Breaking News
light_mode

Pertumbuhan Ekonomi Balikpapan 8 Persen, Edy Wuryanto Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial Pekerja

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 100.735

BALIKPAPAN – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menekankan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi Kota Balikpapan yang mencapai sekitar 8 persen harus diimbangi dengan peningkatan jaminan sosial bagi seluruh pekerja.

Menurutnya, tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan memberikan manfaat nyata jika masih banyak tenaga kerja yang belum terdaftar dan terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Edy saat melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI bertema Optimalisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Rabu (8/7/2026).

“Pertumbuhan ekonomi Balikpapan ini mencapai 8 persen, sangat tinggi. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diimplikasikan langsung pada jaminan sosial. Jangan sampai pertumbuhan ekonominya tinggi, tetapi masyarakatnya belum memiliki jaminan kesejahteraan,” tegasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh Komisi IX DPR RI, tingkat kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan di sektor formal wilayah Kalimantan Timur saat ini baru mencapai sekitar 68,9 persen. Artinya, dari total 897 ribu pekerja formal, hanya 618 ribu yang terdaftar, sementara sekitar 31,1 persen sisanya belum memperoleh perlindungan jaminan sosial sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Hal ini dinilai menjadi perhatian utama bagi pemerintah daerah, karena secara hukum perusahaan memiliki kewajiban mendaftarkan seluruh pekerjanya, setidaknya dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Ini ada apa? Padahal ini pekerja formal dan perusahaan wajib memberikan hak mereka. Angka 31,1 persen ini harus menjadi perhatian serius. Perlu diidentifikasi dan ditelusuri di mana saja pekerja yang belum terlindungi tersebut,” ujarnya.

Selain sektor formal, Edy juga menyoroti kondisi pekerja informal yang masih minim perlindungan. Dari data yang dipaparkan, sekitar 38,9 persen pekerja di sektor tersebut di Kalimantan Timur belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Oleh karena itu, ia mengajak pemerintah daerah, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan serikat pekerja untuk bekerja sama memperluas jangkauan kepesertaan.

Di sisi lain, Edy juga mengingatkan pemerintah daerah agar bersiap menghadapi dampak ketidakpastian ekonomi global dan nasional yang berpotensi meningkatkan jumlah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Berdasarkan laporan Apindo, tren PHK di wilayah Kalimantan Timur mulai terlihat meningkat, dengan lebih dari 2.000 pekerja terdampak di Kabupaten Kutai Kartanegara dan lebih dari 3.000 orang di Kabupaten Kutai Timur.

“Tren PHK diprediksi akan meningkat. Karena itu, pemerintah daerah harus memastikan seluruh hak pekerja yang terkena PHK dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional, kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan mencakup perlindungan menyeluruh, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), hingga Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Edy berharap adanya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan agar cakupan perlindungan pekerja semakin luas.

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi yang tinggi benar-benar dapat dirasakan sebagai peningkatan kesejahteraan oleh masyarakat.

“Arah regulasi kita sudah jelas. Jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, pertumbuhan ekonomi harus benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi para pekerja dan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Ekonomi Produktif Baznas Pati untuk Warga Kurang Mampu

    Bantuan Ekonomi Produktif Baznas Pati untuk Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Kam, 31 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto memberikan bantuan ekonomi produktif PATI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati, memberikan bantuan ekonomi produktif bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Margorejo, bersama Bupati Pati Haryanto Kamis (31/1/2019) di Masjid Al Falah Kecamatan Margorejo Pati. Imam Zarkasi Ketua Baznas mengatakan, program pemberdayaan ekonomi produktif bagi masyarakat merupakan program terbaru dari Baznas Pati. […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kemarau Ekstrem Dipicu El Nino Godzilla

    DPRD Pati Minta Pemkab Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kemarau Ekstrem Dipicu El Nino Godzilla

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.430
    • 0Komentar

    PATI – Menyikapi prediksi musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang dan kering pada tahun 2026 akibat fenomena El Nino Godzilla, DPRD Kabupaten Pati meminta Pemerintah Kabupaten Pati menyiapkan langkah antisipasi secara lebih matang dan maksimal. Hal ini disampaikan menyusui informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati yang menyatakan kondisi musim kemarau tahun ini diproyeksikan […]

  • Pengisian Perangkat Desa, Kecamatan Mejobo Sepakat Pakai Tes CAT

    Pengisian Perangkat Desa, Kecamatan Mejobo Sepakat Pakai Tes CAT

    • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Bintek bagi panitia pengisian perangkat desa se Kec. Mejobo Kudus KUDUS – Bimbingan teknis bagi panitia pengisian perangkat desa se kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus tahun 2022 digelar Kamis (29/9/2022) di aula balaidesa Kesambi.  Dalam kegiatan itu turut hadir sebagai pemateri adalah Dinas PMD Kabupaten Kudus yang diwakili oleh Kabid Pemberdayaan Desa, Dian Noor Tamzis Hanafi. […]

  • Harga Ketela Anjlok, DPRD Pati Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih

    Harga Ketela Anjlok, DPRD Pati Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 245
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati menyoroti permasalahan yang dihadapi petani ketela saat ini akibat anjloknya harga jual. Mereka berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih dan mengambil langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani ketela. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyampaikan apresiasinya terhadap program ketahanan pangan yang fokus pada pertanian padi. “Di Kabupaten […]

  • Puslat 2001, Ancang-ancang Pati Bangun Tim Sepakbola Tangguh

    Puslat 2001, Ancang-ancang Pati Bangun Tim Sepakbola Tangguh

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Piala Soeratin U-17 Jawa Tengah tahun 2018 lalu, membawa angin segar bagi dunia pesepakbolaan di Kabupaten Pati. Raihan runner up alias nyaris juara Persipa Jr, membuat para tokoh bola di Bumi Mina Tani bertekad memajukan prestasi sepakbola di tanah kelahiran Ribut Waidi ini. Melalui pembinaan usia muda, geliat sepakbola coba dihidupkan dengan visi kedepan yang […]

  • Ikan lele/ INSTAGRAM 

    Manfaat Mengkonsumsi Ikan Lele: Kaya Nutrisi dan Kesehatan yang Terjamin

    • calendar_month Jum, 9 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Ikan lele/ INSTAGRAM Mengkonsumsi ikan lele dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan dan nutrisi yang penting bagi tubuh, ikan lele adalah pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh. Pastikan untuk memasak ikan lele dengan cara yang sehat seperti dipanggang, direbus, atau dikukus untuk memaksimalkan manfaatnya. Ikan lele adalah salah satu jenis ikan air tawar yang […]

expand_less