginas. Hasilnya
pertandingan baru berjalan lima menit, gawang Persipa harus kebobolan melalui
aksi brilian penyerang Persikat Muhamad Faris, yang bermula dari kesalahan di
lini belakang Persipa.
Laskar Saridin yang tampil dengan skuad
terbaiknya, tak kelihatan tajinya di pertandingan kali ini. Anak asuh Slamet Riyadi
terlihat sering salah passing dan juga sering dengan mudah kehilangan
bola ketika mendekati area pertahanan 
laskar Ki Gede Sebayu julukan Persekat.
Berbanding terbalik, tim tamu bermain sangat
apik. Umpan-umpannya dari sisi sayap sangat akurat, dengan permainan tersebut
tim tamu kembali mearih keunggulan. Di menit 14 Muhamad Faris kembali menggedor
gawang Dimas Fani.
Berusaha memperkecil skor, Dwi Cahyono dkk
malah kebobolan lagi. Di menit 26 dengan pemain yang sama, dengan begitu
Muhamad Faris mencetak hattrick pertamanya. Meski begitu, Persipa
sesekali mampu mengancam gawang Persikat yang dikawal Mochamad Listianto
Ceputra. Peluang itu didapat Joko Purwanto, setelah meliak-liuk di area
pertahanan lawan pemain bernomor punggung 24 tersebut melepaskan tembakannya.
Sayang bola masih membentur mistar gawang.
Gol tuan rumah baru tercipta 10 menit sebelum
turun minum. Pemain yang baru diturunkan di menit 18, Bima Saktiyoso berhasil
memperkecil ketertinggalan Persipa. Memanfaatkan sepakan bebas, bola melayang
tepat di kepalanya dan sundulan Bima meluncur deras ke gawang Persikat. Skor 3-
1 untuk keunggulan Persikat pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, asa untuk bangkit didapat
tim Persipa, hal itu menyusul keputusan wasit memberi tendangan penalti untuk
tuan rumah, setelah sepakan bebas Reza Irfana mengenai lengan pagar betis.
Namun sayang ekseskusi gelandang lincah Persipa tersebut melenceng ke sisi
kanan gawang Persikat. Peluang memperkecil ketertinggalan pun hilang.
Di babak kedua, tim tamu tampil makin percaya
diri. Sementara tim tuan rumah terlihat loyo. Usai kesempatan tendangan pinalti
di awal laga kedua yang gagal itu, nyaris Persipa tanpa peluang yang mengancam
gawang Persikat. Serangan lebih banyak mengarah ke gawang Dimas Fani.
Buah dari serangan yang bertubi-tubi tersebut,
Persikat mampu menambah golnya. Di menit ke 58, memanfaatkan salah kordinasi di
lini belakang, Septian Satria berhasil lolos dari kawalan pemain belakang
Persipa. Dia juga berhasil mengecoh kiper Dimas Fani, gol bagi sang tamu
kembali bertambah 4 -1, Persipa makin jauh tertinggal. Makin di atas angin,
Persikat tak mengendurkan serangan. Berulang kali para pemainnya berhasil
menembus jantung pertahanan Persipa.
Pertandingan sore itu berlangsung cukup ketat.
Kedua tim ngotot untuk memenangkan pertandingan, tak jarang sesekali permainan
keras terjadi. Bahkan di menit 21, pelatih Persekat Nazal Musthofa harus diusir
wasit Hadi Suroso asal Kabupaten Semarang. Lantaran sang pelatih dinilai
terlalu keras memrotes keputusan wasit yang tidak menghentinkan pertandingan
ketika salah satu pemainnya terkapar di lapangan.
Pelatih Persipa Slamet Riyadi mengungkapkan permintaan maafnya kepada semua pendukung
Persipa. ”Saya mohon maaf karena tak mampu memenuhi ekpektasi untuk memetik
poin penuh di kandang sendiri,” terang Slamet Riyadi.
Salamet pun mengaku, timnya memang kalah kelas
dibanding Persikat. ”Mereka tim yang dipersiapkan sejak lama. Hal itu terlihat
dari performa apiknya yang belum pernah sekalipun menderita kekalahan.
Targetnya pun mereka naik kasta,” kata Salamet.
Sementara itu Pelatih kepala Persikat Nazal
Mustofa melalui asisten pelatih Lukman Afif, menuturkan timnya bermain sangat
baik sore kemarin. Semua pemain bermain sesuai dengan intruksi pelatih. ”90
menit mereka bermain baik. Dan ini tentu hasil baik untuk merangsek menjadi
juara grup, di penyisihan ini juara grup memang target kami,” papar Lukman.
(has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamatkan Karst Kendeng, SMAN 1 Jakenan dan Komunitas Lingkungan Tanam Pohon di Gunung Panti

    Selamatkan Karst Kendeng, SMAN 1 Jakenan dan Komunitas Lingkungan Tanam Pohon di Gunung Panti

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.228
    • 0Komentar

    PATI — Aksi penyelamatan kawasan karst Pegunungan Kendeng kembali dilakukan melalui kegiatan penanaman ribuan bibit pohon di lereng Gunung Panti, Kecamatan Winong, Senin (15/12/2025). Kegiatan ini diinisiasi Keluarga Besar SMA Negeri 1 Jakenan bekerja sama dengan komunitas Giat Tanam 33 sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan yang kian kritis. Penanaman melibatkan berbagai pihak, di antaranya […]

  • Sedap Toleransi Soto Kudus

    Sedap Toleransi Soto Kudus

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Soto Kudus, merupakan kuliner khas paling lezat di kota kretek. Makanan ini, sekilas tak jauh beda, dengan varian soto-soto lain di indonesia.  Bedanya, soto kudus disajikan dengan potongan daging kerbau. Konon, karena masyarakat di kota ini memegang teguh ajaran sunan kudus. untuk tidak menyembelih sapi. Hal itu sebagai penghormatan bagi umat hindu. Soto kudus, sangat […]

  • IPNU IPPNU Keling Matangkan Program Kerja

    IPNU IPPNU Keling Matangkan Program Kerja

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Kegiatan rapat kerja pengurus baru IPNU IPPNU Keling,Jepara JEPARA – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Kecamatan Keling adakan Rapat Kerja (Raker), dalam  acara tersebut membahas program kerja selama satu periode mendatang, acara berlangsung  di gedung MWC NU Kecamatan Keling, Sabtu (28/08/2021). Acara dimulai dengan pembukaan pada hari Sabtu pukul 13.00 Wib, dalam pembukaan acara […]

  • Edy Wuryanto: Jangan Kriminalisasi Tenaga Kesehatan, Wajib Lewat Majelis Disiplin Profesi

    Edy Wuryanto: Jangan Kriminalisasi Tenaga Kesehatan, Wajib Lewat Majelis Disiplin Profesi

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.968
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyoroti kasus dokter spesialis anak Ratna Setia Asih yang dituntut hukuman 4 tahun 6 bulan penjara atas dugaan kelalaian yang mengakibatkan kematian pasien. Edy menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap tenaga kesehatan harus tetap mengikuti prosedur yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, agar […]

  • Kondisinya Begini, Lapangan Stadion Joyokusumo Dikeluhkan

    Kondisinya Begini, Lapangan Stadion Joyokusumo Dikeluhkan

    • calendar_month Ming, 25 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

     Lingkar Muria, PATI  – Kondisi lapangan Stadion Joyokusumo dinilai buruk, dan tak layak. Kontur lapangan terlalu keras dan kondisi rumputnya juga tumbuh tak merata. Hal itu diungkapkan anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Jamari. Kepada sejumlah wartawan, pria yang juga pemerhati olahraga di Bumi Mina Tani ini menyoroti kondisi lapangan Stadion Joyokusumo yang dinilai tidak layak […]

  • Mahasiswa KKL UIN Kudus Terapkan Psikoterapi Islam di Yayasan Jalma Sehat

    Mahasiswa KKL UIN Kudus Terapkan Psikoterapi Islam di Yayasan Jalma Sehat

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 223
    • 0Komentar

    KUDUS – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) terintegrasi Kuliah Kerja Lapangan (KKL) UIN Sunan Kudus berkolaborasi dengan Yayasan Jalma Sehat menyelenggarakan bimbingan kepribadian berbasis psikoterapi Islam. Kegiatan yang berlangsung Kamis (10/7/2025) ini menyasar pasien yang tengah menjalani pemulihan kesehatan mental. Bimbingan ini menekankan pendekatan Islami, meliputi penjelasan makna wudhu, sholat, dan gerakan-gerakannya. Tujuannya untuk memperkuat […]

expand_less