Breaking News
light_mode

Imam Suroso Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir Desa Kasiyan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
  • visibility 166

PATI – Anggota DPR RI Imam Suroso menggelar kegiatan
pengobatan gratis bagi warga yang terkena dampak banjir di Desa Kasiyan
Kecamatan Sukolilo pagi kemarin. Menggunakan perahu milik warga Imam Suroso dan
tim dokter dari RS Mitra Bangsa mengunjungi warga yang masih bertahan di
rumahnya masing-masing.
”Kemarin ada masyarakat termasuk
dari kepala desa sendiri yang menginformasikan banyak warga sakit yang perlu pengobatan.
Makanya hari ini kami ke sini menggelar bakti sosial pengobatan gratis kepada
warga yang membutuhkan,” kata Imam Suroso. 
Pengobatan gratis ditangani
langsung oleh tim dokter dari RS Mitra Bangsa. Pengobatan dilakukan di masjid
desa tersebut yang berada di tepi jalan. Selain di masjid, Imam Suroso bersama
tim dokter dari RS Mitra Bangsa juga menjemput warga sakit yang tertahan di
tempat tinggalnya yang tergenang air.
”Saat ini selain sembako, yang
dibutuhkan warga termasuk obat-obatan. Banyak yang mengeluh sakit. Seperti
batuk, pilek, dan juga gatal-gatal,” imbuhnya.
Ada dua rumah yang disusuri
menggunakan perahu. Satu warga yang sudah tua harus dirujuk ke RS Mitra Bangsa
untuk mendapatkan penanganan lebih. Serta seorang balita yang muntah-muntah dan
diare terus menerus juga dilakukan penanganan lebih.
”Semoga banjir segera surut. Juga
kepada masyarakat lain yang mampu bisa ikut serta memberikan bantuan kepada
mereka sehingga bisa meringankan juga,” harap politisi PDI Perjuangan ini.  
Banjir sendiri telah menggenangi
pemukiman warga sejak sepekan lalu. Saat ini banjir mulai surut. Namun masih
ada 51 rumah yang tergenang luapan Sungai Silugonggo. Saat menyusuri
rumah-rumah warga yang tergenang banjir, pemukiman warga terlihat lebih mirip
seperti rawa-rawa. Tanaman padi juga terendam dan diperkirakan gagal panen.
Sementara itu Kepala Desa Kasiyan
Kecamatan Sukolilo, Rumaji mengungkapkan, meski kebanjiran warganya tidak ada
satupun yang mengungsi. Mereka lebih memilih bertahan. ”Mereka membuat rumah
panggung sendiri, mereka lebih memilih bertahan saja. Ya sekalian menjaga harta
bendanya di rumah,” katanya.
Saat ini, warga yang masih
terdampak banjir memanfaatkan perahu sebagai sarana transportasinya setiap
hari. Sedangkan yang paling dibutuhkan warga adalah air bersih. Beruntung masih
dapat terpenuhi dari sumur-sumur warga yang masih bisa digunakan. Sedangkan
kebutuhan lain yang dirasa mendesak adalah sembako dan tentunya pengobatan.
Seperti diketahui, saat banjir melanda, selain membawa air, warga biasanya
mudah terjangkit penyakit. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dengan Sains Olahraga, PFA Memoles Mutiara Hitam Lebih Mengkilap

    Dengan Sains Olahraga, PFA Memoles Mutiara Hitam Lebih Mengkilap

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

      Pelatih Papua Football Academy melihat cara anak asuhnya mengumpan bola/FOTO PAPUA FOOTBALL ACADEMY  Shin Tae Yong pernah mengkritik pemain Indonesia sudah salah sejak level dasar, dari teknik bermain hingga pemenuhan nutrisinya. Karenanya Sekolah Sepak Bola (SSB) dan akademi sepak bola yang membina usia dini mesti berbenah PAPUA – Lahirnya Papua Football Academy (PFA) cukup […]

  • Safin Pati U-13 Raih Gelar Runner Up Piala Soeratin Jawa Tengah 2024

    Safin Pati U-13 Raih Gelar Runner Up Piala Soeratin Jawa Tengah 2024

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 167
    • 0Komentar

      SOLO – Tim Safin Pati U-13 harus puas menjadi runner up di ajang Piala Soeratin 2024 Jawa Tengah. Pada laga final yang berlangsung di Stadion Kota Barat, Solo, Rabu (20/11/2024), Safin Pati U-13 kalah tipis 1-2 dari Terang Bangsa Semarang. Safin Pati sempat memimpin di menit ke-11 melalui gol cantik dari luar kotak penalti […]

  • Anak Hilang di Margorejo Berhasil Ditemukan, Polisi Imbau Keluarga Lebih Waspada

    Anak Hilang di Margorejo Berhasil Ditemukan, Polisi Imbau Keluarga Lebih Waspada

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 866
    • 0Komentar

    PATI – Rasa lega menyelimuti sebuah keluarga di Kecamatan Margorejo, Pati, setelah putri mereka, R.N. (14), yang sempat dilaporkan hilang, kembali ke rumah dengan selamat. Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh pihak keluarga ke SPKT Polresta Pati, yang sebelumnya telah menerima laporan resmi pada Minggu (23/11/2025). S., ayah R.N., melaporkan hilangnya sang putri pada Minggu […]

  • Tetap Anggun Mesti Nunggang Motor Laki

    Tetap Anggun Mesti Nunggang Motor Laki

    • calendar_month Sab, 27 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Rengganis Kristina Dewi Kesan tomboy tak ditemukan sedikitpun pada sosok Rengganis Kristina Dewi. Meski sering nunggang motor laki, perempuan kelahiran Pati, 19 Februari 2000 ini tetap tampak anggun pembawaannya. Hal ini nampak dari sederet prestasi yang berhasil direngkuh perempuan yang akrab disapa Ganis ini. Sederet prestasi itu diantaranya, menjadi Juara 1 Catwalk Proklamasi Indonesia Award […]

  • AIS Nusantara Gelar KOPDARNAS ke-7, Santri Siap Jadi Pemimpin Digital

    AIS Nusantara Gelar KOPDARNAS ke-7, Santri Siap Jadi Pemimpin Digital

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 154
    • 0Komentar

    JAKARTA – AIS Nusantara (Arus Informasi Santri) baru-baru ini mengadakan KOPDARNAS ke-7 di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Jakarta Barat yang berlangsung pada 12-13 Oktober 2024. Acara ini bertema “Teoritma: Jalan Memenangi Nusantara” dan bertujuan untuk mempersiapkan santri menjadi pemimpin digital yang berpengaruh. Staf Khusus Menteri Agama RI, Habib Muhammad Nuruzzaman, menekankan pentingnya peran santri dalam menyebarkan […]

  • DPRD Pati Minta Pengelolaan TPA Jangan Sampai Overload Sampah

    DPRD Pati Minta Pengelolaan TPA Jangan Sampai Overload Sampah

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 291
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, mendesak Pemkab Pati untuk meningkatkan pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukoharjo. Menurutnya, TPA Sukoharjo, yang merupakan TPA terbesar di Kabupaten Pati, harus dikelola dengan bijak untuk mencegah overload sampah. “Penambahan sampah setiap harinya terus meningkat, sementara luas TPA terbatas. Kita harus mencari solusi agar TPA Sukoharjo bisa menampung […]

expand_less