Breaking News
light_mode

Bupati Gelar Syukuran, Relokasi PKL Siap Eksekusi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
  • visibility 335
Sejumlah gerobak PKL saat menghadiri syukuran 

PATI – Perlawanan PKL hanya tinggal perlawanan. Relokasi sudah pasti jadi dilakukan. Meskipun mayoritas pedagang menolak untuk dipindahkan. Jumat (8/2/2019) malam lalu, bahkan Bupati Haryanto telah menggelar syukuran untuk miwiti area jualan yang baru di TPK Perhutani KPH Pati. 
Jajaran Pemerintah Kabupaten Pati, tokoh masyarakat, serta sejumlah
pedagang menghadiri kegiatan tersebut. 
Syukuran digelar sederhana.
Beralaskan karpet hijau di bawah tenda putih PKL. Bupati, wakil bupati serta
beberapa pejabat di lingkungan pemkab duduk bersila. ”Syukuran malam ini
mengawali relokasi PKL di zona merah. 
Setelah ini boleh langsung menempati.
Namun jika menunggu himbauan juga tak apa-apa,” kata Bupati Haryanto.
Bupati menegaskan, perpindahan PKL
ke tempat yang baru ini menunggu pengerjaan alun-alun. Saat ini masih menunggu
pihak yang memenangkan lelang renovasi pusat keramaian warga Pati tersebut.
”Ketika Surat Perintah Kerja (SPK)
sudah keluar, kemudian kami siapkan untuk pemagaran dan persiapan perpindahan.
Namun, tidak usah khawatir, sebab sepekan sebelum perpindahan, akan kami beri
himbauan terlebih dahulu. Jika semuanya lancar, perkiraan akan pindah awal
bulan Maret mendatang,” imbuhnya. Diberitakan sebelumnya, relokasi rencananya
dilakukan akhir Februari.
Syukuran dilakukan dengan khusyuk.
Doa-doa dipanjatkan lengkap dengan ubarampenya
layaknya kenduri. Bubur merah, dan kuluban. ”Ini mengandung filosofi. Semoga
dagangan mereka nanti laris manis,” kata bupati.
Komitmen Pemkab
Lebih lanjut bupati dengan tegas
menolak rumor negatif yang selama ini berkembang. ”Kalau terkait kurang
sempurnanya lokasi ini, memang saya akui. Namun, bukan berarti didiamkan saja.
Kami akan terus membenahi. Selalu kami tambah fasilitas yang kurang seperti
penerangan, parkir, musala, akses masuk dan keluar, toilet, hiburan dan
seterusnya,” terang bupati.
Saat menggelar syukuran beberapa
pedagang hadir. Seperti pedagang mie ayam, dan jagung rebus. Mereka membawa
dagangannya untuk dijadikan jamuan kepada peserta syukuran. Salah satu
diantaranya mengaku optimis untuk tempat baru tersebut. Sementara itu, pentolan
PKL di alun-alun simpanglima Pati yang selama ini menolak keras relokasi tak
menghadiri undangan syukuran tempat baru tersebut. Menurutnya, dia tak mau
menghianati perjuangan teman-temannya sesama PKL yang menolak relokasi.
Meskipun bupati sudah mempersilahkan
pedagang untuk menempati lokasi tersebut, hingga kemarin para pekerja masih
terlihat sibuk melakukan sejumlah pembenahaan di tempat relokasi.
Seperti membenahi jalan aspal yang
ambles. Pembenahan tenda-tenda. Beberapa tenda ada yang masih belum dipasang
terpal putih. Ada sekitar 5 rangka tenda. Sementara itu, hanya ada satu tenda
yang sudah ditempati pedagang. Pedagang itu menjual makanan. Pelanggannya
adalah para pekerja yang ada di tempat tersebut. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi Golkar DPRD Pati Dukung Penuh RPJMD 2025-2029, Tekankan Pentingnya Infrastruktur dan SDM Berkualitas

    Fraksi Golkar DPRD Pati Dukung Penuh RPJMD 2025-2029, Tekankan Pentingnya Infrastruktur dan SDM Berkualitas

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 318
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pati memberikan pandangan umum yang mendukung penuh Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati tahun 2025-2029. Dalam rapat paripurna, Endah Sri Wahyuningati, anggota DPRD Pati dari Fraksi Golkar, menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi fokus perhatian fraksi tersebut. Fraksi Golkar menyambut baik RPJMD sebagai dokumen strategis pembangunan Kabupaten […]

  • Gemar Nonton Film Untuk Bahan Pelajaran

    Gemar Nonton Film Untuk Bahan Pelajaran

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Indah Tika Agnesya Banyak cara dilakukan untuk menimba pelajaran. Bisa dengan membaca buku, mendengarkan dongeng, hingga dengan menonton film. Bagi Indah Tika Agnesya, hal terakhir itu yang kini ia gandrungi untuk mengunduh pelajaran-pelajaran, terutama dalam kehidupan nyata. Indah -sapaan akrabnya- gemar nonton film bukan cuma untuk menghibur diri. Namun ia punya maksud lain yang lebih […]

  • Dewan Pati Serukan Kesadaran Masyarakat Tangkal Tawuran

    Dewan Pati Serukan Kesadaran Masyarakat Tangkal Tawuran

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 331
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah aksi tawuran antar desa yang kian marak. Hal ini disampaikan menyusul meningkatnya kasus tawuran yang melibatkan para pemuda di beberapa wilayah di Pati. Anggota DPRD Pati, Joni Kurnianto, menekankan pentingnya peran orang tua dan tokoh masyarakat dalam mendidik generasi […]

  • Ngecamp Malam Senin, Serasa Miliki Pulau Sendiri (1)

    Ngecamp Malam Senin, Serasa Miliki Pulau Sendiri (1)

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Menikmati pantai yang bersih dan berpasir putih dengan tenang@Arif Laut yang tenang mengantarkan saya ke Pulau Panjang, Jepara Minggu (7/4/2019) siang. Benar-benar tenang. Debur ombak hanya sayup-sayup seperti genjrengan pengamen malas. Cuaca cukup terik. Untung saya memakai kaos oblong katun. Adem. Dari dermaga Pantai Kartini perjalanan dimulai. Saya berangkat berlima. Naik perahu Sapta Pesona nomor […]

  • Anggota DPRD Pati, Narso Ajak Masyarakat Berwirausaha Lewat UMKM   

    Anggota DPRD Pati, Narso Ajak Masyarakat Berwirausaha Lewat UMKM  

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 919
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati meyakini bahwa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat menjadi solusi untuk menekan angka pengangguran di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Pati, Narso. Menurut Narso, keberadaan UMKM mampu menyerap tenaga kerja di sekitar usaha tersebut. “Adanya UMKM dapat menciptakan lapangan kerja baru dan […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Perhatikan Wayang Golek Kudur, Potensi Besar Jadi Ikon Budaya Daerah

    DPRD Pati Dorong Pemkab Perhatikan Wayang Golek Kudur, Potensi Besar Jadi Ikon Budaya Daerah

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.181
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, menyoroti masih minimnya perhatian yang diberikan pemerintah daerah terhadap upaya pelestarian warisan seni dan budaya tradisional yang ada di wilayah Pati. Ia menilai, sejumlah kesenian daerah kini berada dalam ancaman kepunahan karena kurangnya dukungan pendanaan serta kurang terawatnya sarana dan prasarana pendukung. Salah satu kekayaan budaya […]

expand_less