Breaking News
light_mode

DPRD Pati Dorong Pemkab Perhatikan Wayang Golek Kudur, Potensi Besar Jadi Ikon Budaya Daerah

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
  • visibility 99.164

PATI – Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, menyoroti masih minimnya perhatian yang diberikan pemerintah daerah terhadap upaya pelestarian warisan seni dan budaya tradisional yang ada di wilayah Pati.

Ia menilai, sejumlah kesenian daerah kini berada dalam ancaman kepunahan karena kurangnya dukungan pendanaan serta kurang terawatnya sarana dan prasarana pendukung.

Salah satu kekayaan budaya yang menjadi perhatian seriusnya adalah kesenian Wayang Golek yang dimiliki oleh warga Desa Kudur, Kecamatan Winong.

Menurut Kastomo, kesenian tersebut merupakan aset berharga dan ikon budaya lokal yang sangat potensial, sehingga keberlangsungannya wajib dijaga dan dilindungi.

“Di Desa Kudur, Kecamatan Winong, ada wayang golek yang menjadi ikon budaya Pati. Tetapi perhatian pemerintah di bidang budaya ini masih kurang,” ujar Kastomo.

Ia menjelaskan, saat ini masyarakat di berbagai pelosok desa sedang ramai menggelar tradisi sedekah bumi, sebuah momen yang sangat lekat dengan pertunjukan seni adat.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa hampir seluruh kegiatan tersebut masih bertumpu pada kemampuan dan swadaya masyarakat, tanpa adanya dukungan maksimal dari pemerintah kabupaten.

Khusus untuk Wayang Golek Kudur, kondisi yang ada mulai mengkhawatirkan. Perlengkapan pertunjukan yang digunakan saat ini dinilai sudah mulai rapuh, baik karena faktor usia barang yang sudah tua maupun karena jarang mendapatkan perawatan yang layak.

“Wayang golek itu digelar setahun sekali, tetapi perlengkapannya sudah mulai rapuh. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi DPRD dan pemerintah kabupaten untuk menjaga kebudayaan di Pati, baik wayang golek, wayang kulit, maupun ketoprak,” katanya.

Bagi Kastomo, pelestarian budaya tidak bisa hanya dibebankan kepada masyarakat saja, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama antara warga dan pemerintah.

Peran pemerintah, khususnya dalam bentuk dukungan anggaran dan pembiayaan, menjadi kunci agar semangat masyarakat dalam mempertahankan tradisi tetap terjaga.

“Kami akan mendorong pemerintah agar lebih memperhatikan pelestarian budaya dan kesenian supaya masyarakat tetap semangat,” ucapnya.

Selain mendukung penyelenggaraan kegiatan seni, Kastomo juga menekankan perlunya bantuan khusus untuk pemeliharaan barang-barang pusaka seni. Mulai dari sosok wayang hingga perangkat gamelan, semuanya butuh perawatan rutin agar tidak rusak atau hilang nilai seninya.

“Pemerintah desa juga sering keberatan untuk biaya perawatan. Padahal barang-barang kesenian dan gamelan harus dijaga supaya tidak rusak,” pungkasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Lantai Sebelas, Laskar Saridin Bersiap Pentas

    Dari Lantai Sebelas, Laskar Saridin Bersiap Pentas

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Target Naik Kasta  Para pemain Persipa yang telah menandatangani kontrak Hujan baru saja reda mengguyur Kota Pati. Minggu malam (24/3/2019), udara kota masih terasa dingin. Jalanan sedikit masih basah. Mendung tebal menggelantung di langit The Safin Hotel. Dari lantai 11 gemerlap lampu-lampu  membikin suasana menjadi syahdu. Sayup-sayup kendaraan di jalanan terasa senyap. Masih pukul 19.00. […]

  • Remaja Diamankan Tim Resmob Pati karena Bawa Celurit, Diduga Terlibat Pertikaian Antar Kelompok

    Remaja Diamankan Tim Resmob Pati karena Bawa Celurit, Diduga Terlibat Pertikaian Antar Kelompok

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Pati – Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Pati berhasil menangkap seorang remaja yang tertangkap membawa senjata tajam jenis Celurit di jalan raya Pati-Gembong, dekat Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Kejadian ini terjadi pada Sabtu ( 06/01/2024). Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, melalui Kasat Reskrim Kompol M. Alfian Armin Map, mengungkapkan bahwa pelaku […]

  • Kecelakaan Maut di Jalan Pati-Tayu Desa Sidomukti, Truk Diduga Patah Per Skok, Dua Orang Meninggal

    Kecelakaan Maut di Jalan Pati-Tayu Desa Sidomukti, Truk Diduga Patah Per Skok, Dua Orang Meninggal

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.241
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang memakan korban jiwa terjadi di Jalan Pati–Tayu, tepatnya di area turunan tanah Desa Sidomukti, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Insiden yang melibatkan satu unit truk dan tiga sepeda motor ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta satu orang mengalami luka-luka pada bagian […]

  • Dewan Pati Desak Dishub dan Satlantas Tindak Tegas Kendaraan Over Tonase

    Dewan Pati Desak Dishub dan Satlantas Tindak Tegas Kendaraan Over Tonase

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 288
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Haryono, mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) untuk melakukan tindakan tegas terhadap kendaraan over tonase yang melintas di wilayah Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan Haryono menanggapi maraknya kendaraan over tonase yang menjadi penyebab utama kerusakan jalan dan infrastruktur di Pati. “Kendaraan over tonase yang melanggar ini menjadi […]

  • Kejuaraan Futsal Pati 2018 Berlangsung Ketat

    Kejuaraan Futsal Pati 2018 Berlangsung Ketat

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Para pemain futsal berjuang dengan sekuat tenaga untuk menuju pertandingan puncak  PATI – Tidak hanya di kelompok umum, pertandingan ketat juga tersaji di babak 36 besar kelompok umur 17 dalam kejuaraan futsal se Kabupaten Pati. Sebanyak 36 klub, bermain total untuk bisa lolos ke babak berikutnya. Pertandingan-pertandingan menarik itu seperti tersaji saat IJABIN FC melawan […]

  • DPRD Pati Desak Standarisasi Produksi Pupuk Kompos untuk Optimalkan Pertumbuhan Tanaman

    DPRD Pati Desak Standarisasi Produksi Pupuk Kompos untuk Optimalkan Pertumbuhan Tanaman

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Narso, mendesak perlunya standarisasi dalam produksi pupuk kompos untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman. Hal ini disampaikan Narso menanggapi maraknya pupuk kompos dengan kualitas rendah yang beredar di pasaran. “Kalau perlu, ada proses standardisasi pembuatan pupuk komposnya sampai standarisasi hasilnya,” ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Pati ini. Narso menilai, perbaikan […]

expand_less