Breaking News
light_mode

Imam Suroso Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir Desa Kasiyan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
  • visibility 129

PATI – Anggota DPR RI Imam Suroso menggelar kegiatan
pengobatan gratis bagi warga yang terkena dampak banjir di Desa Kasiyan
Kecamatan Sukolilo pagi kemarin. Menggunakan perahu milik warga Imam Suroso dan
tim dokter dari RS Mitra Bangsa mengunjungi warga yang masih bertahan di
rumahnya masing-masing.
”Kemarin ada masyarakat termasuk
dari kepala desa sendiri yang menginformasikan banyak warga sakit yang perlu pengobatan.
Makanya hari ini kami ke sini menggelar bakti sosial pengobatan gratis kepada
warga yang membutuhkan,” kata Imam Suroso. 
Pengobatan gratis ditangani
langsung oleh tim dokter dari RS Mitra Bangsa. Pengobatan dilakukan di masjid
desa tersebut yang berada di tepi jalan. Selain di masjid, Imam Suroso bersama
tim dokter dari RS Mitra Bangsa juga menjemput warga sakit yang tertahan di
tempat tinggalnya yang tergenang air.
”Saat ini selain sembako, yang
dibutuhkan warga termasuk obat-obatan. Banyak yang mengeluh sakit. Seperti
batuk, pilek, dan juga gatal-gatal,” imbuhnya.
Ada dua rumah yang disusuri
menggunakan perahu. Satu warga yang sudah tua harus dirujuk ke RS Mitra Bangsa
untuk mendapatkan penanganan lebih. Serta seorang balita yang muntah-muntah dan
diare terus menerus juga dilakukan penanganan lebih.
”Semoga banjir segera surut. Juga
kepada masyarakat lain yang mampu bisa ikut serta memberikan bantuan kepada
mereka sehingga bisa meringankan juga,” harap politisi PDI Perjuangan ini.  
Banjir sendiri telah menggenangi
pemukiman warga sejak sepekan lalu. Saat ini banjir mulai surut. Namun masih
ada 51 rumah yang tergenang luapan Sungai Silugonggo. Saat menyusuri
rumah-rumah warga yang tergenang banjir, pemukiman warga terlihat lebih mirip
seperti rawa-rawa. Tanaman padi juga terendam dan diperkirakan gagal panen.
Sementara itu Kepala Desa Kasiyan
Kecamatan Sukolilo, Rumaji mengungkapkan, meski kebanjiran warganya tidak ada
satupun yang mengungsi. Mereka lebih memilih bertahan. ”Mereka membuat rumah
panggung sendiri, mereka lebih memilih bertahan saja. Ya sekalian menjaga harta
bendanya di rumah,” katanya.
Saat ini, warga yang masih
terdampak banjir memanfaatkan perahu sebagai sarana transportasinya setiap
hari. Sedangkan yang paling dibutuhkan warga adalah air bersih. Beruntung masih
dapat terpenuhi dari sumur-sumur warga yang masih bisa digunakan. Sedangkan
kebutuhan lain yang dirasa mendesak adalah sembako dan tentunya pengobatan.
Seperti diketahui, saat banjir melanda, selain membawa air, warga biasanya
mudah terjangkit penyakit. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Menara Kudus.

    Disdikpora Kudus Umumkan Jadwal Pembelajaran Ramadan dan Libur Idulfitri 1447 H

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.228
    • 0Komentar

    KUDUS – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus (Disdikpora) resmi mengumumkan jadwal pembelajaran selama bulan Ramadan dan libur Idulfitri 1447 Hijriah bagi satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Kudus. Pengumuman tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Nomor 400.3/691/2026 tentang Pembelajaran Bulan Ramadhan 1447 H dan Libur Idulfitri 1447 H. Kebijakan ini bertujuan untuk mengatur kegiatan belajar […]

  • Diduga Dikeroyok Massa Saat Nonton Orkes Dangdut, Warga Desa Sambilawang Babak Belur

    Diduga Dikeroyok Massa Saat Nonton Orkes Dangdut, Warga Desa Sambilawang Babak Belur

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 105
    • 0Komentar

    PATI – Abdul Mutalib, warga Desa Sambilawang, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, mengalami nasib nahas setelah diduga dikeroyok oleh sejumlah orang saat menonton orkes dangdut di belakang Balai Desa Sambilawang, Sabtu (26/4/2025). Peristiwa yang viral di media sosial ini menyisakan luka fisik dan mental bagi korban. Menurut keterangan Abdul Mutalib saat ditemui di rumahnya Senin (28/4/2025), […]

  • Cari Menu Buka Sambil Nikmati Senja Pesawahan

    Cari Menu Buka Sambil Nikmati Senja Pesawahan

    • calendar_month Ming, 10 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Ibu-ibu berjualan aneka panganan untuk berbuka puasa Pasar Putat Selawe menawarkan menu berbuka puasa yang beragam. Di tempat ini pengunjung juga bakal disuguhi suasana senja yang syahdu di tengah pesawahan. Cocok untuk yang gabut menunggu waktu berbuka puasa  PATI – Pasar Putat Selawe menjadi primadona baru bagi masyarakat yang ingin membeli takjil dan menu buka […]

  • Polemik Perangkat Desa di Pati: DPRD Minta Pengisian Lebih Objektif

    Polemik Perangkat Desa di Pati: DPRD Minta Pengisian Lebih Objektif

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 131
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak pemerintah desa (Pemdes) untuk lebih objektif dalam proses pengisian perangkat desa mendatang. Anggota Komisi A, Danu Ikhsan Hariscandra, menekankan pentingnya objektivitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa, khususnya dalam hal administrasi. “Harapannya, pengisian perangkat desa ke depan bisa berjalan lancar dan objektif,” ujarnya. […]

  • Dewan Pati Tekankan Pentingnya Edukasi dan Koordinasi Atasi Bencana Tanah Bergerak

    Dewan Pati Tekankan Pentingnya Edukasi dan Koordinasi Atasi Bencana Tanah Bergerak

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 156
    • 0Komentar

    PATI – Puluhan rumah di Desa Purworejo, Pati, mengalami kerusakan akibat tanah bergerak yang terjadi pada 7 September lalu. Peristiwa ini telah menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, mengingat kerusakan terjadi secara bertahap dan terus berkembang. Anggota DPRD Pati Danu Ikhsan Chandra mendesak dilakukannya kajian mendalam terkait penyebab pergerakan tanah ini, mengingat dampaknya yang signifikan bagi […]

  • Tim KKN UGM Slungkep Tanam 701 Pohon untuk Rayakan 701 Tahun Kabupaten Pati

    Tim KKN UGM Slungkep Tanam 701 Pohon untuk Rayakan 701 Tahun Kabupaten Pati

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 120
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka perayaan ulang tahun ke-701 Kabupaten Pati, Tim KKN UGM Slungkep telah menyelenggarakan acara penanaman 701 pohon di Desa Slungkep, Kecamatan Kayen. Acara ini dimulai dengan pertemuan di Balai Desa Slungkep dan dilanjutkan dengan penanaman pohon di enam lokasi berbeda di desa tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Slungkep Fest yang […]

expand_less