Breaking News
light_mode

Pertumbuhan Ekonomi Balikpapan 8 Persen, Edy Wuryanto Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial Pekerja

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
  • visibility 100.858

BALIKPAPAN – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menekankan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi Kota Balikpapan yang mencapai sekitar 8 persen harus diimbangi dengan peningkatan jaminan sosial bagi seluruh pekerja.

Menurutnya, tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan memberikan manfaat nyata jika masih banyak tenaga kerja yang belum terdaftar dan terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Edy saat melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI bertema Optimalisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Rabu (8/7/2026).

“Pertumbuhan ekonomi Balikpapan ini mencapai 8 persen, sangat tinggi. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diimplikasikan langsung pada jaminan sosial. Jangan sampai pertumbuhan ekonominya tinggi, tetapi masyarakatnya belum memiliki jaminan kesejahteraan,” tegasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh Komisi IX DPR RI, tingkat kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan di sektor formal wilayah Kalimantan Timur saat ini baru mencapai sekitar 68,9 persen. Artinya, dari total 897 ribu pekerja formal, hanya 618 ribu yang terdaftar, sementara sekitar 31,1 persen sisanya belum memperoleh perlindungan jaminan sosial sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Hal ini dinilai menjadi perhatian utama bagi pemerintah daerah, karena secara hukum perusahaan memiliki kewajiban mendaftarkan seluruh pekerjanya, setidaknya dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Ini ada apa? Padahal ini pekerja formal dan perusahaan wajib memberikan hak mereka. Angka 31,1 persen ini harus menjadi perhatian serius. Perlu diidentifikasi dan ditelusuri di mana saja pekerja yang belum terlindungi tersebut,” ujarnya.

Selain sektor formal, Edy juga menyoroti kondisi pekerja informal yang masih minim perlindungan. Dari data yang dipaparkan, sekitar 38,9 persen pekerja di sektor tersebut di Kalimantan Timur belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Oleh karena itu, ia mengajak pemerintah daerah, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan serikat pekerja untuk bekerja sama memperluas jangkauan kepesertaan.

Di sisi lain, Edy juga mengingatkan pemerintah daerah agar bersiap menghadapi dampak ketidakpastian ekonomi global dan nasional yang berpotensi meningkatkan jumlah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Berdasarkan laporan Apindo, tren PHK di wilayah Kalimantan Timur mulai terlihat meningkat, dengan lebih dari 2.000 pekerja terdampak di Kabupaten Kutai Kartanegara dan lebih dari 3.000 orang di Kabupaten Kutai Timur.

“Tren PHK diprediksi akan meningkat. Karena itu, pemerintah daerah harus memastikan seluruh hak pekerja yang terkena PHK dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional, kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan mencakup perlindungan menyeluruh, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), hingga Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Edy berharap adanya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan agar cakupan perlindungan pekerja semakin luas.

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi yang tinggi benar-benar dapat dirasakan sebagai peningkatan kesejahteraan oleh masyarakat.

“Arah regulasi kita sudah jelas. Jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, pertumbuhan ekonomi harus benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi para pekerja dan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Apresiasi Pengadaan Dua Alat Berat untuk Penanganan Sungai

    DPRD Pati Apresiasi Pengadaan Dua Alat Berat untuk Penanganan Sungai

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.545
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati kini memiliki tambahan dua unit alat berat yang dapat digunakan untuk mendukung penanganan sedimentasi di berbagai sungai. Pengadaan tersebut dinilai dapat mempercepat pekerjaan pengerukan sekaligus menjadi bagian dari langkah mitigasi potensi banjir. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menilai keberadaan alat berat milik pemerintah daerah memberikan dukungan penting […]

  • Wakil Pimpinan Sementara DPRD Pati : Siap Menyambut Program Pemerintahan Prabowo – Gibran

    Wakil Pimpinan Sementara DPRD Pati : Siap Menyambut Program Pemerintahan Prabowo – Gibran

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 290
    • 0Komentar

    PATI – Masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin akan berakhir pada 20 Oktober mendatang. Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka siap meneruskan estafet kepemimpinan negara. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menyatakan dukungan penuh terhadap program-program yang akan dijalankan pemerintahan Prabowo-Gibran. Sebagai kader Partai Gerindra, partai […]

  • Dua Pemred Media Bakal Bedah Buku Prosa Jurnalisme Kudus

    Dua Pemred Media Bakal Bedah Buku Prosa Jurnalisme Kudus

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    ISTIMEWA KUDUS – Terbitnya buku prosa jurnalisme berjudul “Yang Asing di Kampung Sendiri” langsung disambut dengan berbincangan yang dipastikan bakal gayeng. Buku prosa jurnalisme yang digadang pertama hadir di Kudus ini bakal dibedah di Gedung SBSN IAIN Kudus, pada Senin (10/12/2018).  Acara bedah buku ini berlangsung pukul 09.00 hingga selesai. Acaranya gratis dan terbuka untuk umum. […]

  • DPRD Pati Dorong Pendampingan Berkelanjutan untuk UMKM

    DPRD Pati Dorong Pendampingan Berkelanjutan untuk UMKM

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati mendorong pemerintah daerah untuk memberikan pendampingan yang berkelanjutan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, yang menekankan pentingnya pendampingan yang tidak hanya berupa pelatihan sesaat, melainkan juga dukungan berkelanjutan untuk kemajuan UMKM. “Pendampingan jangan hanya […]

  • Operasi SAR Temukan Satu Korban Tewas Tenggelam di Sungai Desa Slungkep

    Operasi SAR Temukan Satu Korban Tewas Tenggelam di Sungai Desa Slungkep

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 330
    • 0Komentar

    PATI – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Sumijan (76), warga Desa Slungkep, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Desa Slungkep pada Jumat (11/4/2025) pukul 17.00 WIB, telah menemukan titik terang. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 11.15 WIB, sekitar 5 kilometer di utara lokasi kejadian. Sumijan dilaporkan pergi […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Genjot Pengembangan dan Promosi Wisata Budaya

    DPRD Pati Minta Pemkab Genjot Pengembangan dan Promosi Wisata Budaya

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.378
    • 0Komentar

    PATI – Sebagai daerah yang memiliki kekayaan dan kekentalan nilai seni serta budaya, Kabupaten Pati dinilai memiliki modal besar untuk dikembangkan menjadi daya tarik tersendiri. Oleh karena itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi tersebut, khususnya di sektor pariwisata berbasis budaya, guna mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan […]

expand_less