Breaking News
light_mode

Muhamad Susanto Guru Agama yang Gemar Bercerita

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
  • visibility 188
Muhamad Susanto saat mengajar anak didiknya di MTsN 2 Jepara belum lama ini

Bercerita Bikin
Pelajaran Agama Gembira
Mengajar
mata pelajaran agama di sekolahan mesti kreatif. Jika tidak, anak-anak akan
mudah sekali bosan terhadap pelajaran. Sebab pelajaran agama biasanya sering disampaikan
seperti orang berceramah.
Muhamad
Susanto menyadari hal tersebut. Lulusan IAIN Kudus itu pun berusaha menyelipkan
cerita-cerita sebelum memulai pokok bahasan pelajaran. Susanto mengajar mata
pelajaran Aqidah Akhlak untuk kelas VIII MTsN 2 Jepara. Sebelumnya, Susanto
juga pernah mengampu mata pelajaran Bahasa Arab. Selain itu juga pernah
mengajar pelajaran komputer.
”Memang
yang saya rasakan jika hanya monoton, mengajar pelajaran agama seperti Aqidah
Aklak ini akan terjebak seperti pengajian-ceramah. Untuk porsi anak-anak hal
tersebut akan sangat membosankan,” kata Susanto.
Makanya,
sebelum memulai pelajaran, pria kelahiran Jepara, 6 Oktober I979 ini lebih
banyak memakai cerita-cerita yang tentunya inspiratif, sekaigus masih nyambung
dengan pokok bahasan.
Misalnya
saat tiba pembahasan tentang sifat tamak. Bukan dalil-dalil yang akan
disampaikan terlebih dulu. Tetapi Susanto, bercerita mengenai bagaimana sifat
tama yang sangat merugikan diri sendiri, lengkap  dengan contoh kasusnya.
”Para
siswa akan gembira dengan cara itu. Mereka menjadi sangat tertarik dengan
materi pelajaran yang akan disampaikan. Mengajar itu yang penting siswanya
gembira dulu. Kalau sudah begitu akan menyenangkan. Siswa-siswa jadi akan menunggu
kedatangan guru untuk mengajar. Dan ini membuat pemahaman terhadap materi
pelajaran akan sangat baik,” jelas pria yang sudah mengajar di MTsN 2 Jepara
sejak 2003 silam.
Selain
itu, Susanto juga kerap menyelipkan permainan-permainan sederhana saat berlangsung
kegiatan belajar mengajar di kelas. Seperti permainan mengejar dunia sama
dengan mengejar bayangan.
”Anak-anak
saya suruh memeragakan bagaimana mengejar bayangan. Bagaimana prosesnya.
Rasanya bagaimana. Itu salah satu yang saya lakukan saat mengajar. Anak-anak
menjadi senang. Dan tentunya tidak ada yang ngantuk menyimak materi yang saya
sampaikan,” jelas Susanto. (alb) 

Muhamad Susanto saat berkegiatan di masyarakat

Aktif Ajak
Masyarakat Mengaji
Selain
mengajar di sekolah. Susanto punya kesibukan lain di luar dunia pendidikan formal
tersebut. Dia banyak menghabiskan waktunya untuk membina masyarakat. Terutama
di sekitar rumahnya di Desa Keling, Kecamatan Keling. Susanto aktif mengajak
masyarakat mengaji selapanan rutin.
Pria
yang akrab disapa Pak Sus ini mengasuh pengajian selapanan kitab Sullamut Taufiq, dan juga selapanan
salawatan maulid simtudduror. Aktivitas
itu dilakukannya sejak 2015 lalu. Awalnya niatan membikin majelis pengajian itu
untuk mengakomodir kegiatan anak-anak muda di sekitar rumahnya. Pengajian
selapanan itu sendiri dilakukan di rumahnya. Desa Keling Dukuh Bono.
”Awalnya
memang niatan saya untuk membuat kegiatan anak-anak muda. Harus ada sesuatu
yang bisa diberikan kepada anak-anak muda ini. Supaya anak-anak muda ini
memiliki kegiatan yang juga bermanfaat dan menunjang pendidikan karakternya,”
kata Susanto.
Saat
pertama kali menyelenggarakan selapanan itu, kata Susanto, awalnya diberikan
undangan satu persatu. Lama-kelamaan mereka berdatangan sendiri secara rutin
ikut pengajian. ”Ya bagi saya hal ini memang sudah menjadi tanggung jawab moral
untuk ikut memberikan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat sekitar terutama
para tetangga,” imbuh pria yang pernah nyantri di pondok pesantren Al Hikmah
Mojokerto ini. selain di Al Hikmah, dia juga sempat nyantri di pondok pesantren
Mansajul Ulum, dan Ihyaus Sunnah di Pati.
Selain
mengasuh pengajian selapanan di sekitar rumahnya, Susanto juga aktif
berorganisasi. Di desanya, dia dipercaya sebagai Ketua Tanfidz NU Ranting
Keling. Selain itu Susanto juga ikut berorganisasi ruqyah yang juga dinaungi
oleh NU.
”Ya
ikut memperkenalkan metode pengobatan melalui ruqyah. Pengobatan yang
tuntunannya ada di Alquran. Pengobatan yang ada di masa Rasulullah,” kata
Susanto. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPR RI Edy Wuryanto Kampanyekan Cek Kesehatan Gratis di Grobogan

    Anggota DPR RI Edy Wuryanto Kampanyekan Cek Kesehatan Gratis di Grobogan

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 238
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Anggota DPR RI Komisi IX, Edy Wuryanto, mendorong masyarakat Grobogan untuk memanfaatkan program cek kesehatan gratis yang disediakan pemerintah. Hal ini disampaikan Edy saat sosialisasi peningkatan kualitas kesehatan lingkungan di Desa Gubug, Jumat (4/7). Ia menekankan pentingnya kesehatan sebagai fondasi kesejahteraan. “Nduwe jabatan tinggi tapi tidak sehat pun juga tidak bisa menikmati hidup, […]

  • PSSI Pati Persiapkan Wasit Jelang Putar Liga Top Skor

    PSSI Pati Persiapkan Wasit Jelang Putar Liga Top Skor

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Ketua Askab PSSI Pati Jumani memimpin rapat kordinasi   Askab PSSI Pati sangat serius untuk memutar kompetisi usia muda yang menggandeng Liga Top Skor. Perangkat pertandingan disiapkan jauh hari untuk menyukseskan penyelenggaraan kompetisi. PATI – Askab PSSI Pati menggelar rapat koordinasi bersama wasit dan pengawas pertandingan. Rapat dipimpin ketua Askab PSSI Pati Jumani. Hadir pula […]

  • Ribuan Jamaah Padati Karaban Bersholawat yang Digelar Wakil Ketua DPRD Pati

    Ribuan Jamaah Padati Karaban Bersholawat yang Digelar Wakil Ketua DPRD Pati

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 177
    • 0Komentar

    PATI – Desa Karaban, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, menjadi lautan manusia pada Kamis malam (28/8/2025) saat ribuan jamaah dari berbagai penjuru hadir dalam acara Karaban Bersholawat. Acara ini juga sekaligus memperingati haul tiga ulama besar. Suasana syahdu dan penuh cinta kepada Rasulullah SAW terasa begitu kental saat Habib Syech bin Abdul Qodir As-Segaf memimpin lantunan […]

  • Polresta Pati Kenalkan Polairud Sejak Dini Lewat Outing Class Siswa SD

    Polresta Pati Kenalkan Polairud Sejak Dini Lewat Outing Class Siswa SD

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI – Mako Satpolairud Polresta Pati dipenuhi keceriaan pada Selasa (30/9/2025) saat menyambut 55 siswa SD Muhammadiyah Margomulyo, Kecamatan Tayu. Kedatangan rombongan sekolah dalam rangka kegiatan Outing Class ini menjadi momen edukasi yang menyenangkan bagi para siswa kelas 4 hingga kelas 6. Wakasat Polairud IPTU Tamyis membuka acara dengan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan sekolah memilih […]

  • Mengenal Testing Kitab di MTs Salafiyah Kajen Pati, Penentu Bagi Kelulusan Siswa

    Mengenal Testing Kitab di MTs Salafiyah Kajen Pati, Penentu Bagi Kelulusan Siswa

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 269
    • 0Komentar

    EDUKASI – MTs Salafiyah Kajen Pati punya cara tersendiri dalam kelulusan siswa-siswinya. Yaitu dengan menggelar ujian atau testing kitab maupun tahfidz. Lembaga pendidikan formal ini berbasis pesantren dengan program unggulan Tahfidz dan Kitab. Pada ujian tahun ajaran 2023/2024 kali ini, sebanyak 440 peserta dengan rincian program unggulan tahfidz (63 anak), unggulan kitab (44 anak), dan […]

  • DPRD Pati Dukung Swasembada Jagung, Apresiasi Kontribusi Polresta Pati

    DPRD Pati Dukung Swasembada Jagung, Apresiasi Kontribusi Polresta Pati

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 209
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan dukungan penuh terhadap program swasembada jagung yang dicanangkan pemerintah pusat. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Sudi Rustanto, Rabu (11/06/2025). Beliau menekankan potensi pertanian Kabupaten Pati yang melimpah, meliputi padi, ketela, dan jagung. “Kita di DPRD, terutama Komisi B, sangat mendorong […]

expand_less