Breaking News
light_mode

DPRD Pati Dorong Pemkab Perhatikan Wayang Golek Kudur, Potensi Besar Jadi Ikon Budaya Daerah

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
  • visibility 99.105

PATI – Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, menyoroti masih minimnya perhatian yang diberikan pemerintah daerah terhadap upaya pelestarian warisan seni dan budaya tradisional yang ada di wilayah Pati.

Ia menilai, sejumlah kesenian daerah kini berada dalam ancaman kepunahan karena kurangnya dukungan pendanaan serta kurang terawatnya sarana dan prasarana pendukung.

Salah satu kekayaan budaya yang menjadi perhatian seriusnya adalah kesenian Wayang Golek yang dimiliki oleh warga Desa Kudur, Kecamatan Winong.

Menurut Kastomo, kesenian tersebut merupakan aset berharga dan ikon budaya lokal yang sangat potensial, sehingga keberlangsungannya wajib dijaga dan dilindungi.

“Di Desa Kudur, Kecamatan Winong, ada wayang golek yang menjadi ikon budaya Pati. Tetapi perhatian pemerintah di bidang budaya ini masih kurang,” ujar Kastomo.

Ia menjelaskan, saat ini masyarakat di berbagai pelosok desa sedang ramai menggelar tradisi sedekah bumi, sebuah momen yang sangat lekat dengan pertunjukan seni adat.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa hampir seluruh kegiatan tersebut masih bertumpu pada kemampuan dan swadaya masyarakat, tanpa adanya dukungan maksimal dari pemerintah kabupaten.

Khusus untuk Wayang Golek Kudur, kondisi yang ada mulai mengkhawatirkan. Perlengkapan pertunjukan yang digunakan saat ini dinilai sudah mulai rapuh, baik karena faktor usia barang yang sudah tua maupun karena jarang mendapatkan perawatan yang layak.

“Wayang golek itu digelar setahun sekali, tetapi perlengkapannya sudah mulai rapuh. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi DPRD dan pemerintah kabupaten untuk menjaga kebudayaan di Pati, baik wayang golek, wayang kulit, maupun ketoprak,” katanya.

Bagi Kastomo, pelestarian budaya tidak bisa hanya dibebankan kepada masyarakat saja, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama antara warga dan pemerintah.

Peran pemerintah, khususnya dalam bentuk dukungan anggaran dan pembiayaan, menjadi kunci agar semangat masyarakat dalam mempertahankan tradisi tetap terjaga.

“Kami akan mendorong pemerintah agar lebih memperhatikan pelestarian budaya dan kesenian supaya masyarakat tetap semangat,” ucapnya.

Selain mendukung penyelenggaraan kegiatan seni, Kastomo juga menekankan perlunya bantuan khusus untuk pemeliharaan barang-barang pusaka seni. Mulai dari sosok wayang hingga perangkat gamelan, semuanya butuh perawatan rutin agar tidak rusak atau hilang nilai seninya.

“Pemerintah desa juga sering keberatan untuk biaya perawatan. Padahal barang-barang kesenian dan gamelan harus dijaga supaya tidak rusak,” pungkasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edy Wuryanto: Jangan Sampai Transformasi Rujukan JKN Memberatkan Rumah Sakit

    Edy Wuryanto: Jangan Sampai Transformasi Rujukan JKN Memberatkan Rumah Sakit

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 933
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, memberikan catatan terkait rencana pemerintah untuk menerapkan sistem rujukan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berbasis kompetensi pada tahun 2026. Meskipun menyambut baik perubahan yang diklaim Kementerian Kesehatan dapat memangkas perpindahan rumah sakit, Edy menekankan bahwa keberhasilan skema baru ini sangat bergantung pada kesiapan fasilitas layanan kesehatan. “Jangan […]

  • Cerita Rakyat, Keteladanan dan Identitas Daerah

    Cerita Rakyat, Keteladanan dan Identitas Daerah

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Bedah buku DISKUSI: Penulis buku dan narasumber lain sedang membahas cerita-cerita rakyat di Kampung English Desa Temulus, Mejobo, Kudus KUDUS – Cerita rakyat bisa jadi sumber belajar yang menarik. Ada nilai-nilai luhur yang bisa digali dari jalan cerita yang berkembang di masyarakat. Meskipun hanya dari tutur lisan. Lazim diketahui, cerita rakyat ini umumnya “miskin” data-data […]

  • Peringati Harlah ke-35, MAN 1 Pati Gelar Seminar Nasional dan Deklarasi Madrasah Ramah Anak

    Peringati Harlah ke-35, MAN 1 Pati Gelar Seminar Nasional dan Deklarasi Madrasah Ramah Anak

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.267
    • 0Komentar

    PATI – Menyambut peringatan Hari Lahir yang ke-35, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati menyelenggarakan Seminar Nasional sekaligus Deklarasi Madrasah Ramah Anak Tahun 2026 pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Ruang Aman untuk Semua: Mewujudkan Lingkungan Ramah Perempuan dan Anak.” Sebanyak 145 peserta turut hadir dalam acara tersebut, meliputi siswa beserta guru pendamping dari […]

  • Gotong Royong TNI – Rakyat dalam TMMD Reguler

    Gotong Royong TNI – Rakyat dalam TMMD Reguler

    • calendar_month Jum, 25 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 329
    • 0Komentar

      TNI bersama rakyat mengerjakan pembetonan jalan di Desa Tamansari Kecamatan Jaken, Pati. PATI, Jaken – Satgas TMMD Reguler ke-111 Kodim 0718/Pati, di Desa Tamansari, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati,TNI bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pengerjaan pengecoran jalan dan renovasi Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) milik warga setempat, Rabu (23/06/2021). Terlihat anggota satgas TMMD […]

  • Panduan Nyoblos Ala Gus Mus : Pilih Sesuai Hati Nurani, Jangan Mengecam Pilihan Orang Lain

    Panduan Nyoblos Ala Gus Mus : Pilih Sesuai Hati Nurani, Jangan Mengecam Pilihan Orang Lain

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 232
    • 0Komentar

    PESTA DEMOKRASI – Ulama kharismatik asal Rembang, KH Mustofa Bisri memberikan fatwa menyejukkan menjelang Pemilu 2024 yang akan digelar 14 Februari. Kiai yang akrab disapa Gus Mus ini memberikan petunjuk untuk memilih calon pemimpin Indonesia. dalam pesannya yang disampaikan melalui video youtube KANAL MATA AIR, (12/2) Gus Mus menekankan agar masyarakat memilih menggunakan akal sehat […]

  • Laga Sengit Derbi Muria Persipa Pati vs Persiku Kudus, Tuan Rumah Lagi Gacor

    Laga Sengit Derbi Muria Persipa Pati vs Persiku Kudus, Tuan Rumah Lagi Gacor

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 261
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati akan bertanding melawan Persiku Kudus dalam laga bergengsi bertajuk Derbi Muria pada Rabu, 2 Oktober 2024, di Stadion Joyokusumo, Pati. Pertandingan dijadwalkan dimulai pada pukul 15.00 WIB. Laga Derbi Muria ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat gengsi dan harga diri kedua tim yang menjadi taruhan. Sebagai tuan rumah, Persipa Pati diharapkan […]

expand_less