Breaking News
light_mode

DPRD Pati Dorong Pemkab Perhatikan Wayang Golek Kudur, Potensi Besar Jadi Ikon Budaya Daerah

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
  • visibility 99.074

PATI – Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, menyoroti masih minimnya perhatian yang diberikan pemerintah daerah terhadap upaya pelestarian warisan seni dan budaya tradisional yang ada di wilayah Pati.

Ia menilai, sejumlah kesenian daerah kini berada dalam ancaman kepunahan karena kurangnya dukungan pendanaan serta kurang terawatnya sarana dan prasarana pendukung.

Salah satu kekayaan budaya yang menjadi perhatian seriusnya adalah kesenian Wayang Golek yang dimiliki oleh warga Desa Kudur, Kecamatan Winong.

Menurut Kastomo, kesenian tersebut merupakan aset berharga dan ikon budaya lokal yang sangat potensial, sehingga keberlangsungannya wajib dijaga dan dilindungi.

“Di Desa Kudur, Kecamatan Winong, ada wayang golek yang menjadi ikon budaya Pati. Tetapi perhatian pemerintah di bidang budaya ini masih kurang,” ujar Kastomo.

Ia menjelaskan, saat ini masyarakat di berbagai pelosok desa sedang ramai menggelar tradisi sedekah bumi, sebuah momen yang sangat lekat dengan pertunjukan seni adat.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa hampir seluruh kegiatan tersebut masih bertumpu pada kemampuan dan swadaya masyarakat, tanpa adanya dukungan maksimal dari pemerintah kabupaten.

Khusus untuk Wayang Golek Kudur, kondisi yang ada mulai mengkhawatirkan. Perlengkapan pertunjukan yang digunakan saat ini dinilai sudah mulai rapuh, baik karena faktor usia barang yang sudah tua maupun karena jarang mendapatkan perawatan yang layak.

“Wayang golek itu digelar setahun sekali, tetapi perlengkapannya sudah mulai rapuh. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi DPRD dan pemerintah kabupaten untuk menjaga kebudayaan di Pati, baik wayang golek, wayang kulit, maupun ketoprak,” katanya.

Bagi Kastomo, pelestarian budaya tidak bisa hanya dibebankan kepada masyarakat saja, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama antara warga dan pemerintah.

Peran pemerintah, khususnya dalam bentuk dukungan anggaran dan pembiayaan, menjadi kunci agar semangat masyarakat dalam mempertahankan tradisi tetap terjaga.

“Kami akan mendorong pemerintah agar lebih memperhatikan pelestarian budaya dan kesenian supaya masyarakat tetap semangat,” ucapnya.

Selain mendukung penyelenggaraan kegiatan seni, Kastomo juga menekankan perlunya bantuan khusus untuk pemeliharaan barang-barang pusaka seni. Mulai dari sosok wayang hingga perangkat gamelan, semuanya butuh perawatan rutin agar tidak rusak atau hilang nilai seninya.

“Pemerintah desa juga sering keberatan untuk biaya perawatan. Padahal barang-barang kesenian dan gamelan harus dijaga supaya tidak rusak,” pungkasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nindy Korban Mutilasi dan Pembakaran Adalah Sosok Mandiri

    Nindy Korban Mutilasi dan Pembakaran Adalah Sosok Mandiri

    • calendar_month Sab, 16 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Nindy Juga Pekerja Keras Status Facebooknya yang menunjukkan Nindy memang pekerja keras Lingkar Muria, PATI – Korban mutilasi dan pembakaran oleh suami sendiri, Siti Saidah, 21, alias Sinok alias Nindy, di mata keluarga merupakan perempuan yang mandiri. Selain mandiri, Nindy juga terkenal pekerja keras. Saryadi, ayah Nindy menuturkan, putri bungsunya itu memang mandiri dan juga […]

  • 159 Desa di Pati Sepakat Kumpulkan Modal Usaha Rp 5 Miliar Lebih

    159 Desa di Pati Sepakat Kumpulkan Modal Usaha Rp 5 Miliar Lebih

    • calendar_month Kam, 17 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto bersama jajaran direksi PATI – Sebanyak 159 desa di Kabupaten Pati telah sepakat membentuk sebuah perusahan bersama. Dari sekian desa tersebut, telah terkumpul modal sebesar Rp 5 miliar. Pagi kemarin di Ruang Penjawi Setda Pati dilakukan penandatanganan akta PT Mitra Desa Pati dan PT Maju Sejahtera Berdikari sekaligus kerjasama dengan PT Mitra Bumdes […]

  • Pelajaran Perdamaian dari Bonek dan The Jakmania

    Pelajaran Perdamaian dari Bonek dan The Jakmania

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 255
    • 0Komentar

      JAKARTA – Ada pelajaran menarik bagi para suporter sepak bola di Indonesia pada pekan ke-28 Liga 1 musim 2024/2025. Adalah wajah sepak bola damai yang tersaji dalam laga klasik Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya. Dua tim besar era perserikatan dengan basis pendukung fanatik dan terbesar di Indonesia. Dalam laga penuh gengsi itu ribuan pendukung […]

  • Bupati Pati: Pembangunan Yon TP Harus Berjalan Seiring dengan Upaya Penghijauan dan Pelestarian Lingkungan

    Bupati Pati: Pembangunan Yon TP Harus Berjalan Seiring dengan Upaya Penghijauan dan Pelestarian Lingkungan

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    PATI — Bupati Pati, Sudewo, melakukan peninjauan terhadap lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Desa Godo, Kecamatan Winong. Kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu (17/12/2025) bersama Komandan Korem 073/Makutarama, Dandim 0718/Pati, pihak Perhutani, serta para kepala desa dari wilayah sekitar. Menurut Sudewo, lokasi yang menjadi objek peninjauan terletak […]

  • Playoff Liga 2 : Persijap Jepara Cuma Butuh Hasil Seri, Jangan Sampai Mbleset!

    Playoff Liga 2 : Persijap Jepara Cuma Butuh Hasil Seri, Jangan Sampai Mbleset!

    • calendar_month Sel, 23 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 234
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persijap Jepara hanya membutuhkan satu kali hasil seri, untuk memastikan tetap bertahan di Liga 2. Sayangnya di pertandingan melawan Persipa Pati, Senin (22/1) Persijap Jepara justru kalah telak 3 – 0. Hasil akhir yang sangat disayangkan, padahal di tiga pertandingan sebelumnya Persijap Jepara terus meraih kemenangan beruntun.Meskipun masih kokoh di puncak klasemen babak […]

  • Buntut Foto Bareng Calon Bupati : Bawaslu Laporkan Tiga ASN ke BKN

    Buntut Foto Bareng Calon Bupati : Bawaslu Laporkan Tiga ASN ke BKN

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 209
    • 0Komentar

      PATI – Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dilaporkan ke Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI) karena diduga melanggar aturan netralitas ASN. Ketiga ASN tersebut adalah Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Teguh Widiatmoko, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pati, Riyoso, serta Kepala Bagian […]

expand_less